Home Blog Page 290

Bandara Wirasaba Bisa Tingkatkan Ekonomi Kawasan

Purbalingga – Bupati Purbalingga, Jawa Tengah, Sukentho Ridho Marhaendrianto meyakini pembangunan Bandara Wirasaba bakal meningkatkan perekonomian kawasan. Ia berharap izin penggunaan Bandara Wirasaba menjadi bandara komersial bisa terealisasi dalam waktu dekat. “Bandara ini bisa membuka isolasi kawasan selatan-barat Jawa Tengah,” kata Sukentho, Senin, 30 Desember 2013.

Selama ini pengusaha mengeluhkan akses transportasi yang sulit dijangkau, terutama dari Jakarta menuju Purbalingga dan sekitarnya. “Selama ini pengusaha yang hendak ke Jawa Tengah bagian selatan  harus lewat Solo dan Yogyakarta. Mereka juga harus menempuh jalur darat dengan waktu lama,” kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Dia optimis pembangunan Wirasaba bakal terealisasi. “Administrasi dan segala macam itu akan selesai dalam tahun 2014. Harus optimis.”

Tapi, menurut pengamat transportasi publik dari Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang, Djoko Setijowarno, langkah komersialisasi lapangan udara Wirasaba hanya layak untuk rute penerbangan ke sejumlah kota di Kalimantan. “Pembukaan penerbangan dari lanud Wirasa ke Kalimantan lebih penting dibanding tujuan Jakarta yang selama ini  masih ada alternatif transportasi lain, seperti kereta api dan bus, lewat jalur darat,” katanya.

Pertimbangannya, ujar Djoko, selama ini banyak masyarakat asal Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, dan Kebumen yang bekerja dan sebagian membuka usaha di Kalimantan. Selain itu, kata dia, akses Wirasaba ke Kalimantan bisa meningkatkan jumlah transmigran dan mampu mengurangi pengangguran di wilayah Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, Dan Kebumen.

ARIS ANDRIANTO | EDI FAISOL

Sumber: http://www.tempo.co/read/news/2013/12/30/058541060/Bandara-Wirasaba-Bisa-Tingkatkan-Ekonomi-Kawasan

Bandara Sepinggan Siap Saja

Jika Rute Penerbangan Komersil Dialihkan ke Halim

BALIKPAPAN – Pihak Angkasa Pura I (AP I) selaku pengelola Bandara Internasional Sepinggan Balikpapan siap jika sewaktu-waktu harus mengubah rute koneksi penerbangan ke Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, dari selama ini di Bandara Soekarno-Hatta (Cengkareng) untuk rute Jakarta.

“Kalau dari AP I, selalu siap jika memang dipindahkan rute penerbangannya. Persoalannya ada di maskapai-maskapai. Apakah setuju untuk dialihkan ke Halim,” terang Humas AP I Bandara Internasional Sepinggan Balikpapan Asniar Chairani.

Sejauh ini, lanjut dia, belum ada komunikasi antara AP I Bandara Internasional Sepinggan Balikpapan terkait maskapai mana saja yang nanti siap untuk menggunakan Bandara Halim. “Hingga saat ini belum ada komunikasi antara kami (AP I) dengan maskapai yang beroperasi di Bandara Sepinggan Balikpapan,” tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan pihaknya tengah mempersiapkan pengoperasian Bandara Halim Perdanakusuma untuk maskapai penerbangan swasta sebagai bandara alternatif di Jakarta selain Soekarno Hatta. Persiapan ini harus didukung segala aspek, mulai dari teknis maupun non teknis.

Saat ini tercatat sembilan maskapai penerbangan lokal yang berminat mengalihkan penerbangan ke Bandara Halim Perdanakusuma untuk melayani rute domestik.

Namun ada beberapa konsekuensi yang harus diambil jika maskapai harus memutuskan pindah ke Halim Perdanakusuma, salah satunya adalah jika ada pesawat VIP atau pesawat TNI AU yang akan melakukan latihan, maka maskapai harus rela mengalah.

Soal waktu kepindahan bandara, Wakil Menteri Perhubungan, Bambang Susantono masih belum dapat memastikannya apakah bisa berlangsung tahun depan atau tidak.

Sekadar informasi, Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur selama ini menjadi bandara pesawat carter. Bandara ini dapat melayani 66 penerbangan kedatangan dan keberangkatan setiap hari.

Dengan 66 penerbangan per hari dan setiap pesawat mengangkut 150 penumpang, diperkirakan ada total 9.000 orang yang datang dan pergi di Bandara Halim Perdanakusuma. Sementara akses jalan yang tersedia hanya ada satu, yakni Jalan Halim Perdanakusuma yang dapat diakses dari Jalan MT Haryono dan perempatan Cawang.

Pengalihan ini juga dimaksudkan untuk mengurangi volume penerbangan di Bandara Internasional Soekarno Hatta yang dinilai sudah sangat jenuh. (*/hul/lhl)

Sumber: http://www.kaltimpost.co.id/berita/detail/48628/bandara-sepinggan-siap-saja.html

 

Terminal Baru Bandara Juanda Segera Beroperasi

TEMPO.CO, Surabaya – Asisten Manajer Bandar Udara Internasional Juanda, Surabaya, Zainuri, mengatakan terminal baru bandar udara (T2) akan segera beroperasi. Zainuri, yang bertanggung jawab dalam proyek Terminal 2 ini, mengatakan penyelesaian proyek ditargetkan Januari 2014. Dengan demikian, pada Februari, T2 bisa beroperasi penuh.

Target itu mundur dari rencana semula, 10 November 2013, karena berbagai kendala. “Februari 2014 kami pastikan sudah siap dioperasikan,” kata Zainuri kepada Tempo di kantornya pekan lalu.

Ia menyatakan paket 1 proyek yang terdiri dari pembangunan gedung terminal domestik beserta fasilitas penunjangnya dan normalisasi Kali Turen sudah selesai 100 persen. Pembangunan paket 1 tersebut dilaksanakan oleh kontraktor PT Waskita Karya (Persero) dengan menelan biaya Rp 461,6 miliar.

Menurut Zainuri, paket 2 yaitu PIERR; apron penghubung; perbaikan taxiway; akses kawasan, garbarata; BHS; genset & PH; jalan akses T1-T2; perbaikan apron A, B, C; kargo; akses kawasan; dan EMPU sedang tahap penyelesaian akhir. Pembangunan paket 2 ini dilaksanakan oleh Waskita Karya dan PT Brantas Abipraya KSO dengan konsultan pengawasan yang dilakukan oleh PT Artefak Arkindo, dengan anggaran Rp 374,43 miliar.

Proyek ini sudah menghabiskan dana sebesar Rp 877,93 miliar. Biaya tersebut ditanggung sendiri oleh manajemen Angkasa Pura I Juanda.

Pembangunan terminal baru sangat dibutuhkan karena lonjakan penumpang yang kian bertambah. Jika penumpang sudah overload, kenyamanan dan keamanan tidak akan terjamin. “Lonjakan penumpang itulah yang menjadi latar belakang dibangunnya T2,” katanya.

Pantauan Tempo, yang saat itu diajak untuk melihat sendiri pembangunan T2, T2 terlihat dari luar seperti bangunan biasa. Namun, ketika sudah masuk ke dalam bangunan, akan mendapati lantai yang bersih dan luas. Lantai dasar tersebut nantinya akan didesain seperti market-market kecil supaya para pengunjung tidak bosan berada di Juanda.

Setelah itu, Tempo naik ke lantai dua. Di situ tampak ruang tunggu khusus domestik sudah selesai dan sedang dibangun ruang tunggu di bagian internasional. Adapun tarif yang akan diberlakukan, Zainuri menegaskan, akan sama seperti biasanya. Perbedaannya terlihat dari segi keeksklusifan. “Keistimewaan dari T2 ini adalah fasilitas, kenyamanan, dan keamanan, termasuk pelayanan yang sangat eksklusif nantinya,” katanya.

MOHAMMAD SYARRAFAH – tempo.co

Garuda Siap Layani Bandara Lagaligo

BELOPA, — Potensi yang dimiliki Bandar Udara Lagaligo, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu memikat perhatian maskapai nasional, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Kerja sama corporate (Mou) segera diwujudkan.

Dalam survei yang dilakukan pihak Garuda Indoensia bersama Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang serta didampingi Kadishub Sulsel, Masykur A Sultan, Bupati Luwu, Andi Mudzakkar, dan Wali Kota Palopo, HM Judas Amir, Minggu, 29 Desember, pihak Garuda menilai keberadaan Bandara Lagaligo sudah sangat layak dari segi infrastruktur dan fasilitas. Sebab, selain memiliki runway yang bisa mencapai 3.000 meter, juga memiliki lahan 112 hektare. Tidak hanya itu, potensi ekonominya juga sangat besar.

Vice President East Indonesia Region IV PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Rosyinah mengatakan, dalam kunjungan itu pihaknya masih sebatas melihat sejauh mana kesiapan Bandara Lagaligo. “Kita masih survei dan banyak yang kita lihat. Dan, secara potensi cukup layak, yakni potensi penumpang, operasional bandara, dan infrastruktur khususnya runway,” tutur Rosyinah, kemarin.

Untuk kepastian dibukanya rute penerbangan Bandara Lagaligo, sebutnya, nantinya akan ditentukan dan dibicarakan lebih lanjut. Sebab, masih akan ada tim khusus yang turun melihat beberapa poin penting di Bandara Lagaligo.

“Kerja sama corporate kapan saja bisa kita lakukan dengan pemerintah daerah. Kalau bisa lebih cepat itu lebih baik lagi. Cuma, kapan mulai dibuka penerbangan itu belum bisa dipastikan. Apalagi, layanan pesawat ATR 72 Seri 600 kami untuk Indonesia bagian timur itu juga baru dibuka dan beroperasi bulan Juni 2014,” bebernya.

Menurut Rosyinah, berdasarkan informasi Pemkab Luwu dan Kota Palopo, potensi masyarakat untuk menggunakan pesawat cukup besar. Hal itu melihat jumlah masyarakat yang menggunakan transportasi darat ke Makassar setiap hari mencapai 800 orang.

“Kalau memang cukup besar potensi masyarakat untuk menggunakan pesawat pastinya kita juga bisa saja membuka jadwal penerbangan tiap hari. Sebab, pesawat ATR ini kan cuma 72 seat saja,” sebut Rosyinah sembari menambahkan bahwa di Indonesia, pihak Garuda telah melakukan survei terhadap 19 bandara perintis. Bandara Lagaligo memang salah satu yang paling potensial dan layak.

Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang menjelaskan bahwa keberadaan Bandara Lagaligo masih lebih potensial dan layak ketimbang Bandara Sorong yang juga telah dilayani Garuda Indonesia. “Pemerintah akan terus mendorong dan siap membantu optimalisasi Bandara Lagaligo. Tahun 2014, pemprov telah ikut memperjuangkan alokasi APBN senilai Rp14 miliar untuk pengembangan Bandara Lagaligo,” ujar Agus diamini Kepala Bandara Lagaligo, Syarifuddin.

Disarankannya, agar gairah masyarakat dan khususnya maskapai nasional kian tinggi untuk membuka jadwal penerbangan di Bandara Lagaligo ke depan, maka pemda di Luwu Raya harus duduk bersama membicarakan pengembangannya. “Salah satunya, pemda harus menyiapkan perusda untuk mendukung fasilitas penunjang bandara, seperti transportasinya untuk memudahkan masyarakat menuju bandara. Pihak Garuda juga kita harapkan agar layanan pesawat ATR 72 Seri 600 dipercepat melayani rute Indonesia Timur. Kalau bisa Mei sudah jalan layanannya. Termasuk ke Bandara Bua,” imbaunya.

Bupati Luwu, Andi Mudzakkar bersama Wali Kota Palopo, HM Judas Amir sangat siap duduk bersama untuk membahas hal itu. “Kita akan bicarakan dengan tiga kabupaten/kota, yakni Luwu, Palopo, dan Luwu Utara. Kita rencanakan, sudah ada MoU dengan Garuda Indonesia saat pelantikan Bupati dan Wkail Bupati Luwu pada bulan Januari nanti yang disaksikan langsung Gubernur,” janji Mudzakkar.

“Pokoknya, Pemkot Palopo juga sangat siaplah duduk bersama. Baik penunjangnya maupun subsidinya,” tambah Wali Kota Palopo, HM Judas Amir. (hdy/bas)

7 Tips Hemat Pulsa Saat di Luar Negeri

Apa yang biasanya Anda persiapkan sebelum pergi ke luar negeri? Kebanyakan dari Anda mungkin akan menjawab pakaian, menukar uang ke kurs negara yang dituju, atau tiket pesawat.

Ketiga hal tersebut memang sangat penting. Namun, ada satu hal lagi yang sebaiknya jangan dilupakan, yaitu kegiatan berkomunikasi dengan keluarga atau tetap eksis di sosial media.

Kegiatan tersebut tentunya dapat mudah dilakukan dengan menggunakan ponsel. Saat ini, ponsel yang ada biasanya telah mendukung jaringan yang sama di seluruh dunia sehingga Anda tidak perlu membeli ponsel baru lagi.

Namun, menggunakan kartu SIM dari operator lokal biasanya menghasilkan tarif yang cukup tinggi.

Nah, berikut beberapa tips singkat dan mudah agar kegiatan berkomunikasi via ponsel tidak membuat Anda tekor, seperti dikutip dari Business Insider.

1. Pelajari tarif “roaming”
Harga tarif menelepon, SMS, dan internet-an dari luar negeri (roaming) tentu berbeda pada saat aktivitas tersebut dilakukan di dalam negeri. Biasanya, harga ini bisa meningkat hingga berkali-kali lipat.

Meningkatnya harga tersebut disebabkan operator lokal biasanya tidak memiliki infrastruktur jaringan di luar negeri. Oleh karena itu, mereka harus “menyewa” atau bekerja sama bersama dengan operator lokal untuk menghadirkan layanan.

Oleh karena itu, pelajari dulu harga roaming dari tiap operator. Jika tidak ingin berganti operator dari yang digunakan sekarang, sebaiknya tetapkan budget menelepon, SMS, dan ber-internet.

Operator Indonesia sendiri sudah banyak menawarkan paket roaming dengan harga yang sangat terjangkau, bahkan gratis. Sebagai contoh, operator XL Axiata menawarkan paket data roaming secara gratis di beberapa negara tertentu selama beberapa hari saja.

Jika harus membayar pun, biasanya operator lokal sudah menyediakan paket roaming dengan tarif yang sangat terjangkau.

2. Ganti kartu SIM dengan operator luar negeri
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, menggunakan kartu dari operator negara asal terkadang dapat membuat tagihan ponsel Anda membengkak. Anda bisa saja membeli paket roaming dari operator lokal.

Namun, jika merasa tarifnya masih cukup mahal, Anda bisa menggunakan kartu SIM lokal dari negara yang dituju. Tidak usah khawatir akan dukungan jaringan karena biasanya ponsel yang banyak beredar belakangan ini sudah mendukung jaringan yang sama dari seluruh dunia.

Sebaiknya, beli kartu SIM pre-paid agar Anda bisa memperkirakan dana yang akan dipakai untuk berkomunikasi. Keuntungan lainnya, kartu jenis ini biasanya dijual secara bebas di toko serba ada atau outlet-outlet yang ada di bandara.

3. Matikan paket data
Sebaiknya, matikan paket data Anda sebelum berangkat ke luar negeri. Meskipun tidak digunakan, beberapa aplikasi sosial media biasanya akan tetap “menyedot” pulsa karena terus mengunduh update.

Cara termudah untuk mematikan paket data ini adalah dengan menyalakan modus Airplane atau pesawat terbang. Dengan menyalakan mode ini, semua jaringan radio, seperti GSM, Wi-Fi, dan Bluetooth akan dimatikan.

4. Unduh peta “offline”
Tidak ingin tersesat di luar negeri? Cara termudah adalah dengan menggunakan peta. Namun, biasanya para pelancong sudah mulai enggan menggunakan peta fisik. Turis biasanya sudah menggunakan peta digital yang ada di ponsel pintar.

Biasanya, aplikasi peta akan terus mengunduh gambar peta tempat kita berada. Tentunya, hal tersebut menggunakan paket data. Nah, jika tidak ingin repot-repot mencari hotspot Wi-Fi atau mencari internet terlebih dahulu, sebaiknya unduhlah peta negara yang ingin dituju, sebelum meninggalkan negara.

5. Menelepon via Wi-Fi
Gunakan aplikasi-aplikasi VoIP apabila ingin menelepon ke negara asal. Gunakan saja Wi-Fi agar lebih hemat. Aplikasi-aplikasi seperti Skype, Video Call Facebook, dan Google Voice mengizinkan penggunanya menelepon sepanjang waktu, asalkan terhubung ke Wi-Fi.

6. Ganti layar kunci ponsel
Khawatir tersesat? Peta memang jawabannya. Namun, layar kunci di ponsel juga bisa membantu Anda menemukan arah.

Caranya? Taruhlah informasi tempat yang ingin Anda tuju di layar tersebut. Suatu ketika Anda tersesat, tunjukkanlah informasi tersebut ke orang lokal.

Tips ini juga berlaku bagi Anda yang khawatir kehilangan ponsel di negara lain. Taruh saja informasi darurat, seperti alamat tempat tinggal selama di negara tersebut, e-mail yang bisa dihubungi, atau nomor telepon alternatif. Niscaya, orang yang menemukan ponsel tersebut tidak akan kesulitan informasi untuk menghubungi Anda.

7. Unduh aplikasi “mobile chat”
Unduhlah aplikasi seperti WhatsApp, BBM, WeChat, atau Line. Aplikasi tersebut dapat menghemat biaya SMS. Hanya dengan terhubung ke Wi-Fi, Anda dapat saling mengirimkan dan menerima pesan.

Aplikasi-aplikasi mobile chat pun biasanya sudah menyediakan fasilitas Voice Call.

(Deliusno. Sumber: Kompas.com)

Wisata Nyaman di Negeri Empat Musim

Jalan-jalan ke negara tetangga atau seputar Asia Tenggara sudah sering Anda lakukan. Namun, pada cuti mendatang, Anda ingin menambah pengalaman dengan mencoba melancong ke negeri empat musim seperti beberapa negara di Eropa, Amerika Serikat (termasuk Alaska), Kanada, Rusia, Australia, atau China.

Bagaimana mempersiapkan diri untuk sebuah perjalanan yang jauh dari khatulistiwa ke negara empat musim? Apa saja yang harus dilakukan? Bagaimana memilih waktu yang tepat untuk berlibur? Pertanyaan semacam ini memang kerap muncul.

Kenali negaranya

Negara mana yang ingin Anda datangi haruslah Anda kenali terlebih dahulu. Anda bisa mengumpulkan berbagai informasi mengenai negara tersebut melalui internet, majalah wisata, koran, atau menonton televisi. Yang terpenting Anda tahu bahwa empat musim, musim semi, panas, gugur, dan dingin, jatuhnya pada bulan apa saja. Dengan demikian, Anda dapat mempersiapkan berbagai hal terkait perjalanan Anda.

Untuk Eropa, Amerika, Rusia, Kanada, dan China, musim semi berlangsung dalam rentang bulan Maret-Mei, musim panas Juni-Agustus, musim gugur September-November, musim dingin Desember-Februari.

Sebaliknya dengan Australia, musim semi bertakhta kurun September-November, musim panas pada Desember-Februari, musim gugur pada bulan Maret-Mei, musim dingin pada bulan Juni-Agustus.

Dengan mengetahui sedang musim apa di negara yang akan dikunjungi, Anda bisa mengatur anggaran yang diperlukan. Pada musim panas, masyarakat di negeri empat musim akan menghabiskan waktu mereka dengan berlibur ke pantai, menikmati panas matahari di taman-taman kota. Dan bisa dikatakan, pada musim panas inilah puncak orang melakukan jalan-jalan, semua orang berlibur, sering disebut sebagai high season.

Begitu pula ketika musim dingin tiba di Eropa, Amerika Serikat, Kanada, Rusia, mulai November hingga Desember, orang-orang sudah bersiap menyambut Natal dan Tahun Baru. It’s Christmas time, sering pula disebut sebagai peak season. Jika sudah begini, patut diperhatikan harga tiket pesawat terbang akan melambung, harga kamar hotel pun akan melonjak secara signifikan.

Contoh, tiket pesawat Jakarta-Eropa pergi-pulang saat promo pada musim semi atau gugur seharga Rp 4 juta-Rp 5 juta, pada musim panas atau dingin bisa berubah menjadi Rp 10 juta-Rp 13 juta. Tarif kamar hotel untuk kamar double standar pada musim semi atau gugur 40 euro-50 euro per malam, pada musim panas atau dingin bisa terdongkrak menjadi 80 euro-100 euro per malam.

Jadi, jika Anda ingin berhemat, sebaiknya pilihlah waktu libur pada musim semi atau gugur karena akan sangat menghemat pengeluaran. Namun jika Anda tetap ingin berangkat pada musim panas atau dingin (Natal dan pergantian tahun), siapkan dana ekstra untuk mengantisipasi harga yang mendadak naik saat musim liburan.

Baju dan makanan

Urusan baju dan makanan juga penting. Tidak mungkin Anda bisa jalan-jalan dengan nyaman jika memakai baju yang salah musim, demikian juga Anda tidak bisa traveling dengan tenang jika perut keroncongan.

Agar tidak merepotkan, sesuaikan baju Anda dengan musim di negara yang akan dikunjungi. Jika sedang panas, bawa saja kaus-kaus tipis. Jika sedang musim semi, gugur, atau dingin, sebaiknya membawa baju-baju hangat, sweater, dan jaket. Gunakan kaus berlapis untuk mengusir dingin yang merasuk tulang. Jika Anda salah kostum, akan sangat mahal belanja perlengkapan pakaian di negeri empat musim. Kecuali Anda tahu tempat belanja yang murah di sana.

Demikian juga makanan. Prinsipnya makanan Asia seperti nasi atau mi yang dijual di sejumlah restoran Indonesia yang bertebaran di Belanda, restoran Vietnam, China, Thailand, di Eropa akan menguras isi kantong Anda. Sekali makan, satu porsi, minimal 10 euro-15 euro akan melayang.

Jika ingin berhemat, nikmati saja makanan-makanan lokal, misalnya roti, kentang, kebab, dan lainnya yang harganya jauh lebih murah daripada masakan Asia. Mereka yang tak dapat meninggalkan sambal bisa membawa sambal sachet daripada harus membayar setiap menginginkan sambal.

Jalan-jalan keliling kota bisa dilakukan dengan naik bus berdek terbuka hop-on hop-off yang berhenti di beberapa lokasi wisata di kota-kota di Eropa. Harganya tentu agak mahal. Jika ingin berhemat, Anda bisa membeli paket tiket harian atau mingguan yang bisa Anda gunakan untuk naik kereta metro atau subway, bus kota atau trem.

Dengan menggenggam banyak informasi, menerapkan tips dan trik yang tepat, Anda bisa mewujudkan mimpi traveling ke negeri empat musim dengan nyaman.

Oleh: Elok Dyah Messwati

Sumber: http://travel.kompas.com/traveltips

Membuat Persiapan untuk Liburan

Liburan yang menyenangkan dan lancar bisa membuat Anda maupun keluarga menjadi rileks dan akan meninggalkan kesan yang indah. Namun, akibat kurangnya persiapan, bisa jadi Anda lupa membawa perlengkapan berlibur yang penting bagi Anda. Atau bahkan Anda jatuh sakit saat menikmati wisata Anda sehingga tidak dapat menikmati acara rekreasi tersebut. Hal yang juga sering terjadi adalah penuhnya fasilitas penginapan dan kendaraan sewaan di tempat berlibur, sehingga Anda akan menghabiskan sebagian besar waktu hanya untuk mencari tempat penginapan atau kendaraan sewaan. Hasilnya, liburan Anda menjadi kacau dan uang yang Anda keluarkan untuk berlibur menjadi terbuang percuma. Persiapan yang matang dan baik perlu dilakukan untuk liburan Anda. Meski liburan atau rekreasi adalah waktu bersantai, namun persiapan yang saksama perlu dilakukan untuk menghindari berbagai masalah yang mengganggu liburan Anda.

Persiapan Berlibur
Sebelum Anda berlibur, buat perencanaan dan persiapan yang matang jauh hari di muka. Memang mempersiapkan liburan di awal cukup merepotkan. Tetapi, dengan melakukan hal ini akan membuat liburan menjadi lebih baik. Persiapan liburan merupakan faktor penentu agar liburan Anda sukses. Beberapa hal yang perlu Anda persiapkan saat akan berlibur yaitu:

* Persiapan liburan jauh di muka
Lakukan persiapan jauh di muka. Karena jika tiba-tiba Anda mengubah tujuan tempat wisata, maka Anda masih memiliki banyak waktu untuk melakukannya.

* Tujuan tempat wisata
Tetapkan tujuan tempat wisata. Anda bisa diskusikan dengan keluarga jika ingin melakukan rekreasi keluarga. Berlibur bukan berarti selalu di luar kota atau tempat yang jauh dari rumah. Liburan di pinggir kota jika terdapat tempat wisata yang nyaman dan pemandangan indah juga bisa menjadi alternatif pilihan. Misalnya berlibur di pantai atau di taman nasional. Pilihan lain adalah berlibur di dalam kota, seperti mengunjungi tempat bersejarah maupun taman bermain.

* Booking hotel
Pastikan Anda sudah memesan tempat penginapan seperti hotel atau vila sebelum masa liburan. Jika Anda berlibur tanpa menggunakan kendaraan pribadi, pesan juga kendaraan sewaan di tempat berlibur jika Anda ingin mengunjungi beberapa lokasi wisata. Biasanya hotel maupun kendaraan sewaan telah dipesan jauh di muka oleh banyak wisatawan.

* Cari informasi panduan wisata
Mulailah mencari panduan wisata di lokasi wisata yang Anda tuju. Informasi tempat wisata bisa Anda dapatkan di situs web, majalah, hasil mengobrol dengan teman-teman, dan media lainnya. Gali informasi seperti kebiasaan penduduk setempat, hal yang unik di sana, maupun lokasi wisata terdekat di area yang sama. Tentu hal ini membuat liburan Anda lebih bermakna dan mendidik.

* Daftar barang bawaan
Mulailah mencatat barang bawaan apa saja yang akan dibawa. Tujuannya agar tidak ada yang terlupakan. Bayangkan di tempat berlibur ternyata kamera Anda tertinggal, tentu liburan Anda bisa cepat terlupakan. Benda-benda seperti kertas, spidol, atau pensil meski terlihat tidak penting, bisa juga dibawa. Anda bisa menggambar peta wisata, rencana tujuan, maupun mencatat hal-hal penting selama di perjalanan.

* Bawa barang yang bermanfaat
Jangan membawa terlalu banyak barang bawaan sehingga membuat Anda tidak leluasa. Apalagi jika Anda menggunakan transportasi umum seperti pesawat terbang, kapal laut, atau kereta api. Jangan sampai barang-barang tersebut membuat mobilitas Anda terganggu. Karena itu, buat perkiraan yang terbaik untuk barang bawaan Anda sesuai dengan kondisi yang ada.

* Kelengkapan dokumen
Urus semua dokumen perjalanan maupun dokumen kesehatan yang diperlukan. Misalnya jika Anda merencanakan berlibur di luar negeri, Anda bisa mengurus beberapa dokumen yang diperlukan untuk Anda dan keluarga.

*Berangkat Berlibur
Menjelang hari keberangkatan, Anda juga bisa membuat persiapan akhir. Khususnya Anda bisa mempersiapkan fisik Anda agar tidak kelelahan di tempat liburan atau di tempat rekreasi. Beberapa hal yang sebaiknya Anda perhatikan, khususnya jika Anda merencanakan berlibur di luar kota atau luar negeri, adalah sebagai berikut:

* Tidur cukup
Upayakan tidur cukup menjelang hari Anda berangkat berlibur. Pada hari Anda berangkat berlibur, biasanya kondisi fisik akan cukup lelah karena perjalanan panjang yang jauh. Bisa jadi ada delay waktu penerbangan yang membuat Anda menunggu cukup lama sehingga Anda kelelahan. Perubahan cuaca juga akan mempengaruhi kesehatan Anda. Karena itu, Anda perlu mempersiapkan fisik Anda agar tidak jatuh sakit saat berlibur.

* Makan yang benar
Sepekan menjelang berangkat berlibur, upayakan makan dan minum yang benar. Jika Anda di perjalanan dan mengalami gangguan di perut, tentu akan mengganggu perjalanan dan liburan Anda.

* Periksa barang bawaan
Persiapkan semua barang bawaan yang telah Anda rencanakan jauh-jauh hari. Misalnya Anda bisa menyiapkan pakaian yang cocok, kamera, alat musik, mainan, buku, obat-obatan, kosmetik seperti tabir surya, dan berbagai barang lainnya yang membuat liburan Anda nyaman. Jangan lupa mempersiapkan cemilan untuk dinikmati selama di perjalanan.

* Obat-obatan
Jika Anda memiliki gangguan kesehatan khusus, seperti penyakit jantung atau hipertensi, ada baiknya Anda mempersiapkan obat untuk penyakit tersebut untuk membuat tindakan pencegahan di tempat berlibur.

* Hindari alkohol dan kopi
Hindari mengkonsumsi alkohol maupun kopi, khususnya jika Anda berpergian ke luar negeri. Karena Anda akan mengalami jet lag, sedangkan alkohol dan kopi akan berdampak negatif terhadap jet lag.

*Perjalanan ke Lokasi Liburan
Setelah semua persiapan selesai, tibalah waktunya untuk berangkat berlibur. Anda mungkin menempuh perjalanan berjam-jam menuju lokasi berlibur. Apa yang harus Anda perhatikan selama dalam perjalanan? Berikut ini beberapa tips menarik yang bisa dilakukan.

* Rute perjalanan
Jika menggunakan kendaraan pribadi, pilihlah rute yang nyaman dan aman. Jika Anda membawa anak-anak, pilih medan yang nyaman, karena bisa jadi anak tersebut mengalami mabuk perjalanan atau kelelahan.

* Berhenti untuk beristirahat
Jika Anda mengendarai sendiri kendaraan pribadi, maka menepilah jika Anda mulai mengantuk dan kelelahan. Jangan ragu-ragu untuk beristirahat jika Anda mulai merasa kantuk agar Anda tidak terlalu lelah lalu sakit di tempat tujuan. Jika Anda beristirahat di dalam mobil, pilihlah daerah yang cukup aman. Beberapa orang bahkan memilih lokasi kantor polisi untuk beristirahat.

* Banyak minum
Minumlah banyak cairan yang tidak mengandung alkohol selama di perjalanan. Perjalanan jauh dan lama mengakibatkan gangguan kesehatan seperti dehidrasi.

* Gerak badan
Upayakan menggerakan badan jika Anda duduk terlalu lama di pesawat, kereta api atau kendaraan lainnya. Kurangnya gerak dan duduk berdesak-desakan selama berjam-jam dapat mengakibatkan pembekuan darah di kaki. Oleh karena itu, beberapa penumpang perlu melakukan gerak badan dengan berjalan-jalan di lorong atau dengan melemaskan pinggul dan otot-otot kaki sambil duduk.

* Perhatikan anak-anak
Membawa anak kecil dalam perjalanan merupakan tantangan tersendiri. Anak akan mudah mengeluh karena lamanya perjalanan. Bawalah buku, mainan, atau bahan-bahan lain untuk menyita perhatian sang anak.

*Tiba di Tempat Berlibur
Saat Anda tiba di tempat liburan, beberapa hal berikut ini sebaiknya Anda perhatikan dan lakukan agar liburan Anda sukses.

* Sesuaikan diri Anda
Begitu tiba di lokasi tujuan yang cukup jauh, jangan langsung berkeliling menghabiskan waktu pada hari pertama atau hari kedua kedatangan Anda. Biarkan tubuh dan pikiran Anda menyesuaikan diri dengan jadwal yang berbeda. Jika Anda gagal melakukan hal ini, bisa membuat stres dan liburan Anda menjadi berantakan.

* Jaga makanan dan minuman
Jaga ketat makanan dan minuman Anda seaman mungkin. Jangan sembarangan membeli makanan di pinggir jalan jika kondisinya tidak layak. Jangan tunda jam makan karena keasyikan berlibur. Jangan minum air keran di hotel meski dikatakan aman. Lebih baik Anda minum air kemasan yang terjamin kebersihannya. Lalu makan makanan yang matang dan dimasak dengan baik. Hindari minum es batu.

Jika Anda berlibur di daerah yang sangat berbeda dengan lingkungan tempat tinggal Anda, hindari menyantap sembarang makanan, di sembarang tempat dan di sembarang waktu sesuka hati Anda. Beberapa penyakit sering dialami para wisatawan seperti diare yang dilaporkan mempengaruhi dua perlima dari orang-orang yang mengadakan perjalanan berlibur. Atau penyakit lainnya karena virus dan bakteri dari makanan seperti demam. Terlambat makan juga bisa menyebabkan problem masuk angin.

* Jaga kebersihan
Biasakan untuk cuci tangan setiap habis bepergian atau sebelum makan.

* Bekerja sama antar anggota keluarga
Jika Anda berlibur bersama keluarga, jangan biarkan Ibu melakukan segala sesuatu seperti yang dilakukannya di rumah. Bekerja sama sebagai keluarga untuk melakukan pekerjaan rumah tangga sehari-hari. Sikap semacam itu akan membuat liburan menjadi sangat menyenangkan bagi tiap-tiap orang.

* Cari informasi darurat
Jangan lupa mencari informasi lokasi rumah sakit, dokter, atau kantor polisi terdekat di tempat liburan Anda. Jika ada situasi darurat, Anda bisa langsung tahu tindakan yang harus dilakukan. Pihak hotel biasanya akan memberi bantuan memberi informasi tersebut.

*Buat kenangan indah
Di tempat berlibur, sempatkan berfoto sehingga Anda bisa melihat lagi saat pulang. Anda juga dapat membeli beberapa cendera mata maupun barang kerajinan tangan setempat. Pilihan foto, kartu pos, dan cendera mata, bahkan mungkin beberapa barang kerajinan tangan setempat, pastilah dapat membangkitkan kenangan indah liburan Anda.

*Liburan yang Menyenangkan
Liburan memang menyenangkan. Persiapan yang matang juga akan membuat Anda menikmati hari-hari Anda saat liburan. Ada banyak cara yang dapat Anda lakukan untuk benar-benar menikmati masa liburan Anda. Liburan bisa menjadi saat yang paling menyenangkan, bahkan minggu-minggu terbaik sepanjang tahun. Tidak heran anak-anak menantikan liburan dengan penuh harap bersama keluarga. Persiapan yang sepatutnya turut mengatasi kemungkinan bahaya dan masalah saat berlibur. Selamat berlibur!

Informasi ini adalah benar pada saat artikel ini diterbitkan.

Sumber: http://kumpulan.info/wisata/tips-wisata/54-tips-wisata/196-membuat-persiapan-liburan.html#Persiapan

cara membunuh waktu di bandara dengan hemat

Bisa dikatakan saya cukup sering traveling dan ‘terkatung-katung’ di bandara, terutama di luar negeri. Entah karena datang terlalu cepat, atau transit yang cukup lama, belum lagi kalo delay. Mau ke luar bandara kok ya males, atau nggak ada visa, atau nggak ada duit. Mana di bandara itu segalanya lebih mahal, apalagi setelah check in dan melewati imigrasi. Kecuali sedang transit menunggu pesawat berikutnya, yang penting check in dulu sehingga nggak ribet bawa-bawa barang. Kalau konter belum buka, taro barang di locker atau penitipan bagasi. Setelah itu mulai deh mikir bagaimana caranya membunuh waktu. Ini saya tolongin kasih ide:

[1] Naik business class atau first class adalah yang paling bener karena di bandara disediakan lounge khusus dengan fasilitas lengkap dan makanan berlimpah, contohnya bandara Dubai. Saya aja selalu merasa kekurangan waktu kalo udah berada di situ saking nikmatnya Sayangnya pilihan ini kecil kemungkinan terjadinya bukan?

[2] Daripada bingung mikir cara bunuh waktu, mending tanya bagian Information (lambang “i” warna biru), “If I have … hours to spend, what can I do?”. Petugas Information di bandara manapun pasti bisa berbahasa Inggris kok. Tanya ada kita bisa ngapain aja, atau ada apa aja di dekat bandara yang bisa dikunjungi – kalau perlu tanya langsung “Which one is free?”. Jangan lupa sekalian minta peta bandara, siapa tau dapet ide mau ngapain.

[3] Cari tau apakah ada free city tour yang diselenggarakan oleh bandara. Bila punya waktu luang minimal 5 jam, di bandara Changi Singapura bisa ikut city tour gratis selama 2 jam. Hanya saja jamnya harus pas, kalo tengah malam ya nggak ada.

[4] Kalau masih kuat, jalan-jalan ke Terminal lain. Di bandara Soekarno-Hatta aja saya lebih suka ke Terminal 3 dan ngabisin waktu di sana karena restorannya lebih variatif. Nah di bandara lain juga begitu karena tiap Terminal pasti berbeda. Kalau ada kereta atau shuttle bus gratis, naik aja dan jalan-jalan di Terminal lain.

[5] Bagi perokok, sekarang agak sulit cari smoking room jadi jangan berasumsi di dalam bandara pasti ada, contohnya di bandara Istanbul. Maka puas-puasin deh merokok sebelum check in. Atau check in dulu baru ke luar bandara, biasanya di luar bebas merokok.

[6] Bawa iPod atau MP3 Player, dengerin lagu sambil jingkrak-jingkrak sendiri. Atau sebelumnya isi dulu dengan film, lumayan bisa bunuh waktu sekitar 90 menit – itu pun kalo baterenya nggak abis.

[7] Bawa buku, baca sampe bego. Kalau buku udah tamat, pergi ke toko buku dan baca sepuasnya.

[8] Bawa laptop, browsing via internet. Kalau Wi-Fi pake password, bisa diminta ke bagian Information – itu juga kalo gratis karena seringnya sih bayar. Kalo nggak bawa laptop, cari tempat internet gratis – sialnya kebanyakan ada pas di ruang tunggu sebelum masuk pesawat.

[9] Cari TV dan nonton. Sukur-sukur ada channel berbahasa Inggris sehingga ngerti.

[10] Cari ruang game. Kalo ada, lumayan bisa main dari Xbox consoles gratisan.

[11] Cari kursi pijat gratisan. Lumayan banget untuk ngendorin urat kaki.

[12] Cari viewing gallery. Kalau ada, tempat itu menyenangkan sekali untuk melihat pesawat-pesawat parkir dan bergerak turun-naik.

[13] Makan di bandara itu harganya lebih mahal daripada biasanya. Triknya adalah tanya sama petugas bandara di mana tempat makan karyawan. Contohnya di bandara Changi Singapura, ada food court di basement T3 dengan harga murah. Dengan SGD 3 aja dapet nasi + lauk pauk dan udah kenyang. Dengan variasi makanan yang banyak, saya sih betah berlama-lama nongkrong karena nyoba makanan ini-itu. Kalo di budget airport sih harga makanannya masih terjangkau jadi ya makan aja dan kunyah pelan-pelan biar duduknya bisa lama. Kalo masih kere juga, bawa makanan sendiri yang beli dari luar. Makanan dan minuman bisa dibawa masuk ke bandara sampai sebelum melewati imigrasi.

[14] Pergi ke toko yang menjual makanan. Biasanya ada product tester, nah makan aja bolak-balik nggak bakal dimarahin kok.

[15] Minum dari water fountain yang disediakan di bandara. Kalo perlu bawa botol kosong lalu refill supaya nggak bolak-balik.

[16] Berlama-lama di toilet. Di negara maju rata-rata toiletnya nyaman. Cuci tangan, cuci muka, gosok gigi, sisiran aja. Contohnya di bandara Nagoya Jepang toiletnya punya aneka tombol untuk bidet, spray, bahkan dryer yang langsung mengarah ke alat vital atau pantat.

[17] Pergi ke toko apapun, lihat-lihat barang yang dijual dan perhatiin satu per satu selama-lamanya. Kalau bosan, pindah ke toko lain, dan seterusnya.

[18] Pergi ke toko parfum dan semprotin ke badan. Lumayan ada harum-harumnya, apalagi kalo udah berjam-jam di pesawat. Begitu juga dengan toko kosmetik, kalo cuek nyoba tester-nya lumayan bisa cantik lagi pake lotion, blush on, eye shadow, atau lipstick.

[19] Kalo pede, kenalan aja sama orang yang keliatannya menyenangkan. Biasanya kalo dia sendirian dan bete nunggu sendiri, dia mau kok diajak ngobrol. Kalo beruntung, bisa ditraktir.

[20] Duduk di kursi yang paling banyak dilewati orang, lalu perhatikan mereka yang lalu lalang. Bisa dimulai dengan ngecengin yang cakep, nyela pakaian dan gaya dandanan, atau jadi ngiler sama bawaannya. Kalo iseng kelas berat, buatlah dialog-dialog imajiner di antara orang-orang yang lewat.

[21] Kalau transitnya lama, enakan sih tidur. Tapi di mana? Tidur di kursi bandara di mana pun secara teknis diperbolehkan kok, namanya juga ngantuk. Kalau nggak rame orang duduk, cuek aja selonjor di beberapa kursi. Tapi kalau mau tidur dengan punggung rata, ya cuek aja terlentang di lantai, tapi ini perlu lihat-lihat sekeliling dulu. Kalau ada orang yang lagi asik tidur berarti tempat di sebelahnya bisa untuk tidur juga. Kalau males tidur di sebelah dia, cari pojokan yang jarang dilalui orang. Atau cari mushola dan tidur di situ karena biasanya ada karpet dan nggak berisik.

Jangan lupa pasang telinga baik-baik… jangan-jangan saking keasikan di bandara malah ketinggalan pesawat! Supaya aman, pasang alarm aja dari arloji atau hape minimal sejam sebelum jam keberangkatan supaya bisa jalan pelan mendekati Gate pesawat kita.

Sumber: http://naked-traveler.com

Bandara Tenzing-Hillary, Nepal

Bandar Udara Tenzing-Hillary (IATA: LUA, ICAO: VNLK), juga diketahui sebagai Bandar Udara Lukla, adalah sebuah bandar udara kecil di kota Lukla,di Khumbu, Distrik Solukhumbu, Zona Sagarmatha, Nepal Timur. Pada Januari 2008, bandar udara ini diganti namanya untuk menghormati Sir Edmund Hillary dan Sherpa Tenzing Norgay, orang pertama yang mencapai puncak Gunung Everest dan juga menandakan usaha mereka dalam pembangunan bandar udara ini.Daratan yang mengelilinginya, udara yang tipis, udara yang dapat berubah-ubah, dan landasan pacu yang pendek dan miring membuat pendaratan di bandar udara ini menjadi salah satu pendaratan yang paling menantang di dunia. Program History Channel, Most Extreme Airports menempatkannya sebagai bandar udara “paling ekstrem” di dunia.

Bandar udara ini populer karena Lukla merupakan tempat di mana banyak orang memulai pendakian mereka ke Gunung Everest. Terdapat penerbangan harian antara Lukla dan Kathmandu selama jam siang dengan cuaca yang bagus. Walaupun jarak penerbangannya pendek, biasanya terjadi hujan di Lukla sementara matahari bersinar cerah di Kathmandu. Angin yang kencang, awan yang menutupi, dan jarak pandang yang berubah-ubah sering membuat penerbangan ditunda atau bandar udara ditutup. Bandar udara ini dilindungi dengan pagar rangkaian rantai dan dijaga oleh polisi bersenjata Nepal atau polisi sipil sepanjang waktu.

Fasilitas
Landasan pacu aspal bandar udara hanya dapat diakses oleh helikopter dan pesawat STOL (small fixed-wing short-takeoff-and-landing) seperti De Havilland Canada DHC-6 Twin Otter atau Dornier Do 228. Landasan pacu tunggalnya memiliki panjang 1.500 kaki (460 m), lebar 65 kaki (20 m), dan memiliki gradien 12%. Ketinggian dari bandar udara ini adalah 9.100 kaki (2,800 m).

Kapal udara menggunakan landasan pacu 06 hanya untuk mendarat dan landasan pacu 24 untuk lepas landas. Karena topografinya, tidak ada kemungkinan berputar-putar untuk mencoba mendarat. Daratan yang tinggi tepat setelah ujung utara dari landasan pacu dan sebuah turunan yang curam sebesar sekitar 2.000 kaki (610 m) di ujung selatan landasan pacu ke lembah di bawahnya.

Terdapat 4 pangkalan apron dan 1 helipad berlokasi 450 kaki (140 m) dari menara kendali. Tidak ada bimbingan pendaratan tersedia dan satu-satunya layanan lalu lintas udara adalah sebuah Layanan Informasi Penerbangan Lapangan Terbang (Aerodrome Flight Information Service [AFIS]).

Berkas:RK 0602 00811 LuklaAnflug.jpg

Berkas:RK 0602 00813 TwinOtterLukla.jpg

Berkas:RK 0603 03610 TwinOtterCockpit.jpg

Bandara Barra, Skotlandia

Bandar Udara Barra (IATA: BRR, ICAO: EGPR) (juga disebut sebagai Bandar Udara Barra Eoligary) merupakan sebuah STOLport yang terletak di pantai Traigh Mhor di ujung utara pulau Barra di Hebrida Luar, Skotlandia. Bandar udara ini sangatlah unik – karena merupakan satu-satunya bandar udara di dunia dimana penerbangan terjadwal mendarat di pantai. Bandar udara ini dioperasikan oleh Highlands and Islands Airports Limited yang mengelola beberapa bandar udara regional di Skotlandia dan pulau lainnya.

Pantai ini memiliki tiga landasan pacu yang ditandai dengan palang kayu di ujungnya. Ini membolehkan pesawat Twin Otter yang melayani bandar udara dapat mendarat sesuai arah angin. Pada saat gelombang pasang, landasan pacu tersebut berada di bawah air – jadwal penerbangan sangat tergantung dengan gelombang pasang. Penerbangan darurat juga dioperasikan pada malam hari dari bandar udara ini, dengan lampu kendaraan yang menandai garis tengah landasan di pantai.

Aerodrome Barra memiliki sebuah CAA Ordinary Licence (Nomor P792) yang membolehkan penerbangan untuk pengangkutan publik atau untuk intruksi penerbangan sesuai yang disetujui oleh pembuat lisensi (Highlands and Islands Airports Limited). Aerodrome ini tidak diberi lisensi untuk pengoperasian pada malam hari

Berkas:Barra Airport Sands.JPG

Berkas:Barra-Airport-Canthusus.JPG

Berkas:Barra Airport, from road.jpg

Berkas:Barra Airport, control tower.jpg

 

Bandara Gustaf III, Saint Barthélemy

Bandar Udara Gustaf III(IATA: SBH, ICAO: TFFJ), juga dikenal sebagai Bandar Udara Saint Barthélemy atau Bandar Udara St. Jean (bahasa Perancis: Aérodrome de St Jean), adalah bandar udara untuk umum yang berlokasi di desa St. Jean di sebuah pulau karibia bernama Saint-Barthélemy. Baik bandara maupun kota terbesar pulau ini Gustavia Diberi nama sesuai dengan nama Raja Gustav III dari Swedia, yang memimpin saat Swedia membeli pulau dari Prancis pada tahun 1785 (kemudian dijual kembali pada tahun 1878).

Tahun 1984, Menteri komunikasi Swedia, Hans Gustafsson, meresmukan bangunan terminal dari Bandar Udara Gustaf III.

Penduduk lokal St. Barthians dapat datang dan meninggalkan pulau mulai pukul 8:00 pagi hari hingga hari gelap pada pukul 18:00, saat bandara ditutup. St. Barthians mengalami masalah karena adanya kekurangan pencahayaan bandara untuk keperluan darurat. Resiko ini dikhawatirkan meningkat karena lalu lintas penerbangan menuju pulau yang semakin berkembang.

Bandara ini dilayani oleh pesawat komersial regional kecil dan charter. Sebagian besar pesawat yang datang membawa penumpang kurang dari dua puluh orang, seperti pesawat Twin Otter, yang paling sering terlihat di sekitar Saint Barth dan di sekitar bagian utara Hindia Barat. Landasan pacu pendek berada di tanah yang agak miring dan berakhir langsung di pantai. Saat datang pesawat harus menukik cukup tajam untuk melewati bukit di ujung landasan pacu dan pesawat yang meninggalkan bandara harus berhadapan dengan wisatawan yang berjemur di pantai (meskipun terdapat rambu kecil yang menyarankan orang tidak berjemur tepat di ujung landasan pacu). Bandara ini berlokasi di kota terbesar kedua di pulau ini, St. Jean.

Program The History Channel Most Extreme Airports, meletakkan bandara Gustaf III, yang sering disebut sebagai “St. Barth’s”, sebagai bandar udara ketiga paling berbahaya di dunia.

Insiden dan kecelakaan
Sebuah Piper PA-23 Aztec mencoba mendarat di landasan pacu 10 yang sulit pada 23 Mei 2009, kemudian menyentuh landasan pacu 700 kaki setelah titik lepas landas. Video amatir menunjukkan bahwa pesawat datang terlalu tinggi dan terlalu cepat dari biasanya sebelum menukik menuju landasan pacu. Pesawat memperoleh kecepatan lebih tinggi saat turun dan terjebak daya tekan, yang membuat pilot kesulitan mengendalikan pesawat di landasan pacu dan mengunci ban saan mengerem. Akhirnya pesawat berhenti di pasir dan tersungkur hampir terbalik. Tidak ada yang cedera.

Bandara Toncotin, Honduras

Bandar Udara Internasional Toncontín (IATA: TGU, ICAO: MHTG) merupakan sebuah bandar udara sipil dan militer yang melayani Tegucigalpa, Honduras. Letaknya 6 km dari pusat kota Tegucigalpa.

Landasan pacu tunggal bandara ini sepanjang 1870 m (6132 kaki) dan terletak di ketinggian 1090 m (3,297 kaki). Boeing 757 merupakan pesawat terbesar yang dapat mendarat di Toncontín, dan menjadi salah satu landasan internasional terpendek di dunia.

Selama Perang sepak bola pada 1969, Toncontín menjadi target utama angkatan udara Salvador, dan dibom karena beberapa alasan.

Pada 2000, bandar udara ini menangani 6,895,267 ton kargo, 12,911 pesawat dan 364,141 penumpang.

Bandar Udara Internasional Toncontín memiliki 4 gerbang (2 di terminal baru), 2 pengklaiman bagasi, 120 slot parkir, kantor pos, bank, penukaran mata uang, restoran, beberapa lounge maskapai, toko bebas pajak, layanan sewa mobil dan ruangan P3K. Terminal lama sedang direnovasi, dan akan digunakan untuk penerbangan domestik. Terminal baru sekarang digunakan untuk penerbangan internasional.

Toncontín juga merupakan rumah bagi Aeroclub de Honduras.

Asal nama Toncontín tidak diketahui. Bandar udara ini telah menerima berbagai kritik untuk menjadi bandar udara paling berbahaya di dunia karena letaknya dekat pegunungan dan untuk beberapa tahun pernah dipindahkan ke Bandar Udara Soto Cano di Comayagua, sekarang merupakan pangkalan udara. Toncontín telah diperbaiki oleh CAT (Airport Corporation of Tegucigalpa) dan oleh INTERAIRPORTS, sebuah perusahaan yang disewa oleh pemerintah Honduras untuk mengelola empat bandara di negara itu.

http://tahupedia.com/img/uploaded/post/post_3/toncotin_airport.jpg

Cuaca

Bali
broken clouds
27.9 ° C
27.9 °
27.9 °
77 %
3.6kmh
54 %
Fri
27 °
Sat
29 °
Sun
29 °
Mon
30 °
Tue
29 °

Kurs Rupiah

IDR - Indonesian Rupiah
USD
17,338.3
AUD
12,468.6
EUR
20,360.2
CNY
2,539.2
JPY
110.8
SGD
13,619.5