Home Blog Page 306

Serunya Simulasi Penanganan Serangan Bom di Bandara Ahmad Yani

Semarang – Petugas keamanan Bandara Ahmad Yani Semarang mecurigai seorang pria membawa tas besar yang akan masuk ke pintu pemberangkatan. Saat diperiksa, terjadi adu mulut antara petugas dan pria tersebut, kemudian tiba-tiba tas yang dibawanya meledak.

Ledakan tersebut merupakan adegan pertama simulasi kesiapan penanganan jelang hari raya Natal dan Tahun Baru. Adegan kemudian berlanjut dengan sejumlah petugas keamanan dan warga yang terkapar dengan luka parah. Beberapa petugas keamanan bandara lainnya dan tim medis segera datang ke lokasi untuk membawa korban selamat ke titik evakuasi.

Anggota TNI Yon Zipur 4 dan Sat Brimob Polda Jateng serta pemadam kebakaran segera mendatangi lokasi. Police line pun dipasang di sekitar lokasi, sementara korban luka dibawa ke RS menggunakan sejumlah mobil Ambulans yang lalu lalang memberi bantuan. Petugas bandara lewat pengeras suara mengimbau warga yang ada di lingkungan bandara segera mengevakuasi diri menuju titik kumpul.

Setelah area lokasi sudah steril, tim Gegana dengan menggunakan sebuah alat memeriksa kemungkinan adanya bahan peledak di dalam tas yang tergeletak di dekat lokasi ledakan pertama. Kemudian tas tersebut dibawa menuju mobil Gegana untuk diamankan.

Sementara itu tim Jihandak dari TNI mengindikasikan masih ada bahan peledak di dalam mobil Kijang abu-abu bernopol H 9167 TW milik pelaku yang tewas akibat bom bunuh diri tersebut. Ketika pintu belakang di buka, terdapat tas anyaman warna cokelat yang isinya bahan peledak. Tim Jihandak pun dengan sigap dan hati-hati segera membawa tas ke mobil setelah dimasukkan ke dalam tong.

Setelah kondisi aman, tim Inafis Polrestabes Semarang mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan membawa mayat pembawa bom untuk diidentifikasi lebih lanjut.

Simulasi tersebut menarik perhatian warga yang berada di Bandara Ahmad Yani, sebagian menonton dan beberapa di antaranya memotret menggunakan telepon seluler.

“Baru kali ini saya lihat seperti ini, seru sekali,” kata salah satu warga.

Sementara itu, GM Angkasa Pura 1, Priyo Jatmiko mengatakan penanganan untuk peristiwa seperti simulasi di target selesai 10 menit, namun dalam simulasi bisa selesaikan dalam 7 menit, sedangkan jika digabung dengan penanganan medis maka menjadi 15 menit.

“Ini SOP yang cukup bagus. Untuk menghadapi kegiatan menjelang tahun baru dan merayakan Natal. Karena di bandara terjadi mobilitas pengguna bandara,” ujar Priyo di Bandara Ahmad Yani Semarang, Senin (16/15/2013) malam.

Dalam simulasi tersebut, setidaknya dikerahkan 160 personil gabungan untuk melakukan evakuasi, pengamanan bahan peledak, dan penanganan medis terhadap korban luka.

Simulasi di Bandara Ahmad Yani (Foto: Angling/detikcom)

“Di antaranya melibatkan Sat Brimob Polda Jateng sebanyak 15 personel, TNI Yon Zipur 4 sebanyak 15 personel, dan petugas Ahmad Yani 15 personel,” pungkasnya.

“Sesuai SOP, maka petugas akan melaporkan kepada GM Angkasa Pura dan GM akan lapor ke Lanumad Ahmad Yani kemudian Lanumad meminta bantan ke Kodam dan Kepolisian,” sambung Priyo.

Simulasi di Bandara Ahmad Yani (Foto: Angling/detikcom)

Setelah simulasi usai, para warga yang tadinya melihatnya membubarkan diri, aktifitas bandara pun kembali normal. “Keren, seru, saya dua tahun di sini belum pernah lihat yang beginian,” ujar salah satu koki di restoran di Bandara Ahmad Yani.

Sumber: http://news.detik.com/read/2013/12/16/235745/2443846/10/2/serunya-simulasi-penanganan-serangan-bom-di-bandara-ahmad-yani

Bandara Halim untuk Penerbangan Komersial, Sekolah Pilot Mengalah

JAKARTA,Pemindahan sejumlah penerbangan dari Bandara Soekarno Hatta ke Bandara Halim Perdanakusuma, menyebabkan sekolah penerbangan bagi calon pilot di bandara tersebut dipindahkan.

Hal ini karena jam latihan sekolah penerbangan di Halim terganggu dengan penerbangan komersial yang dipindahkan nanti. “Karena sekolah penerbangan yang baru nggak mungkin ke Halim Perdanakusuma,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Harry Bakti, Senin (16/12/2013).

Harry menjelaskan meski ada sekolah penerbangan yang beroperasi di bandara Halim, namun tidak tertutup kemungkinan sekolah tersebut pindah. Hal itu mengingat terjadinya perkembangan ekspansi bisnis sekolah pilot.

“Sekolahan masih bisa disana, kalau bisa ke tempat lebih aman,” ungkap Harry.

Harry pun mengusulkan sekolah penerbangan yang baik harus berada di lingkungan yang kondusif. Salah satu bandara yang diusulkan untuk pengembangan sekolah pilot adalah bandara di Pondok Cabe.

“Bandara Pondok Cabe dalam studi, mereka boleh usul, pemikiran itu ada, banyak pengusaha yang ingin, silahkan saja,” papar Harry. (Adiatmaputra Fajar Pratama)

Gorong-gorong Bandara Polonia diperbaiki

MEDAN – Pelaksana tugas Walikota Medan, HT Dzulmi Eldin, memimpin langsung perbaikan gorong-gorong yang rusak  dan jebol  akibat tidak mampu menahan debit air saat banjir meredam kawasan seputaran Bandara Polonia Medan.

Selain merusak gorong-gorong, banjir  juga menyebabkan tembok penahan jalan jebol dan terseret air sejauh lebih kurang 8 meter dari tempat semula.  Kondisi itu menyebabkan hanya separuh jalan yang bisa dilalui kenderaan bermotor, sebab separuh badan jalan lagi ikut amblas menyusul jebolnya tembok pembatas jalan tersebut.

Proses perbaikan melibatkan puluhan pekerja dari Dinas Bina Marga Kota Medan dibantu  satu unit alat berat backhoe. Selain memperbaiki gorong-gorong yang rusak, Pemko Medan melalui Dinas Bina Marga membuat gorong-gorong baru yang lokasi  sekitar 3 meter dari gorong-gorong yang rusak. Dengan kehadiran gorong-gorong baru ini  diharapkan  mampu menampung debit air jika banjir kembali melanda kawasan seputaran eks Bandara Polonia Medan.

Ketika memimpin  perbaikan dan pembuatan gorong-gorong baru, Eldin turut didampingi sejumlah pimpinan SKPD terkait. Takl henti-hentinya mantan Sekda Kota Medan itu memberikan instruksi agar proses pembuatan gorong-gorong baru dapat berjalan dengan   baik  dan sesuai yang diharapkan. Puluhan pekerja Dinas Bina Marga tanpa kenal lelah sedikit pun.

Setelah bakchoe mengorek tanah untuk tempat gorong-gorong baru, para pekerja merapikan bekas korekan sehingga tepat untuk dudukan gorong-gorong baru. Sementara itu tanah bekas hasil korekan langsung diangkut belasan mobil truk milik Dinas Bina Marga. Untuk tidak mengganggu proses perbaikan, arus lalu lintas yang melintasi kawasan itu untuk sementara dialihkan.

Menurut Pelaksana Tugas Walikota Medan, HT Dzulmi Eldin, penyebab tembok penahan jalan akibat saluran air  dari gorong-gorong yang lama terlalu kecil sehingga  tidak mampu menampung debit air pada saat seputaran Bandara Polonia Medan terendam banjir. Untuk mengatasinya pihaknya  membuat gorong-gorong baru yang lebih besar.

“Insya Allah dengan  adanya dua gorong gorong ini, saya yakin apabila banjir kembali menerpa di seputaran Bandara Polonia , airnya dapat dialirkan melalui kedua gorong-gorong  ini menuju Sungai Deli. Dengan demikian kehadiran gorong-gorong baru ini dapat meminimalisr banjir yang terjadi. Sedangkan tembok penahan jalan yang jebol dan terseret air akan secepatnya kita perbaiki,” kata Eldin, kemarin.

Sampai menjelang tengah malam, Eldin terus memimpin proses perbaikan dan pembuatan gorong-gorong baru. Hal itu dilakukan agar  kawasan itu kembali normal dan dapat dilalui kenderaan bermotor. Sekitar pukul 01.00 WIB dinihari, Eldin pun meninggalkan lokasi, sedangkan proses
perbaikan terus berlanjut. Berdasarkan amatan, wartawan kemarin, proses pengerjaan telah rampung  hampir 80 persen dan kawasan itu masih ditutup sehingga tidfak dapat dilalui kenderaan bemrotor.

Editor: HARLES SILITONGA

Kondisi Runway Bandara El Tari Kupang Sungguh Memprihatinkan

Tiket Pesawat ke Kupang

TRIBUNNEWS.COM –Kondisi runway (landasan pacu) Bandara El Tari Kupang saat ini sudah tidak nyaman lagi untuk penerbangan. Runway bergelombang, marking center line tak kelihatan dan warga bebas ke luar masuk area terlarang.

Danlanud El Tari Kupang, Kolonel Pnb Eko Dono Indarto, didampingi Kadis Ops, Helmy Nange, yang ditemui di Kupang, Minggu (15/12/2013), mengakui hal itu. Eko mengaku, sebagai pemilik Bandara El Tari, pihaknya juga prihatin atas kondisi ini.

“Memang benar. Hasil pantauan kami di lapangan juga demikian. Maintenance yang dilakukan, aspal runway dibuat asal jadi. Aturannya, landasan harus rata untuk menjamin tingkat keselamatan penerbangan. Marking center line atau garis putih yang menjadi panduan bagi pilot, di beberapa bagian sudah tidak kelihatan. Hal ini tidak boleh terjadi. Bandara ini memang tidak nyaman untuk penerbangan,” kata Eko.

Eko mengaku sudah sering berkoordinasi dengan pihak PT Angkasa Pura I sebagai pengelola. Namun, katanya, komunikasi yang coba dibangun tidak direspon. Bagi Eko, hal ini sebenarnya tidak boleh terjadi, kalau semua pihak berkomitmen agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan bagi penerbangan di NTT.

Pos Kupang diajak oleh Kolonel Pnb Eko Dono Indarto didampingi Kadis Ops, Helmy Nange, untuk memantau langsung runway Bandara El Tari, Minggu siang menggunakan mobil follow me, milik TNI AU. Nampak di beberapa bagian, aspal mulai terkelupas. Bekas aspal yang rusak atau berlubang usai crash pesawat Merpati beberapa waktu lalu, ditambal menggunakan aspal. Di beberapa bagian nampak sambungan antara aspal lama dan baru, tidak rata sehingga bergelombang.

“Kalau hujan lebat, di sini airnya tergenang. Ini tidak boleh terjadi. Landasan harus rata sehingga pesawat nyaman mendarat ataupun terbang,” katanya.

Pantauan Pos Kupang, nampak beberapa warga sekitar dengan bebas ke luar masuk dan melintas di sebelah timur area runway. “Kalau mereka meletakan bahan peledak atau barang berbahaya lainnya di area sini, siapa yang bertanggungjawab. Ini yang mesti dibicarakan bersama agar dicari jalan ke luarnya,” kata Eko Dono Indarto.

Ia mengatakan, apa yang dikemukakannya bukan bermaksud  untuk mencari-cari kesalahan. Tetapi, katanya, Bandara El Tari merupakan bandara militer yang digunakan untuk penerbangan sipil. Untuk itu, katanya, harus ada perhatian lebih dari pengelola terutama terkait masalah-masalah seperti ini dengan membangun komunikasi yang baik.

General Manager (GM) PT Angkasa Pura I, Bandara El Tari, Imam Pramono, yang hendak ditemui tidak berada di tempat. Beberapa kali dihubungi melalui telepon selularnya juga tidak direspon. SMS yang dikirim pun tidak dibalas.

sumber: http://www.tribunnews.com/regional/2013/12/15/kondisi-runway-bandara-el-tari-kupang-sungguh-memprihatinkan

Bandara Kalimarau Segera Miliki Pimpinan Baru

TANJUNG REDEB. Sejak dipromosikan menjadi Kepala Bandara (Kabandara) Bengkulu, Sri Murani Ariningsih meninggalkan jabatan Kabandara Kalimarau yang sampai hari ini masih dipegang Pelaksana Tugas (Plt) Agus Priyatmono. Sebelumnya Agus adalah Kasi Keamanan dan Keselamatan Penerbangan Kalimarau.

Ditemui media ini kemarin (15/12), Agus mengungkapkan jika Kabandara baru akan segera dilantik. Setelah Kabandara definitif ini ditentukan, akan memberikan dampak positif terhadap dinamika pengelolaan Kalimarau.

“Undangannya sih besok (hari ini, Red) untuk pelantikannya, tapi kami belum tahu siapa yang menggantikan Ibu Sri,” ungkapnya.

Pelantikan pengisi jabatan yang telah kosong sejak Juli lalu, akan berlangsung di kantor Kementerian Perhubungan.

Dijelaskannya, dengan adanya Kabandara definitif, beberapa kebijakan yang tidak bisa diambil Plt, bisa segera terwujud. Termasuk pengisian kekosongan pejabat lainnya yang telah lebih dulu dimutasi, seperti Kasi Jasa Pelayanan Bandara, Budi Sarwanto yang telah dimutasi ke bandara di Sampit. Termasuk dirinya sendiri.

“Tentu dengan berkurangnya SDM kita, berpengaruh pada kinerja yang tidak maskimal, sebab tidak fokus pada satu pekerjaan tapi banyak pekerjaan, sehingga kadang ada yang terlewatkan,” lanjut Agus.
Ditanya ke mana mutasi untuk dirinya? Agus menyebutkan jika ia belum mendapat undangan untuk pelantikan.

“Untuk sementara saya masih dipertahankan di Kalimarau, karena belum ada rekomendasi pindah
ke mana,” ujarnya.

Setelah Kabandara definitif telah ada, dirinya akan kembali pada jabatan lamanya sebagai Kasi Keamanan dan Keselamatan Penerbangan. (rm-5/lee)

Sumber: http://www.sapos.co.id/index.php/berita/detail/Rubrik/15/12166

Eks Bandara Selaparang Ditawar Lion Air

MATARAM–Kepastian pengelolaan eks Bandara Selaparang masih tarik ulur. Hingga saat ini belum ada kejelasan pemanfaatannya. Setelah sempat ditawar investor untuk dijadikan sekolah penerbangan, kali ini perusahaan penerbangan Lion Air dikabarkan akan menyewa aset milik PT Angkasa Pura (AP) I tersebut.

”Ya, kami sudah bertemu. Pihak Lion Air tertarik untuk memanfaatkan eks Bandara Selaparang,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Mataram, Lalu Martawang.

Dikatakan, untuk membahas masalah itu Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh bertemu langsung dengan manajemen Lion Air di Jakarta beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan itu, pihak Lion Air menawarkan diri untuk bisa memanfaatkan kawasan yang saat ini masih menganggur. Mereka hendak mengembangkan sekolah penerbangan miliknya.

Pemkot Mataram, kata Martawang, mendukung pihak-pihak yang ingin memanfaatkannya menjadi lebih positif. Ketika ada orang yang menawarkan diri, pemkot akan sangat terbuka memberikan kesempatan. ”Prinsipnya kami tidak ingin lahan di kota dimanfaatkan untuk hal yang tidak-tidak,” katanya.

Menurutnya semua pihak berpeluang untuk mengelola eks Bandara Selaparang. Siapa yang bersungguh-sungguh dan memiliki kapastitas untuk itu tentu bisa mengelola eks bandara itu. Meski demikian, tindak lanjut dari kerja sama itu tergantung dari PT AP I sebagai pemilik lahan. ”Jadi dimulai dari sekolah penerbangan, berikutnya dilihat potensi ke depannya,” tandas Martawang. (ili)

Gara-gara Salju Tebal, Jordan Airline Batalkan Penerbangan

Amman: Perusahaan penerbangan Jordan, Royal Jordanian (RJ), membatalkan enam penerbangannya pada Jumat (13/12). Airline itu juga terpaksa menunda lima lainnya akibat salju tebal menghalangi jalan raya utama menuju Queen Alia International Airport di Amman.

RJ membatalkan dan menunda penerbangan pesawat, sebab penumpang dan awak penerbangan tak bisa sampai ke bandara tepat waktu. Mereka terlambat karena salju tebal menghalangi jalan utama yang menghubungkan beberapa bagian Jordan dengan bandara tersebut.

Asisten Pelaksana Direktur Jenderal Royal Jordanian Urusan Media dan Komunikasi, Basel Kilani, merinci penerbangan yang dibatalkan antara lain dengan tujuan ke Jeddah, Arab Saudi; Beirut, Lebanon; Erbil dan Sulaimaniyah di Irak; Kairo, Mesir; dan Tel Aviv di Israel.

Warga yang tinggal dekat jalan menuju bandara mengatakan ribuan mobil terjebak salju tebal. Jalan raya utama dan jalan arteri di Amman benar-benar terhalang salju, kata polisi dalam pernyataan yang dikeluarkan Jumat (13/12) malam. (Antara/Xinhua)
Editor: Rita Ayuningtyas

Bandara Lombok Pun Jadi Obyek Wisata

Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat, selain sebagai pintu gerbang pariwisata juga menjadi obyek wisata bagi warga setempat yang tertarik melihat pesawat terbang.

“Bagi warga Lombok, Bandara Internasional yang baru beroperasi tahun 2011 itu juga menjadi obyek wisata. Mereka senang melihat pesawat terbang sehingga pada hari tertentu warga berkumpul seperti piknik untuk melihat pesawat terbang,” kata pemandu wisata yang mengiringi rombongan Humas Pemprov Riau di Praya, Lombok, Kamis (12/12/2013).

Warga akan duduk bersama menyaksikan pesawat terbang mendarat sambil membawa bekal makanan seolah-olah seperti piknik di taman. Para turis yang datang pun juga sangat terkesan dengan hal ini dan begitu juga sebaliknya. Hal ini membuat acara saling menonton antara pendatang dan penduduk setempat.

Sang pemandu menceritakan bahwa warga Lombok yang tepatnya berada di selatan ini pada umumnya adalah suku asli Lombok yakni suku Sasak. Pada awalnya di daerah selatan ini tidak ada kegiatan apa-apa selain bercocok tanam.

Akan tetapi setelah adanya bandara, hal tersebut tidak terjadi lagi. Bandara telah menjadikan Lombok selatan sebagai daerah yang hidup dinamis. Dari segi ekonomi warga tak lagi hanya mengandalkan pertanian yang hanya bisa dilakukan sekali setahun yakni musim hujan saja karena tidak adanya irigasi.

“Saat ini pun harga tanah di area ini juga telah melambung tinggi sampai ratusan juta. Kalau dulu mungkin seharga Rp 100 ribu saja tidak ada yang mau beli,” kata sang pemandu.

Sumber : Antara
PRAYA

SINGAPORE AIRSHOW MOBILE APP

NETWORK USING MOBILE APP!

With just one tap, you will have the ability to access information about the show on-site without the need for internet connection!

Get show updates via the push notifications, or search for exhibitors & products on the go while you explore the show site. You can also view floor plans with location-positioning features to show where you are on-site!

Mobile App Features:

  • Get Show Updates
  • Search for Exhibitors and Products
  • Floor Plans with Location-Positioning
  • Chat with Registered Trade Attendees
  • Arrange meetings on-the-go via the Mobile Appointment Scheduler
  • Exchange Contacts with a ‘Bump’!

Sisi Udara Bandara Samarinda Baru Mulai Dibangun Januari

SAMARINDA – Pembangunan sisi udara Bandara Samarinda Baru (BSB) diperkirakan bakal dimulai Januari 2014 mendatang.

Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak mengungkapkan, pembangunan BSB tersebut dilakukan secara bertahap lantaran PT Persada Investama (Group Panin) sangat berhati-hati dalam menunjuk kontraktor pelaksana pembangunan.

“Ya kita beruntung mendapat mitra (Persada Investama) seperti itu. Karena mereka sangat hati-hati dan tidak mau asal-asalan dalam menentukan kontraktor,” kata Awang, Jumat (13/12/2013).

Kontraktor yang akan melaksanakan pembangunan sisi udara BSB, merupakan kontraktor yang memiliki pengalaman di bidang pembangunan bandara.

“Harus yang berpengalaman membangun bandara. Kemungkinan Januari ini sudah bisa jalan pembangunannya,” ungkapnya.

Awang menuturkan, seandainya penunjukan kontraktor pelaksana pembangunan BSB terdahulu profesional, Awang yakin saat ini BSB sudah dapat dinikmati masyarakat.

“Kalau saja yang mengerjakan dulu kontraktornya seperti sekarang, mungkin hasilnya tidak akan seperti ini. Dua tahun lamanya belum terlihat hasilnya. Makanya kita bersyukur dapat mitra seperti ini,” jelasnya.

Sumber: Tribun Kaltim Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto

Banua Mbaso, Situs Sejarah di Tanah Kaili, Palu

Jika di Sulawesi Selatan, anda sudah mengenal Tongkonan, rumah adat suku Toraja. Maka di Sulawesi Tengah, ada Sou Raja atau Banua Mbaso, rumah adat tradisional masyarakat setempat yang merupakan warisan para raja Suku Kaili. Seperti apa bangunannya, yuk kita lihat.

Banua Mbaso atau lazim dikenal dengan Sou Raja artinya adalah rumah besar atau rumah raja. Rumah jenis ini pertama kali dibangun oleh Raja Palu, Jodjokodi, pada tahun 1892. Awalnya rumah ini dibuat sebagai tempat tinggal tidak resmi bagi raja beserta keluarganya, terutama yang tinggal di daerah pantai dan kota.

Banua Mbaso yang dibangun oleh Raja Palu yang usianya ratusan tahun tersebut, masih terawat dengan baik hingga kini. Travelers bisa menemukannya di beberapa daerah di Sulteng. Salah satunya ada di Kelurahan Lere atau lebih dikenal dengan Kampung Lere. Nah, Kampung Lere ini merupakan pusat Kerajaan Palu sekitar abad 17. Selain di Kota Palu, rumah tradisional ini bisa dijumpai juga di Kecamatan Sigi Biromaru dan Tawaeili (Kabupaten Donggala) dan Kabupaten Parigi.

Keistimewaan bangunan ini ada di arsitekturnya yang cukup unik dan artistik. Mirip seperti Tongkonan, rumah ini pun berbentuk panggung yang merupakan perpaduan arsitektur rumah adat di Sulawesi Selatan dan rumah adat di Kalimantan Selatan.

Dari luar bisa terlihat bangunan ini ditopang oleh sejumlah tiang kayu balok persegi empat dari kayu-kayu pilihan berkualitas tinggi sehingga bangunan ini bisa bertahan hingga ratusan tahun. Atap bangunan ini berbentuk piramida segitiga yang dihiasi dengan ukiran-ukiran yang disebut dengan panapiri. Menariknya lagi, pada ujung bubungan bagian depan dan belakang diletakkan mahkota berukir yang disebut bangko-bangko.

Selain itu, tampilan bangunan Banua Mbaso ini semakin artistik, karena hampir semua bagian bangunan ini diberi hiasan berupa kaligrafi Arab dan ukiran dengan motif bunga dan daun. Anda bisa mendapati hiasan-hiasan tersebut pada pintu, jendela, dinding, loteng dan lain-lainnya. Semua hiasan tersebut melambangkan kesuburan, kemuliaan, keramah-tamahan dan kesejahteraan bagi penghuninya.

Nah, untuk bertandang ke Kampung Lere ini tidak lah sulit, karena kampung ini termasuk ke dalam wilayah Kota Palu. Anda bisa menggunakan angkutan umum yang setiap hari ada di Kota Palu. Sementara untuk mencapai Kabupaten Donggala yang berjarak sekitar 15 km di sebelah timur Kota Palu, dapat ditempuh dengan kendaraan roda empat selama 30-40 menit.

Titik Kemacetan di Sekitar Bandara Halim Dievaluasi

Jakarta – Menjelang perubahan status Bandara Halim Perdana Kusuma menjadi bandara komersial domestik, titik-titik rawan kemacetan di sekitar bandara akan dievaluasi. Setidaknya terdapat tujuh titik rawan kemacetan di sekitar kawasan Halim yang akan berdampak saat kebijakan pengalihan status tersebut mulai diberlakukan awal tahun 2014 nanti.

“Perlu ada pemikiran bersama dari Dinas Perhubungan Provinsi DKI dan instansi lainnya bagaimana mengatasi akses pada jam sibuk di titik persimpangan rawan kemacetan,” kata Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur, Mirza Ariyadi.

Titik rawan kemacetan tersebut di antaranya, persimpangan Halim dan persimpangan Kebon Nanas, kawasan Kalimalang, kawasan Cawang UKI, kawasan Makasar, kawasan Pondok Gede hingga persimpangan Taman Mini, dan beberapa titik lainnya. Dikatakan Mirza, pihaknya belum dapat memastikan langkah manajemen pengaturan lalu lintas yang diambil untuk meminimalisir potensi kemacetan.

“Kalau manajemen lalu lintas kita tunggu dari Dinas Perhubungan mengenai penyempuraan geometrik simpang. Untuk buka tutup kendaraan perlu ada koordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Polda Metro Jaya,” ujar Mirza.

Pihak perhubungan juga akan menghitung peningkatan volume kendaraan yang mungkin terjadi dan berpotensi menyebabkan kemacetan. Hal itu bisa diukur dari berapa banyak penumpang dalam satu penerbangan, dan berapa banyak penerbangan dalam satu jam setiap harinya.

sumber: Suara Pembaruan
www.jakarta.go.id

Cuaca

Bali
overcast clouds
25.6 ° C
25.6 °
25.6 °
92 %
1kmh
100 %
Thu
25 °
Fri
28 °
Sat
28 °
Sun
27 °
Mon
29 °

Kurs Rupiah

IDR - Indonesian Rupiah
USD
17,089.3
AUD
11,977.9
EUR
19,956.1
CNY
2,502.8
JPY
107.1
SGD
13,382.0