Home Blog Page 110

Ingin Coba Skytrain Soetta? Ini Jadwal Operasionalnya

Skytrain Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Bandara Soetta) resmi beroperasi Minggu, 17 September 2017. Meski telah beroperasi, Skytrain belum beroperasi penuh. Pada tahap awal, Skytrain akan melayani perpindahan penumpang pesawat atau pengunjung bandara dari Terminal 3 ke Terminal 2 dan sebaliknya. Adapun waktunya ialah pada pukul 07.00 – 09.00 WIB, lalu 12.00 – 14.00 WIB, serta 17.00 – 19.00 WIB.

Jarak jeda atau headway bagi penumpang ketika menunggu kereta ini hanya 5 menit. Nantinya, skytrain akan beroperasi 24 jam dalam satu hari. Penumpang pesawat dapat mengetahui jadwal keberangkatan dan kedatangan Skytrain melalui aplikasi Indonesia Airports di smartphone  iOS dan android.

Adapun lintasan yang dilalui pada tahap awal ini sepanjang 1.700 m dan kapasitas satu set Skytrain yang terdiri dari dua kereta ini adalah 176 penumpang dengan kecepatan 60km/ jam, skytrain bisa membawa penumpang dalam 3 menit dari Terminal 3 ke Terminal 2.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin mengatakan dalam tahap awal Skytrain beroperasi untuk melayani perpindahan penumpang pesawat atau pengunjung bandara dari Terminal 3 ke Terminal 2.

“Kami berharap keberadaannya dapat menjadi semacam inisiator perkembangan moda transpotasi di Indonesia demi kemudahan perpindahan masyarakat dari satu tempat ke tempat lainnya. Pengoperasian Skytrain ini juga merupakan salah satu persiapan Bandara Internasional Soekarno-Hatta dalam menyambut pelaksanaan Asian Games  2018,” katanya.

Nantinya skytrain direncanakan untuk beroperasi selama 24 jam dalam satu hari. Selain itu jadwal keberangkatan dari skytrain juga dapat diketahui melalui aplikasi Indonesia Airport pada smartphone.

Targetnya, pada pertengahan Desember 2017 nanti, tahap selanjutnya dari skytrain ini sudah mampu beroperasi. Untuk tahap selanjutnya, skytrain akan menghubungkan Terminal 2 dengan Terminal 1, serta Integrated Building.

Garuda Indonesia Buka Penerbangan Jakarta-London non-stop

Garuda Indonesia akan mengoperasikan penerbangan Jakarta-London PP secara nonstop mulai 31 Oktober 2017. Hal tersebut sejalan dengan program restrukturisasi jaringan penerbangan sekaligus upaya untuk meningkatkan layanan kepada para pengguna jasa.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Pahala Nugraha Mansury mengatakan, layanan penerbangan non-stop tersebut merupakan bagian dari upaya Garuda Indonesia untuk menghadirkan konektivitas tanpa batas (seamless connectivity) kepada para pengguna jasa ke Inggris melalui layanan penerbangan non-stop  tercepat antara Jakarta dan London, dengan durasi penerbangan di bawah 15 jam.

Dengan dioperasikan layanan ini, maka Garuda Indonesia akan menjadi satu-satunya maskapai yang memiliki layanan penerbangan non-stop tercepat, nyaman, dan efisien dari Indonesia ke UK dan Eropa. Operasional penerbangan non-stop ini juga merupakan upaya kami untuk mengoptimalisasikan jaringan penerbangan sesuai program restrukturisasi rute yang tengah dilaksanakan perusahaan,” ujarnya.

Selain itu, operasional penerbangan non-stop Jakarta-London PP juga akan semakin memudahkan akses bagi penumpang dari wilayah UK menuju kawasan Asia Pasifik, terutama pada destinasi-destinasi yang menjadi bagian dari Rute Kanguru, seperti Melbourne, Sydney dan Perth.

Rute penerbangan Jakarta-London PP terhubung dengan jadwal penerbangan Garuda Indonesia menuju Australia. Garuda Indonesia akan melayani penerbangan non-stop dari dan menuju London Heathrow sebanyak tiga kali per minggu setiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu dengan menggunakan pesawat Boeing 777-300 ER berkapasitas sebanyak 314 penumpang, terdiri dari 8 kursi first class, 38 kursi business class, dan 268 kursi economy class.

Sebelumnya, Garuda Indonesia melayani penerbangan dari Soekarno-Hatta Jakarta menuju London  Heathrow melalui perhentian (transit) di Singapura. Sementara untuk rute sebaliknya dari London Heathrow menuju Soekarno-Hatta Jakarta dilayani maskapai tersebut secara nonstop.

Lovina Festival Tahun Ini Angkat Ciri Khas Bali Utara

Dinas Pariwisata  Buleleng kembali menggelar Lovina Festival (Lofest) Tahun 2017. Tema yang diambil kali ini “Enjoy The Difference”. Festival kali ini, mencoba menampilkan ciri khas Bali Utara yang berbeda dengan daerah lain di provinsi Bali.

Kepala Dinas Pariwisata Buleleng Nyoman Sutrisna, mengatakan untuk Lofest kali ini akan digelar selama lima hari dari tanggal 14-18 September. Event tersebut dirangkai dengan pelaksanaan kegiatan dua rally yakni Sail Indonesia Yacht Rally Tourism dan Wonderful Sail To Indonesia 2017. ”Disamping untuk memajukan pariwisata Buleleng, Lovina Festival juga akan dirangkaikan dengan dua kegiatan Rally, yakni Sail Indonesia Yacht Tourism yang sudah berlangsung dari tanggal 9-15 september dan juga kegiatan wonderful Sail Indonesia 2017 yang akan berlangsung dari tanggal 16 – 19 September,”ungkapnya dalam siaran persnya.

Sutrisna mengatakan, kegiatan Lofest ini juga bisa lebih meningkatkan kualitas promosi pariwisata Kabupaten Buleleng khususnya kawasan Pantai Lovina beserta desa penyangga lainnya. ”Secara tidak langsung Lofest tahun 2017 ini diharapkan bisa meningkatkan kualitas promosi pariwisata Buleleng khususnya pantai Lovina dan juga bisa meningkatkan kesejahtraan masyarakat yang ada di kawasan pantai Lovina khususnya desa penyangga yang ada dikawasan pantai Lovina,” imbuh Sutrisna.

Tidak hanya itu, bahkan dalam perhelatan Lofest kali ini akan menjadi ajang  promosi kuliner khas Buleleng dengan menonjolkan kuliner di pantai. Akan ada sekitar 10 stand kuliner dengan berbagai masakan khas Buleleng selama Lofest di gelar.

Thai Lion Air Luncurkan Don Mueang – Bali Jadi Rute Baru Promosi Wonderful Indonesia

Jenis Armada Pesawat Lion Air

Thai Lion Air meluncurkan penerbangan langsung perdananya ke Bali dari Bandara Internasional Don Mueang. Penerbangan harian ini adalah rute menuju Indonesia ke-dua yang dilakukan oleh Thai Lion Air setelah Jakarta yang menandakan upaya yang terus menerus untuk memperluas jaringan rute internasional mereka.

Thai Lion Air mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Kementerian Pariwisata Indonesia, yang menjadikan acara penerbangan perdana ini menjadi sukses.

 

Penerbangan Thai Lion Air dengan nomor penerbangan SL258 berangkat dari bandara Internasional Don Mueang pukul 05.50 pagi dan tiba di bandara Internasional Denpasar pukul 11.25 waktu setempat. Penerbangan kembali akan berangkat dari Bali pada pukul 13.20 dan tiba di Bangkok pukul 17.15 dengan waktu penerbangan 4 jam 30 menit dan waktu di Bangkok 1 jam lebih lama dari Bali.

Tarif promosi awal untuk rute baru ini dimulai dari 3.155 THB atau sekitar Rp. 1.216.500 untuk perjalanan satu arah. Harga tersebut sudah termasuk bagasi 20kg dan pilihan tempat duduk gratis (tergantung ketersediaan tempat duduk).

Captain Darsito Hendroseputro  selaku Managing Director Thai Lion Air mengatakan “Bali merupakan tujuan wisata budaya yang kaya dan merupakan pilihan utama bagi banyak wisatawan asal Bangkok. Penerbangan langsung merupakan pilihan lain yang mudah dilakukan bagi wisatawan baik dari dan menuju Bali. Kami berharap penerbangan ini dapat meningkatkan jumlah wisatawan ke Bali melalui jaringan Lion Air Group dan menarik lebih banyak penumpang dari daerah kecil untuk transit di Bali.”

“Kami akan terus menjelajah rute-rute lain di Indonesai dan memberikan konektivitas yang lebih baik melalui hub kami di Don Mueang.” tambahnya.

Skytrain di Bandara Soekarno-Hatta Sudah Beroperasi

Automated People Mover System (APMS) atau Skytrain di Bandara Internasional Soekarno-Hatta resmi beroperasi. Pada tahap awal kereta tanpa awak ini beroperasi pada satu trek dan satu rute destinasi dari terminal 3 ke terminal 2 dan sebaliknya.

Peresmian operasi Skytrain Bandara Internasional Soekarno-Hatta dilakukan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) M. Awaluddin.

Budi Karya yang ikut dalam peresmian juga mengungkapkan kebanggaannya atas pengoperasian Skytrain Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

“Soekarno-Hatta adalah showcase Indonesia, oleh karenanya keharusan menampilkan Soekarno-Hatta bukan hanya cantik, juga memiliki fungsi sama baiknya dengan bandara terkemuka,” ujar Budi.

Senada dengan Budi,  Menteri BUMN Rini Soemarno juga mengapresiasi kinerja AP II selaku operator. Mengingat, Skytrain ini merupakan sinergi antara perusahaan swasta dalam negeri, swasta asing, dan BUMN.

“Saya sangat bersyukur dan bangga bisa memberikan hadiah bagi Kemenhub. Ini betul-betul satu pekerja yang kita ikuti terus bersama-sama karena ini sinergi BUMN dan perusahaan swasta Indonesia dan asing saya bangga dalam waktu sempit waktu 12 bulan kita bisa people mover ini,” jelas Rini.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Tbk Muhammad Awaluddin mengatakan jarak tempuh antar kedua terminal tersebut dapat dicapai dalam kurun waktu kurang dari lima menit saja menggunakan skytrain.

Skytrain melayani perpindahan calon penumpang pesawat, pengantar, petugas bandara, dan masyarakat umum lainnya di antara Terminal I, Terminal Integrated Building, Terminal 2, Terminal 3.2 sampai Terminal 3.1 dan sebaliknya. Layanan ini juga tidak dikenakan biaya kepada penumpang.

Bandara Kertajati Majalengka Terbesar Di Jawa Barat, Beroperasi Pada 2018

bandara bandung

Bandara Internasional Kertajati Jawa Barat akan beroperasi Februari 2018. Saat ini proses pembangunan bandara tersebut sudah mencapai 40 persen. Di awal operasi nanti, bandara ini akan melayani 14 rute penerbangan.

Langkah cepat dan taktis dilakukan PT Angkasa Pura II (Persero). Harapan agar akses udara dari dan ke destinasi wisata di Jawa Barat, untuk meng-cover Majalengka, Kuningan, Cirebon, Indramayu, sampai Subang pun mulai terbuka.

Selasa, 12/09/17 PT Angkasa Pura II sudah menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MOU) pembelian saham di PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB). Ini adalah langkah strategis untuk percepatan bandara yang akan memperkuat akses di destinasi wisata Jawa Barat.

Penandatanganan MoU itu dilakukan oleh Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin dan perwakilan pemilik saham PT BIJB, Gurbernur Jawa Barat Ahmad Heryawan serta Direktur Utama PT Jasa Sarana Mulyadi. MoU juga ditandatangani Direktur Utama PT BIJB Virda Dimas Ekaputra dan Direktur Utama PT Danareksa Investment Prihatmo Hari Mulyanto.

“Seberapa besar porsi saham AP II di PT BIJB akan kami rumuskan berdasarkan proses due diligence. Yang jelas, pembelian saham di PT BIJB oleh AP II tidak akan membuat porsi saham Pemprov Jabar dan PT Jasa Sarana berkurang karena yang dibeli adalah saham portepel,” jelas Awaluddin.

Direktur Utama PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), Virda Dimas Ekaputra juga mengatakan, ‎konstruksi Bandara Kertajati diperkirakan selesai November 2017. Setelah dilakukan berbagai kesiapan maka pada Februari 2018 bandara andalan Jawa Barat tersebut beroperasi.

“Kalau untuk kontruksi November selesai. Pengoperasiannya nanti Februari,” kata Virda.

Untuk rute penerbangan‎ internasional, bandara ini akan melayani penerbangan ke Arab Saudi untuk umroh dan haji, Singapura, Kuala Lumpur, Malaysia dan Bangkok, Thailand. Sedangkan domestik di antaranya, Medan, Bali, dan Surabaya.

Saat ini maskapai penerbangan yang sudah berkomitmen akan membuka rute ‎penerbangan di Bandara Kertajati adalah Citilink, Qatar Airlines, Sriwijaya. Dalam waktu dekat Garuda Indonesia dan Air Asia juga akan ikut berpartisipasi.

Bandara yang Hanya Dipakai Selama Seminggu Dalam Satu Tahun

Black Rock Airport

Di Amerika Serikat, tepatnya sebuah kota di Black Rock, diadakan festival Burning Man yang diikuti traveler dari berbagai negara setiap tahunnya pada bulan Agustus. Karena diadakannya acara tersebut, pihak Black Rock membuat bandara khusus untuk menampung pengunjung.

Lalu seperti apa bandara yang satu ini? Hanya dipakai seminggu, hanya satu tahun sekali. Jika biasanya bandara selalu sibuk 24 jam untuk mengurusi penerbangan, tapi tidak dengan bandara ini.

Festival tersebut tepatnya diadakan di Gurun Nevada. Adalah Burning Man, merupakan festival di mana para traveler datang ke untuk membakar berbagai hiasan berukuran raksasa dengan tema tertentu.

Black Rock City Municipal merupakan bandara yang cukup unik. Meski beroperasi hanya seminggu dalam setahun, bandara ini memiliki fasilitas lengkap dengan bangunan terminal, layanan charter, operator terjun payung, dapur, depot bahan bakar dan beberapa ribu wahana wisata gratis diberikan setiap tahun.

Banyaknya traveler yang datang karena Gurun Nevada terletak di tempat yang cukup terpencil, sehingga cara paling mudahnya adalah dengan naik pesawat kecil jenis Cessna daripada mobil. Untuk itu, dibangun Bandara Black Rock khusus untuk tamu festival yang berlokasi di tengah gurun.

Meski bersifat temporer, Bandara Black Rock sudah terdaftar di Badan Penerbangan AS (FAA) sejak tahun 1997. Juga memiliki nomor terdaftar yang resmi yaitu 88NV. Pesawat yang mendarat pun hanya tipe-tipe pesawat kecil. Seramnya, pernah terjadi dua kecelakaan pesawat pada tahun 2013 silam.

Kekurangan lainnya adalah, bandara ini tidak memiliki menara pengawas, sehingga pilot pun hanya bermodalkan detil dari radio Common Traffic Advisory Frequency, tidak semua pilot dapat mendarat di bandara Black Rock, hanya yang sudah profesional dan berpengalaman saja.

Pada hari-hari biasa di luar tanggal festival, bandara dan area festival akan dibongkar, dan menjadi padang gurun seperti hari-hari lainnya. Tahun 2018 mendatang, akan dilakukan 26 Agustus-3 September 2018, yang artinya Bandara Black Rock juga akan dibuka pada tanggal tersebut.

Meski Gaji Kecil, Tips Hemat Ini Tetap Bisa Traveling

Saat ini semua orang bisa pergi liburan. Mulai dari harga tiket pesawat yang semakin terjangkau, banyaknya promo tiket murah hingga harga penginapan yang bisa disesuaikan dengan budget  membuat Anda bisa liburan kemana saja.

Masalahnya, banyak orang terganjal soal gaji yang dianggap kecil untuk bisa dipakai liburan. But say no more, karena bagi yang bergaji kecil pun bisa pergi liburan lho! Tak hanya traveling di dalam negeri, bahkan hingga ke luar negeri juga bisa lho!

Berikut ini ada tips dan trik agar Anda bisa pergi travelling meski punya gaji kecil yang bisa jadi referensi.

  1. Tentukan Destinasi

Pertama-tama, Anda bisa menentukan destinasi liburan yang ingin Anda kunjungi. Hitung semua biaya yang akan diperlukan, termasuk tiket dan akomodasi. Jika ingin liburan ke luar negeri, maka Anda harus hitung biaya pembuatan paspor dan visa jika diperlukan.

  1. Buat Tabungan Khusus

Selanjutnya, buatlah satu rekening terpisah dari tabungan Anda yang biasa dan dikhususkan untuk liburan. Sisihkan berapa persen dari gaji bulanan untuk dimasukkan rekening khusus liburan. Batasi diri untuk tidak mengambil uang dari rekening tersebut karena hanya digunakan saat Anda ready  berangkat ke desinasi impian.

  1. Beli Tiket Pesawat Lebih Awal

Jika sudah tahu destinasi yang akan dituju, Anda bisa membeli tiket pesawat jauh-jauh hari sebelum tanggal keberangkatan. Dengan begini Anda bisa mendapatkan tiket dengan harga yang lebih murah. Belum lagi jika ada maskapai yang mengadakan promo besar-besaran atau agen travel online  yang sering mengadakan promo untuk tiket pesawat seperti iklan travel yang biasa ada di tv, maka Anda bisa mendapat tiket dengan harga termurah.

  1. Pilih Penginapan Murah

Selain pesan tiket pesawat, Anda juga perlu memesan penginapan jauh-jauh hari atau saat ada promo untuk mendapatkan harga terbaik. Saat ini ada banyak lho hotel maupun hostel yang menawarkan penginapan murah namun nyaman. Jadi meski gaji Anda pas-pasan, namun liburan tetap bisa jalan!

  1. Hemat

Berhemat adalah hal wajib yang harus Anda lakukan. Dengan gaji yang kecil, Anda harus bisa membagi antara kebutuhan sehari-hari, menabung dan juga anggaran liburan. Oleh karena itu Anda bisa mengurangi kunjungan ke mal, membawa bekal dari rumah hingga say no  untuk jajan. Yang terpenting, kurangi pengeluaran untuk hal yang kurang perlu.

Corak Ikon Periwisata Indonesia Hiasi Body Pesawat Air Asia

Direktur Niaga AirAsia Indonesia, Rifai Taberi mengatakan pesawat AirAsia Indonesia bercorak ikon-ikon pariwisata Indonesia akan digunakan di rute-rute penerbangan domestik dan internasional. Hal itu diungkapkan Rifai seusai peresmian pesawat AirAsia Indonesia bercorak di Garuda Maintainance Facilities (GMF) AeroAsia, Banten.

Wonderful Indonesia resmi bersliweran di langit mancanegara. Maskapai berbiaya hemat, AirAsia Indonesia meresmikan pesawat Airbus A320-200 dengan livery atau logo ‘Wonderful Indonesia’ pada badan pesawat demi mempromosikan pariwisata nasional.

Selain logo Wonderful Indonesia, livery dari ikon pariwisata Indonesia yakni Gunung Bromo, Candi Borobudur, dan wayang kulit, nilai ciri khas menempel di badan pesawat beregistrasi PK-AXV yang resmi terbang sejak 6 September 2017.

“Kita ada empat hub AirAsia Indonesia yaitu Jakarta, Bali, Surabaya dan Medan. Pastinya untuk kebutuhan operasional itu nanti juga dirotasi karena hanggarnya di sini (Bandara Soekarno Hatta). Jadi mungkin dua bulan di Jakarta, dua bulan di Bali, dua bulan di Medan. Itu akan terus dirotasi,” paparnya.

Acara peresmian pesawat bercorak ikon pariwisata Indonesia milik AirAsia Indonesia dihadiri oleh Chief Executive Officer AirAsia Indonesia, Dendy Kurniawan, Staf Khusus Bidang Infrastruktur Pariwisata Kementerian Pariwisata, Judi Rifajantoro, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Agus Santoso dan Senior Vice President Marketing & Business Development Garuda Maintainance Facilities AeroAsia, Leonardus Andriyanto.

Pesawat PK-AXV juga akan diterbangkan ke delapan destinasi internasional AirAsia Indonesia dalam rotasi 22 rute penerbangan internasional. Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Agus Santoso, mengatakan AirAsia adalah maskapai pertama yang pertama melakukan livery  di pesawat setelah ia menyurati sekitar 14 maskapai berjadwal di Indonesia sejak dua bulan lalu. Dalam surat Agus menganjurkan agar maskapai-maskapai melakukan livery logo-logo pariwisata Indonesia.

“Sudah dua bulan lalu saya menyurati seluruh airlines  berjadwal di Indonesia. Sekitar 50 persen lah saya sudah surati 7-8 maskapai. Setahu saya ada 14 penerbangan jadwal di Indonesia. Setelah dua bulan yang baru menyambut baru AirAsia,” kata Agus.

Besar harapan maskapai-maskapai lain di Indonesia bisa melakukan hal serupa yang dilakukan oleh AirAsia Indonesia. Dengan demikian, wisatawan mancanegara bisa semakin bergairah untuk datang ke Indonesia.

Skytrain Soetta Siap Diverikasi, Beroperasi 17 September

Skytrain dalam waktu dekat akan mulai beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Kereta tanpa awak ini sebagai moda transportasi anyar, guna melayani penumpang di terminal-terminal Bandara Soetta.

“Tanggal 14 September kami bersama tim dari Dirjen Perkeretaapian akan melakukan verifikasinya,” ujar Public Relation Manager PT Angkasa Pura II, Yado Yarisman.

Rute awal yang akan dioperasikan kereta ini adalah dari terminal 2 ke terminal 3 atau sebaliknya, selanjutnya akan beroperasi penuh dalam beberapa bulan ke depan. PT Angkasa Pura II menyatakan skytrain Bandara Soekarno-Hatta siap dioperasikan untuk melayani pengangkutan pada Ahad, 17 September mendatang.

Yado mengatakan, jika melihat kondisi dan hasil uji coba selama satu bulan terakhir ini, baik gerbong Skytrain maupun infrastruktur penunjangnya, seperti lintasan, sistem kelistrikan, dan shelter, sudah siap digunakan.

“Lintasan bolak-balik sudah beres. Shelter  sudah siap pakai,” ucapnya.

Kamis, 14 September 2017, akan dilakukan verifikasi bersama untuk kelaikan Skytrain, lintasan, dan kelistrikan. Verifikasi akan dilakukan Direktorat Jenderal Perkeretaapian, PT Angkasa Pura II, PT Wika, dan PT Len Industri. “Hasil verifikasi besok akan ditindaklanjuti dengan pengeluaran izin operasional dari Dirjen Perkeretaapian,” tutur Yado.

Jarak antar-kedatangan ditargetkan maksimal lima menit, dengan waktu tempuh mengelilingi seluruh terminal dan Integrated Building  di bandara sekitar tujuh menit. Satu rangkaian kereta bisa menampung hingga 176 penumpang di dalamnya.

Australia dan Indonesia Bahas Kerjasama Dibidang Transportasi

Menteri Perhubungan bertemu dengan Duta Besar Australia di kantor Kementerian Perhubungan, pada Selasa sore kemarin (12/9). Pertemuan ini merupakan rangkaian dari kunjungan kenegaraan Duta Besar Australia ke Indonesia.

Menhub dan Duta Besar Australia membahas adanya kemungkinan peningkatan rute penerbangan ke daerah wisata seperti Lombok, Labuan Bajo, dan Bali. Dalam pertemuan ini Duta Besar Australia juga menyampaikan undangan Menteri Transportasi Australia dalam rangka penandatanganan MoU kerjasama transportasi Indonesia-Australia.

Selama ini, Indonesia dan Australia banyak melakukan kerjasama antara lain Forum Transportasi Indonesia-Australia dan ITSAP. Forum tersebut bertujuan untuk memberikan arahan kebijakan kerjasama transportasi antara Indonesia dengan Australia.

Kementerian BUMN Cari Investor untuk Merpati Airlines

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tengah mencari investor baru, untuk kembali menerbangkan maskapai PT Merpati Nusantara Airlines (Persero). Setelah ada investor yang cocok, Kementerian BUMN akan melaporkan ke DPR untuk bisa beroperasi kembali.

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) masih mencari investor untuk menyuntikkan modalnya pada PT Merpati Nusantara Airlines. Maskapai pelat merah itu terpaksa menyetop operasionalnya pada Februari 2014 lalu karena terlilit masalah keuangan hingga minus Rp5,3 triliun.

“Kita sudah memasuki ke era mencari investor, baru kemudian kita ke DPR kalau memang diperlukan untuk mendapatkan persetujuan privatisasi,” ujar ‎Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN, Aloysius Kiik Ro.

Saat ini, ada satu hingga dua investor yang berminat kepada Merpati Airlines. Namun, pemerintah harus melihat seberapa besar minat dari salah satu investor tersebut.

Menurut Aloysius, tidak mudah mencari pihak yang mau menjadi investor maskapai yang banyak melayani penerbangan perintis ini. Apalagi, bisnis penerbangan terbilang bisnis yang sulit dikelola, pemerintah melalui Kementerian BUMN, sudah menyelesaikan 98 persen hak yang diinginkan karyawan. Pada akhirnya, pemerintah bisa menyetop kerugian yang menimpa Merpati.

“Bisnis airlines itu tidak mudah, ada tetapi kita mencari yang benar-benar serius. Pada saat sekarang memang sudah ada minat satu dua tetapi kita harus lihat dulu untuk mendapatkan yang firm,” ujar Aloy.

Saat ini, dua anak usaha Merpati masih beroperasi, yaitu PT Merpati Maintenance Facilities (MMF) dan Merpati Training Center (MTC). Selain itu, pembayaran hak-hak pegawai eks Merpati juga sudah disepakati meskipun tidak 100%.

Cuaca

Bali
overcast clouds
24.7 ° C
24.7 °
24.7 °
90 %
2kmh
92 %
Tue
25 °
Wed
30 °
Thu
28 °
Fri
28 °
Sat
27 °

Kurs Rupiah

IDR - Indonesian Rupiah
USD
17,089.3
AUD
11,977.9
EUR
19,956.1
CNY
2,502.8
JPY
107.1
SGD
13,382.0