Prakarsa dari Henry Royce dan Charles Stewart Rolls

89

Para pencinta mobil mewah tidak asing lagi dengan mobil sporty mewah dengan desain yang ele­gan plus banderol harga yang fantastis. Kualitas mesin buatan Rolls Royce memang sudah tidak perlu diragukan lagi. Terbukti, mobil ini laris terjual, baik di Amerika maupun Eropa.

Awalnya, mereka hanya fokus mengembangkan mesin untuk mobil. Namun, seiring berjalannya waktu, me­reka juga ikut terjun dalam pembuatan mesin untuk pesawat jet Boeing ataupun Airbus.

Kesuksesan perusahaan ini tak lepas dari dua sosok yang sekaligus menjadi pendiri perusahaan, Henry Royce dan CS Roll. Bagaimanakah kedua figur ini memulai usaha bisnisnya?

Henry Royce, Keluarga Pengusaha Tepung

Laki-laki berkebangsaan Inggris ini lahir dengan nama lengkap Frederick Henry Royce (27 Maret 1863 – 22 April 1933). Ia merupakan anak bungsu dari lima bersaudara keluarga yang memiliki usaha tepung.

Henry Royce yang masih berusia 9 tahun bekerja sebagai juru telegram dan penjual koran. Ia hanya sempat mengenyam pendidikan formal selama setahun. Pada saat usianya 14 tahun, bibinya mengarahkan Henry kecil untuk magang di Great Northern Railway Company, perusahaan kereta api yang bisnis utamanya memproduksi lokomotif. Di sini ia menemukan minatnya pada bidang permesinan setelah bekerja selama tiga tahun.

Pada 1882, ia pindah ke London Electric Light and Power Company, bekerja sebagai pembuat lampu untuk seni dan umum. Di sela-sela kesibukannya, Royce masih menyempatkan diri untuk mengikuti kuliah sore yang diselenggarakan di City and Guilds Institute.

Sang bos yang kemudian terkesan dengan dedikasi dan keseriusan Royce, menunjuknya sebagai kepala divisi mesin elektrik di Lancashire Maxim and Western Electric Company, perusahaan yang merupakan cabang dari London Electric Light. Royce diberi mandat untuk memperkenalkan penerangan listrik di Liverpool, namun kekecewaan mendalam harus kembali dirasakan setelah perusahaan ini dinyatakan bangkrut dan dilkuidasi, membuat ia harus kembali kehilangan pekerjaannya.

Baca juga:  Mengulas Kembali Peristiwa 6-4-1994

Sumber

Previous articleLayar Ketepatan Waktu Keberangkatan dan Kedatangan Pesawat
Next articleAdi Soemarmo Wirjokusumo Perintis AURI dan Pendiri Sekolah Radio Telegrafis Udara