Bandara Juanda Akan Bangun Tiga Landasan Pacu

397

Pengelola Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur, akan membangun triple runway atau tiga landasan pacu sebagai penunjang peningkatan arus lalu lintas pesawat maupun penumpang. “Pembangunan landasan pacu tidak hanya dua landasan atau double runway, tapi tiga landasan pacu sekaligus,” ujar General Manager Angkasa Pura Airports Cabang Bandara Juanda Trikora Harjo, Minggu (13/4). Selain itu, pembangunan tiga landasan pacu ini juga menjadi bagian dalam konsep pembangunan airport city di kawasan Juanda. Diperkirakan, pembangunan landasan pacu selesai 2017 dan setahun kemudian bisa dioperasikan. Sampai akhir tahun ini masih dilakukan pengkajian mendalam dan diharapkan bisa segera dimulai pembangunannya.

Surabaya Juanda International Airport (SUB)

“Sekarang sedang melaksanakan pengkajian cermat dan tidak boleh meleset karena mencakup investasi sangat besar serta melibatkan pihak lain, sehingga tidak boleh keliru,” kata dia. Nantinya, konsep airport city akan terintegrasi menjadi sebuah lokasi yang di sekitarnya dibangun pusat-pusat bisnis seperti hotel, mal, perkantoran, dan fasilitas lainnya. Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengatakan bahwa pembangunan airport city ini akan digeser ke arah timur dengan memanfaatkan lahan di pesisir pantai Sidoarjo karena pembebasan lahannya tidak begitu sulit. “Membangun kawasan bandara menjadi pusat bisnis dibutuhkan lahan seluas 4.000 hektar. Kami sengaja memilih ke timur karena lokasinya yang tepat,” kata dia.

Gubernur yang akrab disapa Pakde Karwo itu mengakui yang menjadi kendala sebuah pembangunan yakni proses pembebasan lahan. Hanya saja kali ini tidak sulit karena di wilayah tersebut tidak banyak hunian warga. “Yang berada di sekitar Bandara Juanda mayoritas berupa area tambak. Selain itu nanti juga akan dibangun dengan sistem reklamasi,” katanya.

Surabaya Airport Arrival

Ia menargetkan pada 2015, Detail Enginering Design (DED) harus selesai sebagai syarat untuk membuat satu landasan pacu baru. Di tahun 2018, lanjutnya, dibutuhkan tiga landasan pacu yang akan menampung penumpang sebanyak 40 juta penumpang dari berbagai tujuan. Di bandara terbaik dan terbersih tingkat nasional itu, saat ini pergerakan penumpangnya mencapai 17,6 juta orang setiap tahunnya. Selanjutnya, jika pembangunan landasan pacu ganda selesai maka akan naik menjadi 28 juta penumpang dan 40 juta penumpang saat tiga landasan pacu sudah dioperasikan.

Baca juga:  Akhir Maret, Bandara Sultan Thaha Jambi Diresmikan

SurabayaAirport

Previous articleEksotisme Gili Trawangan
Next articleMengatur Gaji Bulanan