Home Blog Page 109

Tips Menjaga Kondisi Tubuh Agar Tetap Fit Saat Di Pesawat

Didalam pesawat memang tidak banyak yang bisa dilakukan, biasanya kita bisa menghabiskan waktu dengan menonton film atau tidur. Ada hal yang tidak bisa dianggap remeh tapi memiliki fungsi bagus untuk kesehatan dan menjaga kondisi tubuh tetap sehat di dalam pesawat. Simak tips berikut ini:

1. Sering Cuci Tangan
Mungkin Anda malas pergi ke kamar mandi hanya untuk cuci tangan. Akan tetapi hal ini diperlukan terutama ketika melakukan perjalanan jauh penggunakan pesawat. Pulmonologist sekaligus penulis Cough Cures, Dr. Gustavo Ferrer mengatakan bahwa mencuci tangan bisa mengurangi risiko Anda mengalami sesak napas di pesawat.

2. Olahraga Sambil Duduk
Menurut Clinical Director of ActiveCare Physical Therapy New York, Dr. Karena Wu, perlu berolahraga saat duduk. Ini akan membantu meregangkan otot dan membuat pegal hilang. Hanya perlu peregangan ringan untuk membuat tubuh Anda tidak kaku dan mudah keram.

“Latihan seperti meluruskan lutut, mengencangkan bokong, dan melakukan lingkaran menggunakan kaki selama sepuluh detik bisa membuat tubuh lebih sehat selama di pesawat,” ujarnya.

3. Gunakan Hand Sanitizer
Selalu gunakan hand sanitizer selama di pesawat. Co-founder dan Medical Director of IVme Wellness + Performance of Chicago, Dr. Jack Dybis, mengatakan bahwa ini cara terbaik agar Anda terhindar dari penyakit.

Dokter Jack juga menjelaskan bagaimana bakteri dan virus bisa bertahan selama kurang lebih 18 jam di sekitar pesawat seperti pada kursi, meja baki, kantong belakang kursi, sandaran tangan, sabuk pengaman, hingga kamar kecil. Jadi biasakan mencuci tangan menggunakan sanitizer setiap akan menyentuh wajah atau bagian tubuh lainnya.

4. Hindari Kebiasaan Menggosok Hidung atau Mata
Menggosok hidung atau mata sering dilakukan setiap kali merasa gatal. Saat di pesawat, Anda disarankan untuk tidak melakukannya. Ini bisa mempercepat penyebaran bakteri pada tubuh Anda melalui hidung dan mata. Maka dari itu, sebaiknya tahan untuk sering-sering mengusap hidung atau mata

Bandara Kualanamu Siapkan Alat Pengusir Burung

Pihak bandara menyiapkan alat pengusir burung untuk mengantisipasi serangan burung yang mengganggu penerbangan pesawat di Bandara Kualanamu, Medan.

Dengan alat tersebut diharapkan burung-burung akan berpikir ada burung pemangsa di dekat mereka. Dengan demikian, burung tersebut akan pergi ke tempat lain untuk menghindari pemangsa.

Walaupun sudah memiliki alat pengusir burung, tidak bisa dijamin 100 persen kawanan burung akan hilang. Alat tersebut hanya bersifat antisipasi dari serangan burung.

Sebelumnya, pesawat AirAsia Indonesia tujuan Malaysia kembali ke landasan karena ada burung yang menabrak mesin jetnya saat lepas landas di Bandara Kualanamu.

Moncong Badr Airlines Bolong Ditabrak Burung

Dalam dunia penerbangan kadang ada peristiwa burung yang menabrak pesawat. Walau hanya burung, tetapi dapat menyebabkan badan pesawat rusak bahkan sampai bolong seperti yang dialami oleh maskapai penerbangan Badr Airlines.

Diberitakan China Global Television Network, peristiwa itu menimpa pesawat maskapai Badr Airlines dengan nomor penerbangan J4341 pada hari Minggu pekan lalu.

Pesawat itu mendadak ditabrak burung pada bagian moncong pesawat setelah 45 menit terbang dari Ad Damazeen menuju Khartoum di Sudan. Akibat kejadian itu bagian moncong pesawat mengalami kerusakan sampai bolong.

Walau kerusakan yang dialami pesawat cukup parah, Pilot berhasil mendaratkan pesawat dengan selamat. Serangan burung merupakan salah satu ancaman dalam dunia penerbangan.

Layani Penerbangan Komersial, Bandara Trunojoyo Layani Tujuh Kali Penerbangan

Bandara Trunojoyo, Sumenep, Jawa Timur, segera melayani penerbangan komersial. Hal tersebut diungkapkan Unit Penyelenggara Bandar Udara Direktorat Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso, kepada Antaranews.com, Rabu (27/9/2017). Rencananya, maskapai penerbangan Wings Air akan menerbangi rute Bandara Juanda (Surabaya)-Bandara Trunojoyo (Sumenep) menggunakan pesawat jenis ATR 72-600 pulang pergi.

Pengelolaan Bandara Trunojoyo akan melayani penerbangan secara profesional yang mengedepankan keselamatan, keamanan, dan pelayanan. Untuk jadwal pembukaan ini akan berlangsung sebanyak tujuh kali seminggu.

“Kita tahu bahwa sepanjang pantai Madura ini berpotensi sebagai wisata yang bisa dimanfaatkan, selain itu masyarakat Madura juga erat dengan budaya perdagangan yang menyebar luas diberbagai daerah lain bahkan berbagai penjuru dunia,” tutur Agus.

Sebanyak 69 penumpang akan diangkut dalam penerbangan perdana di Bandara Trunojoyo yang akan melayani empat kabupaten di Pulau Madura diantaranya, Kabupaten Sumenep, Bangkalan, Sampang, dan Pamekasan. Bandara Trunojoyo merupakan bandara kelas III yang dikelola dan dioperasikan di Unit Penyelenggara Bandar Udara yang memiliki dimensi landasan pacu 1600 meter x 30 meter dan dua Apron. Apron I memiliki luas 40 meter x 40 meter sedangkan Apron II memiliki luas 75 meter x 80 meter.

Puluhan Musisi Tanah Air Ramaikan Synchronize Fest 2017

Akan ada banyak yang spesial di Synchronize Fest 2017. Event musik yang digelar dari 6-8 Oktober 2017 itu akan menyajikan 101 penampilan dari berbagai genre musik yang akan dipentaskan di 5 panggung berbeda yakni, Dynamic Stage, Forest Stage, Lake Stage, District Stage, dan Gigs Stage.

“Synchronize Festival 2017 diharapkan menjadi wadah ekspresi berbagai kolektif lokal di rumahnya sendiri dan juga sebagai langkah nyata proses perkembangan terkini kancah musik nasional,” tegas David Karto selaku penggagas sekaligus Festival Director Synchronize Fest.

Bertempat di Gambir Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Synchronize Fest 2017 akan menampilkan berbagai musisi papan atas tanah air dari berbagai genre seperti, Slank, Ebiet G. Ade, Steven and Coconutreez, Marjinal, Pesta Rap Reunion, Melancholic Bitch, Maliq & D’Essentials dan The Groove, serta masih banyak lagi.

Festival yang berlangsung selama tiga hari ini juga diramaikan penampilan band dan musisi terkenal diantaranaya, Navicula, Tulus, Barasuara, The Sigit, Dialog Dini Hari, Rocket Rockers, Revenge the Fate, HIVI, Tipe X, Don Lego, Beside, Morfem, Superman is Dead, Payung Teduh, Naif, Kla Project, Indra Lesmana Keytar Trio, Monkey To Millionaire, Clubeighties, The Trees and The Wild, Koil, The Upstairs, dan lainnya.

“Synchronize fest ini ajangnya musik Indonesia unjuk gigi dengan segala variasi yang kita punya. Kita ini kaya akan musik dan cuman di Synchronizen Fest kita bisa menikmati itu semua,” Director PT Dyandra Promosindo, Muhammad Riza.

Selain menyuguhkan ratusan pertunjukan musik selama tiga hari penyelenggaraannya, Synchronize Festival 2017 juga akan menyajikan berbagai program kegiatan lainnya yang pantang dilewatkan seperti, Record Market, Movie Area, Food Bazaar, Creative Bazaar, October Fest, Creative Activity, dan Radio Live Streaming.

HARGA TIKET MASUK:

  • Regular 3 Days: Rp 345.000,-
  • Daily Regular: Rp 190.000,-
  • Daily Early Entry: Rp 135.000,-

*Harga tiket berlaku untuk lima (5) tahun ke atas

Berikut Manfaat Lebih Jika Duduk Dekat Jendela Saat Di Pesawat? Yuk Simak!

Apakah Anda tipe penumpang yang senang duduk kursi dekat lorong kabin pesawat, atau kursi di sebelah jendela?

Dilansir dari Smarter Travel, kursi dekat lorong (aisle seat) ada baiknya memilih kursi sebelah jendela (window seat) sebab ada kenyaman tambahan jika Anda penyuka duduk dekat jendela. Berikut alasannya :

Tidur lebih nyaman

Di kursi dekat jendela, Anda bisa tidur lebih nyaman dengan menyenderkan kepala ke dinding kabin. Apalagi jika Anda membawa bantal kecil untuk bepergian.

Jika tak membawa bantal, Anda bisa menggulung jaket menjadi bantal. Selain itu, tidur Anda juga tak akan terganggu jika penumpang sebelah Anda perlu pergi ke toilet.

Panorama penuh awan

Duduk di sebelah jendela, Anda dapat menikmati panorama langit. Kesempatan merasakan sensasi membelah awan hanya dirasakan di kursi tersebut, apalagi pada pagi atau siang hari saat cuaca cerah.

Pada malam hari, panorama kota penuh lampu bisa Anda lihat dari ketinggian. Terutama saat pesawat lepas landas atau mendarat.

Duduk lebih nyaman

Jika Anda bertubuh lebar, bertubuh tinggi atau berkaki panjang, duduk di lorong kabin bisa membuat Anda tak nyaman. Hal ini membuat Anda mudah tertabrak penumpang atau awak kabin yang tengah berjalan di lorong kabin, koper penumpang lain, maupun kereta makanan.

Ruang yang lebih lebar

Pada beberapa tipe pesawat, kursi dekat jendela memiliki ruang di bawah kursi yang lebih lebar. Hal ini membuat Anda lebih mudah menaruh tas di bawah kursi depan Anda.

Atur cahaya

Sebagai penumpang yang duduk dekat jendela, Anda bisa mengatur tutup jendela. Jadi jika Anda merasa sinar matahari terlalu silau, Anda bisa menutup jendela.

Mengurangi mabuk

Dengan melihat ke luar jendela dan menatap cakrawala, bisa mengurangi mabuk penerbangan.

Keamanan

Ada bahaya mengintai dari kompartemen di atas kepala. Jika penumpang lain tak hati-hati saat membuka kompartemen, tas bisa saja jatuh tepat di kepala Anda.

Garuda Indonesia Cari Pilot Berpengalaman

PT Garuda Indonesia (persero) Tbk. kembali membuka kesempatan bagi pilot-pilot Boeing 737-800NG berpengalaman dan berdedikasi tinggi untuk bergabung dan terbang dengan armada terbaik Garuda Indonesia.

Adapun persyaratan umum yang wajib dimiliki adalah sebagai berikut:

1. Rated dengan pengalaman terbang
2. Mempunyai ATPL / CPL-IR yang masih berlaku
3. Mempunyai ICAO English min level 4
4. Lulus semua tahapan seleksi garuda

Persyaratan Khusus:

1. Untuk posisi Captain
– Usia min. 27 tahun & max. 56 tahun
– Total pengalaman terbang min. 5000 jam, termasuk 1000 jam sebagai PiC
2. Untuk posisi First Officer
– Usia min. 24 tahun & max. 56 tahun
– Total penalaman terbang min. 2000 jam

Tahapan seleksi

1. Seleksi Administrasi
2. Wawancara user
3. Tes kesehatan (medex)
4. Garuda English Assessment
5. Background check , dan
6. Simulator

Daftarkan diri anda pada e-recruitment website Garuda Indonesia di:
http://careergaruda-indonesia.com

Untuk informasi lebih lanjut hubungi :
pilot.recruitment@garuda-indonesia.com

Menhub Instruksikan Bandara Pengganti Untuk Antisipasi Gunung Agung

Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Budi Karya Sumadi mengatakan pemerintah telah menyiapkan lima bandar udara untuk mengantisipasi adanya gangguan penerbangan di Bandara Internasional Ngurah Rai Bali akibat aktivitas Gunung Agung meningkat.

“Kami sudah siapkan bandara di sekitar Bali,” katanya kepada wartawan, usai dialog bertema ‘Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi dan Jusuf Kalla’, di Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Sabtu (23/9/2017).

Ia mengatakan bandara yang disiapkan itu ada di Lombok, Makassar, Banyuwangi, Surabaya, dan Malang. Kendati demikian, dia berharap Gunung Agung tidak meletus agar tidak mengganggu penerbangan dan sektor pariwisata di Bali. Sejauh ini, ia mengatakan penerbangan di Bali masih normal kendati terjadi peningkatan aktivitas Gunung Agung.

Sebelumnya, pengelola Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali menyatakan penerbangan di bandara setempat tidak terpengaruh oleh peningkatan status aktivitas vulkanik Gunung Agung ke tahap ‘Awas’.

“Sampai saat ini penerbangan masih normal,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim, di Denpasar, Sabtu.

Pihaknya menjalin komunikasi intensif dengan berbagai instansi terkait untuk memantau kondisi terakhir setelah terjadi peningkatan status aktivitas vulkanik gunung setinggi 3.142 meter di atas permukaan laut itu.

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM Kasbani menyatakan status Gunung Agung di Karangasem naik dari siaga (Level III) menjadi awas (Level IV) terhitung mulai Jumat (22/9) pukul 20.30 Wita.

“Melihat perkembangan kondisi terakhir Gunung Agung, yang apinya sudah tinggi dan peningkatan kegempaannya juga sangat luar biasa, maka kita tingkatkan statusnya dari Siaga atau Level III menjadi Awas atau Level IV,” katanya.

Dengan peningkatan status itu maka wilayah steril yang semula untuk radius enam kilometer dari puncak gunung itu diperluas menjadi radius sembilan kilometer, lalu ditambah perluasan wilayah sektoral yang semula 7,5 kilometer menjadi 12 kilometer ke arah utara, timur laut, tenggara, dan selatan-barat daya.

Manisnya Pesawat Citilink Sampai Dihinggapi Lebah

Sekumpulan lebah hinggap di sebuah pesawat Citilink dengan nomor penerbangan QG 885 dari Batam. Serangan lebah-lebah itu dilakukan dengan mengerubungi bagian sayap pesawat.

Peristiwa ini terjadi di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Jumat (22/9/2017) siang. Pihak Citilink mengatakan yang berwenang menjawab peristiwa tersebut ialah otoritas bandara.

Manajer Hukum dan Humas PT Angkasa Pura II Bandara Kualanamu, Wisnu Budi Setianto mengaku bahwa insiden seperti ini baru pertama kali terjadi di Bandara Kualanamu. Mereka sejauh ini belum mengetahui penyebab fenomena tersebut.

Untuk mengatasi lebah lebah tersebut, Operation Citilink KNIA berkoordinasi dengan PT  Angkasa Pura II bandara KNIA selaku pengelola bandara membersihkan dan menyemprot binatang serangga jenis lebah (tawon) menggunakan air dari mobil pemadam kebakaran bandara.

Akibat kejadian ini maka  penerbangan maskapai Citilink QG-884 mengalami penundaan menjadi pukul 14.25 WIB menuju Batam.

Pilihan Properti dan Program Menarik Ramaikan IFC & REI Mega Expo 2017

Indonesia Future City (IFC) & REI Mega Expo 2017 meramaikan Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD, Tangerang, Banten, dari 14-24 September 2017. Selain menampilkan berbagai pilihan properti dengan harga ramah di kantong, Anda juga akan dihibur oleh Special Artist Performance dari Abdul & The Coffee Theory yang berlangsung pada 16 September 2017. Ada juga Nusantara Parade yang menampilkan budaya dan kesenian khas daerah di Indonesia seperti, Reog dan Sisingaan, di hari yang sama.

Untuk 17 September 2017, para pengunjung telah merasakan serunya penampilan band Seven Seas, Nusantara Parade, dan ditutup penampilan Micky AFI. Pengunjung juga disuguhkan dengan games menarik yang tentunya sayang bila dilewatkan.

Keceriaan IFC & REI Mega Expo 2017, akan terus bisa Anda saksikan hingga 24 September 2017. Event ini juga diramaikan berbagai pembicara berkompeten diantaranya, Ketua Bappenas, Prof. Dr. Bambang P.S. Brodjonegoro; Menteri Komunikasi RI, Rudiantara; Kabalitbang Kementerian PUPR, Asdep Telematika dan Utilitas Kementerian Koordinator Perekenomian RI, dan masih banyak lagi.

Saksikan juga perwakilan dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku usaha akan berdiskusi dan berbagai pengalaman selama tiga hari berturut-turut mulai 18-20 September 2017. Temukan beragam hal menarik lainnya di IFC & REI Mega Expo 2017.

Status Gunung Agung Siaga, Penerbangan Ngurah Rai Masih Aman

Gunung Agung, Rendang-Karangasem, Bali

Hanya berselang empat hari, status Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali dinaikkan. Menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, status aktivitas Gunung Agung dari Level II (Waspada) ke Level III (Siaga) terhitung mulai Senin, 18/09/17, pukul 21.00 WITA.

Sejauh ini, Kepala PVMBG telah melaporkan kenaikan status Gunung Agung kepada Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BPBD Provinsi Bali, dan BPBD Kabupaten Karangasem.

“(Terutama) untuk mengambil langkah-langkah antisipasi menghadapi kemungkinan terburuk dari meletusnya Gunung Agung,” ucap Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho.

Peningkatan status tersebut berdasarkan aktivitas vulkanik Gunung Agung. Kondisi ini belum memengaruhi aktivitas lalu lintas penerbangan, khususnya dari dan menuju Bandara Ngurah Rai, Bali.

Presiden Direktur Airnav Indonesia, Novie Riyanto mengatakan, situasi terakhir masih aman sehingga tidak perlu menerbitkan imbauan larangan terbang. Bahkan tidak ada larangan bagi pesawat yang menuju atau dari Bandara Ngurah Rai untuk melintasi kawasan Gunung Agung.

“Saat ini masih aman, belum ada imbauan larangan penerbangan karena aktivtas Gunung Agung belum mengganggu penerbangan,” kata Novie.

Menurut Communication Head and Legal Section Head  Bandara Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim, penerbangan masih normal dan situasi di Gunung Agung tersebut belum mengganggu penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Ia mengatakan akan mengadakan rapat dengan dengan seluruh stakeholder untuk membahas dampak Gunung Agung.

“Namun kita tetap siaga terus cek di lapangan secara fisik debu vulkanik turun ke area bandara atau tidak,” paparnya.

Airnav Makasar Siap Dukung Program 10 Destinasi Wisata

Manajemen AirNav Indonesia mendukung penuh program pemerintah terkait 10 destinasi wisata prioritas. Dukungan tersebut direalisasikan melalui pembenahan fasilitas navigasi di masing-masing bandara destinasi wisata prioritas.

Peningkatan status bandara yang dulunya berstatus Aeronautical Flight Information Service (AFIS) menjadi Aerodrome Control Tower (ADC). Peningkatan status bandara dari AFIS ke ADC, agar wisatawan yang datang bisa lebih banyak.

General Manager AirNav Indonesia Cabang Utama Makassar Air Traffic Service Center (MATSC), Novy Pantaryanto di Makassar mengatakan, status bandara tersebut mempengaruhi frekuensi penerbangan.

“Moda transportasi menuju destinasi wisata prioritas kebanyakan menggunakan angkutan udara. Untuk itu, kami siap mendukung (dalam hal navigasi) agar bisa menarik wisatawan lebih banyak, khususnya dari mancanegara. Program 10 destinasi wisata prioritas membutuhkan dukungan dari seluruh pihak,” kata General Manager AirNav Indonesia Cabang Utama Makassar Air Traffic Service Center (MATSC), Novy Pantaryanto.

Menurut Novi, status bandara tersebut mempengaruhi frekuensi penerbangan. Untuk pengalihan status tersebut, dibutuhkan peningkatan infrastruktur navigasi dan SDM. Selain itu, butuh adanya sokongan dari pemerintah daerah setempat.

“Kami sudah komunikasikan itu dengan stakeholder  terkait. Kalau soal peralatan (infrastruktur) dan SDM dari kami sebenarnya tidak masalah, tinggal prosedur peralihannya yang membutuhkan penetapan dari Kementerian Perhubungan. Kan harus ditetapkan lalu dipublikasikan,” jelas Novy.

Formulasi dukungan AirNav terhadap 10 destinasi wisata prioritas termasuk berupa investasi pengadaan dan peremajaan peralatan navigasi. Perusahaan pelat merah pengatur lalu lintas penerbangan tersebut terus melakukan investasi untuk meningkatkan keandalan fasilitas navigasi udara di Indonesia, khususnya di 10 destinasi andalan di Tanah Air.

Selain menetapkan 10 destinasi wisata prioritas, pemerintah juga meluncurkan 10 destinasi branding. Mereka antara lain Colorful Medan, Wonderful Riau Island, Enjoy Jakarta, Stunning Bandung, Java Cultural Wonders, Majestic Banyuwangi, Bali the Island of Gods, Friendly Lombok, Explore Makassar, serta Coral Wonders untuk Bunaken, Wakatobi, dan Raja Ampat.

Cuaca

Bali
overcast clouds
24.7 ° C
24.7 °
24.7 °
90 %
2kmh
92 %
Tue
25 °
Wed
30 °
Thu
28 °
Fri
28 °
Sat
27 °

Kurs Rupiah

IDR - Indonesian Rupiah
USD
17,089.3
AUD
11,977.9
EUR
19,956.1
CNY
2,502.8
JPY
107.1
SGD
13,382.0