Home Blog Page 288

Dubes Korea Puji Kemegahan Bandara Kualanamu

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN — Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia Kim Young Sun memuji keindahan dan kemegahan Bandara Internasional Kualanamu yang berlokasi di Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara.

Pujian tersebut disampaikan Kim Young Sun dalam pertemuan dengan manajemen Bandara Kualanamu di ruang VIP bandara, beberapa waktu lalu.

“Saya pribadi merasa kagum dengan kondisi terkini Bandara Kualanamu, mudah-mudahan ke depan lebih baik lagi,” katanya.

Ia mengharapkan kerja sama yang telah terjalin dengan Indonesia selama ini tetap berlanjut, termasuk dalam kemungkinan pengelolaan Bandara.

Dalam pertemuan itu, Kim Young Sun sempat mempertanyakan tentang sejumlah masalah yang berkaitan dengan Bandara Kualanamu, diantaranya akses jalan yang belum juga tuntas.

Atas pertanyaan itu, General Manager Bandara Kualanamu Said Ridwan menjelaskan upaya yang dilakukan bersama instansi terkait dalam penyiapan akses jalan.

Said Ridwan juga menjelaskan secara singkat tentang visi untuk menjadikan Bandara Internasional Kualanamu sebagai bandara berkelas dunia.

Staf PT Angkasa Pura 2 Marzuki mengatakan, pihaknya sedang menyiapkan dan melengkapi berbagai infrasruktur pendukung di Bandara yang menggantikan operasional Bandara Polonia tersebut.

Dengan upaya tersebut, diharapkan Bandara Kualanamu mampu menyamai kualitas Bandara Incheon di Korea Selatan yang merupakan salah satu Bandara terbaik di dunia saat ini.

sumber: http://www.republika.co.id

6 Bandara Merugi, Ini Alasannya

JAKARTA – PT Angkasa Pura I (Persero) mengakui dari 13 bandar udara (bandara) yang dikelolanya, namun enam bandara di antaranya mengalami kerugian akibat posisi traffic yang rendah. Bandara tersebut berada di kawasan tengah dan timur Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama AP I Tommy Soetomo, saat ditemui dalam acara Peresmian Media Centre dan Logo HUT ke-50 di kantor pusat AP I, Jakarta, Jumat (3/1/2013).

Tommy memaparkan, ke-13 bandara tersebut antara lain, Ngurai Rai (Bali), Juanda (Surabaya), Sultan Hasannuddin (Makasar), Sepinggan (Balikpapan), Frans Kaisiepo (Biak), Sam Ratulangi (Manado), Syamsudin Noor (Banjarmasin), Ahmad Yani (Semarang), Adisutjipto (Yogyakarta), Adi Soemarmo (Surakarta), Lombok (Praya), Pattimura (Ambon), serta El Tari (Kupang).

“Yang rugi itu bandara Lombok, Biak, Kupang, Solo, Ambon dan Manado,” ucapnya.

Menurut Tommy, posisi traffic yang rendah itu dikarenakan supply dan demand tidak merata.

“Tapi kita juga lakukan marketing. Itu karena sesuai supply dan demand. Misalnya di Lombok, marketing kamu buat ada penerbangan empat kali seminggu,” ucapnya.

Kendati demikian, dirinya enggan menyebutkan angka kerugian dari rendahnya traffic enam bandara tersebut. (kie) (wdi)

SUmber: http://economy.okezone.com

Bandara Ini Luncurkan Jasa Terapi Stres untuk Anjing

VIVAlife – Ketika hendak meninggalkan rumah dalam waktu lama, hewan kesayangan bisa jadi hal yang paling dicemaskan. Ikut membawanya terbang adalah salah satu solusi. Beberapa maskapai penerbangan internasional memang mengizinkan penumpang untuk membawa hewan piaraan. Sayangnya, seperti dilansir abcnews, hewan kadang tak bisa diajak kompromi dalam menghadapi suasana baru, terlebih ketika ia dimasukkan ke dalam peti tertutup selamapenerbangan. Atmosfer ini rentan membuat mereka stres hingga akhirnya terjatuh sakit.

Dalam beberapa kasus, anjing tak ramah diajak menunggu di tengah-tengah keramaian. Akibatnya, anjing berkeliaran di daerah keberangkatan dan mengganggu kenyamanan penumpang. Untuk mengatasi itu, sebuah bandara internasional di San Francisco, Amerika Serikat, menciptakan jasa terapi untuk anjing yang dilakukan oleh para relawan. Program itu diberi nama Animal Assisted Therapy.

“Berinteraksi dengan anjing melalui terapi, telah terbukti menawarkan manfaat yang baik dari sisi kesehatan fisik dan mental. Kami berharap terapi ini dapat membantu mengatasi stres pada anjing,” kata Jennifer Emmert, manajer Animal Assisted Therapy. Di sini, anjing akan diberikan evaluasi dan terapi mengenai tingkat temperamen dan kenyamanan di dalam kerumunan.

Anjing yang telah lulus berarti resmi memenuhi persyaratan keamanan dan lingkungan bandara. Jasa terapi ini dibuka setiap hari dan dapat ditemukan di sepanjang musim, tak hanya ketika musim liburan. Bandara lain yang telah meluncurkan program serupa adalah Bandar Udara Internasional Los Angeles, Amerika Serikat. (art) Sumber: http://life.viva.co.id

5 Bandara disiapkan untuk hadapi AEC 2015

Merdeka.com – Tahun 2015 dimulainya ASEAN Economic Community (AEC) atau biasa disebut pasar bebas di negara ASEAN. Untuk menghadapi masyarakat ekonomi ASEAN, pemerintah menyiapkan lima bandara untuk dijadikan bandara internasional.

Ke lima bandara tersebut yakni Kuala Namo (Medan), Soekarno-Hatta (Cengkareng), Ngurah Rai (Bali), Juanda (Surabaya) dan Makassar. Kelima bandara tersebut terus diperbaiki untuk dijadikan bandara bertaraf internasional.

Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian PerhubunganBambang S Ervan mengatakan persiapan tersebut dengan membangun terminal 3 Soekarno-Hatta, Terminal 2 Juanda dan penambahan kapasitas bandara udara di Makassar yang diharapkan selesai 2015.

“Kita sudah siap, di Medan Bandara Kolonia sudah dipindah ke Kuala Namo, di Bali sudah dioperasikan yang internasional tinggal domestiknya saja. Terminal tiga Soekarno Hatta diharapkan selesai 2015, terminal dua Juanda juga begitu, terus di Makassar dibangun untuk penambahan kapasitas,” jelas Bambang kepada merdeka.com, Sabtu (4/1).

Sementara itu, Dirut PT Angkasa Pura I, Tommy Soetomo mengaku pemerintah merencanakan lima bandara yakni Jakarta, Medan, Makassar, Bali, Surabaya untuk menghadapi AEC Tahun 2015. Namun, dia mengaku idealnya dari seluruh bandara penerbangan untuk AEC 2015 adalah Jakarta.

“Misal dari Belanda datang ke Singapura langsung bisa ke Manado. Harusnya idealnya Jakarta tapi kan Jakarta sudah penuh ya,” ucap Tommy.

Untuk diketahui, sektor jasa bakal menjadi prioritas pada pasar bebas Asia Tenggara atau ASEAN Economic Community (AEC) 2015. Sumbangan sektor ini terhadap pertumbuhan ekonomi cukup besar. Buktinya, pada 2011 sektor ini memberikan kontribusi 50,31 persen dari total PDB ASEAN.

Untuk kontribusi ekspor jasa ASEAN mencapai 12 persen dari total PDB ASEAN 2011. Total perdagangan jasa intra ASEAN mencapai USD 598 miliar, lebih kecil dibanding perdagangan jasa extra ASEAN yang mencapai USD 1,79 triliun. Sedangkan, investasi jasa di ASEAN pada tahun yang sama mencapai USD 12,2 juta dari total investasi.

“Saat ini mulai dilakukan pembahasan enhancement of AFAS menjadi ASEAN trade ini service agreement,” ujar Direktur Perundingan Perdagangan Jasa Direktorat Jenderal Kerjasama Perdagangan Internasional, Kementerian Perdagangan, Sondang Anggraini dalam seminar standarisasi bidang perdagangan, di Aryaduta Hotel, Jakarta, Jumat (13/12).

Sektor jasa yang bakal menjadi primadona antara lain jasa logistik, E-ASEAN yakni computer dan related service dan jasa komunikasi. Selain itu, sektor pariwisata melalui agen travel, hotel, restoran, pemandu wisata, dan lainnya. Terakhir jasa kesehatan yang mencakup jasa rumah sakit, perawat dan lainnya.

Sondang mengaku, penyerapan tenaga kerja terbesar di sektor jasa Indonesia masih di bidang pertanian. Namun Indonesia memiliki unggulan jasa di sektor pariwisata, komunikasi dan kontruksi.

“Hampir semua komponen jasa mencatat defisit kecuali jasa perjalanan, jasa komunikasi dan jasa pemerintah. Jasa konstruksi pada 2011 mulai menunjukkan surplus,” jelasnya.

Indonesia dan beberapa negara ASEAN lain berkomitmen memprioritaskan peningkatan jasa kesehatan. Selama ini, jasa keperawatan untuk perawat asing profesional hanya diizinkan sebagai pelatih atau konsultan dan tidak dapat memberikan jasa keperawatan langsung kepada pasien.

Sumber: http://www.merdeka.com

Menhub: Butuh 5 tahun bangun Bandara Karawang

Merdeka.com – Kebutuhan bandara di Indonesia yang sangat besar membuat pemerintah harus terus memfokuskan pembangunan infrastruktur pada sektor ini. Tidak puas dengan memindahkan penerbangan Bandara Soekarno Hatta ke Bandara Halim Perdanakusuma, pemerintah juga akan membangun bandara di Karawang.

Menteri Perhubungan EE Mangindaan mengatakan Bandara di Karawang memang dibutuhkan untuk memecah kepadatan di Bandara Soekarno Hatta. Namun, pembangunan bandara ini disebut baru akan bisa selesai 5 tahun lagi.

“Karawang butuh waktu lama. Tetap ada pindah ke Karawang ada tapi butuh 5 tahun baru selesai,” ucap Mangindaan di kantornya, Jakarta, Kamis (2/1).

Mangindaan mengakui tidak mudah dalam membangun bandara baru di Karawang tersebut. Terlebih lagi rencana pembangunan ini belum masuk dalam revisi tata ruang di Kementerian Pekerjaan Umum. Banyak pertimbangan dalam membangun bandara salah satunya Karawang adalah daerah lumbung padi.

Walau demikian, Mangindaan optimis pengerjaan Bandara Karawang bisa diselesaikan karena ini juga akan membantu pertumbuhan ekonomi daerah setempat.

“Kita sudah usul dan pada dasarnya mereka sudah bisa mengerti dari Jabar bahwa yang untung sebenarnya Jabar karena di Karawang itu di belakangnya kawasan industri,” tutupnya.

Sumber: www.merdeka.com

Maret, Perluasan Bandara Rampung

PALEMBANG – Pembangunan tahap dua proyek perluasan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II memasuki tahap finishing. Jika tidak ada halangan, sejumlah sarana prasarana baru tersebut sudah bisa dioperasionalkan pada pertengahan Maret mendatang.
Chief of PIU, Ir Bambang Hermanto mengatakan, perluasan bandara perlu dilakukan melihat peningkatan jumlah penumpang yang saat ini mencapai 2,7 juta penumpang per bulan. Ke depan, diperkirakan akan melonjak hingga mencapai 3 juta penumpang per bulan.
“Pada pembangunan ini yang paling banyak di lakukan di perluasan di Domestik karena penerbangan domestik lebih banyak di banding Internasional,” ucapnya. Mengenai hambatan dalam perluasan, ada tapi tidak terlalu banyak.
“Jika pembangunan mengganggu operasional maka kami mengerjakannya pada malam hari seperti penambahan check in counter maka kami kerjakan di malam hari,” cetusnya. Dikatakan, agar tidak mengganggu operasional, pembangunan dilakukan malam hari saat bandara sudah mulai.

sumber: http://sumeks.co.id

Rembang Usulkan Pembangunan Bandara Perintis ke Kemenhub

Niat Kabupaten Rembang untuk memiliki bandara perintis semakin serius. Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Rembang mengusulkan dua calon lokasi bandara ke Kementerian Perhubungan.

Kepala Dishubkominfo Rembang, Suyono mengatakan, dua calon lokasi bandara berada di pesisir Desa Pasarbanggi, Kecamatan Rembang dan Desa Purworejo-Tasikharjo, Kecamatan Kaliori. “Kedua calon lokasi kami usulkan, biar tim dari Kemenhub nantinya yang melakukan survei untuk menentukan kelayakannya,” terang Suyono, Senin (30/12).

Tim Dishubkominfo Senin pagi melakukan survei di dua calon lokasi bandara. Petugas juga mengambil foto di pesisir kedua lokasi. Suyono yakin usulan pembangunan bandara perintis mendapat lampu hijau dari Pemerintah Pusat. Untuk membuat bandara dibutuhkan lahan seluas sekitar 100 hektare, dengan landasan pacu sepanjang 1,5 km.

Menurut Suyono, kedua calon lokasi berpotensi dibangun bandara. Hanya saja di lokasi di pesisir Pasarbanggi berdekatan dengan jaringan menara Sutet. “Dibanding Pasarbanggi, pesisir Purworejo – Tasikharjo lebih berpotensi karena kondisi daratan dan pantainya landai,” jelasnya.

Jika disetujui, landasan pacu bandara akan dibuat melintang dari barat ke timur. Wilayah pantai akan direklamasi untuk perluasan bandara. Dari pantauannya, penggunaan pesisir Purworejo – Tasikharjo tidak akan bersinggungan dengan kepentingan nelayan. Sebab hanya sedikit nelayan yang memarkir perahunya di pantai tersebut.

Pemkab juga tidak perlu melakukan pembebasan banyak lahan karena tanah calon lokasi berstatus tanah negara. Diperkirakan pembangunan bandara akan menelan biaya hingga Rp 1 Triliun.

“Jika persetujuan dari Pusat sudah turun, baru nanti akan disosialisasikan ke warga setempat. Bagaimana pun perlu penataan termasuk pemindahan tempat perahu nelayan. Termasuk pembuatan Amdalnya,” jelasnya.

Suyono menambahkan, Rembang serius merintis pembangunan bandara menyusul tingginya minat investor untuk menanamkan modalnya di Rembang. Banyak calon investor yang mengeluhkan jauhnya Rembang dari Bandara. Bandara terdekat di Surabaya berjarak tiga sampai empat jam, sementara Bandara di Semarang berjarak lima sampai enam jam.

“Kami belajar dari Banyuwangi yang juga baru saja membangun bandara perintis. Termasuk rencana menjalin kerjasama dengan maskapai penerbangan agar mau membuka rute pesawat ke Rembang. Percuma jika punya bandara, tapi tidak ada jaminan pesawat yang singgah,” jelasnya.

( Saiful Annas / CN31 / SMNetwork )

Sumber: http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news_muria/2013/12/30/185224/Rembang-Usulkan-Pembangunan-Bandara-Perintis-ke-Kemenhub

Nyamannya Lounge Bandara Kansai, Jepang

Jika kebetulan naik pesawat dari Bandara Internasional Kansai, Osaka, Jepang, Anda bisa mencoba loungenya yang nyaman. KIX Airport Lounge punya fasilitas komplit dari internet hingga kursi pijat. Wah!

KIX Airport Lounge merupakan salah satu fasilitas berbayar yang ada di Bandara Internasional Kansai, Osaka, Jepang. Para penumpang pesawat bisa menghabiskan waktu di sini selagi menunggu waktu keberangkatan (Hany/detikTravel)

Banyak fasilitas yang bisa dinikmati di sini. Mulai dari internet, minuman, buku bacaan hingga kamar mandi nan nyaman. Tinggal pilih saja mau yang mana (Hany/detikTravel)

Bagi traveler yang ingin internetan, bisa mempergunakan salah satu komputer yang ada di sini. Akses internet yang lancar akan membuat waktu menunggu Anda terlewati dengan menyenangkan (Hany/detikTravel)

Anak-anak juga akan dimanjakan di sini. Ada area bermain yang seru dan asyik untuk anak-anak. Dijamin mereka tidak akan rewel selama menunggu datangnya pesawat (Hany/detikTravel)

Orangtua bisa menjaga anak-anak dengan duduk di kursi-kursi tersebut. Selagi menunggu, para orangtua ini bisa mengobrol atau menyeruput minuman (Hany/detikTravel)

Di sini juga tersedia ragam kedai yang menyediakan makanan kecil dan minuman ringan. Semuanya gratis, tak perlu membeli lagi (Hany/detikTravel)

Bagi traveler yang senang membaca akan senang berada di sini. Karena tersedia rak dengan aneka majalah dan buku yang bisa dinikmati selama berada di lounge (Hany/detikTravel)

Ingin bersantai? Ada sofa-sofa empuk yang bisa diakses oleh para pengguna lounge. Anda bisa mengobrol atau beristirahat di sini (Hany/detikTravel)

Untuk biaya lounge, Anda bisa membayar JPY 300 (Rp 35 ribu) per 30 menit, JPY 100 (Rp 12 ribu) per 10 menit, dan JPY 1.500 (Rp 175 ribu) untuk lebih dari 3 jam. Untuk anak-anak cukup membayar setengah dari harga dewasa itu dan anak-anak di bawah usia 3 tahun gratis (Hany/detikTravel)

Sumber: http://travel.detik.com/readfoto/2014/01/02/104531/2456287/1384/9/nyamannya-lounge-bandara-kansai-jepangv9911011381#menu_stop

Begini Nyamannya Naik Kereta Bandara di Jepang

Sakai – Akses transportasi yang mudah dari bandara, membuat wisatawanmakin banyak datang ke satu kota. Dari Bandara Internasional Kansai di Jepang, ada kereta nyaman untuk wisatawan menuju Kota Sakai. Indonesia pun perlu punya.

Kota Sakai, Jepang terkenal akan kekayaan sejarah dan budayanya. Tak perlu risau akan aksesnya. Dari Bandara Internasional Kansai, beberapa kereta akan membawa Anda ke Sakai. Salah satunya, kereta Rapi:t (baca: Rapit).

detikTravel sempat menjajal kereta Rapi:t, kereta rel listrik dari Sakai ke Bandara Kansai dalam Media Sakai ASEAN Week 2013 beberapa waktu lalu. Saya, bagian dari para jurnalis dari ASEAN menjajal kereta Rapi:t dari Stasiun Sakai, di atas Mal Platz-platz yang terletak persis di seberang hotel tempat kami menginap, Hotel Agora Regency.

Kebetulan tiket sudah disediakan. Namun, bila membeli tiket sendiri Anda bisa membeli di mesin penjual tiket otomatis. Harganya untuk kereta Rapi:t ini adalah JPY 1.500 atau sekitar Rp 150 ribu untuk dewasa dan setengahnya buat anak-anak untuk rute Sakai-Bandara Kansai. Bila uang Anda berlebih, jangan khawatir, mesin penjual tiket ini akan jujur mengeluarkan uang kembalian.

Bentuk tiketnya bukan seperti kartu tiket KRL Commuter Line yang terbuat dari plastik, tiket kereta ini terbuat dari kertas karton kecil seukuran 5×6 cm. Bila hendak masuk ke peron, tiket dimasukkan ke mesin gerbang peron otomatis, kemudian penumpang masuk ke besi putar seperti mesin gerbang peron KRL, kemudian mengambil tiket yang keluar secara otomatis di ujung mesin satunya. Simpan tiket itu untuk keluar dari gerbang peron stasiun tujuan dengan memasukkannya ke mesin peron otomatis.

Kereta Rapi:t ini bentuknya lucu, bagian kabin masinis di depan pipih vertikal, seperti ikan. Masuk ke bagian dalam, wah interior dalamnya tampak mewah seperti pesawat. Kursi-kursinya besar dan empuk seperti kursi pesawat dengan jarak antar kursinya cukup lebar untuk tempat kaki, dengan formasi kursi 2-1. Jendela-jendelanya bukan kotak, melainkan bulat elips seperti jendela pesawat namun jauh lebih besar. Total ada sekitar 5-6 gerbong yang mampu menampung total 252 penumpang.

“KA Ekspres Terbatas Rapi:t ini dibangun dengan konsep ‘retro-future’. Gerbong depan dan garis bodynya mencitrakan kekuatan dan kecepatan,” demikian tulis salah satu brosur wisata Osaka.

Bila membawa koper atau tas, di ujung masing-masing gerbong sudah ada tempat khusus untuk menaruh bagasi. Kamar mandi juga tersedia di gerbong tersendiri, ada beberapa dan cukup bersih. Tak perlu juga khawatir kelewatan stasiun, karena informasi berupa layar LED selalu menginformasikan stasiun yang akan jadi tempat pemberhentian.

Nikmati pemandangan selama perjalanan. Karena Bandara Kansai terletak di atas pulau buatan di lepas pantai Pulau Honshu, maka kereta ini akan melewati jembatan di tengah laut. Jembatan yang dinamakan Sky Gate Bridge R ini bagian bawahnya menjadi jalan kereta dan di atasnya menjadi jalan tol yang menghubungkan bandara dengan daratan Pulau Honshu di kota terdekat, Rinkyu Town. Di jembatan sepanjang 3,75 km ini kita bisa melihat laut lepas, begitu mendekati bandara, terlihat pula pemandangan pesawat yang lepas landas dan mendarat.

Dengan kecepatan 120 km per jam, Sakai-Bandara Kansai ditempuh dalam waktu 37 menit saja. Rapi:t ini hanya melayani Bandara Kansai hingga mentok Namba, kota metropolitan yang terletak 3 stasiun setelah Sakai dari bandara.

Jam operasional kereta Rapi:t ini dari pukul 05.00 hingga pukul 23.00 waktu setempat, dengan kereta yang datang tiap 30 menit. Hanya ada 2 operator kereta yang melayani jalur kereta ke Bandara Kansai, yakni Nankai Railway yang menjadi operator Rapi:t serta JR Line yang mengoperasikan kereta lainnya seperti Airport Express. Namun bila dari Namba, Rapi:t lah yang paling cepat dibanding Airport Express yang waktu tempuhnya 47 menit. Hal ini karena Rapi:t kereta ekspres terbatas yang hanya melewati beberapa stasiun saja menuju Bandara Kansai.

Nah bila Anda bingung, Anda bisa bertanya ke Tourist Information Centre di bandara atau stasiun bandara. Tiket kereta di Stasiun Bandara Kansai selain bisa dibeli dari mesin penjual tiket, bila masih bingung memakainya, langsung saja ke loket tiket dan petugas akan membantu Anda.

Sumber: http://travel.detik.com/read/2013/12/31/074255/2454632/1520/2/begini-nyamannya-naik-kereta-bandara-di-jepang

 

Petugas Bandara Adisumarmo Gagalkan Penyelundupan Sabu-sabu

Tiket Pesawat ke Solo

Boyolali –  Kantor Pemeriksaan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) tipe Madya Pabean B Solo bekerjasama dengan Custom Narcotics Team (CNT) Kanwil Jawa Tengah berhasil menggagalkan upaya penyelundupan Narkotika jenis mathamphetamine (shabu-shabu) yang dilakukan oleh penumpang wanita berinisial JN, pada Sabtu (28/12) sekitar pukul 12.00 WIB, di Bandadara internasional Adisoemarmo, Ngemplak, Boyolali.

Informasi yang dihimpun Timlo.net, Senin (30/12) menyebutkan, JN, yang diduga seorang mahasiswa S2 UIN Syarif Hidyatullah, menumpang pesawat Silk Air dengan nomor penerbangan MI-116 dari Singapura dengan tujuan Solo. Wanita berusia 25 tahun tersebut membawa 3 bungkusan berbentuk kristal dengan berat 946 gram, yang disembunyikan dalam 3 buah buku yang dilobangi bagian tengahnya.

“Setelah dilakukan analisa passenger list dan pemeriksaan X-ray terhadap barang bawaan penumpang, petugas mencurigai bungkusan yang disembunyikan dalam tas jinjing milik tersangka,” ungkap Kepala Kanwil Ditjen Bea dan Cukai, Nirwala Dwi Heryanto.

Dari hasil pemeriksaan sampel barang yang dikirimkan ke Balai Pengujian dan Identifikasi Barang di Jakarta, diperoleh keterangan bahwa barang tersebut adalah methamphetamine yang termasuk daftar Narkotika golongan 1.

“Kami telah melakukan pengujian terhadap contoh barang tersebut di Jakarta, dan hasilnya memang benar barang yang dibawa tersangka JN adalah shabu-shabu,” pungkas Nirwala.

Sumber: http://www.timlo.net/baca/68719524518/petugas-bandara-adisumarmo-gagalkan-penyelundupan-sabu-sabu/

Bandara Karawang Belum Masuk Tata Ruang

JAKARTA – Pemerintah berniat akan membangun kembali Bandara baru di Karawang, Jawa Barat. Pembangunan tersebut lantaran kapasitas Bandara Soekarno-Hatta di Cengkareng sudah tidak tidak lagi mampu menampung jumlah penumpang dan tambahan pesawat.

Namun, Menteri PU Djoko Kirmanto mengatakan bahwa niatan pemerintah untuk membangun Bandara Karawang masih belum masuk dalam rencana tata ruang Kementerian PU. Dirinya juga menuturkan bahwa akan memberikan perhatian lebih jikalau benar merealisasikan pembangunan Bandara di Karawang.

“Bandara Karawang belum masuk tata ruang, tapi nanti masuk tata ruang selanjutnya,” ucap Djoko saat konferensi pers di Kantornya, Jakarta, Selasa (31/12/2013).

Perhatian khusus itu, kata Djoko akan memperhatikan kondisi wilayah sekitar, lantaran banyaknya lahan sawah yang dijadikan produksi beras. Dirinya tidak ingin realisasi pembangunan Bandara nantinya merugikan produksi beras masyarakat.

“Kita akan carikan teknologi, karena karawang itu merupakan lumbung produksi padi, bagaimana pembangunan itu tidak merusak produksi pangan dikarawang,” tambahnya.

Tidak hanya itu, adapun perhatian yang lain dalam pembangunan Bandara di Karawang yakni pembangunan tersebut dapat mengembangkan perekonomian, apalagi pembangunan Bandara ini akan dihubungkan dengan pelabuhan Cilamaya, Karawang.

“Konsep mengembangkan ekonomi di Jakarta dan sekitarnya ada pelabuhan cilamaya dan bandara karawang, Untuk membangun itu harus masuk dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW),” pungkasnya. (kie) (wdi)

Sumber: http://economy.okezone.com/read/2013/12/31/320/919869/bandara-karawang-belum-masuk-tata-ruang

Demonstran Afrika Tengah Duduki Bandara Bangui

Ribuan demonstran menutup landasan pacu bandara di Republik Afrika Tengah (CAR) Selasa (31/12) dan sebagian demonstran menuntut pengunduran diri Presiden Michel Djotodia.

Ribuan demonstran menutup landasan pacu bandara di Republik Afrika Tengah (CAR) dengan sebagian demonstran menuntut pengunduran diri Presiden interim Michel Djotodia.Demonstrasi itu terjadi hari Selasa (31/12) di bandara internasional di Bangui dimana sekelompok besar warga sipil telah mengungsi dari kekerasan yang makin parah.

Sebagian demonstran menghimbau bantuan kemanusiaan yang lebih besar. Kerusuhan di negara itu telah menyebabkan puluhan ribu orang mengungsi.

Pasukan Perancis dan Afrika telah berupaya untuk melucuti senjata milisi dan memadamkan kekerasan yang terus  berlanjut di CAR.

Kerusuhan itu bermula bulan Maret ketika pasukan Seleka yang umumnya Muslim menggulingkan Presiden Francois Bozize.

Sebagian besar pertempuran sejak itu berlangsung antara bekas pemberontak Seleka dan milisi anti-balaka Kristen.

Organisasi-organisasi bantuan mengatakan 1.000 orang lebih tewas dalam pergolakan itu.

Sumber: http://www.voaindonesia.com/content/demonstran-afrika-tengah-duduki-bandara-bangui/1821130.html

Cuaca

Bali
scattered clouds
25 ° C
25 °
25 °
91 %
3kmh
35 %
Fri
25 °
Sat
30 °
Sun
29 °
Mon
30 °
Tue
29 °

Kurs Rupiah

IDR - Indonesian Rupiah
USD
17,323.8
AUD
12,483.1
EUR
20,368.5
CNY
2,537.1
JPY
110.6
SGD
13,616.6