Bandara Pinang Sori Masih Ditutup karena Asap

74

Medan – Bandar Udara Pinang Sori, Kabupaten Tapanuli Tengah, masih ditutup sementara menyusul kabut asap yang melanda sebagian Sumatera Utara, Selasa, 25 Februari 2014. Kabut asap memaksa otoritas Bandara Pinang Sori menutup kegiatan penerbangan akibat jarak pandang pagi ini di bawah 300 meter.

“Kami belum berani mengumumkan bandara beroperasi kembali sejak kemarin karena sampai siang ini pukul 11.30 WIB kabut asap kian pekat. Jarak pandang hari ini lebih buruk dari kemarin,” kata Kepala Bandara Pinang Sori Ambar Suryoko kepada Tempo, Selasa, 25 Februari 2014.

Bandara Pinang Sori sudah ditutup sejak pukul 10.00 WIB kemarin. Lima penerbangan dari dan menuju Pinang Sori terpaksa dibatalkan. Hari ini dua penerbangan dibatalkan. Penerbangan yang dibatalkan hari ini adalah Wings Air dan Susi Air dari Kualanamu menuju Pinang Sori.

Perkembangan kabut asap di Pinang Sori, ujar Ambar, terus dilaporkan ke Kementerian Perhubungan. Ambar mengaku belum tahu kapan Pinang Sori akan kembali beroperasi. “Semua tergantung kondisi asap. Kalau masih menggangu penerbangan, terpaksa kami tutup. Tapi kalau makin membaik, kami akan buka,” ujarnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara Nurdin Lubis mengatakan kabut asap yang melanda wilayahnya tak hanya disebabkan kebakaran di Sumut. “Tapi kabut asap juga datang dari wilayah Riau,” kata Lubis kepada Tempo.

Dari laporan yang diterima Lubis, hutan di Kabupaten Mandailing Natal dan Kabupaten Tapanuli Tengah merupakan daerah terparah yang hutannya terbakar. “Kami sudah sampaikan kepada Menteri Kehutanan mengenai situasi terbaru. Memang ada penambahan hotspot (titik panas) di Sumut,” ujar Lubis.

SAHAT SIMATUPANG

Sumber: http://www.tempo.co/read/news/2014/02/25/058557387/Bandara-Pinang-Sori-Masih-Ditutup-karena-Asap

Baca juga:  Misteri Pipa Bocor di Bandara Soekarno Hatta Terungkap
Previous articleAnak Kuda ‘Blokir’ Bandara Maumere, Sky Air Angkut Legislator Gagal Take Off
Next articlePolda Bidik Proyek Bandara