Home Blog Page 291

Garuda Indonesia Perkenalkan Sub-Brand “Explore” ATR72-600

Sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk terus mengembangkan dan memperkuat jaringan penerbangannya di pasar domestik, Garuda Indonesia pada hari Senin (25/11), memperkenalkan sub-brand “Explore” seiring dengan bergabungnya pesawat turboprop ATR72-600 dalam jajaran armada yang dioperasikannya.

Selain sub-brand “Explore”, pada kesempatan yang sama Garuda Indonesia juga memperkenalkan sub-brand “Explore Jet” melalui armada Bombardier CRJ1000 NextGen yang dioperasikannya sejak Oktober 2012 lalu untuk melayani penerbangan Garuda Indonesia di wilayah timur dan barat Indonesia.

Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar mengatakan, penggunaan kedua sub-brand tersebut sejalan dengan keunggulan armada ATR72-600 dan Bombardier CRJ1000NextGen yang mampu melayani rute-rute penerbangan ke wilayah-wilayah baru di kawasan timur Indonesia yang memiliki keterbatasan landasan.

“Pengoperasian pesawat ATR72-600 akan mendukung operasional pesawat Bombardier CRJ1000 NextGen dalam meningkatkan konektivitas nasional sesuai program MP3EI, dengan mengembangkan jaringan penerbangannya ke wilayah-wilayah yang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru dan tujuan wisata di remote area di Indonesia,” ujarnya.

Di samping itu, pengoperasian pesawat turboprop tersebut juga sejalan dengan program peningkatan layanan yang dilaksanakan, dengan memberikan lebih banyak pilihan destinasi kepada penumpang; seiring langkah Garuda menjadi anggota aliansi global SkyTeam pada bulan Maret 2014.

Garuda Indonesia akan mengoperasikan “Explore” flight melalui pesawat ATR72-600 mulai 2 Desember 2013 dengan konfigurasi single class cabin (All Economy) berkapasitas 70 penumpang untuk melayani penerbangan dari Denpasar ke Labuan Bajo, Tambolaka, Ende, dan Bima, serta selanjutnya dari Makassar dan Ambon untuk melayani rute-rute penerbangan di wilayah tersebut.

Sejalan dengan program pengembangan armadanya, Garuda Indonesia akan mendatangkan sebanyak 35 pesawat ATR72-600, terdiri dari 25 pesawat berupa “firm order” dan 10 pesawat berupa “options”, untuk melayani penerbangan point to point pada rute-rute jarak dekat. Dua pesawat di antaranya tiba bulan November tahun ini, sementara sisanya akan didatangkan secara bertahap hingga tahun 2017 mendatang.

Dengan mengoperasikan pesawat turboprop tersebut, Garuda Indonesia akan semakin meningkatkan konektivitas daerah-daerah di remote area dengan melayani rute-rute penerbangan dengan jarak tempuh kurang dari 400 Nm di seluruh wilayah nusantara. Hal ini dimungkinkan mengingat pesawat ATR72-600 tersebut memiliki kepabilitas untuk menjangkau bandara-bandara kecil yang memiliki panjang landasan pacu kurang dari 1,600 meter – yang tidak dapat didarati oleh pesawat jet.

“Pesawat ATR72-600 memiliki teknologi modern dan operasional yang efisien, namun di sisi lain tetap memberikan standar kenyamanan tertinggi khas layanan “Garuda Indonesia Experience” bagi penumpang, sebagaimana armada lain yang dioperasikan Garuda Indonesia. Pesawat ini merupakan jenis terbaik di kelasnya untuk melayani rute-rute penerbangan jarak pendek di berbagai pulau maupun kota di Indonesia yang memiliki keterbatasan landasan pacu,” tambah Emirsyah.

Pesawat ATR72-600 dikenal dengan kehandalan, biaya operasional, dan konsumsi bahan bakar yang efisien. Efisiensi bahan bakar ini juga membuat pesawat ini dapat mengurangi dampak pencemaran lingkungan secara signifikan. Pesawat ini memiliki jarak antar kursi (seat pitch) sebesar 30 inci dan juga dilengkapi dengan interior “Armonia” yang dirancang khusus oleh biro desain Giugaro dari Italia –yang berpengalaman memodifikasi sejumlah mobil sport-, sehingga nyaman bagi penumpang.

Armada jenis pesawat ATR72-600 mulai dipasarkan pada tahun 2010 dan hingga bulan Agustus 2013 setidaknya ada lebih dari 600 pesawat jenis ini yang telah dioperasikan oleh maskapai-maskapai internasional lain, antara lain Iberia, Aer Lingus, Air New Zealand, Jet Airways, LOT, Czech Airlines, dan Malaysia Airline.

Sejalan dengan ekspansi yang terus dilaksanakan perseroan melalui program jangka panjang “Quantum Leap 2011-2015, pada tahun 2013 ini, Garuda Indonesia akan mendatangkan sebanyak 26 pesawat baru untuk mendukung penguatan dan pengembangan jaringan penerbangan nasional maupun internasional, terdiri dari 4 B777-300 ER, 3 Airbus A330, 10 B737-800NG, 7 Bombardier CRJ1000 NextGen, dan 2 ATR72-600. Sementara itu, pada tahun ini Citilink akan mendatangkan sebanyak 10 pesawat A320. Dengan demikian, Garuda Indonesia Group akan mengoperasikan sebanyak 139 armada pada akhir tahun ini.

Per Q3-2013, Garuda Indonesia Group telah mendatangkan sebanyak 27 pesawat baru, terdiri dari 7 pesawat B737-800 NG, 2 A330-300/200, 7 CRJ-1000 NextGen, 2 B777-300ER, dan 9 A320-200. Dengan demikian, hingga semester pertama tahun ini Garuda Indonesia Group telah mengoperasikan sebanyak 131 pesawat.

Maskapai Ini Sediakan 250.000 Kursi Gratis untuk Warga Filipina

JAARTA — Maskapai penerbangan AirAsia meluncurkan kampanye bertajuk #toPHwithlove guna membantu korban topan di Filipina antara lain dengan menyediakan sebanyak 250.000 kursi gratis untuk warga Filipina.

“Kami turut berduka cita atas apa yang terjadi di Filipina. Staf kami di negara tersebut dan keluarga mereka turut merasakan dampak dari bencana alam yang dashyat ini,” kata CEO Grup AirAsia Tony Fernandes dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (17/11).

Tony Fernandes mengemukakan, dengan dukungan dari komunitas di wilayah ASEAN, pihaknya akan terus membantu dan mendampingi warga Filipina melalui masa-masa sulit.

Grup AirAsia berharap dapat mengumpulkan dana sebanyak mungkin dengan menyamakan total jumlah penggalangan dana sehingga dapat segera mengirimkan bantuan yang dibutuhkan dan membangun kembali komunitas di sana.

Sebagai bagian dari kampanye #toPHwithlove, AirAsia akan menyediakan 250.000 kursi gratis untuk warga Filipina yang ingin kembali ke kampung halaman melalui beberapa rute domestik di Filipina dan beberapa rute internasional menuju Manila.

Ada pun rute-rute domestik di Filipina tersebut adalah dari Cebu menuju Cagayan de Oro, Davao dan Puerto Princesa. Sementara, untuk rute internasional yaitu dari Macau, Kuala Lumpur, Shanghai, dan Miri menuju Manila.

“Kami berharap penawaran kursi gratis ini dapat memudahkan perjalanan warga Filipina yang ingin kembali ke kampung halaman dan berjumpa dengan kerabat tercinta mereka yang terkena dampak bencana Topan Haiyan,” ujar Tony.

AirAsia juga akan menyediakan ruang kargo khusus untuk pengiriman barang-barang bantuan. Bagi LSM dan badan bantuan kemanusiaan yang ingin membantu dapat mengirimkan surat permohonan mereka ke laman foundation@airasia.com.

Sebagaimana diberitakan, berdasarkan data Dewan Nasional Penanganan dan Pengurangan Risiko Bencana (DNRRMC) Filipina, jumlah korban jiwa akibat amukan Topan Haiyan adalah sebanyak 2.357 orang dan korban cedera berjumlah 3.853 orang.

Selain itu, sebanyak 534.340 orang masih mengungsi di 1.099 pusat pengungsian dan topan itu dilaporkan juga berdampak kepadalebih dari delapan juta orang Filipina.

Sumber: http://www.republika.co.id/berita/internasional/asean/13/11/17/mwe4jc-maskapai-ini-sediakan-250000-kursi-gratis-untuk-warga-filipina

Pria Bawa 1 Kg Emas Ditangkap di Bandara Supadio

PONTIANAK — Jajaran Detasemen Intel (Denintel) Kodam XII/Tanjungpura menangkap seorang warga asal Jakarta berinisial AT di bandara Supadio Pontianak, Minggu (29/12/2013). Pria itu ditangkap karena kedapatan membawa sekitar 1 Kg perhiasan emas yang diduga tanpa dilengkapi dokumen ataupun surat menyurat.

Penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat dan ditindaklajuti dengan melakukan pengecekan di lokasi yang di informasikan. AT saat itu diketahui hendak berangkat menuju Jakarta melalui Bandara Supadio Pontianak.

Saat AT berada di ruang tunggu Bandara anggota pun melakukan pemeriksaan dan ditemukan di dalam tas berisikan perhiasan emas 1 Kg. AT menyatakan kepada anggota bahwa dirinya hendak Jakarta melakukan bisnis emas.

Karena tidak dilengkapi surat menyurat membawa perhiasan tersebut, pihak Denintel Kodam mengamankan yang bersangkutan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait kepemilikan perhiasan emas sekitar 1 Kg tersebut.

Berdasarkan pengakuan AT saat dilakukan pemeriksaan, AT membeli emas dari Surabaya lalu dibawa ke Jakarta untuk dijadikan perhiasan. Di Pontianak AT mengaku memiliki usaha yaitu toko emas. Namun saat dilakukan pengecekan ternyata toko emas tersebut fiktif.

AT mengakui perhiasan emas yang dibawanya tersebut sekitar 1 Kg bernilai sekitar Rp 400 hingga Rp 500 juta. Rencananya emas tersebut akan dibawa ke Jakarta dan selanjutnya akan dibawa ke Malaysia. “Emas terdiri dari gelang dan kalung, emas ini mau dibawa ke Jakarta dan jumlahnya sekitar 1 kg,” ungkap AT kepada petugas Deninteldam XII Tanjungpura.

Saat diperiksa AT menunjukan surat jalan yang dikeluarkan oleh PT Untung Bersama Sejahtera. Namun dari surat yang ditunjukan tersebut dicurigai dan diduga ada kejanggalan karena perhiasan yang dibawa dalam jumlah banyak ini hanya disertai dengan surat sangat sederhana.

Berdasarkan informasi yang berkembang, AT merupakan pemain lama dalam menjalankan bisnis perdagangan emas yang diduga tidak memiliki izin resmi.

Sampai saat ini AT masih dilakukan pemeriksaan dan dikaitkan terhadap sejumlah dokumen yang tidak ia kantongi seperti dokumen pajak, Kepmen, Keppres dan faktur jual beli logam mulia.

Saat ini pihak Denintel Kodam XII Tanjungpura masih melakukan mendalami kasus penangkapan terhadap AT dan selanjutnya akan diserahkan kepada Polda Kalbar untuk pengembangan pelanggaran yang dilakukan.

Sumber: http://www.tribunnews.com/regional/2013/12/30/pria-bawa-1-kg-emas-ditangkap-di-bandara-supadio

Helikopter Jatuh, Teknisi Tewas dan 2 Penumpang Kritis

Tanah Karo: Badan helikopter yang jatuh masih berada di lokasi. Aparat berusaha mengevakuasi helikopter milik Rumah Sakit Efarina Etaham, Brastagi, Tanah Karo, Sumatra Utara, itu. Helikopter jatuh pukul 10.35 WIB menimpa tiang lampu jalan, tidak jauh dari rumah sakit tersebut.

Kontributor Metro TV Rinaldi Tarigan menjelaskan, kondisi helikopter hancur. Dari lima orang penumpang, seorang dipastikan tewas. Korban tewas bernama Arif Setiawan, teknisi helikopter. Sedangkan pilot Budi dan penumpang Lila hanya terluka. Dua penumpang, Yahya dan Simanjorang, dalam keadaan kritis.

Mereka semua dirawat di Rumah Sakit Efarina Etaham. Semua penumpang adalah pegawai rumah sakit. Tidak ada satu pun pasien atau keluarganya. Belum diketahui pasti penyebab helikopter jatuh. Pesawat jatuh saat dalam penerbangan dari Siantar menuju rumah sakit yang ada di Kabanjahe.

Posisi helikopter berada di sebelah kanan jalan dari Brastagi menuju Medan. Polisi sempat menutup jalan tersebut untuk memudahkan evakuasi badan helikpoter. Saat berita ini ditulis, jalan sudah dibuka. Tujuannya, agar kemacetan tidak semakin panjang dan mengular.
Editor: Khudori

Sumber: http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/12/30/6/204296/Helikopter-Jatuh-Teknisi-Tewas-dan-2-Penumpang-Kritis-

Sebuah Helikopter Jatuh di Brastagi, Seorang Tewas

Tanah Karo: Sebuah helikopter milik Rumah Sakit Efarina Etaham, Brastagi, Tanah Karo, Sumatra Utara, Senin (30/12), jatuh. Badan helikopter jatuh tidak jauh dari rumah sakit tersebut.

Kondisi helikopter dilaporkan hancur. Jumlah penumpang helikopter sebanyak lima orang. Dari jumlah itu satu orang meninggal, sedangkan pilot dalam kondisi kritis. Belum diketahui nama-nama korban.

Posisi helikopter berada di sebelah kanan jalan dari Brastagi menuju Medan. Jalan sementara ditutup untuk memudahkan evakuasi badan helikpoter. (Rinaldi Tarigan)
Editor: Khudori

Sumber: http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/12/30/6/204291/Sebuah-Helikopter-Jatuh-di-Brastagi-Seorang-Tewas

Belum Miliki Sarana Navigasi, Peresmian Bandara KS Tubun Tertunda

Ambon: Rencana peresmian Bandara Karel Satsuit Tubun Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara 21 Desember 2013 lalu tertunda akibat belum adanya sarana navigasi.

“Seluruh fasilitas penunjang operasional bandara sudah siap tapi khusus untuk peralatan navigasinya belum ada sehingga rencana peresmian sekaligus dioperasikannya bandara ini pekan lalu belum bisa terealisasi,” kata Kepala Bandara Dumatubun Langgur, Amran Hamid yang dikonfirmasi dari Ambon, Sabtu (29/12).

Sarana pendukung yang telah dibangun hingga rampung 100 persen di antaranya landasan pacu (run way), ruang tunggu, sarana air bersih dan listrik kecuali untuk peralatan navigasi yang harus disiapkan secepatnya.

Menurut Amran, pihaknya sudah menyurati Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan terkait rencana peresmian tersebut. Namun sejauh ini belum ada balasan dari pemerintah pusat karena masalah birokrasi ataupun administrasi bandara termasuk persoalan sarana navigasi yang belum dipenuhi oleh Kantor Bandara Dumatubun Langgur.

“Surat balasannya belum ada, tapi pemerintah pusat telah mengirim sebuah tim khusus untuk meninjau langsung lokasi bandara melihat kekurangan infrastruktur pendukung lainnya untuk dibenahi,” katanya.

Untuk itu pihak Bandara Dumatubun telah mengusulkan penambahan sarana navigasi yang baru ke Dirjen Perhubungan Udara.

Bila Bandara Karel Satsuit Tubun yang bertaraf internasional ini dioperasikan, maka seluruh aktivitas penerbangan sipil akan dialihkan, sedangkan Bandara Dumatubun Langgur tetap menjadi tempat kegiatan TNI Angkatan Udara Republik Indonesia.(Ant)
Editor: Githa Farahdina

Sumber: http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/12/29/6/204208/Belum-Miliki-Sarana-Navigasi-Peresmian-Bandara-KS-Tubun-Tertunda

Aplikasi Android Raja Haji Fisabilillah Airport

To celebrate the launching of the new terminal in Raja Haji Fisabilillah Airport, PT Angkasa Pura II proudly presents the official android application of Raja Haji Fisabilillah International Airport.

Features:
– Flights: static flight information (departures and arrivals) that can be chosen and saved to “My Flights”
– Shop and Dine: information about food, beverages, and souvenir stores in the airport
– Guide: information about airport maps, transportation from and to the airport, hotels, and services
– More: miscellaneous information

Raja Haji Fisabilillah Airport (TNJ), also known as Kijang Airport and RHF Airport, is an international airport located in Tanjung Pinang, the capital of Riau Islands Province (Provinsi Kepulauan Riau), Indonesia. This airport is named after Raja Haji Fisabilillah, an Indonesian National Hero, a Bugis warrior, and also the Crown Prince of the Johor Sultanate, who died during the Battle of Malacca against the Dutch in 1784.

Raja Haji Fisabilillah Airport is one of thirteen airports operated by PT Angkasa Pura II (Persero), a state-owned airport services company operating in western part of Indonesia.

This application is designed and developed by PT Angkasa Pura II (Persero).

Download

Fasilitas Parkir Inap Bandara Soekarno Hatta

Lokasi:
Depan Gedung 600 Kantor Pusat PT. Angkasa Pura II

Kapasitas:
485 unit mobil

Tarif:
Rp 20.000 untuk 6 jam pertama
Rp 2.000 untuk 1 jam berikutnya

Fasilitas:
– Shelter dan shuttle bus menuju terminal
– CCTV
– Pos jaga 24 jam

Bandara Terkecil dan TerEkstrim di dunia

Jalur laju pesawat haruslah mulus dan aman. Namun ada beberapa negara yang memiliki landasan pacu yang akan membuat Anda bergidik ngeri. Inilah 5 bandara dengan landasan paling mengerikan.

Dilansir dari situs News.com, Jumat (4/5/2012) berikut 5 bandara dengan jalur landasan paling mengerikan:

1. Bandara Maidera, Portugal

Bandara yang ada di Kota Funchal, Provinsi Maidera, Portugal ini memiliki landasan yang akan membuat Anda meringis. Masalahnya, jalur mendaratnya pesawat ini hanya lurus dan berada di tepi pantai serta gunung. Jika salah perhitungan, pesawat bisa terjun ke laut.

Hanya pilot tertentu yang boleh mendaratkan pesawat di sini. Sebelum mendapat izin, mereka harus melewati latihan pendaratan terlebih dulu.

2. Matekane Air Strip, Lesotho

Jalur pendaratan sepanjang 1 km di Leshoto, Afrika ini pantas dijuluki sebagai salah satu landasan paling menyeramkan. Bandara ini berada di atas gunung dan hanya terbuat dari aspal seadanya. Pesawat bisa mendarat di sepanjag 400 meter jalan dan siap terbang melalui jalan sepanjang 600 meter.

Leshoto adalah dataran paling rendah di dunia. Jadi demi keamanan, landasan pesawat dibuat di dataran tinggi, salah satunya di puncak gunung.

3. Bandara Paro, Afrika Selatan

Sebuah bandara di Desa Paro, Bhutan, Afsel bisa dibilang memiliki landasan yang menguji nyali. Letaknya yang ada di antara Pegunungan Himalaya membuat sang pilot harus benar-benar akurat dalam mendaratkan pesawatnya.

Manuver-manuver tidak biasa harus bisa dilakukan para pilot yang membawa pesawat ke sini. Kemiringan 45 derajat atau lebih adalah beberapa manuver yang harus dilakukan di sini. Hanya pilot profesional yang boleh mendaratkan pesawatnya di Bandara Paro.

4. Bandara Nasional Raegan, AS

Jika yang lain mengerikan karena jalurnya yang tidak biasa, Bandara Nasional Raegan di Washington DC, AS mengerikan karena hal lain. Bandara ini dihimpit oleh dua jalur eksklusif milik pemerintahan AS.

Pusat Pertahanan Pentagon dan Markas CIA menghimpit bandara ini. Dua instansi pemerintah yang tidak boleh dilanggar garis batasnya. Jika salah jalur, bisa-bisa pesawat dibombardir.

5. Bandara Barra, Skotlandia

Bandara ini menggantungkan perjalanan pesawat berdasarkan pasang surut air laut. Di Pulau Barra, Skotlandia, landas pacu pesawat tembus hingga bibir pantai. Saat air surut, pesawat bisa mendarat dan terbang dengan aman dan nyaman. Namun saat air laut pasang, urungkan niat Anda bepergian dengan pesawat karena tidak ada bisa mendarat ataupun terbang.

Sumber: http://travel.detik.com/read/2012/05/04/092500/1908805/1025/2/5-bandara-dengan-landasan-paling-mengerikan

Flightradar24 is the best live flight tracker

Flightradar24 is a flight tracker that shows live air traffic from around the world. Flightradar24 combines data from several data sources including ADS-B, MLAT and FAA. The ADS-B, MLAT and FAA data is aggregated together with schedule and flight status data from airlines and airports to create a unique flight tracking experience on www.flightradar24.com and in Flightradar24 apps.

Protes Warga terhadap Pembangunan Bandara Nyi Ageng Serang

Kulonprogo, Yogyakarta: Pembangunan Bandara Nyi Ageng Serang di enam desa di Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo menuai protes dari hampir sebagian besar warga yang harus merelakan tanahnya untuk pembangunan bandara Internasional Nyi Ageng Serang. Keenam desa yang rencananya akan terkena penggusuran proyek bandara Internasional Nyi Ageng Serang tersebut adalah Desa Glagah, Desa Palihan, Desa Jangkaran, Desa Sindutan, Desa Temon Kulon, Desa Kebonrejo.

Bandara Internasional Nyi Ageng Serang tersebut rencananya akan dibangun diatas lahan seluas 637 ha, digunakan sebagai penerbangan skala internasional. Sedangkan, bandara Adi Sucipto yang sudah ada di DIY rencananya akan diperuntukkan sebagai penerbangan Angkatan Udara.

Di balik rencana Pemerintah yang akan membangun bandara Internasional Nyi Ageng Serang, ternyata terdapat polemik yang terjadi antara warga masyarakat dengan pemerintah dan PT Angkasa Pura. Menurut salah satu pejabat desa di mana desanya akan mengalami penggusuran mengatakan bahwa sebagian besar warga di enam desa tidak setuju dengan pembangunan bandara. “Sebenarnya sebagian besar warga di enam desa yang akan mengalami penggusuran tidak setuju dengan rencana pembangunan bandara, tapi berita di media seringkali menyebutkan hal yang berlawanan bahwa warga menanti adanya rencana pembuatan bandara”. Berita yang ada di media tentunya tidak mempedulikan suara rakyat kecil yang menjerit terhadap rencana pembangunan bandara Internasional Nyi Ageng Serang.
Bagaimana tidak, sebagaian besar warga di enam desa yang akan mengalami penggusuran bekerja sebagai petani dan pekebun, jika proyek bandara tersebut benar-benar terealisasikan lantas bagaimana dengan pekerjaan sebagain besar warga daerah sini. Lalu mengenai jaminan untuk bekerja di bandara bagi warga yang mengalami penggusuran, ada masalah yang mengganjal yaitu apakah warga yang sudah lanjut usia memiliki kesempatan untuk bekerja di bandara? Lalu posisi apakah yang bisa ditempati oleh warga daerah yang terkena penggusuran?

Selain itu, kekesalan juga dialami oleh warga hal itu dipicu oleh keluarnya IPJ (Ijin Penetapan Lokasi) oleh Pemerintah tanpa memberitahu dan mendiskusikan kepada warga yang merupakan pemilik tanah. Pemerintah juga sudah membuat cetak biru bandara serta patok-patok bandara tanpa mendiskusikan kepada warga. Lalu jika seperti itu, sampai manakah pengakuan terhadap hak warga?

Untuk melampiaskan kekesalannya, warga membuat sebuah kelompok yang bernama WTT (Wahana Tri Tunggal) yaitu kelompok masyarakat yang menolak pembangunan bandara. WTT ini memiliki tuntutan agar pemerintah membatalkan rencana pembangunan bandara, hal itu karena warga merasa sudah makmur dan tentram dengan berpofesi sebagai petani dan pekebun. Sebagai wujud nyata penolakan WTT terhadap rencana pembangunan bandara Nyi Ageng Serang, maka mereka membuat tulisan yang berisi penolakan pembangunan bandara dalam bentuk spanduk atau pun menggunakan media lain seperti tampah. Beberapa tulisan yang terlalu keras mengkritik Pemerintah diduga telah dicabut oleh pejabat terkait. Kita hanya bisa berdoa semoga Pemerintah bisa mendengarkan aspirasi rakyat kecil dan melibatkan rakyat dalam setiap pengambilan keputusan. (bnu)

Penulis:
Anjar Mukti Yuni P

Telkomsel Lounge di Bandara Soeta diresmikan

JAKARTA – Sebagai salah satu bentuk apresiasi dan penghargaan kepada pelanggan setia Telkomsel, khususnya kartuHalo dan memberTELKOMSEL Priority, Direktur Utama Telkomsel Alex J Sinaga meluncurkan “Telkomsel Lounge” di terminal 2F, Bandara Soekarno – Hatta, Jakarta.

Alex mengungkapkan, “PeluncuranTelkomsel Lounge ini merupakan wujud dari kepedulian dan komitmen Telkomsel untuk selalu memberikan yang terbaik bagi pelanggan setianya yang tersebar di seluruh wilayah Nusantara, terutama di era mobile lifestyle sekarang ini, dimana di tengah kesibukannya, pelanggan juga menuntut kenyamanan dimanapun dan kapanpun, baik dari sisi komunikasi, layanan data maupun dalam hal service lainnya demi terciptanya Excellent Customer Experience.”

Adapun beberapa layanan tambahan yang tersedia di Telkomsel Lounge tersebut selain free food & beverage, koran, majalah dan televisi, diantaranya yaitu “internet plusfree WiFi access dengan menggunakan jaringan Telkomsel, layanan SIM Card replacement (Micro atau Nano SIM), sales & activation (kartuHalo, flash package, prepaid recharge & prepaid starterpack), experiencedalam hal menikmati layanan digital Telkomsel (LangitMusik, E-book & Game Centre), serta layanan informasi lainnya berupa kartuHalo Family, Halo•Fit, SLI/IR, e-Bill dan T-care.” Disamping itu juga tersedia fasilitas lainnya yang mendukung kenyamanan pelanggan seperti smoking room, rest room dan mushola.

Layanan Free Airport Lounge ini juga tersedia di 9 kota besar lainnya, yang meliputi Bandara Juanda Surabaya (Singosari & Blue Sky Lounge), Bandara Ngurah Rai Denpasar (Padma & Sanur Lounge), Bandara Sepinggan Balikpapan (Blue Sky Lounge), Bandara Adisucipto Yogyakarta (Borobudur Lounge), Bandara Hasanuddin Makasar (Phinisi Lounge), Bandara Hang Nadim Batam (El Jhon Lounge), Bandara Kuala Namu Medan (Saphire-Blue Sky Lounge), Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru (Lembayung Lounge) dan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang (JW Sky Lounge).

Acara peluncuran Telkomsel Lounge ini juga merupakan rangkaian dari kegiatan NARU Telkomsel. “Dengan adanya Loungetersebut di beberapa bandara di Indonesia, diharapkan akan sangat membantu dan memberikan kenyamanan bagi pelanggan Telkomsel, terutama yang akan melakukan perjalanan mudik Natal & Tahun Baru dengan menggunakan pesawat,” ujar Alex menambahkan.

Untuk dapat menikmati layanan Free AirportLounge, pelanggan kartuHalo dan memberTELKOMSEL Priority harus mengakses ke*700*31# terlebih dahulu, dimana setelah itu bagi pelanggan kartuHalo nantinya akan terpotong 1 poin, sedangkan bagi memberTELKOMSEL Priority tidak ada pemotongan poin sama sekali (GRATIS). Sedangkan untuk informasi detail terkait program “Free Airport Lounge” ini, pelanggan bisa mengakses website www.telkomsel.com.
(dat19/wol/rilis)

sumber

Cuaca

Bali
broken clouds
27.9 ° C
27.9 °
27.9 °
77 %
3.6kmh
54 %
Fri
27 °
Sat
29 °
Sun
29 °
Mon
30 °
Tue
29 °

Kurs Rupiah

IDR - Indonesian Rupiah
USD
17,342.8
AUD
12,483.3
EUR
20,358.5
CNY
2,539.9
JPY
110.8
SGD
13,625.1