Home Blog Page 277

Changhong perkenalkan Smart Powerbank iPower

Jakarta, Kamis 27 Februari 2014 bertempat di hotel The Ritz-Carlton, Changhong produsen raksasa elektronik asal negeri tirai bambu membawa smart powerbank-nya ke Indonesia. Di Indonesia Changhong lebih dikenal AC dan TV nya namun untuk smart powerbank Changhong iPower diproduksi khusus oleh Sichuan Changhong New Energy Technology, merupakan perusahaan dalam group Changhong yang memfokuskan diri pada pengembangan dan produksi energi baterai sejak tahun 2000.

Salah satu type yang mereka perkenalkan ialah powebank iPower D05 dengan kemampuan charging dan non-charging otomatis, menjamin setiap saat dinyalakan saat itu pula dapat digunakan, setiap saat dicabut saat itu pula non-aktif, konsumsi daya rendah, di dalam keadaan non-aktif kualitas listrik dapat bertahan setengah tahun lamanya. Menjadikan produk ini patut dicoba oleh para traveller yang lebih banyak beraktifitas secara mobile.

imageTerdapat juga type pertama yang didesain khusus untuk wanita, desain ekonomis, sangat sesuai di telapak tangan wanita. Changhong Creative Center mengerahkan seluruh tenaga untuk menciptakan, produk berkualitas tinggi yang sempurna dengan gaya fashion berbentuk menonjol, desain multiple UV, sentuhan halus, yang membuat orang jatuh cinta pada pandangan pertama pada body dengan lasultrasonik tanpa sekrup.

Pansus DPR dorong Bali perjuangkan pajak bandara

Denpasar (ANTARA News) – Panitia Khusus RUU Keuangan Negara DPR mendorong Pemerintah Provinsi Bali memperjuangkan ke Kementerian BUMN supaya memperoleh bagian dari pajak bandara (airport tax) Ngurah Rai yang selama ini ditarik PT Angkasa Pura II.

“Wisatawan datang ke sini bukan karena bandaranya yang bagus. Mereka datang ke sini karena Balinya yang bagus, sehingga dari sisi pembagian tentunya pemprov setempat seharusnya bisa mendapatkan hak untuk dibagi pajak bandaranya, dengan persentase tertentu yang tidak mengganggu hak dari Angkasa Pura II,” kata Ketua Pansus RUU Keuangan Negara Achsanul Qosasi saat menghimpun masukan dari berbagai pemangku kepentingan di Denpasar, Selasa.

Persentase pajak bandara yang bisa diperoleh Bali itu, menurut dia, dapat diperoleh dengan menghitung selisih (delta) perkembangan wisatawan datang ke Pulau Dewata dari tahun ke tahun.

“Hal tersebut dapat menjadi dasar bagi Pemprov Bali untuk mengajukan dan meminta bagian dari pajak bandara. Memang mestinya ada biaya-biaya khusus dialokasikan untuk Bali yang diambilkan dari wisatawan yang datang,” ujarnya.

Pihaknya berpandangan hal itu wajar untuk dipertimbangkan oleh Kementerian BUMN dan sekaligus nantinya dapat menjadi bagian dari komitmen Pemprov Bali untuk memperbanyak wisatawan datang ke Indonesia terutama Bali.

“Turis datang ke Bali bisa semakin banyak, pajak bandara makin besar. Itu artinya pemerintah daerah diuntungkan serta Angkasa Pura memperoleh pendapatan yang kontinyu,” kata legislator dari Fraksi Demokrat itu.

Sementara itu, Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta mengatakan akan segera menindaklanjuti masukan dari Pansus RUU Keuangan Negara DPR itu. “Saya akan menindaklanjuti ke Kementerian BUMN sehingga Bali bisa memperoleh pendapatan dari pajak bandara,” katanya.

Sedangkan untuk berapa nominalnya, Sudikerta belum dapat menentukan sekarang karena harus melalui usulan dan pembahasan terlebih dahulu. Di sisi lain, dia menginginkan supaya pemprov setempat memperoleh dana perimbangan yang berkeadilan.

“Yang kami perlukan itu dana perimbangan berkeadilan, kami tidak perlu merdeka karena selama ini yang diberikan Bali sangat tinggi ke pemerintah pusat, namun yang dikembalikan ke Bali itu sangat kecil,” katanya.

Ia mengemukakan, devisa yang dihasilkan Bali per tahun sekitar Rp41 triliun, sayangnya hanya dikembalikan ke Bali sekitar Rp900 miliar.

“Kami sangat berharap agar Bali dikhususkan atau dana perimbangan dikecualikan supaya lebih berkeadilan, minimal daerah kami bisa mendapatkan sampai Rp10 triliun per tahun,” katanya.(*)

Editor: Ruslan Burhani

Sumber:http://www.antaranews.com/suara-parlemen/berita/420919/pansus-dpr-dorong-bali-perjuangkan-pajak-bandara

Terbang Malam Hari Saat Traveling, Tak Masalah

Biasanya, kebanyakan traveler terbang naik pesawat saat pagi atau soang hari. Bagaimana jika penerbangan Anda adalah malam hari? Tak masalah, karena ada banyak kegiatan dan pemandangan cantik yang bisa dilihat.

Semakin padatnya bandara terutama Soekarno Hatta, membuat penerbangan malam menjadi pilihan waktu yang tepat untuk lepas landas. Bagi para traveler, tentunya menggunakan penerbangan malam merupakan sensasi tersendiri.

Penerbangan malam dipilih traveler apalagi bila jarak tempuhnya cukup jauh, terutama ke wilayah Indonesia Timur. Waktu tempuh terbang antara 5-6 jam membuat perjalanan menjadi lebih efektif.

Hal ini karena kita akan tiba di tempat tujuan lebih pagi dengan perbedaan waktu 1-2 jam lebih dulu dari Jakarta. Sehingga Anda tidak menghabiskan satu malam menginap tanpa arti.

Saya pertama kali terbang malam pada tahun 2008 non stop, dari Jakarta menuju Ambon menggunakan maskapai swasta yang berangkat pukul 01.30 WIB. Sempat tertunda 1 jam, pesawat akhirnya berangkat juga dan saya tiba di Ambon sekitar pukul 08.30 WIT atau pukul 06.30 WIB.

Perjalanan selama hampir 4 jam dilalui dengan tidur nyenyak di atas pesawat sambil mendengarkan mp3 karena tidak ada makanan tersaji di atas pesawat. Memang cukup melelahkan, namun paginya bisa langsung beraktivitas di tempat tujuan.

Penerbangan berikutnya tahun 2012 lebih seru, karena saya transit di beberapa tempat sebelum tiba di tujuan. Saya bertolak menuju Ternate menggunakan maskapai milik BUMN sekitar pukul 22.00 WIB.

Kemudian saya transit di Denpasar selama satu jam sebelum melanjutkan perjalanan ke Makassar. Di Makassar pesawat tiba sekitar pukul 02.30 WITA, dan berganti pesawat lain di pagi hari menuju Ternate.

Selama menunggu, saya duduk sambil menikmati kopi di salah satu warung 24 jam di Bandara Hasanuddin, sambil menyaksikan siaran langsung sepakbola penyisihan Piala Champion hingga subuh.

Setelah salat Subuh, saya kembali terbang ke Ternate pukul 06.00 dan tiba pukul 08.30 pagi waktu setempat. Setelah menaruh barang di hotel, aktivitas kerja survei lapangan langsung dilakukan tanpa istirahat sedikit pun. Setelah lelah berkeliling kota, barulah sore harinya bisa beristirahat hingga ke esokan paginya.

Terakhir kali pengalaman terbang malam semakin seru, karena saya harus berganti tiga pesawat, dalam satu perjalanan menuju Kota Palu. Saya berangkat malam hari pukul 22.50 WIB menuju Surabaya.

Begitu tiba, saya langsung mampir di kios yang terletak di teras luar Bandara Juanda sampai pagi, sambil nonton siaran langsung antara Prancis-Ukraina, yang berakhir dengan kemenangan 3-0 untuk Prancis.

Pagi hari perjalanan dilanjutkan menuju Makassar dengan pesawat berikutnya. Setiba di Makassar, kami kembali ngopi-ngopi di Bandara Hasanuddin sambil menunggu pesawat selanjutnya menuju ke Palu.

Penerbangan kali ini cukup unik karena menggunakan pesawat kecil, yang hanya mengangkut sekitar 90 penumpang saja. Ketika tiba di Palu, kami kembali beraktivitas seperti biasa tanpa harus menginap di hotel terlebih dahulu.

Penerbangan malam memang mengasyikkan, seperti naik bus antar kota jurusan Jakarta-Solo atau Surabaya. Selain bisa tiba di bandara tepat waktu karena tidak terlalu macet di malam hari, saat boarding pun penumpang lebih leluasa dan tidak perlu mengantri karena masih jarangnya penumpang di malam hari.

Namun memang diperlukan fisik yang prima sebelum menjalani penerbangan malam hari, karena memang cukup melelahkan. Bagi para traveler yang senang bertualang atau mencoba hal baru, sekali-kali cobalah terbang malam hari dan nikmati sensasinya.

Sumber: http://travel.detik.com/read/2013/12/15/155100/2425769/1025/terbang-malam-hari-saat-traveling-tak-masalah

AirAsia Promo Kursi Gratis ke Semua Rute Internasional

Jakarta – Kabar baik bagi traveler yang ingin jalan-jalan ke luar negeri. Maskapai bujet AirAsia kembali menggelar promo harga kursi mulai dari Rp 0, berlaku ke semua rute internasional.

Promo kursi Rp 0 ini berlaku mulai 24 Februari-2 Maret 2014, dengan periode penerbangan mulai 1 Oktober 2014-30 April 2015. Traveler hanya bisa mendapatkan promo ini lewat situs www.airasia.com.

Dari Indonesia, traveler bisa mengeksplor kota-kota di negara tetangga mulai dari Kuala Lumpur, Penang, Johor Bahru, Kota Kinabalu, Singapura, Bangkok, dan Phuket. Selain itu, Anda juga bisa menjelajah kota-kota besar di Australia seperti Perth dan Darwin.

Sementara itu dari hub AirAsia di Kuala Lumpur, destinasinya bisa lebih jauh! Mulai dari China, India, sampai negara-negara eksotis seperti Myanmar, Vietnam, Laos dan Kamboja.

“Dengan jaringan rute yang luas serta penawaran menarik seperti promo kursi gratis, AirAsia menjadi pilihan terbaik bagi mereka yang ingin bepergian dan mengeksplor berbagai negara khususnya di Asia dan Australia,” tutur Presiden Direktur AirAsia Indonesia, Dharmadi dalam rilis yang diterima detikTravel, Senin (24/2/2014).

Selain menawarkan kursi gratis untuk semua rute internasional, AirAsia juga menawarkan harga menarik untuk rute domestik yakni mulai Rp 99.000. Traveler bisa menyambangi berbagai destinasi di dalam negeri mulai dari Bali, Yogyakarta, Surabaya, Bandung, dan Medan.

Sumber: http://travel.detik.com/read/2014/02/24/081800/2506131/1382/airasia-promo-kursi-gratis-ke-semua-rute-internasional

Apakah Ini Bandara Pertama di Dunia?

Dayton – Bandara yang megah, jadi tempat pesawat berlalu lalang dan jutaan traveler datang dan pergi. Hari ini, bandara menjadi tempat vital untuk para petualang. Tapi, siapa yang tahu soal bandara pertama di dunia?

Terletak di Dayton, Ohio, ada bagian dari Dayton Aviation Heritage National Historic Park yang disebut sebagai bandara pertama di dunia. Di sana ada gubuk tua dan sebuah tulisan dari badan National Park Service, “Bandara pertama. Jelajahilah Huffman Prairie Flying Field.”

Pesawat terbang diciptakan oleh Wright bersaudara di Kitty Hawk, North Carolina. Namun ternyata, di Dayton inilah mereka menguji mesin terbang mereka. Tempat ini 1.000 km jauhnya dari North Carolina.

“Kawasan 34 hektar adalah tempat si anak-anak Wright itu mencoba-coba, belajar dari kesalahan sampai membuat mesin yang praktis dan bisa terbang,” kata Ranger bernama Robert Petersen dilansir News.com, Rabu (26/2/2013).

Sejarah mencatat, Wright pertama kali terbang dengan pesawat bermesin sejauh 260 meter dalam 59 detik pada tahun 1904. “Inilah sang Cawan Suci. Inilah secara harfiah dimana dunia penerbangan dimulai,” kata Petersen.

Di Huffman Prairie banyak sejarah terjadi. Inilah tempat pertama kalinya di dunia pesawat bermesin bisa berbelok, terbang melingkar, terbang membentuk angka 8, dan tempat sekolah penerbangan pertama di dunia. Wow!

Salah satu murid Wright Bersaudara yang terkenal adalah Henry ‘Hap’ Arnold yang kemudian menjadi satu-satunya jenderal bintang lima di dalam sejarah Angkatan Udara AS. Di tempat ini pula menjadi penerbangan kargo pertama di dunia dimana pesawat Wright menerbangkan kain-kain untuk sebuah toko di Colombus, 88 km jauhnya.

“Jadi, inilah bandara pertama di dunia,” kata Petersen.

Huffman Prairie sekarang adalah bagian dari Pangkalan Udara Wright-Patterson. Kawasan ini masuk dalam Dayton Aviation Heritage National Historic Park. Tempat ini sampai meliputi rumah bersejarah tempat tinggal keluarga Wirgt dan toko sepeda mereka. Luar biasa bukan?

Sumber: http://travel.detik.com/read/2014/02/26/071710/2508505/1382/apakah-ini-bandara-pertama-di-dunia?991104topnews

Polda Bidik Proyek Bandara

Minta BPKP Lakukan Audit Investigasi

MUARABUNGO – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi saat ini tengah membidik adanya dugaan korupsi proyek pembangunan bandara Bungo dengan nilai proyek mencapai Rp 500 Miliar. Bahkan, saat ini, penyidik Polda Jambi telah meminta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk melakukan audit investigasi.

Kabid Humas Polda, AKBP Almansyah mengakui jika auditor BPKP saat ini tengah turun ke lokasi bandara di Dusun Sungai Buluh, Kabupaten Bungo untuk melakukan audit.

Penyelidikan, dikatakan Almansyah, ditangani Subdit III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi.

“Tim mulai turun hari ini (Senin, 24/2), untuk melakukan audit pembangunan bandara Bungo. Masih di tingkat penyelidikan, belum penyidikan,” ujar Almansyah.

Dikatakanya, kasus dugaan tindak pindana korupsi ini sudah digarap sejak beberapa waktu lalu. Bahkan, penyidik sudah melakukan pemanggilan dan minta keterangan beberapa orang dari internal Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishub Kominfo) Bungo.

Pantauan dilapangan, tim auditor dari BPKP Jambi saat ini sedang melakukan investigasi. Tim dari BPKP Jambi sudah hampir satu minggu mengumpulkan data di Bungo.

Salah satu sumber dari pihak BPKP menyebutkan, ada dua tim BPKP yang turun bersamaan. Masing-masing tim beranggotakan empat orang. Kedua tim ini, menurut sumber yang enggan disebutkan namanya itu melakukan audit paket proyek yang berbeda. Karena, ada dua paket proyek berbeda yang dibidik dalam kasus ini.

“Kabarnya paket itu anggaran 2012 dulu. Sudah seminggu di Bungo untuk masa investigasi lebih kurang 20 hari,” ujarnya, seraya meminta namanya enggan disebutkan, Senin (24/2) kemarin.

Kabang TU BPKP Jambi, Agus Sudaryanto, yang dihubungi via ponsel juga belum bisa memberikan keterangan.

Sementara itu pihak Dishub Kominfo juga belum dapat dimintai keterangannya terkait hal ini. Kepala Dishub Kominfo, Syahriruddin, ketika dihubungi wartawan via ponsel mengaku tengah berada di Jambi.

(fth)

Sumber: http://www.jambiekspres.co.id/berita-13087-polda-bidik-proyek-bandara.html

Bandara Pinang Sori Masih Ditutup karena Asap

Medan – Bandar Udara Pinang Sori, Kabupaten Tapanuli Tengah, masih ditutup sementara menyusul kabut asap yang melanda sebagian Sumatera Utara, Selasa, 25 Februari 2014. Kabut asap memaksa otoritas Bandara Pinang Sori menutup kegiatan penerbangan akibat jarak pandang pagi ini di bawah 300 meter.

“Kami belum berani mengumumkan bandara beroperasi kembali sejak kemarin karena sampai siang ini pukul 11.30 WIB kabut asap kian pekat. Jarak pandang hari ini lebih buruk dari kemarin,” kata Kepala Bandara Pinang Sori Ambar Suryoko kepada Tempo, Selasa, 25 Februari 2014.

Bandara Pinang Sori sudah ditutup sejak pukul 10.00 WIB kemarin. Lima penerbangan dari dan menuju Pinang Sori terpaksa dibatalkan. Hari ini dua penerbangan dibatalkan. Penerbangan yang dibatalkan hari ini adalah Wings Air dan Susi Air dari Kualanamu menuju Pinang Sori.

Perkembangan kabut asap di Pinang Sori, ujar Ambar, terus dilaporkan ke Kementerian Perhubungan. Ambar mengaku belum tahu kapan Pinang Sori akan kembali beroperasi. “Semua tergantung kondisi asap. Kalau masih menggangu penerbangan, terpaksa kami tutup. Tapi kalau makin membaik, kami akan buka,” ujarnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara Nurdin Lubis mengatakan kabut asap yang melanda wilayahnya tak hanya disebabkan kebakaran di Sumut. “Tapi kabut asap juga datang dari wilayah Riau,” kata Lubis kepada Tempo.

Dari laporan yang diterima Lubis, hutan di Kabupaten Mandailing Natal dan Kabupaten Tapanuli Tengah merupakan daerah terparah yang hutannya terbakar. “Kami sudah sampaikan kepada Menteri Kehutanan mengenai situasi terbaru. Memang ada penambahan hotspot (titik panas) di Sumut,” ujar Lubis.

SAHAT SIMATUPANG

Sumber: http://www.tempo.co/read/news/2014/02/25/058557387/Bandara-Pinang-Sori-Masih-Ditutup-karena-Asap

Anak Kuda ‘Blokir’ Bandara Maumere, Sky Air Angkut Legislator Gagal Take Off

MAUMERE – Heboh! Seekor kuda ‘memblokir’ Bandar Udara (Bandara) Frans Seda, Maumere saat pesawat Sky Air hendak take off melanjutkan penerbangan menuju Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Senin (24/2/2014) sore.

Akibatnya, penerbangan tertunda hampir dua jam. Pesawat Sky Air yang seharusnya terbang pukul 15.30 Wita dari Bandara Frans Seda, baru terbang menuju Denpasar pukul 17.30 Wita.

Pesawat sempat lepas landas pukul 16.00 Wita setelah petugas Bandara Frans Seda mengusir kuda yang berada di landasan pacu bandara.

Namun ketika pesawat hendak lepas landas, muncul perintah yang keluar dari layar komputer di dalam pesawat bahwa mesin pesawat perlu didinginkan selama 30 menit.

Kejadian kuda ‘blokir’ landasan pacu bandara sempat menghebohkan penumpang yang terbang sore ke Kupang, Denpasar dan Surabaya.

Para penumpang, di antaranya 12 orang anggota DPRD Sikka sempat marah dan kecewa. Anggota DPRD Sikka  kesal karena pengamanan di landasan pacu Bandara Frans Seda tidak diperhatikan pihak pengelola bandara.

“Ini nyawa manusia. Bandara itu harus dijaga  sehingga ternak jangan lewat saat ada pesawat. Memalukan. Baru-baru di Ngada bupati suruh Satpol PP blokir bandara, di Maumere kuda ‘blokir’ bandara. Ini memalukan sekali. Proyek di bandara dananya besar setiap tahun, tapi tidak perhatikan pagar yang bolong sehingga kuda bisa masuk,”  kata Siflan Angi, anggota DPRD Sikka, yang akan terbang ke Surabaya bersama Sky Air, Senin (24/2/2014) sore.

Siflan bersama beberapa anggota DPRD Sikka saat ditemui sudah berada kembali di ruangan keberangkatan karena diminta turun dari pesawat karena anak kuda masuk ke landasan pacu sehingga pesawat tidak bisa lepas landas.

“Kami mau take off tapi untung pilot lihat ada seekor anak kuda berdiri dan mau melompat masuk ke dalam mesin jetnya. Pesawat langsung dihentikan tiba-tiba. Kami panik. Untung tidak sempat take off. Ini yang kami kesal. Penjagaan di bandara ke mana. Ada mobil untuk kontrol saat ada pesawat tidak difungsikan,” kata Siflan.

Us Bapa, anggota DPRD Sikka di Bandara Frans Seda Maumere, mengatakan, saat pesawat akan take off  pilot melihat ke bawa ada anak kuda yang berdiri persis di depan mesin jet pesawat. Anak kuda itu, lanjutnya, mau melompat masuk ke dalam mesin dan tidak mau menghindar.

“Pilot menghentikan pesawat  tiba-tiba karena kuda itu mau masuk ke dalam mesin pesawat. Ada petugas diberitahu oleh petugas tower yang mengusir kuda, tapi kuda itu tidak mau lari. Ada petugas yang terjatuh karena tiup angin dari dalam mesin cukup kencang,” ujarnya.

Ia mengatakan, pesawat sudah keluar dari ujung landasan dan mau bersiap-siap untuk tancap gas tiba-tiba berhenti karena kuda itu mau melompat ke dalam mesin pesawat.

“Ada mobil pengamanan di bandara disimpan dan tidak difungsikan. Ini kejadian sungguh memalukan kita semua. Hal yang bisa kita cegah dengan melakukan pantauan sebelum pesawat masuk dan keluar ternyata tidak dilakukan,” tegas Us.

Hubert Moni, Afridus Aeng dan Yanto, anggota DPRD Sikka lainnya, kecewa dengan pihak pengelola bandara yang tidak melakukan pengawasan dan pemantauan di lokasi bandara.

“Bandara ini tempat khusus dan bukan seperti di Pasar Alok. Manusia saja yang lewat bisa membahayakan, apalagi hewan,” kata Hubert.

Sumber: http://www.tribunnews.com/regional/2014/02/25/anak-kuda-blokir-bandara-maumere-sky-air-angkut-legislator-gagal-take-off

Bandara Ngurah Rai Tutup untuk Nyepi, Gubernur Bali Surati 4 Menteri

Denpasar – Gubernur Bali Made Mangku Pastika telah mengirimkan surat kepada empat menteri terkait penutupan sementara Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, untuk serangkaian Hari Suci Nyepi, Tahun Baru Saka 1936 pada hari Senin, 31 Maret 2014 mendatang.

“Surat tersebut telah disampaikan sejak dini, dengan harapan dapat disebarluaskan kepada semua pihak yang terkait, baik di tingkat nasional maupun masyarakat internasional,” kata Kepala Biro Humas Pemerintah Provinsi Bali, I Ketut Teneng didampingi Kabid Perhubungan Udara Dinas Perhubungan Provinsi Bali, Ida Bagus Puja Astawa, SH, MSI di Denpasar, Selasa (25/2).

Ia mengatakan, surat Nomor 003.2/23168/DPIK tertanggal 30 Desember 2013 itu disampaikan kepada Menteri Perhubungan EE Mangindaan, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi serta Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring.

Selain itu, surat juga disampaikan kepada Dirjen Perhubungan Darat, Laut dan Udara di lingkungan Kementerian Perhubungan, selain Ketua DPRD Bali dan seluruh bupati dan wali kota di Pulau Dewata.

Surat tersebut juga ditembuskan kepada 25 instansi terkait di tingkat pusat dan Bali, termasuk kepala kantor Otoritas Bandara Udara Wilayah IV Tuban serta seluruh kepala pelabuhan laut di daerah ini.

Ketut Teneng menambahkan, surat penutupan bandara dan seluruh pelabuhan laut pintu masuk ke Pulau Dewata sengaja dikirim lebih awal, yakni tiga bulan sebelum Hari Suci Nyepi saat penutupan seluruh pintu masuk.

Surat pemberitahuan kepada empat menteri terkait itu dengan harapan dapat meneruskan kepada seluruh perusahaan penerbangan di Indonesia maupun mancanegara.

Dengan demikian perusahaan penerbangan dalam dan luar negeri tidak menjadwalkan penerbangan ke Bali, saat umat Hindu melaksanakan Tapa Brata Penyepian pada 31 Maret.

Empat pantangan yang dilakukan umat Hindu pada Hari Suci Nyepi meliputi amati geni (tidak menyalakan api), amati karya (tidak melakukan kegiatan), amati lelungan (tidak bepergian) dan amati lelanguan (tidak mengumbar hawa nafsu maupun tidak mengadakan hiburan atau bersenang-senang).

Penutupan sementara Bandara Ngurah Rai pada 31 Maret 2014 nanti akan merupakan yang ke-16 kalinya sejak tahun 1999, yang berlangsung selama 24 jam sejak pukul 06.00 Wita hingga jam 06.00 waktu setempat keesokan harinya.

“Gubernur Pastika bersurat kepada menteri dan instansi terkait tentang penutupan Bandara Ngurah Rai itu diperkuat dengan surat Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, 1 September 1999, perihal pengoperasian Bandara Ngurah Rai,” tutur Ketut Teneng.

Surat edaran Gubernur Bali tersebut berisi larangan yang wajib ditaati semua pihak di Bali, ditujukan kepada seluruh instansi pemerintah (sipil, TNI, dan Polri), serta lembaga swasta masyarakat, lembaga keagamaan, lembaga adat, maupun perusahaan penerbangan, angkutan darat dan perusahaan pelayaran.

Menurut dia, PT (Persero) Angkasa Pura I Bandara Ngurah Rai jauh sebelumnya juga telah menyampaikan pengumuman tentang penutupan sementara Bandara Ngurah Rai tersebut kepada semua perusahaan penerbangan internasional, baik di dalam maupun luar negeri.

Sosialisasi dilakukan sejak dini, termasuk keterlibatan biro perjalanan wisata dan kalangan hotel untuk memberikan informasi sejak awal kepada wisatawan yang ingin berkunjung ke Bali.

Dengan mengetahui informasi Hari Raya Nyepi, sekaligus penutupan sementara Bandara Ngurah Rai, pelancong dari berbagai negara di belahan dunia diharapkan dapat terbang ke Bali sehari lebih awal atau menunda keberangkatannya sehari setelah Nyepi.

Sumber: http://www.beritasatu.com/nasional/168015-bandara-ngurah-rai-tutup-untuk-nyepi-gubernur-bali-surati-4-menteri.html

 

Tips Liburan dengan Keluarga Besar

Jakarta – Acara kumpul keluarga tidak selalu harus digelar di rumah orang tua. Memang asyik merasakan kembali kehangatan lingkungan tempat kita menghabiskan masa kecil.

Namun untuk menyenangkan orang tua, sekaligus memberikan suasana yang berbeda bagi anak-anak, kenapa tidak membuat liburan bersama keluarga besar? Nah, untuk merealisasikan itu, perlu perencanaan dan persiapan jauh-jauh hari. Berikut tips merencanakan liburan dengan keluarga besar.

1. Tunjuk pemimpin proyek
Bila berada di kota yang berbeda, Anda bisa melakukan diskusi via dunia maya. Tentukan siapa yang menjadi “kepala proyek”, sehingga ada yang mengatur pembagian tugas dan mengambil keputusan.

Lakukan dengan serius seperti halnya saat ada membuat program di kantor. Jadi acara liburan dan kumpul keluarga berjalan lancar.

2. Pilih lokasi
Tentu yang harus dipastikan sejak awal adalah tempat tujuan dan jadwal acara. Jangan terlalu muluk-muluk, sesuaikan dengan anggaran setiap keluarga.

Pahami yang terpenting adalah acara berkumpul, bukan lokasi dan akomodasi yang serba mewah. Lokasi tujuan juga disesuaikan dengan waktu yang tersedia. Jangan sampai lebih banyak waktu yang dihabiskan di perjalanan dibanding untuk berkumpul di tempat berlibur.

3. Transportasi
Bila lokasi tujuan harus dicapai dengan transportasi udara, pastikan untuk memesan tiket pesawat paling tidak tiga bulan sebelumnya. Demikian pula dengan akomodasi dan transportasi selama di kota tujuan.

Selain mungkin akan mendapatkan harga yang lebih murah, pada musim liburan, seperti Juni-Juli dan Desember, akomodasi dan transportasi di kota-kota tujuan wisata biasanya sulit diperoleh karena serbuan turis. Cek kembali transportasi dan akomodasi sebelum berangkat.

4. Konsumsi
Jangan abaikan soal konsumsi karena Anda bepergian dengan rombongan besar. Lakukan reservasi pada rumah makan atau restoran yang akan disinggahi selama perjalanan.

Pastikan konsumsi yang dibutuhkan juga tersedia di tempat berlibur. Buatlah rencana cadangan jika menu tidak sesuai dengan selera anggota keluarga atu jumlahnya kurang.

5. Aktivitas
Pikirkan kegiatan yang akan dilakukan di lokasi tujuan. Terutama jika tak ada sarana olahraga baik itu kolam renang maupun lapangan tenis dan obyek wisata, seperti air terjun, sungai, danau, serta pantai yang bisa dituju.

Anda bisa membawa bola, membuat berbagai permainan dengan peralatan sendiri, atau mengadakan pesta barbeque.

Sumber: http://www.tempo.co/read/news/2013/07/29/217500404/Tips-Liburan-dengan-Keluarga-Besar

Tips Berlibur Asyik Bersama Sahabat

Liburan ke Jepang

ANDA tentunya tidak ingin kehilangan sahabat ketika sedang berlibur. Nah, beberapa tips dari situs divinecaroline.com berikut ini mungkin bisa membantu persahabatan Anda tetap aman selama liburan dan pulang dengan segala kenangan indah.

1. Berkomunikasi dahulu sebelum pergi

Waktu terbaik untuk mencari tahu jenis perjalanan apa yang akan Anda hadapi adalah sebelum pergi.

Sebelum berangkat, Anda bisa melakukan pertemuan santai sambil minum kopi atau teh untuk membahas rencana perjalanan dan pemandangan kota apa yang akan dikunjungi. Anda juga bisa berdiskusi mengenai siapa yang akan memesan penerbangan dan hotel. Pastikan untuk membagi tugas secara adil.

Jika uang Anda terbatas, sebaiknya katakan kepada sahabat Anda sehingga mereka tidak terkejut dengan penghematan Anda saat sedang dalam perjalanan.

Yang juga perlu diingat sebelum perjalanan, Anda harus saling pengertian dan mempunyai kompromi tingkat tinggi. Semakin Anda siap maka semakin halus perjalanan.

2. Luangkan waktu untuk diri sendiri

Pastikan Anda mempunyai waktu untuk sendiri sehingga benar-benar bisa menghargai waktu yang dihabiskan bersama sahabat Anda.

Dengan melakukan hal ini, Anda bisa mengurangi tekanan saat bangun di pagi hari. Dengan begitu, jika segala sasuatunya mendadak tegang, Anda sudah mempunyai ketenangan dan sahabat Anda tidak akan segera menjadi tersinggung.

3. Belajar membaca sahabat Anda

Perhatikan jika sahabat Anda mendadak tidak berbicara sebanyak biasanya. Bila keadaan terlihat seperti ini, mungkin saat yang tepat untuk memberi sahabat Anda sedikit ruang.

Pastikan Anda juga menahan diri untuk tidak bertanya, bercanda dan yang telebih parah membentaknya karena keadaan akan semakin parah. Tunggu saja sampai sahabat Anda ingin berbicara dan mengungkapkan keluh kesahnya.

Jika Anda tidak dapat menjauh secara fisik (misalnya saat berada di mobil atau di pesawat), hal terbaik yang bisa dilakukan untuk sementara waktu adalah membaca novel atau mendengarkan musik.

4. Jangan takut untuk menghabiskan malam di dalam penginapan

Anda mungkin tergoda untuk mendapat hasil maksimal dari perjalanan dengan keluar setiap malam merasakan kehidupan malam lokal. Tapi bila Anda terlalu larut setiap hari dan kurang tidur, ini bisa mengubah sahabat menjadi musuh.

Bila kurang tidur pastinya Anda akan sulit untuk melakukan kegiatan di siang hari dan mungkin teman Anda akan kecewa. Bila sudah begini, ada baiknya Anda libur sejenak dari kehidupan malam dan menghabiskan waktu di dalam penginapan dengan menonton TV misalnya.

Anda mungkin merasa bersalah karena menyia-nyiakan malam yang berharga, tapi percayalah, hari berikutnya Anda akan merasa dipulihkan dan kembali menjadi pribadi yang ramah.

5. Jangan permasalahkan hal-hal kecil

Bila Anda sedang berlibur, masalah-masalah kecil akan selalu ditemukan. Jika Anda lelah dan bau selama perjalanan yang panjang, akan mudah sekali mempermasalahkan hal-hal yang sepele. Saat-saat seperti ini Anda harus bisa menahan sikap dan tetap berpikir santai daripada terus mengeluh dengan jalan yang rusak misalnya.

Jika Anda mendapatkan reputasi sebagai orang baik dan menyenangkan maka sahabat Anda akan senang untuk berlibur bersama kembali.(*/OL-06)

Sumber : mediaindonesia.com

Citilink Tertarik Penerbangan di Bandara Halim

Jakarta – Maskapai penerbangan Citilink menyatakan belum bisa melayani penerbangan perintis. Namun lebih tertarik menggarap penerbangan dari Bandara Halim Perdana Kusuma.

“Sepertinya Kita nggak ada rencana untuk penerbangan perintis, Sekarang kita fokus aja pada pesawat Airbus A320 untuk penerbangan regional. Kalau perintis sepertinya tidak ingin dulu,” ucap Vice President Marketing Comunication Citilink, Harris di Jakarta Sabtu (22/2)

Ia juga menyampaikan bahwa Citilink akan nantinya membuka penerbangan regional ke Surabaya-Johor pada bulan Maret 2014. “Kita sedang matching rute yang nantinya akan menjadi penerbangan regional. Ada Malaysia, Singapura nanti bulan Maret, yaitu dari Surabaya – Johor,” imbuhnya.

Selain itu, Harris juga menjelaskan bahwa pihaknya ingin sekali menambah rute penerbangan ke Bandara Halim Perdana Kusuma. Namun belum bisa menambah rute karena harus dibacarakan kembali dengan pihak ketiga dengan pihak-pihak yang terkait

“Kalau penambahan, kita mau-mau saja tapi slotnya itu sudah dibagi-dibagi sama bandara, Departemen Perhubunga. Kita mau saja. Kalau ada tambah, Kita tambah saja. Tapi harus dibicarakan dulu Citilink dengan pihak ketiga,” jelasnya.

(Inl/Net)

Sumber: http://www.deliknews.com/2014/02/22/citilink-tertarik-penerbangan-di-bandara-halim/#.UwrpVbQqF7k

Cuaca

Bali
overcast clouds
29.5 ° C
29.5 °
29.5 °
68 %
4.5kmh
86 %
Sat
29 °
Sun
29 °
Mon
30 °
Tue
30 °
Wed
30 °

Kurs Rupiah

IDR - Indonesian Rupiah
USD
17,334.3
AUD
12,480.7
EUR
20,325.2
CNY
2,538.6
JPY
110.4
SGD
13,621.2