Home Blog Page 315

Pilot istirahat, Lion Air telat 3,5 jam

TEMPO.CO, Surakarta – Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 531 rute Solo-Jakarta terlambat berangkat sekitar 3,5 jam. Semestinya pesawat berangkat dari Bandar Udara Internasional Adi Soemarmo Surakarta pukul 06.10. Namun karena pilot butuh istirahat, pesawat dijadwalkan terbang jam 09.40.

Airport Duty Manager Bandara Adi Soemarmo Surakarta Sugeng Budiyono mengatakan pilot harus istirahat minimal 10 jam. Hal ini sesuai peraturan internasional untuk keselamatan penerbangan. “Pilot baru tiba di Solo dengan Lion Air JT 532 pada Minggu jam 22.33 dari seharusnya jam 19.20,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin, 2 Desember 2013.

Dia menerangkan Lion JT 532 pada Minggu, 1 Desember harusnya terbang kembali ke Jakarta pukul 20.00. Karena terlambat mendarat, maka Lion JT 530 yang mendarat pukul 20.40 digunakan untuk menggantikan JT 532. “Pesawat diterbangkan jam 21.20 pada Minggu malam,” ucapnya.

Padahal, Lion JT 530 mestinya digunakan untuk jadwal Senin jam 06.10. “Karena keterlambatan sejak Minggu malam, berdampak ke penerbangan Senin pagi. Pilot harus memenuhi batas minimal istirahat,” katanya.

Dia menjelaskan, Lion JT 531 membawa 170 penumpang. Sebagian penumpang beralih ke penerbangan lain, seperti Garuda Indonesia pukul 06.05 ada 20 orang dan Sriwijaya Air pukul 07.00 ada satu orang.

Menurutnya Lion Air yang akan mengurusi soal pembayaran. Penumpang tinggal berpindah ke maskapai lain. “Sementara lainnya masih menunggu di ruang tunggu keberangkatan,” ucapnya.

Salah satu calon penumpang, Aries Baroto, mengatakan sangat dirugikan dengan perubahan jadwal tersebut. Dia mengaku harus mengikuti rapat di Jakarta pukul 09.00. “Sekarang saya terlambat ikut rapat,” katanya.

Dari penjelasan yang dia terima dari Lion Air, keterlambatan terjadi karena co-pilot sakit. “Masak maskapai tidak ada co-pilot cadangan?” dia mempertanyakan.

Soal asuransi keterlambatan, dia pesimistis dapat kompensasi Rp 300 ribu. Sebab, keterlambatan dijadwalkan 3,5 jam. “Mestinya dapat nasi kotak. Tapi sekarang belum terima,” katanya. Manajemen Lion Air belum bisa diminta konfirmasi. Manajer Lion Air Solo Leo Kartiko tidak merespons panggilan telepon wartawan.

Inilah Bandara yang Paling Sering Menjadi Pintu Masuk Wisman ke Indonesia

JAKARTA – Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia sepanjang Januari hingga Oktober telah mencapai 7,13 juta. Angka tersebut meningkat 8,36% dibandingkan dengan kunjungan wisman pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Kepala Badan Pusat Statistik Suryamin, Senin (2/12/2013) mengatakan, kenaikan jumlah kunjungan wisman terjadi pada sebagian besar pintu masuk utama.

Adapun presentase kenaikan tertinggi terjadi pada pintu masuk Bandar Internasional Lombok (BIL) Nusa Tenggara Barat sebesar 114,04%; diikuti oleh Bandara Adisutjipto DI Yogyakarta dengan peningkatan 44,71%; serta Bandara Minangkabau, Sumatra Barat yang meningkat hingga 32,91%.

Jika dilihat berdasarkan total kunjungan wisman, pintu masuk melalui Bandara Ngurah Rai, Bali tercatat masih mendominasi yakni mencapai 2,65 juta wisman atau berkontribusi sekitar 37% dari total kunjungan wisman ke Indonesia sepanjang 10 bulan pertama ini.

Disusul oleh turis yang masuk melalui Bandara Soekarno Hatta sebanyak 1,85 juta, dan wisman yang berkunjung melalui Batam 1,05 juta.

Sementara itu, jumlah kunjungan wisman pada Oktober ini mencapai 719.900 atau naik 4,59% dibandingkan dengan kunjungan wisman pada Oktober 2012 sebanyak 688.300 kunjungan.

Dari total wisman yang datang ke Indonesia pada Oktober, sebagian besar merupakan wisman asal Singapura 14,73%; Malaysia 13,7%; Australia sebanyak 11,28%; China sebanyak 9,41%; dan Jepang dengan kunjungan sebanyak 5,19%.

Diserang Hacker Indonesia, Situs Bandara Sydney Sempat Jatuh-Bangun

Situs Bandara Sydney Australia menjadi sasaran serangan hacker Indonesia di bawah bendera The Indonesian Security Down semalaman dan sempat jatuh bangun hingga ganti alamat internet protocol (IP).

Berdasarkan pengamatan merdeka.com, situs yang beralamat di http://sydneyairport.com.au tersebut awalnya memiliki alamat IP di 117.167.126 Port 80, kemudian pindah ke Port 443.

Semalam, serangan para peretas dimulai pukul 19:00 WIB. Dan karena fans page Facebook hacker yang tergabung dalam Indonesia Security Down Team dihapus Facebook, maka koordinasi serangan dilakukan melalui situs microblogging Twitter.

Koordinasi serangan sangat penting dalam teknik DDOS mengingat serangan dilakukan bersama-sama, dalam waktu yang sama dan ke IP atau situs yang sama.

Sementara itu, hasil penyerangan terhadap IP 210.193.134.135, 12 pada Jumat malam (29/11/2013), situs-situs sempat pingsan semalaman, meski kemudian situs-situs pemerintahan Australia kembali normal, setelah mengganti IP address nya.

IP 210.193.134.135 sendiri sampai saat ini masih dalam kondisi ’404 not found’ yang berarti server mengalami masalah.

Situs-situs yang sempat terkena meliputi archive.coag.gov.au, careers.pmc.gov.au, www.dpmc.gov.au, www.artbank.gov.au, www.coag.gov.au, www.itsanhonour.gov.au, www.igis.gov.au, www.coagbushfireinquiry.gov.au, www.coagreformcouncil.gov.au, www.mentalhealthcommission.gov.au, www.royalcombci.gov.au dan www.oilforfoodinquiry.gov.au.

Namun begitu, tidak berapa lama, situs normal kembali. Ini bisa saja terjadi jika mereka memiliki pengaman anti DDOS maupun bergerak cepat dengan mengganti IP address sebelumnya dengan yang baru.

[hwa]

sumber : merdeka.com

Lepaskan Lelah Menunggu Pesawat dengan Yoga di Bandara

PERJALANAN penerbangan bisa membuat siapa saja stres. Baik saat menunggu kedatangan pesawat di bandara maupun dalam perjalanan di pesawat. Untuk itulah, maskapai dan bandara melakukan berbagai inovasi untuk meringankan stres wisatawan saat berada di bandara dan pesawat.

Simak ulasannya berikut ini, seperti dikutip dari HuffingtonPost:

Lepaskan Lelah Menunggu Pesawat dengan Yoga di Bandara

Menunggu waktu keberangkatan pesawat merupakan hal yang menyebalkan. Namun, Anda bisa mengusir kebosanan dengan berbagai kegiatan seperti yoga.

Adalah Bandara San Fransisco International, Amerika Serikat, yang menyediakan ruang yoga untuk Anda bisa sejenak melepas penat. Ruangan ini bisa digunakan para wisatawan modern yang mencari ketenangan yang jarang didapati di bandara.

Ruang yoga ini terletak setelah checkpoint keamanan di Terminal 2. Ruangannya dibuat dengan desain warna lampu kebiruan, dinding berwarna gelap, dan salah satu sisinya dipenuhi cermin. Ruangan sengaja didesain demikian untuk memberi ketenangan dengan warna hangat dan memberi kontras dari hangar-bingar bandara.

Selesai yoga, Anda dapat menyegarkan diri di fasilitas kamar mandi bernama Freshen Up. Dan, bila ingin meregangkan otot-otot yang tegang, datanglah ke Xpress Spa. Tempat inipun dapat menyempurnakan penampilan Anda dengan manikur-pedikur, perawatan wajah, potong rambut, ataupun wax.

Airport Show, Dubai 2014

Airport Show Is The Leading Airport-Dedicated Event In The Middle East, South Asia And North Africa.

As one of the world’s largest airport-focused exhibitions, Airport Show provides an ideal B2B platform for companies to present airport and aviation-related products and services.  In 2013, the event gathered 6,581 aviation professionals who networked, sourced their product requirements and created over US$20 billion worth of regional business possibilities.

In 2014, Airport Show will take place from 11 to 13 May at the Dubai International Convention and Exhibition Centre.  Leveraging the success of its previous edition, Airport Show 2014 will again feature the Airport Passenger Experience – a dedicated platform for the latest technologies and solutions which enable airports to enhance the airport-passenger interaction and aid increasing non-aeronautical revenue.

Airport Show continues to welcome a strong support from the international aviation community including

2014 Event Highlights
  • 12,000 sqm gross exhibition space
  • 7,000 aviation professionals
  • 250 exhibitors from 35 countries
  • 200 media representatives
  • 90 Hosted Buyers from regional Aviation Authorities
  • 6 national pavilions
  • 3 networking platforms
  • 1 Airport Leaders’ conference

Airport Show 2014 provides an unrivaled business platform to companies aiming to take their share of the highly lucrative airport development market in the GCC region.

With two-thirds of the world’s population within just eight hours flying distance and an estimated 400 million passengers passing through the regional airports by 2020, GCC states are undertaking massive aviation development programmes, specifically in airport infrastructure and enhancing the passenger experience, to gear up as the world’s foremost travel hub.
GCC airports are investing over US$100 billion towards acquiring cutting-edge technologies and to ensure seamless and safer passenger and freight movement.  This shift in trend from focusing on buuilding bigger airports to enhancing passneger experience is generating business opportunities for local. regional and global companies to grab their share of this ever changing and challenging market.
For the third time, the Airport Show will be held at the Dubai International Convention and Exhibition Centre.

BANDARA SOEKARNO-HATTA OVERLOAD

BANDARA SOEKARNO-HATTA OVERLOAD
Sudah dua tiga tahun lalu lampu merah menyala sebagai tanda bahwa Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soeta) di Cengkareng mengalami lonjakan penumpang yang luar biasa hingga kapasitasnya sudah tak memadai lagi (overload).

Dua tahun lalu, pengelola Bandara Soekarno-Hatta, yaitu PT Angkasa Pura (AP) II menyatakan  kapasitas bandara itu sudah terlampaui sejak 2003. Ketika itu, jumlah penumpang sudah mencapai 19,7 juta penumpang per tahun, sedangkan kapasitas hanya 18 juta penumpang. Pada 2010, jumlah penumpang mencapai 37 juta orang. Tahun berikutnya sudah bertambah lagi menjadi 44,27 juta orang.  Dan akhir 2012, jumlah penumpangnya mencapai 57,77 juta orang.

Pada 2011, Bandara Soeta termasuk 12 bandara tersibuk di dunia, dan pada 2012 sudah masuk sembilan bandara terpadat di dunia. Airports Council International  (Badan Bandara Internasional) pernah menyatakan, pertumbuhan Bandara Soeta sangat pesat dan tercepat kedua di dunia, yaitu sebanyak 19,4% atau di bawah Bandara Shanghai, China yang pertumbuhannya mencapai 26,4%.

Antisipasi Lambat

Tapi mengapa, pemerintah maupun AP II lambat, tidak selekasnya mengantisipasi peluang itu agar tidak merugikan banyak pihak, tapi justru makin menguntungkan. Padahal, hal iu merupakan peluang bisnis yang sangat menguntungkan. Hal itu diungkap antara lain oleh anggota Komisi V DPR Saleh Husin dan Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Joko Setiawarno di sela dialog terbatas yang diadakan Institut Studi Transportasi (Instran), selasa (27/11) di Jakarta.

Menurut Saleh, sudah dua tahun berlalu, seolah pemerintah tak melakukan upaya apa-apa kecuali mengejar keuntungan semata. Kepada Neraca, Saleh mengusulkan agar secepatnya pemerintah melebarkan bandara itu. “Bangun lagi landasan pacunya menjadi tiga atau empat sekalian agar mampu menampung lonjakan jumlah penumpang dan banyaknya pesawat yang parkir,” kata anggota Komisi V DPR yang membidangi masalah perhubungan ini.

Dia pun menyontohkan, Bandara Changi di Singapura memiliki fasilitas bandara yang masih nyaman dan memadai. Karena itu, pemerintah secepatnya melakukan langkah cepat agar kondisi Bandara Soeta tak menjadi seperti pasar yang semrawut.  Sebab, jika kondisi bandara yang sudah over capacity itu berlarut-larut, akan ada banyak pihak dirugikan.

Di antara kerugian itu, penumpang tak lagi bisa menikmati jadwal penerbangan yang pasti, karena pesawat harus mengantre untuk bisa lepas landas atau mendarat di sana. Keterlambatan itu juga bakal diderita para maskapai penerbangan, karena harus kehilangan bahan bakar akibat harus terbang lebih lama sebelum mendarat di Cengkareng.  Padatnya lalu lintas di landasan pacu telah menyebabkan pergerakan pesawat ke landasan pacu juga lambat, bisa makan waktu hingga 40 menit.

Sejumlah maskapai penerbangan pun mengusulkan diterapkannya terbang malam. Sebab, di waktu malam, praktis tak ada jadwal pesawat yang lepas landas atau mendarat. Yang sudah mencoba terbang malam antara lain Batik Air dan Lion Air. Keduanya punya pengalaman terbang malam dari Cengkareng ke Ambon. Demikian Air Asia.

Joko juga melihat, kelambatan itu lebih banyak disebabkan karena pemerintah, juga kalangan DPR tak mempunyai konsep atau pemikiran yang sejalan satu-sama lain. “Antar instansi masih terlihat egonya masing-masing. Hal itulah yang menyebabkan banyak proyek infrastruktur yang molor atau tak jalan sama sekali,” kata dia.

Terlambatnya antisipasi itu, kata Joko, antara lain juga tidak disiapkannya jaringan dan sarana transportasi dan dari ke Bandara Soeta. Sebab, lalu lintas dari dan ke arah bandara tersebut sudah sangat padat, tidak mengindahkan batas waktu, pagi, siang sore, dan malam. “Itu sebabnya saya mendesak agar realisasi pembangunan rel kereta Bandara-Manggarai segera terwujud agar kepadatan ,” kata Joko yang juga ketua Forum Perkeretaapian. (saksono)

SEPULUH BANDARA TERSIBUK DI DUNIA:

———————————————————————–

No.         BANDARA                                           PENUMPANG

———————————————————————–

  1. Hartsfield–Jackson Atlanta          95.462.867
  2. Beijing Capital                                    81.929.359
  3. London Heathrow                           70.037.417
  4. Tokyo                                                    66.795.178
  5. O’Hare, Chicago                                66.633.503
  6. Los Angeles                                        63.688.121
  7. Paris Charles de Gaulle                    61.611.934
  8. Dallas-Fort Worth                            58.591.842
  9. Soekarno-Hatta                                57.772.762
  10. Dubai                                                    57.684.550

————————————————————

Sumber: Airports Council International

Pria Indonesia Tidak Pelit untuk Kenyamanan di Pesawat

Kebenaran akhirnya terungkap. Pria Indonesia ternyata lebih royal dalam menegluarkan uang saat berada di ketinggian 30,000 kaki di udara. Sebanyak 74% dari mereka rela melepas uang tunai di pesawat demi layanan ekstra yang ditawarkan dalam penerbangan, jumlah yang beda tipis dengan penumpang perempuan (72%), demikian hasil survei terbaru yang dilakukan situs pencarian perjalanan global terkemuka  Skyscanner.

Sementara itu, tontonan film dalam pesawat menduduki tempat teratas dalam daftar hiburan selama penerbangan yang paling digemari penumpang Indonesia, di mana 83% dari mereka rela membayar biaya tambahan untuk menonton film favorit mereka selama penerbangan.

Survei terbaru Skyscanner menanyakan 1,000 penumpang pesawat dari Indonesia mengenai layanan tambahan apa yang mereka rela bayar dalam sebuah penerbangan, hasilnya film layar lebar menjadi layanan yang paling diminati dan hanya separuh dari responden yang bersedia membayar untuk layanan WIFI di pesawat. Sebanyak 71% responden lebih menyukai yang tradisional dan bahkan bersedia membayar ekstra untuk membaca koran dan majalah terkini ketimbang berselancar dengan internet di pesawat.

Beberapa maskapai penerbangan seperti Emirates kini menawarkan siaran televisi secara langsung selama penerbangan, para penumpang pesawat ditanya kerelaannya membayar lebih untuk  menikmati layanan itu. Lebih dari separuh responden (64%) bersedia membayar lebih untuk mendapatkan akses siaran TV. Walau demikian, games ternyata lebih populer, 66% dari penumpang bersedia membayar lebih untuk dapat bermain konsol game di pesawat, mayoritas dari mereka adalah penumpang pria.

Ketika berbicara kenyamanan dalam pesawat, kursi dengan tempat kaki yang lebih luas menjadi pilihan favorit di mana 69% penumpang bersedia membayar lebih supaya dapat meregangkan kaki mereka, khususnya untuk penerbangan jarak jauh.

Mengurai lebih dalam hasil survei ini, temuan lainnya menunjukkan bahwa penumpang berusia antara 25 dan 34 tahun lebih rela mengeluarkan uang mereka untuk layanan siaran TV dan WIFI, sementara penumpang berusia antara 45 dan 54 tahun bersedia membayar lebih untuk mendapatkan tempat duduk berdampingan, dengan dua kursi saja di satu baris.

Manajer Pengembangan Pasar Skyscanner Indonesia, Tika Larasati, mengatakan: “Kami terkejut begitu mengetahui WIFI bukan pilihan hiburan utama dalam pesawat bagi penumpang Indonesia mengingat negara ini merupakan salah satu pengguna jejaring sosial terbesar di dunia untuk Facebook dan Twitter. Berdasarkan survei ini, dapat disimpulkan bahwa kenyamanan dan pengalaman dalam pesawat adalah kebutuhan utama bagi penumpang Indonesia.”

Di samping hiburan dan kenyamanan, makanan dan minuman tetap menjadi layanan utama di dalam penerbangan dengan lebih dari 95% penumpang bersedia membayar lebih untuk mendapatkannya.

Qatar Airways, merayakan 10 tahun layanan penerbangan ke Moscow

Maskapai penerbangan nasional Qatar, Qatar Airways, merayakan 10 tahun layanan penerbangan ke ibu kota Rusia, Moscow. Saat ini Qatar Airways melayani penerbangan dari Doha ke Bandara Domodedovo, Moscow, 12 kali seminggu dengan mengandalkan pesawat Airbus A321 yang dikonfigurasi dalam dua kelas, 12 kursi kelas bisnis dan 170 kursi kelas ekonomi.

Dari waktu ke waktu, operasional Qatar Airways menuju Moscow menunjukkan perkembangan yang signifikan. Awalnya perusahaan melayani rute Doha-Moscow tujuh kali seminggu, kemudian meningkat menjadi 10 kali seminggu pada Februari 2010, dan selanjutnya frekuensi kembali ditambah menjadi 12 kali seminggu pada September 2013.

Rusia juga menjadi pasar yang sangat populer bagi Qatar Executive, sebuah maskapai penerbangan milik Qatar Airways yang mengoperasikan pesawat jet pribadi mewah, dengan menawarkan kenyamanan kepada pelanggan yang bisa memesan pesawat beberapa jam sebelum keberangkatan, akses ke lounge premium di bandara, dan batas waktu check-in hingga 30 menit sebelum pesawat berangkat.

“Beberapa dekade belakangan ini telah menjadi perjalanan yang luar biasa bagi Qatar Airways dan juga penumpang kami di Rusia. Atas nama maskapai, saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, bandara, dan otoritas penerbangan sipil Rusia yang terus mendukung selama 10 tahun ini,” ujar Country Manager Qatar Airways Rusia Nazir Abduvakhidov dalam keterangan persnya.

Qatar Airways merupakan salah satu maskapai penerbangan yang menawarkan waktu connecting tercepat di Bandara Doha, dengan waktu connecting minimal untuk penerbangan selanjutnya hanya 45 menit. Selain itu, perusahaan juga menawarkan terminal khusus untuk para penumpang first class dan kelas bisnis, yakni di Premium Terminal, sehingga memberikan rasa nyaman dan menunjukkan pelayanan kelas dunia bagi para penumpang. Penumpang first class bisa menikmati layanan spa, jacuzzi, dan sauna. Penumpang first classdan kelas bisnis juga bisa leluasi berbelanja di duty free shop, menyantap makanan lezat, menggunakanbusiness centre dan mengecek email mereka, atau hanya menonton TV dengan nuansa yang luar biasa.

Philippine Airlines (PAL) kembali melayani penerbangan ke Riyadh dan Dammam

Maskapai penerbangan Philippine Airlines (PAL) kembali melayani penerbangan ke dua kota utama di Kerajaan Saudi Arabia, yaitu ke Riyadh pada Minggu 1 Desember dan Dammam pada Selasa 3 Desember 2013.

Philippine Airlines akan menggunakan pesawat baru Airbus A330-300 pada penerbangan nonstop dari Manila ke Riyadh dan Dammam. Penerbangan langsung oleh Philippine Airlines ke destinasi di Timur Tengah ini akan menjadi opsi yang paling nyaman yang menghubungkan antara Manila dan Kerajaan Saudi Arabia.

Umumnya, Philippine Airlines menjadi maskapai penerbangan favorit bagi warga negara Filipinia yang berada di Timur Tengah karena layanan penerbangan langsung membuat mereka lebih cepat tiba di rumah dibandingkan dengan maskapai penerbangan lain hingga dua kali pemberhentian sebelum mendarat di Manila.

Penerbangan Manila-Riyadh akan dilayani empat kali seminggu setiap Minggu, Rabu, Kamis, dan Jumat. Sedangkan penerbangan Manila-Dammam dilayani tiga kali seminggu setiap Senin, Selasa, dan Sabtu.

Airbus A330-300 terbaru akan menjadi pesawat unggulan di armada Philippine Airlines untuk penerbangan jarak menengah, menggantikan Airbus A330 model lama yang diakuisisi oleh perusahaan pada 1997-1998. Airbus A330-300 baru ini memang dikhususkan untuk mengisi pasar antara Filipina dengan Timur Tengah, namun tidak mengurangi kenyamanan penumpang. Dalam satu pesawat berisi 414 penumpang, terdiri dari 39 kursi kelas premium ekonomi dan 375 kelas ekonomi. Philippine Airlines telah memesan sebanyak 20 pesawat Airbus A330-300 dan pesawat pertama telah diterima pada 26 September 2013.

Penerbangan ke Riyadh pertama kali dilakukan Philippine Airlines pada 1 Maret 1987 dan kemudian dihentikan pada Maret 2011. Sementara itu, penerbangan ke Dammam telah dimulai sejak 3 Juli 1982. Saat itu pesawat mendarat di Dhahran International Airport, sebelum dipindah ke King Fahd International Airport pada 1999. Tapi kemudian penerbangan ke Dammam ditutup pada Agustus 2001.

ASEAN Open Sky 2015 bisa jadi langkah perkuat sektor penerbangan

Direktur Program New York University School of Law Singapore Programme Alan Khee-Jin Tan menuturkan, sebelum menjalin kerja sama lebih luas dengan negara Asia lain seperti China dan Jepang, ASEAN Open Sky 2015 akan menjadi langkah dalam memperkuat sektor penerbangan dan perekonomian kawasan.

Menurutnya, akses kepada negara-negara anggota akan terbuka lebih luas dengan adanya liberalisasi sektor penerbangan di kawasan ASEAN. “Dengan Open Sky ini segala kendala bisa terangkat di kawasan ini, sehingga aliran dana atau investasi bisa lebih mengalir antara negara, meningkatkan perekonomian kawasan,” katanya usai forum Asean Business Club, seperti dilansir Bisnis.com.

Menurutnya, maskapai-maskapai nasional baik Lion Air, Garuda Indonesia, AirAsia Indonesia dan lainnya akan terdorong untuk bisa lebih berkompetisi dengan dibukanya rute penerbangan internasional antara setiap ibu kota.

“Kita butuh untuk memperkuat antara negara kawasan di Asean sebelum kita menggandeng kerja sama dengan Asia lainnya seperti China dan Jepang. Ini yang kadang luput dari pemangku kebijakan dan politisi, pesan ini yang hilang,” kata Profesor Hukum di National University of Singapore ini.

Kalangan pelaku usaha sebelumnya khawatiran dengan adanya Open Sky itu akan membuat pasar penerbangan domestik akan dikuasai asing. Ketakutannya ialah Indonesia akan menjadi sasaran bagi maskapai penerbangan negara lain.

 

Tahun 2014 Garuda Indonesia rencana datangkan 27 pesawat baru

Garuda Indonesia berencana mendatangkan 27 pesawat baru dari berbagai tipe pada tahun depan untuk mendukung ekspansi perusahaan. “Tahun ini (menambah) 24, tahun depan 27,” kata Chief Executive Officer PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Emirsyah Satar, di Yogyakarta, Jumat (29/11/2013), seperti yang dilansir Tempo.

Emirsyah Satar berharap Garuda Indonesia bisa masuk ke dalam jajaran lima maskapai penerbangan terbaik di dunia dalam waktu lima hingga tujuh tahun mendatang. Namun, menurutnya harapan itu harus realistis dan sesuai dengan kemampuan perusahaan. “Mesti realistis, permodalan juga harus masuk akal,” kata dia.

Menurut Emirsyah, ada tiga hal yang perlu dikembangkan di Garuda Indonesia, antara lain pengembangan sumber daya manusia (SDM), proses bisnis, dan pengembangan teknologi melalui impor teknologi yang setara dengan maskapai internasional lain di dunia. “Sehingga Garuda mampu memberikan pelayanan yang bagus dengan cost yang lebih murah,” katanya.

Selain itu, Emirsyah juga menjelaskan bahwa perusahaan telah memesan 35 pesawat baling-baling ATR 72-600, dengan rincian 25 pesawat merupakan firm order dan 10 pesawat lainnya merupakan opsi pembelian tambahan jika nantinya diperlukan. Satu pesawat jenis itu telah tiba di Indonesia dan diperkenalkan pada 25 November lalu, bersamaan dengan pengenalan sub-brand baru bernama Explore yang akan mengoperasikan pesawat itu. Garuda Indonesia Explore akan mengoperasikan ATR 72-600 pada rute-rute pendek, dengan penerbangan perdana 2 Desember 2013, melayani rute Denpasar-Labuan Bajo-Ende dan sebaliknya.

 

2014 Bandara Sumarorong direncanakan melayani rute Mamuju dan Makassar

Mamuju (ANTARA News)- Bandara Kecamatan Sumarorong Kabupaten Mamasa Provinsi Sulawesi Barat akan membuka rute penerbangan menuju Mamuju ibu kota Provinsi Sulawesi Barat dan Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Provinsi Sulbar, Suparto di Mamuju, Jumat, mengatakan, Bandara Sumarorong yang dibangun sejak tahun 2010 segera difungsikan guna menunjang akses transportasi.

Ia mengatakan, pada tahun 2014 Bandara Sumarorong direncanakan melayani penerbangan dengan rute antara Mamasa – Mamuju dan Makassar Provinsi Sulsel.

Menurut dia, Bandara Sumarorong sementara telah memiliki landasan pacu sepanjang 900 meter dengan lebar 30 meter setelah terus dibangun pemerintah di Sulbar menggunakan dana APBN.

Suparto mengatakan, kondisi Bandara Sumarorong sangat layak untuk dioperasikan sehingga menunjang untuk melayani rute Mamasa-Mamuju-Makassar.

“Pemerintah pusat sendiri yang akan mengoperasikan Bandara Sumarorong dengan membangun kantor dan terminalnya terlebih dahulu kemudian menyediakan sumber daya manusia yang mengoperasikannya,” katanya.

Ia mengatakan, dengan dibukanya rute itu maka Mamasa yang berada di pegunungan Sulbar akan semakin mudah dijangkau dan menumbuhkan sektor wisata di Mamasa yang dikenal memiliki aset kekayaan budaya. (KR-MFH/T007)

Sumber: Antara News

Cuaca

Bali
overcast clouds
24.3 ° C
24.3 °
24.3 °
82 %
2.2kmh
85 %
Sun
25 °
Mon
28 °
Tue
30 °
Wed
31 °
Thu
29 °

Kurs Rupiah

IDR - Indonesian Rupiah
USD
17,089.3
AUD
11,977.9
EUR
19,956.1
CNY
2,502.8
JPY
107.1
SGD
13,382.0