Anak Kuda ‘Blokir’ Bandara Maumere, Sky Air Angkut Legislator Gagal Take Off

141

MAUMERE – Heboh! Seekor kuda ‘memblokir’ Bandar Udara (Bandara) Frans Seda, Maumere saat pesawat Sky Air hendak take off melanjutkan penerbangan menuju Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Senin (24/2/2014) sore.

Akibatnya, penerbangan tertunda hampir dua jam. Pesawat Sky Air yang seharusnya terbang pukul 15.30 Wita dari Bandara Frans Seda, baru terbang menuju Denpasar pukul 17.30 Wita.

Pesawat sempat lepas landas pukul 16.00 Wita setelah petugas Bandara Frans Seda mengusir kuda yang berada di landasan pacu bandara.

Namun ketika pesawat hendak lepas landas, muncul perintah yang keluar dari layar komputer di dalam pesawat bahwa mesin pesawat perlu didinginkan selama 30 menit.

Kejadian kuda ‘blokir’ landasan pacu bandara sempat menghebohkan penumpang yang terbang sore ke Kupang, Denpasar dan Surabaya.

Para penumpang, di antaranya 12 orang anggota DPRD Sikka sempat marah dan kecewa. Anggota DPRD Sikka  kesal karena pengamanan di landasan pacu Bandara Frans Seda tidak diperhatikan pihak pengelola bandara.

“Ini nyawa manusia. Bandara itu harus dijaga  sehingga ternak jangan lewat saat ada pesawat. Memalukan. Baru-baru di Ngada bupati suruh Satpol PP blokir bandara, di Maumere kuda ‘blokir’ bandara. Ini memalukan sekali. Proyek di bandara dananya besar setiap tahun, tapi tidak perhatikan pagar yang bolong sehingga kuda bisa masuk,”  kata Siflan Angi, anggota DPRD Sikka, yang akan terbang ke Surabaya bersama Sky Air, Senin (24/2/2014) sore.

Siflan bersama beberapa anggota DPRD Sikka saat ditemui sudah berada kembali di ruangan keberangkatan karena diminta turun dari pesawat karena anak kuda masuk ke landasan pacu sehingga pesawat tidak bisa lepas landas.

“Kami mau take off tapi untung pilot lihat ada seekor anak kuda berdiri dan mau melompat masuk ke dalam mesin jetnya. Pesawat langsung dihentikan tiba-tiba. Kami panik. Untung tidak sempat take off. Ini yang kami kesal. Penjagaan di bandara ke mana. Ada mobil untuk kontrol saat ada pesawat tidak difungsikan,” kata Siflan.

Baca juga:  Penyebab Pintu Darurat Pesawat Terbuka

Us Bapa, anggota DPRD Sikka di Bandara Frans Seda Maumere, mengatakan, saat pesawat akan take off  pilot melihat ke bawa ada anak kuda yang berdiri persis di depan mesin jet pesawat. Anak kuda itu, lanjutnya, mau melompat masuk ke dalam mesin dan tidak mau menghindar.

“Pilot menghentikan pesawat  tiba-tiba karena kuda itu mau masuk ke dalam mesin pesawat. Ada petugas diberitahu oleh petugas tower yang mengusir kuda, tapi kuda itu tidak mau lari. Ada petugas yang terjatuh karena tiup angin dari dalam mesin cukup kencang,” ujarnya.

Ia mengatakan, pesawat sudah keluar dari ujung landasan dan mau bersiap-siap untuk tancap gas tiba-tiba berhenti karena kuda itu mau melompat ke dalam mesin pesawat.

“Ada mobil pengamanan di bandara disimpan dan tidak difungsikan. Ini kejadian sungguh memalukan kita semua. Hal yang bisa kita cegah dengan melakukan pantauan sebelum pesawat masuk dan keluar ternyata tidak dilakukan,” tegas Us.

Hubert Moni, Afridus Aeng dan Yanto, anggota DPRD Sikka lainnya, kecewa dengan pihak pengelola bandara yang tidak melakukan pengawasan dan pemantauan di lokasi bandara.

“Bandara ini tempat khusus dan bukan seperti di Pasar Alok. Manusia saja yang lewat bisa membahayakan, apalagi hewan,” kata Hubert.

Sumber: http://www.tribunnews.com/regional/2014/02/25/anak-kuda-blokir-bandara-maumere-sky-air-angkut-legislator-gagal-take-off

Previous articleBandara Ngurah Rai Tutup untuk Nyepi, Gubernur Bali Surati 4 Menteri
Next articleBandara Pinang Sori Masih Ditutup karena Asap