Pengembangan Bandara Wirasaba Akan Dikaji Lagi

85

PURBALINGGA, suaramerdeka.com – Pengembangan Lanud Wirasaba menjadi bandara komersial akan dikaji lagi. Hal ini karena tidak ada tindak lanjut dari kelima bupati setelah ijin dari KSAU turun pada tahun 2007 silam. Bahkan proses akan diulang kembali.

”Sewaktu Gubernur Ganjar ke Purbalingga, beliau berencana akan mengumpulkan lagi kelima bupati untuk diajak membahas perkembangan bandara. Sebab proses di Kementerian Perhubungan mandek,” kata Danlanud Wirasaba Mayor Pnb Andreas A Dhewo.

Dia menambahkan, nanti proses pengajuan izin itu akan diulang kembali. Gubernur akan mengajak kelima bupati untuk menghadap ke pusat. Kelimanya adalah Bupati Purbalingga, Banjarnegara, Banyumas, Kebumen, dan Wonosobo.

”TNI AU sudah serius terkait rencana ini. Bahkan kami pada tahun 2014 akan membangun pagar pembatas untuk pengamanan landasan pacu sepanjang 2,5 km. Rencananya total kami bangun 5 km pagar pembatas. Sisanya dibangun tahun 2015,” jelasnya.

Pagar ini penting untuk keselamatan penerbangan. Sebab sampai saat ini tidak ada pagar apa pun yang membatasi permukiman warga dengan landasan pacu. Kondisi ini sangat rawan. Jangan sampai ada orang masuk landasan saat ada pesawat.

Saat mengunjungi Lanud Wirasaba bulan Oktober silam, Gubernur Ganjar mengatakan, progres menjadi bandara komersial sangat penting. Karenanya pihaknya akan datang menghadap Menteri Perhubungan ke Jakarta.

”Saya yang akan memfasilitasi. Karena adanya bandara komersial ini akan menjadi kunci pembangunan wilayah Jateng tengah-selatan-barat. Namun saat ini pengembangannya terkendala sejumlah hal,” ujar Ganjar ketika itu.

( Arief Noegroho / CN19 / SMNetwork )