Kebenaran akhirnya terungkap. Pria Indonesia ternyata lebih royal dalam menegluarkan uang saat berada di ketinggian 30,000 kaki di udara. Sebanyak 74% dari mereka rela melepas uang tunai di pesawat demi layanan ekstra yang ditawarkan dalam penerbangan, jumlah yang beda tipis dengan penumpang perempuan (72%), demikian hasil survei terbaru yang dilakukan situs pencarian perjalanan global terkemuka  Skyscanner.

Sementara itu, tontonan film dalam pesawat menduduki tempat teratas dalam daftar hiburan selama penerbangan yang paling digemari penumpang Indonesia, di mana 83% dari mereka rela membayar biaya tambahan untuk menonton film favorit mereka selama penerbangan.

Survei terbaru Skyscanner menanyakan 1,000 penumpang pesawat dari Indonesia mengenai layanan tambahan apa yang mereka rela bayar dalam sebuah penerbangan, hasilnya film layar lebar menjadi layanan yang paling diminati dan hanya separuh dari responden yang bersedia membayar untuk layanan WIFI di pesawat. Sebanyak 71% responden lebih menyukai yang tradisional dan bahkan bersedia membayar ekstra untuk membaca koran dan majalah terkini ketimbang berselancar dengan internet di pesawat.

Beberapa maskapai penerbangan seperti Emirates kini menawarkan siaran televisi secara langsung selama penerbangan, para penumpang pesawat ditanya kerelaannya membayar lebih untuk  menikmati layanan itu. Lebih dari separuh responden (64%) bersedia membayar lebih untuk mendapatkan akses siaran TV. Walau demikian, games ternyata lebih populer, 66% dari penumpang bersedia membayar lebih untuk dapat bermain konsol game di pesawat, mayoritas dari mereka adalah penumpang pria.

Ketika berbicara kenyamanan dalam pesawat, kursi dengan tempat kaki yang lebih luas menjadi pilihan favorit di mana 69% penumpang bersedia membayar lebih supaya dapat meregangkan kaki mereka, khususnya untuk penerbangan jarak jauh.

Mengurai lebih dalam hasil survei ini, temuan lainnya menunjukkan bahwa penumpang berusia antara 25 dan 34 tahun lebih rela mengeluarkan uang mereka untuk layanan siaran TV dan WIFI, sementara penumpang berusia antara 45 dan 54 tahun bersedia membayar lebih untuk mendapatkan tempat duduk berdampingan, dengan dua kursi saja di satu baris.

Manajer Pengembangan Pasar Skyscanner Indonesia, Tika Larasati, mengatakan: “Kami terkejut begitu mengetahui WIFI bukan pilihan hiburan utama dalam pesawat bagi penumpang Indonesia mengingat negara ini merupakan salah satu pengguna jejaring sosial terbesar di dunia untuk Facebook dan Twitter. Berdasarkan survei ini, dapat disimpulkan bahwa kenyamanan dan pengalaman dalam pesawat adalah kebutuhan utama bagi penumpang Indonesia.”

Di samping hiburan dan kenyamanan, makanan dan minuman tetap menjadi layanan utama di dalam penerbangan dengan lebih dari 95% penumpang bersedia membayar lebih untuk mendapatkannya.