Home Blog Page 283

Bandara Baru di Bali Tiru Jawa Barat

Pulau Terbaik di Dunia

Bali – Rencana pembangunan bandara internasional baru di Buleleng Bali terus bergulir. Agar bisa terwujud, rencana pembangunan bisa meniru pola pembangunan bandara internasional di Jawa Barat, yang saat ini sudah mulai berjalan.

Dalam diskusi pembangunan Buleleng yang dihadiri warga Buleleng dari berbagai kalangan dan komunitas, Bupati Buleleng Agus Suradnyana, Wakil Bupati Buleleng, Kepala Bappeda, hingga masyarakat dari luar Kabupaten Buleleng.

Dalam diskusi ini, ahli infrastruktur asal Bali, Anak Agung Putu Ngurah Wirawan menyatakan, rencana pembangunan bandara baru di Buleleng, Bali bisa mengikuti pola pembangunan bandara internasional di Jawa Barat. Pembangunan itu sendiri sudah memasuki tahap kontruksi.

Pembangunan bandara internasional baru di daerah Kertajati Jawa Barat, kata Ngurah, dilakukan oleh BUMD Jawa Barat bekerjasama dengan pihak PT Angkasa Pura.

“Meski bekerjasama, namun BUMD Jawa Barat memiliki saham yang lebih besar dibanding PT Angkasa Pura, jadi BUMD Jabar nantinya punya kontrol atau kendali terhadap bandara baru di Jabar, karena memang punya saham mayoritas di sana,” ujar Ngurah di Singaraja, Sabtu (1/2/2014).

Pembangunan bandara internasional di Jabar, kata Ngurah, sudah mulai bergulir sejak tahun 2011. Untuk mewujudkan bandara baru di Jawa Barat, BUMD Jabar didukung dengan modal baik dalam bentuk tunai maupun tanah.

Untuk rencana pembanguan bandara baru di Buleleng Bali, baik Pemerintah Propinsi Bali maupun Pemerintah Kabupaten Buleleng bisa mengikuti langkah-langkah yang ditempuh Pemda Jawa Barat.

Dimana BUMD Pemda Jabar yang memprakarsai sekaligus memimpin pembangunan bandara.

“Untuk mewujudkan hal ini, terlebih dahulu harus dibentuk BUMD Pemprov Bali maupun BUMD Pemkab Buleleng, untuk membangun bandara dan nantinya ikut serta mengoperasikan bandara. Itu aturan hukumnya ada, acuan UU nya kini juga sudah ada,” tegas pria yang sudah 25 tehun bekerja di bidang infrastruktur berat seperti jalan tol dan bandara baik di dalam maupun luar negeri.

“Jika sudah terbentuk BUMD Pemda Bali dan Buleleng, maka BUMD ini nantinya bisa menunjuk kontraktor. BUMD Bali bisa punya obligasi, dan itu bisa dilakukan,” imbuh pria yang juga menjadi calon DPD RI 2014-2019 Provinsi Bali.

Ngurah beralasan bandara baru di Buleleng penting diprakarsai oleh BUMD Bali mengingat Bali punya pengalaman buruk dengan Bandara Ngurah Rai Bali.

Bali tidak punya saham di Bandara Ngurah Rai, maka Pemprov Bali tidak punya kendali atas Bandara. Dampaknya banyak pedagang asal Bali yang sebelumnya berjualan di areal bandara, setelah renovasi bandara kemudian tersingkir. Karena Pemprov Bali memang tidak punya saham di Bandara Ngurah Rai.

“Pedagang tersingkir dari Bandara Ngurah Rai karena susah berargumen, karena bandara Ngurah Rai itu milik PT (Angkasa Pura). Oleh sebab itu, sebagai seorang ahli infrastruktur, menurut saya Pemda Bali harus punya investasi di bidang infrasrtuktur. Untuk Bandara baru di Buleleng, kalau Pemda juga tidak punya saham, maka masyarakat Buleleng dan Bali nanti juga hanya akan jadi penonton saja.” jelasnya.

Ke depan, sambung Ngurah, Pemkab Buleleng punya kesempatan untuk menjadi tuan rumah di rumahnya sendiri dalam hal investasi, infrastruktur besar, dalam otoritas hingga konsesi.

Sementara Bupati Buleleng Agus Suradnyana menyatakan, untuk pembangunan bandara baru di Buleleng, pihaknya sudah pernah dijanjikan oleh Menteri Perhubungan akan dimulai tahun ini.

“Dulu sudah dijanjikan Menteri, kalau bisa 2014 sudah ground breaking, semoga bisa didorong terus. Kini sudah mulai ada persamaan persepsi dengan Pemerintah Propinsi Bali, jika bandara baru Buleleng nanti akan dibangun di timur (Kubutambahan),” papar Agus.

Agus Suradnyana menambahkan, banyak investor yang ingin membangun bandara baru di Buleleng, seperti investor dari India.

Namun semuanya tidak bisa direalisasikan hingga saat ini. Pembangunan bandara baru di Buleleng, kata Agus, hanya bisa dilakukan dengan dua konsep, yakni dibangun oleh BUMD Pemprov Bali dan Pemkab Buleleng atau dibangun oleh pihak PT Angkasa Pura.

“Jika menunggu dibangun oleh PT Angkasa Pura, dengan berbagai pertimbangan keuangan dan perhitungan teknis, bandara baru di Buleleng baru mungkin akan mulai dibangun PT Angkasa Pura 4 hingga 5 tahun lagi. Jadi BUMD Bali bisa lebih cepat untuk itu (pembangunan bandara baru), apalagi nantinya pihak desa adat di sekitar bandara baru juga dibagi sahamnya karena ikut membantu penyediaan lahan,” tandasnya. [gus]

Sumber: http://nasional.inilah.com/read/detail/2070112/bandara-baru-di-bali-tiru-jawa-barat#.Uu9OvbR5Z7k

Penumpang Citilink Tak Perlu Antre Beli Airport Tax di Bandara Ahmad Yani

SEMARANG – Mulai 1 Februari 2014 calon penumpang maskapai penerbangan Citilink tidak perlu mengantre di konter passenger service charge (PSC) on ticket atau Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) untuk membayar airport tax di dalam Bandar Udara Internasional Ahmad Yani Semarang District Sales Manager Citilink, Ariwibowo Setio Yuliawan menyatakan mulai Sabtu (1/2/2014) Citilink akan menggabungkan airport tax dengan tiket pesawat.

“Kami selalu memberikan layanan yang lebih kepada penumpang Citilink, pembayaran PJP2U sudah termasuk di pembelian tiket Citilink dengan penerapan tersebut penumpang Citilink tidak perlu capek-capek lagi mengantre di konter PJP2U,” ucapnya kepada Tribun Jateng, Rabu (29/1/2014) Ari menambahkan hal tersebut tidak sama dengan menaikkan harga tiket pesawat yang terjadi adalah harga tiket pesawat normal ditambah dengan airport tax, pembayaran tiket yang sebelumnya dilakukan terpisah akan disatukan.

“Harga tiket tergantung subclass hanya ditambah airport tax Rp 30 ribu,” paparnya. Station Manager Citilink Semarang, Bambang Irawan, menambahkan tujuan digabungkannya pembayaran airport tax dan tiket pesawat untuk menyederhanakan pembayaran dan mengurangi panjangang antrean saat pembayaran airport.

“Layanan ini memberikan banyak keuntungan bagi penumpang Citilink dan juga petugas, penumpang bisa langsung masuk dan menunggu di area tunggu kedatangan di dalam bandara tanpa harus mengantre dulu di konter PJP2U,” paparnya. Sumber: http://www.tribunnews.com/bisnis/2014/01/29/penumpang-citilink-tak-perlu-antre-beli-airport-tax-di-bandara-ahmad-yani

Akibat Bencana, Jumlah Penumpang di Bandara Menurun

Pangkalpinang: Arus Penumpang baik yang datang maupun berangkat dari Bandara Depati Amir Bangka Tengah Provinsi Bangka Belitung menjelang Imlek 2565 cendrung menurun dibandingkan tahun lalu.

Demikian dikatakan Rukun Rusdi, Kadiv Operasi Angkasa Pura Bandara Depati Amir.

“Berdasarkan pantauan kita arus penumpang baik yang datang maupun berangkat jelang Imlek menurun di bandingkan tahun lalu,”Kata Rukun, Rabu (29/1)

Ia menyebutkan tanggal 27 Januari 2014 jumlah penumpang yang berangkat dari 19 penerbangan 17 Reguler dan 2 ekstra flight baru mencapai 1.418 orang perhari jumlah itu jauh dari perayaan imlek tahun lalu.

“Sekarang ini ada 19 penerbangan 2 diataranya ekstra flight dengan jumlah penumpang yang berangkat tanggal 27 Januari lalu mencapai 1.418 orang,”ujarnya. (Rendy Ferdiansyah)
Editor: Edwin Tirani

Sumber: http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2014/01/29/6/211829/-Akibat-Bencana-Jumlah-Penumpang-di-Bandara-Menurun

Traveler Sangat Tertolong dengan Bandara Halim

Jakarta – Dibukanya Bandara Halim Perdana Kusuma untuk penerbangan komersil, jadi angin segar bagi traveler terutama yang tinggal di Jakarta Timur. Mereka tak perlu kena macet berjam-jam seperti saat ke Bandara Soekarno-Hatta.

“Masukan dari penumpang, khususnya dari yang tinggal di kawasan timur, mereka sangat senang dan berterimakasih atas dibukanya Bandara Halim ini untuk penerbangan komersil,” kata Kepala Kepegawaian Umum Bandara Halim Perdana Kusuma, Dianto Malau kepada detikTravel di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Rabu (29/1/2014).

Jakarta Timur punya wilayah yang luas dan berbatasan dengan beberapa kawasan, seperti Bekasi, Bogor, Depok, atau Cikarang. Inilah alasannya para traveler lebih enjoy untuk datang ke Bandara Halim daripada harus ke Bandara Soetta.

“Kalau dari Jakarta Timur ke Bandara Soekarno Hatta itu bisa 3 jam lho. Sekarang kalau ke Bandara Halim dari misalnya Bekasi, Cibubur, atau wilayah lainnya yang dekat atau di Jakarta Timur paling lama hanya 1 jam,” tutur Dianto.

Menurut Dianto, masyarakat di Jakarta Timur sangat antusias dengan dibukanya Bandara Halim untuk pesawat komersil. Pihak Angkasa Pura dan TNI yang sama-sama mengelola bandara, sejauh ini juga saling bekerjasama dengan baik demi kenyamanan penumpang.

“Tanah-tanah yang dimiliki masyarakat Jakarta Timur pun akan bernilai tinggi. Karena sudah ada bandara, maka banyak investor yang mengincar tanah di sekitarnya,” ungkap Dianto.

Saat detikTravel bertanya langsung kepada traveler, sepertinya hal itu memang betul adanya. Seperti Herni, yang mengaku lebih gampang untuk pergi ke bandara karena rumahnya di dekat Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

“Saya lebih dekat datang ke Bandara Halim untuk terbang naik pesawat. Tidak perlu macet-macetan di tol,” ujarnya.

Tapi, seiring berjalan waktu bisa saja Bandara Halim mulai ramai penumpang dan jalanan di sekitarnya akan macet. Seperti, kata seorang penumpang bernama Tony ini.

“Mungkin kalau Bandara Halim sudah ramai, Cawang akan menjadi sangat macet. Ya, bagaimana pemerintah dapat menanganinya saja,” kata Tony.

Sumber: http://travel.detik.com/read/2014/01/29/130049/2481800/1382/traveler-sangat-tertolong-dengan-bandara-halim?991104topnews

Ini 9 Prioritas Pembangunan Bengkulu yang Ingin Diperhatikan Pusat

Jakarta – Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah berharap dalam kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Bengkulu pada 9 Februari 2014 mendatang, pemerintah pusat bisa mendukung sembilan prioritas pembangunan provinsi tersebut.

Hal itu diungkapkan Junaidi saat hadir bersama pimpinan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat dalam rangka penyelenggaraan acara Hari Pers Nasional (HPN) di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/1).

“Orang sampaikan Bengkulu wilayah Timur yang ada di Barat, ada sekitar Rp 8,5 triliun usulan kepada bapak Presiden terkait pembangunan provinsi Bengkulu,” kata Junaidi Hamsyah saat memberikan keterangan pers.

Dia menjelaskan, sembilan prioritas pembangunan yang direncanakan tersebut adalah pelebaran jalan nasional Bengkulu-Lubuk Linggau sepanjang 124 kilometer (km). Usulan anggaran untuk pembanganunan ini yaitu Rp 665 miliar.

Kedua, pembangunan dan peningkatan jalan Bengkulu-batas Lampung dan Bengkulu-batas Sumatera Barat yang memerlukan anggaran Rp 1,65 triliun. Ketiga, pembangunan jalan nasional Lintas Barat. Keempat, pembangunan pelabuhan pulai Baai.

Kelima, pembangunan jalur kereta api pulai Baai di Bengkulu hingga Muara Enim di Sumatera Selatan. Keenam, relokasi bandara Fatmawati Soekarno ke PTPN VII Padang menyusul kawasan bandara Fatmawati sudah tidak layak diperluas lagi karena padatnya penduduk.

“MoU (nota kesepahaman) ditandatangani saat HPN, kenapa direlokasi? Karena kondisinya tak mungkin diperluas, jarak bandara dengan relokasi 20 kilometer,” imbuhnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, prioritas pembangunan ketujuh adalah pembangunan dan rehabilitasi irigasi pertanian. Kedelapan, program pengembangan rumah sakit umum daerah (RSUD) M.Yunus menjadi rumah sakit evakuasi di lahan seluas 400 hektar (ha). Berikutnya, sistem pembangunan air minum (SPAM) regional dan peningkata Enggano.

Presiden SBY sendiri kata dia meminta pemerintah daerah membuat skala prioritas terhadap rencana pembangunan tersebut. Namun menurut gubernur, sembilan proyek itu sama penting.

Rangkaian kegiatan HPN 2014 berlangsung pada 1-10 Februari 2014. Adapun Presiden SBY dijadwalkan akan menginap 1-2 malam di Bengkulu untuk menghadiri acara puncak pada 9 Februari yang berlokasi di benteng peninggalan Inggris, Malboro.

Penulis: Ezra Sihite/WBP

Sumber: http://www.beritasatu.com/industri-perdagangan/163098-ini-9-prioritas-pembangunan-bengkulu-yang-ingin-diperhatikan-pusat.html

Kalimarau Siap Layani Rute Internasional

TANJUNG REDEB  – Fasilitas Bandara Kalimarau, Kabupaten Berau, dianggap siap melayani rute penerbangan internasional. Meski demikian, masih ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian, seperti operator penerbangan yang siap beroperasi dan peluangnya.

Kepala Bandara Kalimarau Yuyus Yurdana mengatakan, sejak Sri Murani Ariningsih mantan Kepala Bandara Kalimarau dimutasi ke Bandara Fatmawati Bengkulu pada Agustus 2013, keinginan Pemerintah Kabupaten Berau agar bandara senilai Rp 450 miliar itu melayani rute internasional memang sempat tertunda.

”Ini menjadi PR (pekerjaan rumah) buat saya dari pemerintah daerah. Sebenarnya, banyak permasalahan di bandara ini yang harus saya hadapi. Ya, mudah-mudahan sambil jalan saya cari peluang-peluang yang mendukung ke situ (rute penerbangan internasional, Red),” kata Yuyus kemarin.

Yuyus tidak meragukan bandara yang dibangun dengan APBD Berau ini memang siap, baik dari segi fasilitas termasuk beberapa instansi pendukung seperti keimigrasian dan karantina. ”Saya rasa semuanya sudah siap, ya tinggal operatornya apa yang siap masuk,” ujar Yuyus.

Menurut Yuyus, untuk menarik maskapai kepincut membuka penerbangan internasional ke Bandara Kalimarau, diperlukan data-data kunjungan wisata dan investor asing yang menanamkan modalnya di Bumi Batiwakkal -sebutan Kabupaten Berau. ”Itu data yang harus kita cari dan kumpuli, bisa jadi pertimbangan operator dan kemudian ditawarkan,” ungkapnya.

“Nanti kita lihat dari Tarakan berapa kunjungan dan dari daerah lainnya berapa yang masuk ke Berau,” sambungnya.

Sedangkan terkait panjang landasan pacu, kata Yuyus, tergantung pesawat yang akan digunakan maskapai. ”Internasional enggak harus panjang, tergantung saja. Misalnya jenis ATR. Kita lihat nanti biasanya di Kaltim operatornya mana saja,” ujarnya.

Jika nantinya ada maskapai penerbangan yang siap, maka Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kalimarau akan melaporkannya ke Ditjen Perhubungan Udara (Dithubud) Kementerian Perhubungan untuk diverifikasi. (app/fir/kpnn/tom/k10)

Sumber: http://www.kaltimpost.co.id/berita/detail/54642/kalimarau-siap-layani-rute-internasional.html

Pembebasan Lahan Jalan ke Bandara Kualanamu Tunggu Keputusan Pengadilan

Medan: Pembebasan lahan untuk pembangunan jalan menuju Bandar Udara Kualanamu di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, tinggal menunggu penetapan dari pengadilan.

Wakil Gubernur Sumatera Utara HT Erry Nuradi di Medan, Selasa (28/1) mengatakan, pihaknya telah menempuh proses konsinyasi dengan menetapkan biaya ganti rugi ke pengadilan.

Proses itu dilakukan karena pihaknya tidak menemukan kesepakatan harga atas lahan yang akan dibebaskan untuk membangun jalan arteri menuju Bandara Kualanamu tersebut.

Proses konsinyasi ke pengadilan tersebut dilakukan sesuai Peraturan Presiden tentang pembangunan infrastruktur untuk fasilitas umum.

Tanpa menyebutkan jumlah ganti rugi, Erry menyebutkan proses konsinyasi tersebut dilakukan untuk membebaskan lahan sepanjang 300 meter yang akan dibangun menjadi infrastruktur jalan.

“Kita sudah masukkan ke pengadilan, sekarang tinggal menunggu penetapan pengadilan. Kalau pengadilan menetapkan, kita sudah bisa mengeksekusi,” kata Erry.

Pihaknya mengharapkan masyarakat dapat memahami proses itu karena pemerintah bukan tidak mau mengganti dengan harga yang tinggi, tetapi terikat dengan sejumlah aturan dalam pembebasan tanah.

Jika menetapkan harga dengan tinggi, dikhawatirkan pimpinan proyek pembebasan lahan itu akan mendapatkan masalah karena memberikan ganti rugi yang tidak sesuai nilai jual objek pajak (NJOP).

Selain menunggu pembebasan lahan, Erry berkata pihaknya juga sedang menyiapkan pengaspalan jalan untuk empat lajur sepanjang 4,5 kilometer.

Sedangkan pembangunan jalan tol menuju Bandara Kualanamu sudah ditenderkan dengan masa kerja 900 hari sejak Januari 2013. “Sudah setahun, berarti tinggal 600 hari lagi,” kata Erry. (Ant)

Editor: Budi Ernanto

Sumber: http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2014/01/29/2/211479/Pembebasan-Lahan-Jalan-ke-Bandara-Kualanamu-Tunggu-Keputusan-Pengadilan

Wali Kota Serap Aspirasi Bandara

WALI KOTA Balikpapan Rizal Effendi menyerap aspirasi kelompok warga terkait penambahan nama Bandara Sepinggan menjadi Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman-Sepinggan.

Hal ini diutarakan Rizal saat menerima perwakilan Dewan Adat Asli Kalimantan yang menyuarakan aspirasinya di Balikpapan, kemarin (27/1). Mereka meminta baik Pemkot maupun DPRD Balikpapan mendukung penambahan nama Bandara Sepinggan menjadi Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman-Sepinggan, dan tidak perlu diperdebatkan lagi.

Rizal tidak mengiyakan maupun menolak aspirasi mereka. Sebab, menurutnya, pihaknya harus menggelar pertemuan dulu dengan beberapa pihak untuk membicarakan hal tersebut.

“Sebagai wali kota, saya dipilih olah rakyat. Makanya saya perlu untuk bertemu dengan muspida, tokoh, dan elemen masyarakat, untuk meminta pendapat mereka terkait penambahan nama bandara ini. Intinya, kami menghormati Gubernur yang telah berjuang untuk mengalokasikan dana pelebaran dan perpanjangan runway Bandara Sepinggan dari 2.500 meter menjadi 3.250 meter,” jelasnya.

Hal sama disampaikan Ketua DPRD Balikpapan Andi Burhanuddin Solong (ABS) dalam kesempatan terpisah. Sebelum melakukan pertemuan dengan Gubernur, pihaknya mengaku harus terlebih dahulu mengadakan pertemuan dengan wali kota, jajaran muspida, serta tokoh-tokoh masyarakat dan paguyuban di Balikpapan untuk membahas permasalahan penambahan nama bandara ini.

Dalam kesempatan itu, perwakilan Dewan Adat Asli Kalimantan juga meminta ABS dalam tempo maksimal 2×24 jam agar meminta maaf secara tertulis melalui media massa, karena dinilai telah melukai hati masyarakat asli Kalimantan. Jika tidak, ABS bakal dikenai sanksi hukum adat.

Di hadapan beberapa perwakilan massa, ABS mengaku siap meminta maaf sekaligus silaturahmi dengan Gubernur Awang Faroek Ishak. “Demi Allah, saya tidak pernah ada maksud sedikit pun untuk melecehkan,” ujarnya lantang. (*/rsh/zal/k7)

Sumber: http://www.kaltimpost.co.id/berita/detail/54645/wali-kota-serap-aspirasi-bandara.html

 

 

Bandara Riyadh Mulai Pekerjakan Petugas Bea Cukai Perempuan

UNTUK memeriksa barang bawan dari penumpang wanita, Bandara Internasional King Khaled Riyads, mulai mempekerjakan petugas bea cukai wanita.

“Langkah petama ini, akan segera diikuti semua titik masuk di seluruh Arab Saudi,” ujar kepala bagian penumpang dan pabean, Fahad Al-Dayel seperti dilansir arabnewas, seperti ditulis Kamis (30/1/2014)

Ia menjelaskan, saat ini delapan karyawan yang telah berpengalaman sedang melatih 16 wanita sebagai staf baru. Tujuannya agar bisa mempercepat melayani penumpang di bagian bea cukai.

Sementara itu, Inspektur bea cukai di check poin di Al-Durra, Anwar Al Sarhani mengatakan, dalam memastikan efektivitas departemen bea cukai, perempuan akan memainkan peran penting.

“Departemen bea cukai memiliki bagian terpisah untuk karyawan perempuan, di mana mereka bisa berbicara dengan penumpang wanita, menanyakan kepada mereka pertanyaan-pertanyaan pribadi dan mengecek barang bawaan mereka,” katanya.

Para petugas wanita yang baru dilatih, katanya, akan bergabung dengan lebih dari 400 karyawan wanita di depatemen bea cukai.

“Mereka akan membantu upaya melawan penyeludupan,”  pungkasnya.POL

Sumber: http://metropolitan.pelitaonline.com/news/2014/01/30/bandara-riyadh-pekerjakan-petugas-bea-cukai-wanita#.Uu8Y1bR5Z7k

Bandara Soekarno Hatta, Salah Satu Bandara Tersibuk di Dunia

Bandara Tersibuk di Dunia

Bandara Soekarno Hatta, Salah Satu Bandara Tersibuk di Dunia. Bandara adalah salah satu akomodasi penting yang dimiliki oleh suatu negara. Itu seperti pintu masuk udara yang menghubungkan dengan dunia luar, antar pulau, antarbenua.

Baru-baru ini, Airports Council International (ACI), sebuah organisasi nirlaba global yang dijalankan oleh bandara, meluncurkan 50 bandara tersibuk di dunia. Perhitungan urutan bandara sesuai dengan lalu lintas penumpang, termasuk jumlah penumpang lepas landas dari bandara, pendaratan dan transit.

Dikutip dalam aviationbusinessme.com, Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Cengkareng, Indonesia, menempati peringkat 10 bandara tersibuk di dunia. Bandara ini menempati tempat kesepuluh dengan lebih dari 29 juta lalu lintas penumpang.

Berikut adalah daftar bandara tersibuk di dunia menurut Airports Council International.

Bandara Internasional Hartsfield Jackson Atlanta, Amerika Serikat

Meskipun mengurangi lalu lintas penumpang sebesar 0,8 persen dari tahun sebelumnya, Bandara Internasional Hartsfield Jackson di Atlanta, Amerika Serikat, menempati peringkat pertama di bandara tersibuk di dunia. Pada paruh pertama 2013, lalu lintas penumpang mendaftar 46.603.274 orang.

Bandara Internasional Ibukota Beijing, Cina

Urutan kedua bandara tersibuk di dunia ditempati oleh Bandara Internasional Ibukota Beijing di Cina. Lalu lintas penumpang terdaftar di 40.793.384 pada paruh pertama 2013 dengan pertumbuhan 3,6 persen per tahun.

Bandara Heathrow London, Inggris

Bandara Heathrow London adalah bandara tersibuk ketiga di dunia. Sebanyak 34.414.926 lalu lintas penumpang terjadi di dalam bandara hingga pertengahan 2013, meningkat 2,4 persen dari tahun sebelumnya.

Bandara Internasional Dubai, Uni Emirat Arab

Kepadatan bandara di Dubai meningkat dari kesepuluh di pertengahan tahun lalu ke keempat. Bandara ini mencatat kepadatan lalu lintas 32.662.103 penumpang pada semester pertama 2013, meningkat 16,9 persen.

Bandara Internasional Los Angeles, Amerika Serikat

Bandara Internasional Los Angeles di Los Angeles menempati posisi kelima di bandara tersibuk di dunia. Pertumbuhan tahunan lalu lintas bandara adalah 4,3 persen. Pada pertengahan 2013, lalu lintas penumpang terdaftar 32.278.507 orang.

Bandara Haneda, Jepang

Posisi keenam di bandara tersibuk di dunia adalah Bandara Internasional Haneda di Tokyo, dengan lalu lintas penumpang total 32.013.671 orang. Ini mengalami peningkatan 1,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Bandara Internasional O’Hare, Amerika Serikat

Bandara Internasional O’Hare di Chicago adalah bandara tersibuk di dunia ketujuh. Pada awal 2013, ada lalu lintas 31.935.556 penumpang. Ini meningkat 2,8 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Bandara Internasional Fort Worth, Amerika Serikat

Pada paruh pertama 2013, ada lalu lintas 29.808.199 penumpang di Bandara Internasional Fort Worth di Dallas. Ini menjadikan bandara bandara tersibuk di dunia kedelapan dengan pertumbuhan tahunan 3,8 persen.

Bandara Charles de Gaulle, Prancis

Meskipun mengalami penurunan hingga 0,5 persen dari lalu lintas penumpang dibandingkan tahun lalu, Bandara Charles de Gaulle (Bandara CDG) di Paris terus menduduki tempat kesembilan sebagai bandara tersibuk di dunia. Hingga pertengahan 2013, bandara ini mencatat lalu lintas 29.528.275 penumpang.

Soekarno-Hatta, Indonesia

Pada paruh pertama 2013, lalu lintas penumpang Bandara Soekarno-Hatta di Cengkareng adalah 29.325.201 orang. Artinya, itu mencatat pertumbuhan 4,1 persen dibanding tahun sebelumnya.

NTT Segera Miliki Bandara Internasional Baru

Nusa Tenggara Timur: Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) segera membangun bandara baru bertaraf internasional untuk menggantikan Bandara El Tari Kupang yang saat ini berada di lahan milik TNI Angkatan Udara.

Kepala Biro Humas Setda NTT, Lambert Ibi Riti kepada wartawan mengatakan, saat ini Dinas Perhubungan sedang melakukan survei di tiga lokasi yang menjadi lahan pembangunan bandara baru tersebut. Tiga lokasi itu berada di Kabupaten Kupang yakni Kelurahan Oelamasi, Desa Tablolong serta Kecamatan Sulamu.

Ibi Riti menambahkan, Saat ini perencanaan tersebut sedang dikaji konsep pembangunannnya dan akan dibahas dalam rapat bersama gubernur bulan ini.

Ibi Riti juga mengatakan, rencannnya bandara tersebut akan dibangun diatas lahan sekitar 30 hektare yang akan dibebaskan oleh pemerintah. Pembangunan bandara baru itu ungkap Ibi Riti, agar mendukung pengembangan sektor pariwisata, kelautan dan perikanan yang menjadi sektor andalan Nusa Tenggara Timur.

Sementara itu anggota DPRD NTT, Somie Pandie mengatakan, Bandara El Tari Kupang statusnya enclave sehingga harus segera dibangun bandara baru. Selain itu, NTT harus miliki bandara bertaraf internasional untuk membuka penerbangan luar negeri. (mar)

Penulis
Yuven Nitano
Nusa Tenggara Timur, juvenmadxxx@yahoo.com

Sumber: http://news.liputan6.com/read/810766/ntt-segera-miliki-bandara-internasional-baru

Bandara Lombok Siapkan Ruang Khusus Keluarga TKI

Mataram: Bandara Internasional Lombok (BIL) berencana membangun satu ruang tunggu khusus bagi keluarga Tenaga Kerja Indonesia (TKI) sebagai solusi mengatasi masyarakat yang selama ini berjubelnya memadati depan pintu masuk utama bandara tersebut.

“Seperti bandara di Hongkong, ada ruang tunggu khusus sehingga mereka bisa dengan leluasa melepas pandang ke area bandara,” kata Kepala Dinas Perhubungan Komuinikasi dan Informasi (Dishubkominfo) NTB, Agung Hartono, Selasa (28/01).

Menurut Agung, ruang tunggu tersebut rencananya akan dibangun secara bertahap oleh PT Angkasa Pura. Dengan demikian, suasana depan ruang tunggu utama tidak lagi hiruk pikuk dipadati ratusan pengunjung, sehingga tidak mengganggu arus keluar masuk kedatangan maupun keberangkatan penumpang pesawat.

Sebagaimana diketahui, BIL merupakan jalur akses utama TKI asal NTB tujuan Malaysia maupun ke Timur Tengah serta ke sejumlah negara lainnya.

Daerah ini merupakan pemasok TKI nomor dua setelah Jawa Timur, sedangkan kantong TKI terbesar di NTB adalah dari Pulau Lombok, terutama Kabupaten Lombok Timur, Lombok Tengah, dan di Pulau Sumbawa hingga Kabupaten Bima.

Belakangan ini tingkat kepadatan keluaga TKI di bandara, yang datang mengantar dan menjemput semakin meningkat, terutama semenjak dibukanya penerbangan langsung Lombok-Kuala Lumpur dengan pesawat AirAsia sejak Oktober 2012.

Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan TKI, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) NTB, H Zainal mengatakan, tahun 2013 lalu pengiriman TKI ke luar negeri sebanyak 45 ribu orang dan tahun ini diperkirakan naik hingga 50 ribu orang. “Dominan ke Malaysia, sisanya tersebar ke beberapa negara tujuan lainnya,” kata Zainal. (Yusuf Riaman)

Editor: Asnawi Khaddaf
Sumber: http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2014/01/28/6/211215/Bandara-Lombok-Siapkan-Ruang-Khusus-Keluarga-TKI

Cuaca

Bali
broken clouds
25.5 ° C
25.5 °
25.5 °
90 %
3.1kmh
63 %
Fri
25 °
Sat
29 °
Sun
29 °
Mon
30 °
Tue
30 °

Kurs Rupiah

IDR - Indonesian Rupiah
USD
17,319.7
AUD
12,482.1
EUR
20,302.0
CNY
2,536.5
JPY
110.3
SGD
13,603.4