Home Blog Page 254

Ini dia enaknya jadi orang Indonesia!

Siapa bilang jadi orang Indonesia itu gak enak? Selain punya kebiasaan unik, jadi orang Indonesia ternyata punya kelebihan sendiri dibandingkan warga negara lain. Pantas bule-bule mancanegara jadi berbondong-bondong kemari!

Sebenarnya apa aja sih hal-hal enak jadi orang Indonesia?

 1. Biaya hidup murah

Makan murah meriah

Di Indonesia, cukup dengan selembar Rp10.000 kamu udah bisa makan sampai kenyang di warteg. Kalo di Amerika Serikat, kamu harus merogoh kocek minimal $8 atau setara Rp95.000 untuk sekali makan. Selain itu, harga bahan bakar, transportasi, sandang dan papan juga lebih murah dibanding negara tetangga kita Malaysia.

2. Bisa beli barang berkualitas dunia dengan harga miring

Factory outlet

Kalo kamu orang Indonesia, pasti kamu gak asing lagi dengan factory outlet. Di sini kamu membeli pakaian dan sepatu bermerk dengan harga miring, karena yang dijual adalah barang sisa ekspor. Barang-barang KW alias tiruan dengan grade KW-super, KW-1, KW-2 dan seterusnya dijual bebas dan mudah ditemui.

3. Punya ribuan destinasi wisata alam yang keren banget

Raja Ampat

Indonesia itu surga. Dengan 17 ribu pulau, garis pantai mencapai 99.093 kilometer dan berada di Cincin Api Pasifik, Indonesia punya banyak destinasi wisata alam berupa gunung dan pantai yang bahkan gak bakalan habis dikunjungi satu per satu meski kamu traveling seumur hidup.

Gak cuma di permukaan, wisata bawah laut Indonesia pun oke banget karena Indonesia punya destinasi menyelam yang menjadi salah satu yang terbaik di dunia, seperti Bunaken di Sulawesi dan Raja Ampat di Papua.

4. Punya kesenian dan budaya yang beraneka ragam

Tarian khas nusantara

Bukan rahasia lagi kalo Indonesia itu salah satu negeri yang memiliki keanekaragaman budaya paling kaya di dunia dengan lebih dari 750 suku dan 500 bahasa dan dialek daerah. Kesenian dan budaya Indonesia sudah diakui di mata internasional, bahkan gamelan diajarkan di sekolah-sekolah di luar negeri, seperti di AS dan Selandia Baru.

Batik Indonesia, wayang dan keris telah diakui UNESCO sebagai warisan budaya. Selain itu, Indonesia juga punya beraneka ragam rumah adat dan tarian daerah yang menjadi daya tarik wisatawan.

5. Bahasa Indonesia itu keren!

Bangga berbahasa Indonesia

Tahu, gak? Ternyata bahasa Indonesia sangat diminati sama orang asing lho, sampai-sampai sudah dipelajari di 45 negara di dunia dan termasuk dalam 10 bahasa yang paling banyak digunakan di dunia. Bahasa Indonesia juga sangat populer di Australia, bahkan digunakan sebagai bahasa resmi kedua di Vietnam. Wuiih!

6. Gak perlu beli pakaian musim dingin

Gak perlu begini di Indonesia

Ya. Karena Indonesia cuma mengenal dua musim, yaitu musim kemarau dan musim hujan, dan matahari bersinar sepanjang tahun. Mau pake kaos singlet sama celana kolor doang juga gak masalah.

7. Bisa makan tempe sepuasnya

Tempe goreng murah bergizi

Tempe adalah makanan asli Indonesia yang enak dan kaya gizi. Yang lebih penting, tempe itu murah! Bersyukurlah kamu jadi orang Indonesia yang bisa makan tempe setiap saat.

8. Mau durian? Tinggal metik!

Nyam!

Sebagai orang Indonesia, kamu gampang banget mendapatkan durian si raja buah-buahan ini, apalagi kalo pas musimnya. Kamu juga pastinya lebih tahan sama aroma durian yang kuat itu daripada orang luar, yang sebagian menganggap aromanya menjijikkan, padahal kan enggak.

Selain durian, kamu orang Indonesia juga bisa dengan mudah mendapatkan beragam buah-buahan segar dengan harga murah di pasar-pasar tradisional.

9. Masakan Indonesia punya citarasa yang kaya

Rendang

Dibandingkan masakan luar negeri – terutama negara Barat – masakan Indonesia lebih kaya citarasa karena menggunakan bumbu dan rempah yang beraneka ragam. Kalo kamu yang terbiasa makan masakan Indonesia mencicipi masakan luar negeri, mungkin kamu bakal gak doyan karena rasanya kurang kuat.

10. Indonesia punya sistem demokrasi yang berfungsi dengan baik

Demokrasi

Suara kamu sebagai rakyat sangat didengar lewat pemilu, baik pemilu legislatif, pemilihan kepala daerah, maupun pemilihan presiden dan wakil presiden. Memang, mudah buat menganggap hak prerogatif ini biasa-biasa aja ketika yang kita tahu cuma zaman enak. Kalau mau mengerti betapa langkanya hak demokrasi ini, bayangkan aja situasi dimana kamu nggak bisa nge-tweet, buka Facebook, atau browsing situs apapun kecuali foto presiden Indonesia dipajang lebar-lebar jadi banner-nya. Risih banget ‘kan? Emang.

11. Kaya dengan kopi

Kopi Indonesia

Indonesia adalah salah satu produsen kopi terbesar di dunia, sehingga kamu bisa mendapatkan kopi dengan mudah dan murah. Kita punya beragam jenis kopi khas daerah yang tersebar di seluruh Indonesia, seperti kopi kintamani, kopi jawa, dan kopi toraja. Indonesia juga satu-satunya produsen kopi luwak, kopi termahal di dunia.

12. Bisa beli apapun secara kredit

The power of ngutang

Kamu gak perlu repot-repot menabung bertahun-tahun biar bisa punya rumah, mobil, sepeda motor, atau ponsel pintar terbaru, karena semuanya bisa dibeli secara kredit alias mencicil. Dengan sistem kredit, kamu bisa mendapatkan barang yang kamu inginkan saat itu juga, lalu tinggal menyisihkan penghasilan bulanan untuk membayar cicilan.

12. Punya trik basa-basi yang lebih oke

Halo, apa kabar?

Basa-basi seperti “dari mana/mau ke mana?” itu tetep lebih enak diucapkan daripada basa-basi bule yang biasanya kayak gini: “Nice weather, huh?”

Ya terus kenapa kalo cuacanya bagus.

13. Indonesia salah satu masyarakat yang paling ramah di dunia

Orang Indonesia murah senyum

Di Indonesia, kamu masih sering menjumpai orang yang menyapa atau tersenyum padamu saat berpapasan di jalan. Ini karena kebiasaan orang Indonesia yang komunal membuat kita lebih terbuka, bahkan cenderung ingin tahu, pada orang asing.

14. Masih banyak peluang usaha

Mudah buka usaha kecil-kecilan

Wiraswasta di Indonesia masih sedikit, padahal pasar masih terbuka sangat lebar. Jadi sebenarnya gampang jadi wirausaha di Indonesia, yang penting kreatif. Orang Indonesia juga pintar melihat peluang mendapat tambahan uang meski cuma modal dengkul.

15. Kamar mandi basah

Kamar mandi basah

Kebanyakan rumah tangga di Indonesia masih berupa kamar mandi basah minimalis yang terdiri dari bak mandi dan toilet jongkok. Dengan gaya seperti ini, kamu gak harus mengorbankan tempat yang luas untuk dijadikan kamar mandi, mandimu lebih fleksibel, dan yang jelas kamu punya alat mandi paling serbaguna yang menghemat banyak air, yaitu gayung.

15. Masih bisa negosiasi sama aparat

Damai itu indah

Kalo suatu hari kamu ditilang sama polisi, kamu masih bisa “damai” dengan modal selembar 50 ribuan. Atau kalo kamu cewek yang cukup cantik, kamu bisa ngasih nomor ponsel kamu sebagai syarat damai. Hehehe.

16. Denda pelanggaran sangat ringan

Denda pelanggaran minimal

Kalo kamu ketahuan melanggar peraturan lalu lintas, paling-paling dendanya di pengadilan cuma 30 ribu sampai 100 ribu. Coba kalo berani kayak gitu di Singapura, kamu bisa didenda jutaan dan SIM kamu bisa dicabut. Denda buang sampah di Indonesia juga murah, bahkan seringkali dibiarkan gitu aja.

17. Masih gampang banget dapat barang bajakan

Pembajakan di mana-mana

Di Indonesia, kamu masih bisa dengan mudah mendapatkan barang-barang bajakan seperti film, lagu, bahkan game dan perangkat lunak, baik dengan beli dvd bajakannya maupun mengunduh dari internet. Bahkan ada banyak warnet yang telah menyediakan film, lagu, game, dan perangkat lunak di servernya agar bisa langsung disalin oleh pengguna warnet.

Meski sebenarnya undang-undang melarang kamu menggunakan atau memperjualbelikan barang bajakan, kenyataannya pengawasan terhadap penggunaan barang-barang bajakan masih sangat lemah tuh.

18. Remaja di bawah umur masih bisa membeli rokok dan minuman beralkohol

Jangan ditiru ya!

Udah jelas-jelas tercantum peraturan bahwa remaja di bawah 18 tahun gak diizinkan untuk merokok dan minum minuman beralkohol, tapi tetap aja tuh mereka bisa merokok dan minum dengan bebas di pinggir jalan, di warung, bahkan di sudut sekolah. Ini terjadi salah satunya karena sebagian besar orang Indonesia masih permisif, dan juga gak ada ketegasan baik dari pihak penjual, orang tua maupun penegak hukum. Haduh!

(Oke, kalau yang ini jangan dijadiin budaya.)

Nah, setelah tahu enaknya jadi orang Indonesia, kamu masih belum merasa bangga? Yuk jadi orang Indonesia yang cerdas dan bermartabat, jaga dengan baik potensi bangsa Indonesia dan hindari menikmati sesuatu yang enak tapi gak positif.

Sumber: http://www.hipwee.com/hiburan/ini-dia-enaknya-jadi-orang-indonesia/

Sydney Punya Pasar Kaget, Dari Perhiasan Sampai Jagung Rebus

Sydney – Setiap akhir pekan, kawasan The Rocks di Sydney, Australia riuh rendah. Beberapa jalan jadi pasar kaget. Barang dagangannya macam-macam. Mulai dari perhiasan hingga jagung rebus. Wisatawan wajib mampir.

Pekan lalu, detikTravel bersama rombongan dari Indonesia berkunjung ke kawasan yang berada di dekat pelabuhan dan Sydney Harbour Bridge tersebut. Kami ditemani Margot Cuthill, perwakilan Destination New South Wales, biro pariwisata Negara Bagian New South Wales.

Cuaca sedikit mendung. Sinar matahari sesekali menerpa, lalu hilang terhalang awan. Suhu berkisar 10-15 celcius. Dinginnya agak menusuk saat angin laut berembus. Maklum, Australia sedang musim dingin saat ini.

Kawasan The Rocks mirip kota tua Jakarta. Di sinilah cikal bakal kota metropolitan Sydney. Bangunan-bangunan berumur ratusan tahun berdiri gagah. Hampir semuanya bercat merah bata dan krem. Di sisinya terdapat satu dua pohon menjulang dengan daun yang tak rimbun.

Saat kami datang, sekitar pukul 12.20 waktu setempat, suasana cukup ramai. Ratusan orang lalang lalang dengan leluasa. Tak perlu berhimpitan karena akses cukup lebar dan banyak. Penduduk lokal lebih dominan dibanding turis.

Meski sifatnya pasar kaget, struktur PKL tampak rapi. Tidak ada yang asal buka lapak. Sebagian besar di antaranya dinaungi tenda besar berwarna putih, hanya beberapa yang berjualan di tempat terbuka. Pedagang aksesoris dan suvenir berada di titik tertentu. Pedagang makanan di titik lainnya.

Harga barang di pasar dadakan ini jelas relatif lebih murah beberapa dolar dibanding toko. Tapi jika dirupiahkan, bisa dibilang harganya agak mahal. Bumerang misalnya, dibanderal dengan harga AUD 35 atau setara dengan Rp 400-an ribu. Perhiasan berupa permata dan mutiara dijual seharga AUD 20-45. Karena namanya pasar, tentu saja tidak diharamkan tawar-menawar. Apalagi jika ingin membeli lebih dari satu. Jatuhnya lebih murah

 

 

Sumber: http://travel.detik.com/read/2014/06/23/082051/2615858/1520/sydney-punya-pasar-kaget-dari-perhiasan-sampai-jagung-rebus?v9922021381

Sushi Segar Jepang Ternyata Berasal dari Pasar Sebersih Ini

Para penggemar sushi penasaran tidak sih, darimana sushi segar Jepang berasal? Jawabannya adalah Tsukiji Market di Tokyo, sumbernya ikan segar di Jepang. Ratusan ikan berukuran besar siap diolah langsung menjadi sushi.

Tsukiji Market, mungkin nama ini belum sering Anda dengar. Tapi ternyata inilah salah satu pasar paling terkenal di Tokyo dan juga Jepang. detikTravel datang ke sana beberapa pekan lalu.

Dari Stasiun Tokyo, Anda bisa naik subway line Oedo dan turun di Tsukiji Shijo Station. Tak jauh dari stasiun, Anda bisa berjalan kaki dan menemukan dengan mudah pasar ini.

Tsukiji Market dikenal sebagai pasar ikan terbesar di Jepang. Jadi jangan heran begitu tiba, Anda langsung melihat banyak ikan ukuran besar bergelimpangan di sana.

Yang unik, meski dipenuhi oleh ikan, pasar ini jauh dari kesan amis. Padahal, tak sedikit ikan yang sedang dipotong dengan darah yang bercucuran di masing-masing kios yang mengisi pasar.

Ternyata, kuncinya adalah bersih. Proses pemotongan ikan segar di Tsukiji sangat bersih. Bayangkan, sebelum memotong sebuah ikan besar, pedagang di sana akan mengelap ikan dan pisau tajamnya. Setelah itu barulah ia memotong satu bagian ikan.

Yang lebih mengagumkan, sebelum memotong ikan, ritual tersebut selalu dilakukan. Tak lupa pula pedagang mencucui handuk putih yang digunakan untuk mengelap sebelum memotong daging. Tak heran, segarnya daging ikan semakin terlihat karena kebersihan ini.

Soal lantai, masing-masing pemilik kios rutin menyiram dan membersihkan lantai dari darah. Jadi wajar kalau bau amis benar-benar jauh.

Usai berkeliling pasar, saatnya Anda menyantap sushi yang masih ada di dalam pasar. Nikmati segarnya ikan yang langsung diambil dari pasar, masuk ke mulut Anda. Yummy!

 

 

Sumber: http://travel.detik.com/read/2014/06/23/075456/2615838/1520/sushi-segar-jepang-ternyata-berasal-dari-pasar-sebersih-ini?v9922021381

Berlibur ke Bangkok

Bangkok berada dalam daftar must-visit-city yang saya buat, karena ia adalah kota di Asia Tenggara yang memiliki sejarah terpanjang dengan backpacker. Kota yang pernah menjadi pusat Kerajaan Siam ini, memiliki pesona yang mampu membuat turis dari mancanegara datang berkunjung.

Pesawat yang saya naiki akhirnya mendarat di landasan Suvarnabhumi Airport yang tampak basah oleh air hujan. Beruntung saya segera membeli tiket bus, karena ini adalah bus terakhir yang melayani rute menuju kawasan Khao San. Tarif bus bernomor AE2 ini sekitar 150 Baht. Di dalam bus, saya berkenalan dengan tiga orang turis asal Surabaya yang sama seperti saya, baru pertama kali mengunjungi Bangkok. Nama lain dari Kota yang dibangun tahun 1782 ini adalah Krung Thep Maha Nakhon, yang berarti Kota Para Malaikat.

Satu setengah jam kemudian, bus memasuki kawasan Khao San. Aroma wisata tercium saat melihat banyak turis mancanegara berlalu-lalang dan memenuhi cafe sambil bercengkrama. Lampu neon berwarna-warni menyemarakkan suasana. Setelah bus berhenti, para penumpang berhamburan menuju penginapan masing-masing.

Suasana Jl. Khao San di malam hari

Kawasan Khao San
Kawasan Khao San sebelumnya merupakan daerah hunian yang tenang, bahkan pernah dikenal sebagai pusat penjualan beras. Saat Thailand Economic Booming terjadi di tahun 1982, pemerintah Thailand merayakan dua abad hari jadi Kota Bangkok dan Buddhist Calendar Lucky Year dalam sebuah perhelatan besar yang dipusatkan di Grand Palace, Bangkok. Pada masa itu, pemerintah Thailand tengah bekerja keras memperbaiki sektor ekonomi, dengan mengkoreksi nilai tukar mata uang, meningkatkan ekspor dan membangun pariwisata.

Deretan restoran di Jalan Soi Rambuttri

Turis berdatangan dari penjuru dunia, hotel dan penginapan menjadi penuh, harga sewa kamar ikut naik. Beberapa turis yang mulai kesulitan mencari penginapan, akhirnya mencari penginapan alternatif dengan mendekati warga Khao San. Kebetulan daerah ini letaknya relatif dekat dengan Grand Palace, sekitar dua kilometer saja.

Perhelatan tersebut sukses menarik devisa dari kantung wisatawan. Tapi bukan hanya keuntungan sesaat saja yang diraih. Usaha penginapan di Khao San mulai merebak, beragam toko yang menyediakan kebutuhan turis mulai bermekaran. Perkembangan ini lalu merambat ke jalan lain di sekitar Jalan Khao San. Kawasan ini hampir selalu ramai, hanya sekitar subuh hingga pagi saja tampak lengang. Taksi dan tuk-tuk (bajaj khas Thailand) selalu hilir mudik di kawasan ini.

Rumah makan murah meriah di Thanon Rambuttri

Thanon (jalan) Rambuttri yang letaknya pararel dengan Jalan Khao San, dipenuhi cafe sekaligus penginapan yang ramai oleh suara live band setiap malam, sehingga bila kita menyusurinya, telinga kita bergantian dipenuhi suara musik country, alternatif atau pop. Jalan Soi Rambuttri yang berhadapan dengan Thanon Rambuttri, terdengar lebih tenang. Di jalan ini terdapat banyak pedagang cenderamata, biro wisata dan minimart. Selain itu terdapat beberapa penginapan dengan tarif lebih murah di gang-gang sempitnya, tentu dengan kondisi yang lebih sederhana.

Thailand menawarkan biaya yang cukup masuk akal bagi traveler. Biaya akomodasi di negara ini sedikit banyak mirip dengan Jakarta. Saat saya melakukan perjalanan ini, 300 Rupiah setara dengan 1 Baht.

Saya menginap di kamar paling sederhana milik Greenhouse Guesthouse di Thanon Rambuttri dengan tarif 325 Baht/malam. Setelah mengisi perut, saya segera beristirahat untuk perjalanan esok hari. Grand Palace, Wat Pho dan Wat Arun menjadi objek wisata wajib yang berada dalam satu jalur sehingga cocok untuk mengisi hari pertama di Bangkok.

Empat bangunan menjulang di balik tembok istana

Grand Palace
Pagi itu saya sudah berada di jalan menuju Grand Palace bersama turis lain. Beberapa sopir tuk-tuk menawarkan jasa dan saya menolak tawaran mereka, Grand Palace letaknya cukup dekat.

Kompleks yang dibangun tahun 1782 ini, memiliki area seluas 218.000 meter persegi dengan begitu banyak bangunan berarsitektur fantastis. Tembok yang mengelilinginya memiliki panjang 1900 meter dengan tinggi sekitar 5 meter, sepintas mirip Keraton Jogjakarta. Di dalam terdapat istana kenegaraan, kuil-kuil, bangunan pemerintahan dan museum. Raja Thailand Bhumibol Adulyadej (Rama IX) dan Ratu Sirikit tinggal di Istana Chitralada, di bagian lain Bangkok.

Wat Phra Kaew, tempat Patung Buddha yang terbuat dari Giok

Sebaiknya Anda menjelajah area ini sejak pagi, agar selesai pada tengah hari. Gerbang dibuka mulai pukul 08:30-15:30 dengan tiket masuk 350 Baht per orang. Pengunjung dilarang mengenakan kaos buntung, rok mini, celana pendek apalagi baju transparan. Grand Palace menyediakan tour guide cuma-cuma dengan pemandu berbahasa Inggris, setiap hari pukul 10:00, 10:30, 13:30 dan 14:00. Kaunternya ada di sebelah kiri setelah gerbang pemeriksaan tiket. Bila Anda tertinggal tur gratis ini, masih ada personal guide dengan tarif sekitar 500 Baht.

Bangunan yang pertama kita jumpai setelah melewati pemeriksaan tiket adalah Royal Monastery of Emerald Buddha atau Wat Phra Kaew. Didalamnya terdapat patung Sang Buddha yang dipahat dari batu giok, ditemukan tahun 1434 dalam sebuah stupa di Provinsi Chiang Rai. Dahulu, lapisan gips menutup bagian luarnya sehingga dianggap Patung Buddha biasa, hingga suatu hari lapisan pada bagian hidung lepas dan menampilkan batu giok di dalamnya.

Deretan patung di sepanjang koridor Wat Phra Kaew

Saya melihat umat Buddha tengah beribadah di bagian dalam bangunan. Dinding-dindingnya dihias lukisan mural yang menceritakan kisah Sang Buddha. Petugas melarang pengambilan gambar di dalam bangunan. Sementara bagian eksterior bangunan ini dipenuhi oleh ornamen-ornamen detail berwarna-warni dengan deretan patung yang sangat menarik untuk diabadikan.

Phra Siratana Chedi

Di sebelah bangunan Emerald Buddha terdapat Upper Terrace. Empat monumen megah berdiri diatasnya. Yang pertama adalah Phra Siratana Chedi, yaitu pagoda berwarna emas dengan atap meruncing. Yang kedua adalah Mondop, sebuah bangunan yang dipenuhi detil-detil ornamen. Di dalamnya terdapat naskah Sang Budhha, yang ditulis di atas daun lontar. Yang ketiga adalah miniatur dari Candi Angkor Wat, dan yang keempat yaitu Royal Pantheon yang berisi patung raja-raja masa lalu.

Saya sempat memperhatikan beberapa orang yang tengah melapis patung dengan kertas emas. Saat warna patung mulai terkikis, mereka datang membawa sekian lembar kertas emas, lalu menempel dan mengusap-usap kertas tersebut hingga melekat pada patung. Begitu seterusnya hingga seluruh bagian patung tertutup dengan sempurna. Bagi rakyat Thailand, Buddha sebaiknya berwarna emas. Belakangan, saya mendapati bahwa nama Bandara Suvarnabhumi, berasal dari Bahasa Sansekerta yang berarti daratan emas.

Menjelang siang, saya sudah selesai mengunjungi sebagian besar spot menarik di kompleks ini dan beruntung bisa menyaksikan pergantian pasukan di depan Prasat Hall, istana tempat singgasana raja. Tempat selanjutnya yang saya tuju adalah Wat Pho, Kuil Buddha yang berada tepat di belakang Grand Palace.

Patung Buddha dengan posisi berbaring

Wat Pho
Wat Pho memiliki nama lengkap Wat Phra Chetuphon Vimolmangklararm Rajwaramahaviharn. Wah, namanya panjang juga ya? Keistimewaan kuil ini terletak pada keberadaan sebuah Patung Buddha raksasa berwarna emas dengan posisi merebahkan diri. Panjangnya 46 meter dengan tinggi 15 meter. Bagian mata dan telapak kaki patung ini dihias oleh mutiara.

Selain berfungsi sebagai kuil, sejak dahulu Wat Pho juga berfungsi sebagai tempat mengenyam pendidikan  ilmu medis tradisional Thailand. Hal ini terlihat dari beberapa ilustrasi anatomi dan patung-patung dengan posisi yoga. Anda hanya perlu mengeluarkan 50 baht untuk memasuki tempat ini.

Ilustrasi anatomi di Wat Pho

Sebelumnya, Wat Pho merupakan sebuah kompleks biara yang dibangun tahun 1688, Raja Rama I dan Rama III melakukan restorasi hingga memiliki luas 80 ribu meter persegi. Saat hendak berjalan keluar dari Wat Pho, hujan deras turun, menyurutkan langkah. Akhirnya saya kembali memasuki gedung utama untuk berteduh. Sekitar setengah jam kemudian hujan berhenti, saya segera berjalan menuju spot terakhir.

Wat Arun
Tempat terakhir yang sayangnya tidak jadi saya kunjungi, adalah Wat Arun yang terletak di seberang Sungai Chao Phraya. Dari Wat Pho, Anda tinggal berjalan ke arah barat menyeberangi Thanon Maha Rat menuju dermaga penyeberangan perahu bernama Tha Thien Pier melalui Jalan Tha Thien. Perahu akan mengantarkan Anda ke seberang dengan biaya sekitar 5 Baht. Tiket masuk kuil ini sekitar 50 Baht.

Wat Arun disebut juga sebagai candi fajar karena saat matahari terbit, sinarnya membuat menara tampak berkilatan dari kejauhan. Hal ini disebabkan oleh ornamen kaca yang menghiasi dinding candi. Bentuk arsitektur menaranya (istilahnya prangs) dipengaruhi gaya Khmer (kerajaan tua yang pernah berkuasa di Thailand). Tinggi menaranya sendiri sekitar 80 meter. Candi ini awalnya dibangun oleh Raja Rama II dan diteruskan oleh Raja Rama III. Disinilah abu Raja Rama II disimpan.

Wat Arun saat sunset

Karena sudah terlalu sore, saya akhirnya hanya mengabadikan sunset “tenggelam” di Wat Arun dari seberang sungai. Oh ya, nama lengkap dari Wat Arun adalah Wat Arunratchawararam Ratchaworamahawihan. Hmm, mengapa, warga Thailand senang memberikan nama yang begitu panjang, ya?

Saat pulang, saya menaiki bus nomor 53 dari bus stop di Thanon Maha Rat. Bus ini mengantarkan saya ke Jalan Phra Atit, dilanjutkan berjalan kaki sekitar 500 meter melewati Jalan Soi Rambuttri menuju penginapan. Bila Anda memilih tuk-tuk, biayanya sekitar 50 Baht untuk kembali ke kawasan Khao San.

Sambil menyusuri Jalan Rambuttri, saya melihat turis-turis bule yang baru tiba dengan ransel mereka, seolah-olah siap menggantikan traveler yang hendak pulang hari ini. Perbedaan nilai mata uang yang besar, merupakan suatu berkah bagi traveler. Hal ini tampak kontras dengan industri wisata yang tidak pernah berhenti menyedot devisa dari kantung mereka.

==================================================================

Tips & Info:

  1. Bila Anda ingin membekali diri dengan camilan atau air mineral, minimart memberikan harga stabil. Pedagang kaki lima di Bangkok bertingkah layaknya pedagang di Indonesia; memberi harga lebay bagi turis asing.
  2. Sopir tuk-tuk yang mangkal di sekitar Khao San sering menawarkan harga murah untuk berkeliling, tetapi terlebih dahulu mereka akan membawa penumpang menuju beberapa toko untuk melihat cenderamata. Hal ini mereka lakukan karena ada imbalan dari pemilik toko berupa kupon bensin. Saat menawar harga, sampaikan bahwa Anda ingin langsung ke tujuan. Bila perlu, gunakan hp untuk menampilkan harga secara akurat.
  3. Pedagang jagung yang sering nongkrong di trotoar, kadang menawarkan traveler untuk memberi makan sekawanan merpati. Bila Anda melakukannya, mereka kemungkinan akan terus memberi kantung jagung dan di akhir “pertunjukan”, Anda akan diminta membayar dengan harga tinggi.
  4. Di sekitar Khao San, banyak tur travel yang menawarkan paket wisata murah. Namun, beberapa spot wisata ternyata menagih biaya tiket masuk secara terpisah. Lokasi yang menurut saya layak dikunjungi adalah Tiger Temple di Kanchanaburi dan pasar terapung Damnoen Saduak di Ratchaburi. Keduanya berada di luar Kota Bangkok. Perhatikan bahwa sungai yang tidak diorganisir dengan baik, hanya dikunjungi oleh sedikit pedagang sehingga tampak minim sampan. Selain itu, ada pasar terapung yang hanya ramai pada hari tertentu saja.

Anak-anak harimau tengah bercanda di Tiger Temple

Sumber: http://jalanlagijalanlagi.wordpress.com/category/thailand/

12 Alasan Kenapa Traveling Sendirian Itu Keren!

Pada suka traveling nggak sih? Wait! Jangan ngaku traveler sejati deh kalau kamu belum pernah traveling sendirian!

Mau tau alasannya kenapa? Yang jelas, sensasinya bakal beda banget sama ketika kamu traveling rame-rame. Yuk, simak!

1. Bisa Bebas, Sebebas-Bebasnya!

bisa bebas, sebebas-bebasnya!

Traveling sendirian itu sensasinya emang luar biasa, guys! Kamu bakal merasakan yang namanya bebas, benar-benar sebebas-bebasnya. Pengen naik gunung, jalan-jalan di hutan, berenang di laut atau guling-guling di pantai, terserah kamu!

2. Belajar Percaya Diri, Sekaligus Mandiri

jadi makin percaya diri

Pas banget kalau kamu termasuk orang yang kurang percaya diri. Pasalnya, nekat buat pergi traveling sendirian itu bisa melatih rasa percaya diri kamu, lho! Kamu bakal lebih berani dan pede buat ngomong sama orang yang mungkin baru kamu kenal.

Selain itu, udah pasti kamu bakal ‘terpaksa’ mandiri. Kamu nggak bisa dikit-dikit minta tolong ke orang lain atau bolak-balik nanya arah ke setiap orang yang kamu temui. Please! bawa peta, pakai GPS, dan jangan lupa banyakin browsing. Malu bertanya itu sesat di jalan, tapi kalau kebanyakan nanya juga memalukan!

3. Kesempatan Buat Memanjakan Diri

kesempatan buat memanjakan diri

Kesibukan di sekolah atau tempat kerja mungkin bikin kamu lupa rasanya menyenangkan diri sendiri. Traveling sendirian jadi kesempatan kamu buat membayar lunas semuanya. Mau liat apa, ngapain aja, nginep dimana, makan atau minum apa, pilih yang bikin kamu happy.

4. Jadi Orang Yang Gampang Adaptasi

gampang adaptasi sama lingkungan

Traveling sendirian bikin kamu belajar biar cepat beradaptasi sama orang-orang baru dan lingkungan baru. Yang satu ini pastinya bakal bermanfaat banget buat keseharian kamu. Siapa tau kamu tiba-tiba pengen resign dari tempat kerja atau bahkan pindah rumah.

5. Lebih Berani

jadi lebih berani

Setiap manusia pasti punya rasa takut, apalagi kalau harus traveling sendirian. Bisa jadi kamu ketemu binatang buas pas lagi naik gunung atau dipalak preman pas lagi naik transportasi umum. Kalau kamu bisa mengatasi semua ketakutan itu dan keluar dari comfort zone, berarti kamu udah naik level.

6. Latihan Sabar

latihan sabar

Kalau yoga atau meditasi gagal bikin kamu jadi orang penyabar, coba deh pergi traveling sendirian. Pasalnya, banyak hal yang bisa bikin kamu naik darah selama perjalanan. Misalnya, pas ketemu calo, naik kereta ekonomi atau salah milih tanggal liburan dan tempat yang kamu kunjungi ternyata lagi crowded banget. Dijamin, kamu pulang dan berubah jadi super sabar.

7. Nggak Usah Ribet Soal Jadwal

nggak usah mau kemana

Kalau traveling sendirian, kamu nggak perlu menghabiskan waktu berdebat sama teman-teman kamu buat nentuin kapan atau mau traveling kemana.

8. Orang Lain Jadi Lebih Peduli

orang lain jadi lebih peduli

Percaya nggak kalau orang akan lebih peduli sama kamu ketika kamu traveling sendirian? Yup, emang bener banget! Ketika ketemu warga lokal di tempat yang kamu kunjungi, biasanya mereka jadi lebih ramah, lebih informatif soal tempat-tempat wisata yang mungkin belum banyak orang tau di daerah mereka.

Nah, kalau lagi beruntung, bisa jadi kamu boleh nginep gratis dan dapet makan di rumah mereka. Lumayan kan buat kalian para backpacker.

9. Kalau Ada Yang Nggak Asik, Woles Aja!

kalau ada yang nggak asik, woles aja

Apa yang terjadi selama perjalanan seringnya nggak bisa diprediksi dan mungkin nggak sesuai sama rencana kamu. Kalau hal itu terjadi, santai aja! Nikmati apa yang bisa kamu nikmati selama traveling sendirian.

10. Mengenal Diri Sendiri

mengenal diri sendiri

Mau tau aslinya kamu kayak gimana. Cobain deh traveling sendirian. Dijamin kamu bakal tau dan sadar gimana sebenarnya sifat-sifat kamu. Kalau udah gitu, kamu juga bisa berpikir dan merenung tentang mana sifat yang baik dan mana sifat buruk yang harus mulai dirubah.

11. Belajar Hal Baru

belajar hal baru

Salah satu yang paling menarik ketika traveling sendirian itu bisa belajar hal baru. Banyak hal unik di dunia ini yang mungkin belum pernah kamu lihat atau kamu temui. Yakin deh, dunia ini nggak sesempit rumah, sekolah, kantor, atau tempat kamu nongkrong.

12. Menghargai Kebaikan Kecil

menghargai kebaikan kecil

Terbiasa cuek sama lingkungan sekitarmu? Traveling sendirian mungkin bisa merubah hal itu. Ketika sendiri kamu bakal punya lebih banyak waktu mengamati dan menikmati apa yang ada di sekitarmu. Ketika ada warga lokal yang memberi bantuan, kamu bisa merasakan betapa banyak kebaikan di dunia ini.

Sumber: http://www.hipwee.com/travel/12-alasan-kenapa-traveling-sendirian-itu-keren/

5 Tips Penting Belanja di Pasar Malam

Banyak kota besar di dunia yang punya pasar malam meriah. Selain wisata kuliner, traveler juga bisa berwisata belanja. Berikut 5 tips penting belanja di pasar malam.

Pasar malam tak hanya bisa ditemui di Indonesia, tapi juga banyak kota di dunia. Pasar malam menjadi salah satu tempat terbaik untuk belanja, karena harga barang yang cenderung murah.

Namun, setidaknya ada beberapa yang perlu diingat sebelum Anda berbelanja. Dihimpun detikTravel, Jumat (20/6/2014), berikut 5 tips belanja di pasar malam:

1. Ketahui lokasi dan jam buka pasar
Sebelum berangkat, pastikan Anda mengetahui lokasi pasar malam. Jangan lupa cari informasi seputar transportasi umum dari dan menuju ke sana. Selain lokasi, jam buka pasar juga penting untuk diketahui. Ada pasar malam yang buka sore hari, ada pula yang baru buka larut malam. Ada yang buka tiap malam, ada juga yang hanya buka akhir pekan. Anda boleh saja datang terlalu cepat, namun jangan sampai telat sehingga tak bisa menikmati pasar malam secara maksimal.

2. Berkeliling pasar sebelum belanja
Hasrat belanja, terutama bagi traveler wanita, pasti sulit ditahan. Namun jangan mengambil keputusan terlalu cepat saat melihat barang yang diinginkan begitu Anda tiba di pasar malam. Ada baiknya berkeliling pasar terlebih dahulu, bertanya-tanya soal harga barang yang Anda mau. Bisa jadi ada kios di bagian tengah pasar malam yang menawarkan harga lebih murah. Atau, barang yang kualitasnya lebih bagus. Tapi jangan lupa, ingat-ingat kios yang dimaksud kalau Anda ingin kembali usai memutuskan barang yang akan dibeli.

3. Menawar
Ini dia jurus paling penting saat belanja, termasuk di pasar malam. Menawarlah, karena hampir semua barang di pasar malam bisa ditawar. Anda boleh mulai menawar dari setengah harga. Kemungkinan besar si penjual pasti menolak, namun Anda bisa mulai menaikkan harga sedikit demi sedikit dari angka tersebut. Gampang kan?

4. Ketahui barang khas destinasi setempat
Pasar malam di sebuah kota pasti menjual barang khas destinasi setempat. Inilah yang tak boleh Anda lewatkan saat belanja di pasar malam. Baik itu kain, kerajinan tangan, atau aksesori, tak ada salahnya membeli barang khas untuk diri sendiri atau oleh-oleh.

5. Siapkan stamina
Berkeliling pasar malam butuh tenaga ekstra. Betapa tidak, mayoritas pasar malam tak mengizinkan kendaraan lewat. Anda harus berjalan kaki dari ujung satu ke ujung yang lainnya.

Maka, alangkah baiknya mengisi perut terlebih dahulu sebelum belanja. Anda juga bisa mencicipi aneka kuliner lokal di tengah-tengah agenda belanja. Jangan lupa minum air putih yang banyak agar tidak dehidrasi ya!

Sumber: http://travel.detik.com/read/2014/06/23/084824/2615878/1048/3/5-tips-penting-belanja-di-pasar-malam

Selama Piala Dunia, Datangi Destinasi Paling Cantik di Brasil

Rio de Janeiro – Brasil sedang menjadi tuan rumah perhelatan Piala Dunia 2014. Semua mata tertuju ke sana, termasuk turis dari berbagai negara. Selain nonton sepakbola, turis bisa mendatangi 12 destinasi paling cantik di Brasil ini. Apa saja?

Brasil sangat terkenal dengan wisata pantainya. Tidak melulu soal pantai, masih ada banyak tempat menarik yang bisa dikunjungi seperti yang ditengok dari situs CNN Travel.

Berikut ini 12 destinasi paling cantik di Brasil:

1. Air Terjun Iguazu

Air Terjun Iguazu berada di Taman Nasional Iguazu, Brazil. Air terjun ini merupakan gabungan dari 270 air terjun kecil yang membentuk suatu formasi yang sangat indah.

Sungguh sangat cantik pemandangan Air Terjun Iguazu, tidak kalah dengan air terjun lain yang ada di dunia. Anda harus berkunjung ke sini ketika berada di Brasil, rehat sejenak dari mendukung tim kesayangan Anda dan nikmati pemandangan

2. Gunung Roraima

Gunung Roraima sebenarnya terletak di perbatasan antara Brasil, Guyana dan Venezuela. Gunung inilah yang menjadi inspirasi Sir Arthur Conan Doyle dalam menulis buku The Lost World.

Bagi Anda yang pernah menonton film kartun UP, Gunung Roraima juga yang menjadi latar inspirasinya. Formasi pegunungan, sungai dan air terjun berpadu apik menjadi suatu pemandangan yang menakjubkan. Cocok dikunjungi bagi Anda yang

3. Museum Imperial Brasil

Bagi Anda penyuka wisata sejarah, bisa mengunjungi Museum Imperial Brazil. Museum ini hanya berjarak satu jam berkendara mobil dari pusat kota Rio de Janeiro.

Museum Imperial menggunakan bekas bangunan istana musim panas Petropolis yang dibangun sejak pertengahan tahun 1800-an. Museum ini merupakan objek wisata paling terkenal di Brasil dengan jumlah kunjungan

4. Pantai Fortaleza

Berbicara tentang Brazil tidak lengkap tanpa membahas pantainya. Salah satu pantai yang bisa anda coba kunjungi adalah Pantai Fortaleza.

Pantai cantik ini terletak di sebelah timur laut Brasil, tepatnya di ibukota negara bagian Ceara. Pantai Fortaleza terkenal akan lobster dan hasil lautnya yang segar. Selain itu, Anda juga bisa berselancar dan bermain perahu layar di sini.

5. Katedral Brasil

Katedral Brasil adalah buah karya dari Oscar Neimeyer, seniman kenamaan asli Brazil. Katedral cantik ini memiliki tinggi 40 meter dengan dihiasi patung malaikat yang tergantung di langit- langitnya.

Katedral berkapasitas 4000 orang ini sungguh sangat cantik. Cahaya matahari dimanfaatkan sebagai pencahayaan dengan sangat baik karena kubah katedral dibangun dari kaca berwarna biru sehingga cahaya tampak seperti menembus kubah.

6. Museum Oscar Neimeyer

Bagi Anda penikmat desain, arsitektur, seni kontemporer dan modern tidak perlu bingung ingin berkunjung kemana sewaktu di Brasil. Anda dapat menyempatkan diri berkunjung ke Museum Oscar Neimeyer di sela- sela jadwal menonton piala dunia.

Museum seni ini didirikan oleh Oscar Neimeyer, seniman terkenal asal Brasil. Museum berarsitektur unik ini terdiri dari empat lantai pameran. Disebut unik karena memiliki bentuk bangunan elips seperti mata.

Sumber: http://travel.detik.com/read/2014/06/13/133211/2607320/1520/7/selama-piala-dunia-datangi-12-destinasi-paling-cantik-di-brasil–1-#menu_stop

 

Ngaku Pecinta Bola, Sudah Tahu Museum Sepakbola di Brasil Belum?

Sao Paulo – Traveler pecinta sepakbola pasti tidak sabar menanti Piala Dunia 2014 di Brasil. Tapi sebelum membicarkan tim-tim dari tiap negara, sudah tahukah Anda tentang museum sepakbola di Brasil?

Brasil adalah negerinya talenta-talenta pesepakbola top, sebut saja Pele, Bebeto, Romario, Rivaldo, Ronaldo hingga Neymar yang kini merupakan bintang muda berbakat. Tak heran, ada banyak fans penggila tim Samba di dunia termasuk dari Indonesia.

Kalau mau tahu lebih dekat dengan tim sepakbola Brasil, Anda bisa melangkah ke Museo Do Futebol alias Museum Sepakbola di Kota Sao Paulo. Dari situs resmi Museo Do Futebol, Rabu (11/6/2014) museum ini memiliki 16 ruangan yang berisikan sejarah sepakbola di ranah Brasil.

Museo Do Futebol berada di dalam komplek Stadion Pacaembu, kandangnya tim Corinthians yang merupakan satu dari empat tim sepakbola di Kota Sao Paulo. Museum yang sudah ada sejak tahun 2008 ini punya luas 6.900 meter persegi dan memiliki 16 ruangan.

Begitu masuk ke dalam Museo Do Futebol, Anda akan disambut suara Pele sang legenda pesepakbola Brasil. Dia akan memberikan sambutan dalam tiga bahasa yakni Portugis, Inggris dan Spanyol. Pele begitu dipuja oleh masyarakat Brasil karena pernah membawa tim Samba meraih juara Piala Dunia pada tahun 1958, 1962, dan 1970.

Melangkah lebih ke dalam, Anda akan memasuki ruangan Pe na Bola. Di sinilah Anda bisa melihat betapa sepakbola begitu identik dengan masyarakat Brasil. Dari gambar di layar TV, ditampilkan video anak-anak Brasil yang bermain sepakbola di jalanan, di gang-gang atau di pantai baik pagi, siang atau malam hari. Tak heran, betapa banyaknya talenta pesepakbola berbakat dari Brasil.

Di ruangan selanjutnya yakni Baroque Angels merupakan yang paling diminati turis penggila bola. Di sini Anda bisa melihat cuplikan para legenda sepakbola dunia bermain sepakbola beserta momen-momen dramatisnya

 

 

Sumber: http://travel.detik.com/read/2014/06/11/171128/2605499/1520/ngaku-pecinta-bola-sudah-tahu-museum-sepakbola-di-brasil-belum?v9933041383

Restoran India di Singapura Ini Bisa Bayar Seikhlasnya

Jika ingin menikmati hal yang beda di Singapura, coba datang ke China Town. Kawasan ini punya restoran unik bernama Annalakshmi Janatha. Di sini, traveler bisa makan sepuasnya, dengan bayar seikhlasnya.

Siang itu, saya kebetulan mengembara di kawasan China Town di Kota Singa. Setelah cukup lelah berkeliling, kaki ini secara tidak sengaja melewati sebuah jalan yang bernama Amoy Street. Bangunan di jalan ini pada umumnya didominasi oleh gedung-gedung tua dengan arsitektur China yang sangat terjaga kelestariannya.

Perut kebetulan sudah mulai berontak untuk minta diisi dan ternyata ada sebuah restoran yang beralamat di no 104 Amoy Street. Dari depan gedung restoran tampak istimewa dengan pintu kayunya yang berwarna coklat tua. “Annalakshmi Janatha”, demikian tertulis di atas pintu masuknya.

Saya sempat mengintip sebentar sebelum masuk. Ternyata merupakan sebuah restoran yang menyediakan makanan vegetarian khas India.  Seorang wanita berumur tigapuluhan menyambut saya dengan ramah. Dia berpakaian tradisonal India, yaitu sari berwarna merah yang dominan.

Setelah mendapatkan tempat duduk, saya kemudian dipersilahkan mengambil sendiri makanan dan minuman yang disediakan. Ternyata, restoran ini memiliki konsep prasmanan, alias makan dan minum sepuasnya.

Selain nasi, ada juga berbagai jenis menu khas India. Selain menu sayuran, ada juga kerupuk khas India seperti puri dan chapati. Minumannya juga tinggal pilih, mau air putih saja, atau minuman ringan yang dingin.

Selesai makan, saya menuju ke kasir,  sebuah pengumuman tentang menu baru yaitu “Tandoori Bread”  tersedia setiap Senin, Rabu, dan Sabtu serta sebuah plakat dengan huruf A yang menyatakan bahwa kebersihan makanan dan restoran ini mendapat nilai yang bagus. Namun yang paling berkesan, adalah ketika mau membayar, maka kita dipersilahkan membayar berapa saja serela dan semampu kita.

Ternyata restoran ini memang bukan restoran biasa yang mencari keuntungan, melainkan tempat untuk memberikan pelayanan. Moto nya adalah “Eat as you like. Give as you feel. We believe you, We trust you”.

Restoran ini menjadi sangat istimewa karena semua yang kebetulan bekerja di sini, dari pelayan, kasir, sampai koki, adalah relawan yang tidak digaji dan bekerja dengan tujuan mengabdi. Karena itu pelayanannya sangat ramah melebihi restoran kelas atas.

Setelah membayar, saya pun dengan santai kembali melanjutkan perjalanan di kawasan China Town. Sungguh mengagumkan restoran yang mulai beroperasi sejak 1986 masih bertahan hingga saat ini.

Pintu Utama Resto

 

Amoy Street

 

Kategori A untuk kebersihan

Sumber: http://travel.detik.com/read/2014/06/20/102000/2583047/1025/restoran-india-di-singapura-ini-bisa-bayar-seikhlasnya?v9911011381

Tips jalan-jalan ke luar negeri bagi pemula

Membaca kisah petualangan Agustinus Wibowo di Kompas.com atau buku Selimut Debu maupun Trinity dengan buku The Naked Traveler, sudah pasti banyak memberikan pengaruh dan inspirasi buat  kaum muda Indonesia yg rindu  punya kesempatan melanglang buana atau menjelajahi berbagai negara asing seperti mereka berdua. Keluar dari cangkang yg mengungkung mereka selama bertahun-tahun. Bosan dan penat berada dalam zona nyaman yg membuat otak jadi tumpul dan tak punya pengalaman menghisap sari pati hidup.

Rasanya dengan membanjirnya Low-Cost Airline di Asia, membuat kaum muda Indonesia punya kesempatan besar untuk bisa traveling ke luar negeri. Bahkan akhir-akhir ini jangan heran kalau ada yg bisa menembus beberapa negara Asean dengan modal hanya 2 juta rupiah. Makin hari makin kreatif saja para traveler ini dalam menghemat biaya untuk bisa menembus beberapa negara dengan biaya seminim mungkin.

Dunia IT yg semakin maju pesat membuat semua orang bisa mendapatkan berbagai informasi yg diinginkan dalam hitungan detik saja. Cukup klick Mang Google, maka segala informasi penting akan bisa  kamu dapatkan  di sana. Mau info tiket murah,pasti ada. Mau info  penginapan murah, pasti ada di sana. Mau cari tahu tips traveling 3M, pasti ada. Informasi begitu mudah dan mengalir deras di dunia  maya, sehingga hal-hal yg dulu mustahil dan terasa sulit sekali dicari, sekarang malah bisa didapat dengan mudah. Cukup duduk manis di depan laptop atau kompi kamu, maka dunia sudah di depan kita. Aha, menakjubkan bukan hehehe.

Tapi tak jarang atau  masih ada lo yg bertanya kebingungan bagaimana caranya ke luar negeri. Susah nga prosesnya. Aman nga, jalan sendirian buat cewe.  Yah pertanyaannya masih mendasar sekali. Saya pernah sampai ketawa terpingkal-pingkal baca artikel di salah satu blog traveler ternama di Indonesia, dia menulis di blognya dengan cuek sekali. Kalimatnya  begini : Mau tahu caranya keluar negeri? Beli tiket, pergi ke bandara, terus terbang deh…hahaha. So simple.

Pasti si penanya yg sudah bertanya secara serius itu, terbengong-bengong atau malah tersinggung karena sakit hati dengan jawaban yg sangat asal banget atau malah ikutan tertawa terpingkal-pingkal karena dia sudah bertanya hal-hal yg lucu banget kepada seorang traveler yg sudah malang-melintang dan berkelana ke berbagai belahan dunia. Tentu saja pertanyaan seperti itu, sudah menjadi pertanyaan usang bagi mereka hahaha.

Sederhananya, mereka mau bilang begini, sudah sudah sudah jangan banyak bertanya, tapi segera bertindak. Belajarlah sambil jalan. Jangan hanya bertanya melulu hahaha, kamu nga akan ke mana-mana kalau hanya bertanya melulu hahaha. Kadang-kadang dibutuhkan tindakan spontanitas dan rasa nekat hehehe.

Saya pikir hampir semua traveler, sebenarnya akan memberikan jawaban yg tak jauh berbeda. Semua menyarankan segeralah bertindak dan jangan hanya bertanya dan menjadi penonton saja. Awali dengan tindakan. Beli tiket ke negara yg ingin kamu kunjungi. Persiapkan segala sesuatunya sebaik yg kamu bisa.  Lalu belajar melalui info-info yg tersedia bebas di internet.Lebih kurang belajarlah di jalanan. Nanti seiring dengan berjalannya waktu, kamu akan semakin bijak menyiasati semuanya. Saya pun melakukan hal yg sama. Saya belajar travelling sendirian sembari jalan.

Saya ingin berbagi dan kasih saran buat kamu-kamu yg sama sekali belum pernah ke luar negeri, pengen memulai tapi bingung mau memulai  dari mana.

Ini beberapa saran dan tips dari saya :
1. Yg pertama dan terutama adalah siapkan mental kamu. Biar kamu punya uang banyak, tapi nga siap mental, sama saja bohong. Kamu nga bakalan ke mana-mana.
2. Buatlah  paspor. Paspor adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang dari suatu negara yang memuat identitas pemegangnya dan berlaku untuk melakukan perjalanan antar negara. Untuk mengurus paspor ada 2 cara yaitu kamu urus sendiri ke kantor imigrasi terdekat dari rumah tinggal kamu atau bisa menggunakan jasa pihak ketiga seperti Travel Agent atau ada juga tempat khusus yg menyediakan jasa pengurusan paspor. Terserah mana yg nyaman buat kamu. Tapi saran saya, mendingan urus sendiri saja, jadi kamu punya pengalaman bagaimana mengurus paspor sendiri. Gampang atau susah jadi tahu. So kamu bisa berbagi dengan teman kamu saat ditanya bagaimana mengurus paspor.

Tips mengurus sendiri paspor di di Negara Kesatuan Republik Indonesia

Tips Umum:
1. Datanglah pagi-pagi sekali
2. Hari Selasa
2. Lengkapi dokumen
3. Berpakaian Rapi Sopan dan Bersepatu
4. Bawa Alat tulis
5. Bawa Lem perekat
6. Siapkan materai 6000 (kalo dibutuhkan)
7. Hindari calo dan harus  sabar

Dokumen Penting (semua asli dan fotokopi):
1. Akte Lahir
2. Kartu Keluarga yang masih berlaku
3. Kartu Tanda Pengenal (KTP/SIM)
4. Ijazah Terakhir
5. Surat Nikah (bagi yang menikah)
6. Surat Rekomendasi Perusahaan/Instansi (asli aja)
7. Photo 4×6 sebanyak 2 lembar
Prosedur  Umum Pembuatan Paspor
1. Datang Ke Kantor Imigrasi yg terdekat dari rumah tinggal kamu.
2. Ingat Bawa Dokumen Penting
3. Ambil Formulir di loket Pendaftaran (harusnya gratis)
4. Isi formulirnya (bisa baca tulis khan?)
5. Jika diisi pekerjaan swasta maka butuh Surat Rekomendasi (tulis aja wiraswasta)
6. Tempelkan photo 4×6 : 1 lembar  pada bagian depan PERDIM II
7. Masukkan semua berkas asli maupun fotokopi
8. Berikan ke Petugas di LOKET B2 (penerima)
9. Tunggu untuk dipanggil dan pengembalian berkas asli ke pemilik.
10.Pulang dengan membawa selembar kertas pendaftaran.
Prosedur Lanjutan Pembuatan Paspor
1. Kita akan datang 3-4 hari setelah penyerahan dokumen
2. Jangan lupa bawa kertas pendaftaran
3. Serahkan kertas pendaftaran ke Loket B2 (loket awal)
4. Tunggu panggilan (cepet kok pas sepi cuma 15 menit)
5. Setelah dipanggil, kita menuju ruang Photo Biometric (antri)
6. Dandan yang rapi, bercermin kalo acak-acakkan
7. Berphoto, harus senyum nggak boleh nangis
8. Finger Print, photo 10 sidik jari tangan kita
9. Wawancara perihal arsip, dokumen dan tujuan imigran.
10. Bayar di loket pembayaran, minta kwitansi untuk pengambilan.
11. Tanda Tangan Paspor
Biaya yang harus dikeluarkan untuk Paspor 48
1. Adminitsrasi: Rp. 5000
2. Paspor 48: Rp. 200.000
3. Photo Bio: Rp. 55.000

Pengambilan Paspor
1. 3-4 hari kemudian bawa kwitansi sebagai bukti untuk pengambilan
2. Serahkan Kwitansi ke Loket B1 (penyerahan)
3. Tunggu hingga dipanggil
4. Tanda tangan Pengambilan
5. Simpan paspor dengan baik dan bawa pulang.
6. Selesai
Ini prosedur umum yg dilakukan bila mengurus paspor  sendiri. Tapi kalau kamu sibuk, bisa diserahkan ke jasa Travel Agent saja, tapi harga pembuatannya tentu relative lebih mahal. Saya pernah pakai jasa pihak ketiga, biaya yg saya keluarkan sekitar 600ribu rupiah.  Paspor perorangan ini ada 2 jenis  yaitu paspor 24 dan paspor 48. Perbedaannya adalah jarak jangkau tujuan, untuk paspor 24 hanya wilayah tertentu di Asia sedangkan paspor 48 lebih flexibel untuk perorangan.
Sebaiknya urus saja langsung paspor 48, sehingga kamu lebih fleksibel memakainya. Karena masa berlaku paspor itu 5 tahun sejak diterbitkan. Sebaiknya hindari jasa pengurusan dengan calo-calo yg suka liar di kantor imigrasi.Supaya tidak meracuni petugas imigrasi yang sudah kaya itu dengan sogokan uang haram kita lewat perantara. Meski prosesnya cukup lama yaitu 7-9 hari tapi dengan bekal persiapan diatas proses jadi lebih cepat.
Selamat mencoba.
3. Tentukan negara yg ingin Anda kunjungi, sebagai perjalanan perdana Anda ke luar negeri. Kalau kamu masih belum punya mental sebesar para petualang itu, maka saya sarankan kamu mencoba jalan-jalan dulu ke Kuala Lumpur. Pertanyaannya kenapa mesti KL?Karena memasuki KL atau seluruh negara Asean, kamu tidak perlu lagi mengurus visa. Ke KL nga butuh visa. Kenapa KL? Karena Airasia saat ini sehari bisa 5X dalam sehari punya jadwal terbang ke KL. Dan sering terjadi promo jor-joran dari AA. Kalau kamu sedang beruntung dapat tiket promo terheboh maka biaya tiket PP Jkt-KL bisa hanya 250ribu rupiah saja.
Jadi Anda cukup picing mata beli tiketnya. Kenapa KL? Karena Anda tak perlu mengalami kendala bahasa yg terlalu signifikan. Kenapa KL? Karena menu masakan pun masih bisa ditolerir lidah kita yg Indonesia banget gitu lo. Kenapa KL? Karena biaya hidup di KL masih relative sama dengan Jakarta. Kenapa KL? Karena KL pun punya banyak tujuan wisata yg bisa kamu kunjungi dan bisa menjadi pelajaran sejarah penting buat kamu. Jadi nga ada salahnya, kamu coba KL. Kalau sudah punya mental kuat, boleh saja sich langsung ke KL,Singapore,Bangkok dan Ho Chi Minh.
4. Siapkan diri kamu untuk berburu tiket murah ke negara yg ingin Anda kunjungi. Kunjungi Low-cost Airline di  http://www.airasia.com/
5. Searching di internet tentang negara yg ingin kamu kunjungi. Cari daerah-daerah wisata yg menarik buat kamu kunjungi. Karena tiap-tiap orang beda seleranya, maka carilah daerah wisata yg cocok dengan selera kamu.
6. Susunlah jadwal acara kamu selama berada di negara yg ingin Anda kunjungi. Tambahkan jenis transportasi yg ingin kamu pakai selama menjelajahi negeri itu atau jenis transportasi yg tersedia di negeri tersebut.
7. Bookinglah penginapan di  guesthouse atau losmen atau hostel atau hotel. Sesuaikan dengan budget yg kamu punya. Kalau traveling sendirian, saya sarankan menginaplah di guesthouse, kamar yg dormitory, karena dananya bisa patungan dengan traveler yg lain. Biasanya dormitory ada juga yg khusus perempuan.Harganya pun hitung per kepala bukan per kamar.
8. Tentukanlah seluruh biaya atau budget yg timbul selama perjalanan. Supaya kamu tidak kehabisan uang saat berada di negeri orang.
9. Buatkan dana cadangan, untuk antisipasi kalau ternyata perhitungan kamu meleset.
10. Scan semua dokumen penting yg kamu punya dan kirimkan ke alamat email address kamu yg bisa dibuka di seluruh negara. Jangan pakai email kantor. Sebaiknya semua dokumen seperti tiket PP, fotokopi paspor dll, di scan dan simpan di email address seperti gmail,yahoo,dll. Yg penting bisa dibuka di semua negara. Supaya kalau ada masalah, kamu punya back up data yg bisa diprint-out setiap saat.
11. Kalau saat traveling banyak berjalan kaki, sebelum berangkat rajin-rajinlah latihan atau olah raga. Supaya saat traveling badan kamu masih bugar. Khan nga enak, kalau sakit di negeri orang.
Nah sekarang buat kamu-kamu yg masih bingung bagaimana caranya jalan-jalan ke luar negeri, sudah punya gambaran khan gimana cara memulainya hehehe. Sudah tunggu apalagi, segeralah bertindak. Yuk! Jalan-jalan ke luar negeri! Rasakan nikmatnya menjelajahi negeri orang. Jangan hanya sembunyi dalam cangkang hehehe.

On the road sound!

Proin tristique elit et augue varius pellentesque. Donec enim neque, vulputate et commodo in, tristique sed velit. Phasellus adipiscing faucibus felis eget hendrerit. Vestibulum aliquet mauris sed felis convallis, sed tempus augue malesuada. Vivamus mauris lorem, laoreet sed suscipit nec, dapibus at elit. In in augue lobortis, eleifend tortor et, varius eros. Vivamus dignissim sed justo vitae suscipit. Mauris mi sem, malesuada sed sapien ut, sagittis condimentum urna. Nullam lacus mi, vulputate sed sollicitudin in, semper ut elit. Phasellus nec est at leo euismod placerat a porttitor est. Curabitur vel varius nunc, nec tincidunt magna. Proin eros mauris, lobortis id quam non, euismod fringilla nulla. Fusce vel nisi et turpis tempor molestie sit amet a dolor.

Vestibulum sit amet ante eget diam scellioness_3-wallpaper-1280x960erisque eleifend. Nam metus mauris, cursus non suscipit ut, faucibus ut quam. Quisque ac scelerisque dolor. Nam sapien leo, euismod id elementum ut, dapibus eget elit. Nunc posuere porttitor nulla facilisis congue. Maecenas molestie quam eu nibh porttitor, vitae vestibulum turpis molestie. Sed quis mauris vitae dolor imperdiet pharetra. Sed et eros eget sapien tempor cursus sit amet eget eros. Nunc a mauris imperdiet, scelerisque diam laoreet, consequat nibh. Morbi gravida ornare sem, aliquet vehicula augue egestas eget. Sed mollis fringilla enim, ac accumsan metus porta et. Fusce ut lacinia ante, et pretium velit. Nullam eget metus enim. Vestibulum mollis leo in nulla tristique, sit amet tincidunt nibh tincidunt. Cras at sem at leo pretium bibendum et at nisl. Pellentesque odio enim, consectetur vitae commodo non, facilisis tincidunt justo.

[dropcap]C[/dropcap]um sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes This is a link, nascetur ridiculus mus. Integer dolor diam, tincidunt ac euismod ac, sollicitudin varius ante. Pellentesque elementum commodo dolor sit amet semper. Nullam id massa a turpis bibendum tincidunt. Donec non augue id Bold and emphasize text augue dignissim molestie elementum vitae velit. Quisque Under line text laoreet eleifend posuere. Mauris congue venenatis nisl ut varius. In posuere sem lorem, delete this Insert this  eu iaculis ante.

[incor name=”h”]

Heading 1

ullamcorper est vitae sem ornare interdum. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus.

Heading 2

ullamcorper est vitae sem ornare interdum. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus.

Heading 3

ullamcorper est vitae sem ornare interdum. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus.

Heading 4

ullamcorper est vitae sem ornare interdum. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus.

[gap height=”20″]

[incor name=”d”]

DropCaps

[gap height=”15″] [one_half]

[dropcap font=”play”]D[/dropcap]ullamcorper est vitae sem ornare interdum. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Integer dolor diam, tincidunt ac euismod ac.

[/one_half] [one_half_last]

[dropcap font=”play”]A[/dropcap]ullamcorper est vitae sem ornare interdum. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Integer dolor diam, tincidunt ac euismod ac.

[/one_half_last] [one_half]

[dropcap bgcolor=”#de5b5b” sradius=”3″ font=”play”]B[/dropcap]ullamcorper est vitae sem ornare interdum. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Integer dolor diam, tincidunt ac euismod ac. [/one_half] [one_half_last]

[dropcap bgcolor=”#5ba5de” font=”play”]C[/dropcap]ullamcorper est vitae sem ornare interdum. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Integer dolor diam, tincidunt ac euismod ac.

[/one_half_last] [gap height=”20″]

Quotes

[gap height=”15″] [quote font_style=”normal”] Maecenas ullamcorper est vitae sem ornare interdum. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Integer dolor diam, tincidunt ac euismod ac, sollicitudin varius ante.[/quote] Curabitur sit amet magna quam. Praesent in libero vel turpis pellentesque egestas sit amet vel nunc. Nunc lobortis dui neque, quis accumsan dolor. Aenean aliquet dignissim semper. [quote font_style=”normal” bcolor=”#e5e5e5″ align=”right”]sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus.[/quote]Curabitur sit amet magna quam. Praesent in libero vel turpis pellentesque egestas sit amet vel nunc. Nunc lobortis dui neque, quis accumsan dolor. Aenean aliquet dignissim semper. Maecenas ullamcorper est vitae sem ornare interdum. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Integer dolor diam, tincidunt ac euismod ac, sollicitudin varius ante. Pellentesque elementum commodo dolor sit amet semper. Nullam id massa a turpis bibendum tincidunt. [gap height=”20″]

[incor name=”o”]

Ordered & Unordered Lists

[gap height=”5″]

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
  • Aliquam pharetra metus tempus nisi ornare venenatis.
  • In pellentesque lacus non odio malesuada, ac pulvinar purus ornare.
  • Mauris eu tortor luctus, mollis purus quis, scelerisque sapien.
  • In fermentum urna quis convallis feugiat.
  1. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
  2. Aliquam pharetra metus tempus nisi ornare venenatis.
  3. In pellentesque lacus non odio malesuada, ac pulvinar purus ornare.
  4. Mauris eu tortor luctus, mollis purus quis, scelerisque sapien.
  5. In fermentum urna quis convallis feugiat.

[gap height=”10″]

Nested Lists

[gap height=”10″][one_half]

  • List item one
    • List item one
      • List item one
      • List item two
      • List item three
      • List item four
    • List item two
    • List item three
    • List item four
  • List item two
  • List item three
  • List item four

[/one_half][one_half_last]

  • List item one
    1. List item one
      1. List item one
      2. List item two
      3. List item three
      4. List item four
    2. List item two
    3. List item three
    4. List item four
  • List item two
  • List item three
  • List item four

[/one_half_last] [gap height=”20″]

Icon list 1640+

[gap height=”15″] [one_third][list list_items=”list item,list item,list item,list item,list item” icon=”fa-icon-ok” icon_color=”#92ca1a”][/one_third] [one_third][list list_items=”list item,list item,list item,list item,list item” icon=”fa-icon-remove” icon_color=”#de5b5b”][/one_third] [one_third_last][list list_items=”list item,list item,list item,list item,list item” icon=”fa-icon-cog” icon_color=”#5ba5de”][/one_third_last] [gap height=”20″]

Highlights

[gap height=”15″] Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Integer dolor diam, tincidunt ac euismod ac, sollicitudin varius ante. [highlight]Pellentesque elementum commodo[/highlight] dolor sit amet semper. Nullam id massa a turpis bibendum tincidunt. Donec non augue id augue [highlight bgcolor=”#5ba5de” txtcolor=”#ffffff”]dignissim molestie elementum[/highlight] vitae velit. Quisque laoreet eleifend posuere. Mauris congue venenatis nisl ut varius. In posuere [highlight bgcolor=”#de5b5b” txtcolor=”#ffffff”]sem lorem, eu iaculis[/highlight] ante. [gap height=”20″]

Pre & Code

[gap height=”5″]

function foo($arg_1, $arg_2, /* ..., */ $arg_n)
{
    echo "Example function.n";
    return $retval;
}

[gap height=”20″]

Tables

[gap height=”5″]

Employee Salary
John Doe $1 Because that’s all Steve Jobs needed for a salary.
Jane Doe $100K For all the blogging she does.
Fred Bloggs $100M Pictures are worth a thousand words, right? So Jane x 1,000.
Jane Bloggs $100B With hair like that?! Enough said…
Last Name First Name Email Due Web Site
Smith John jsmith@gmail.com $50.00 http://www.jsmith.com
Bach Frank fbach@yahoo.com $50.00 http://www.frank.com
Doe Jason jdoe@hotmail.com $100.00 http://www.jdoe.com
Conway Tim tconway@earthlink.net $50.00 http://www.tway.com

[gap height=”20″]

Definition Lists

[gap height=”5″]

Definition List Title
Definition list division.
Startup
A startup company or startup is a company or temporary organization designed to search for a repeatable and scalable business model.
#dowork
Coined by Rob Dyrdek and his personal body guard Christopher “Big Black” Boykins, “Do Work” works as a self motivator, to motivating your friends.
Do It Live
I’ll let Bill O’Reilly will explain this one.

 

First news in multinews wordpress theme with full width feature image

Proin tristique elit et augue varius pellentesque. Donec enim neque, vulputate et commodo in, tristique sed velit. Phasellus adipiscing faucibus felis eget hendrerit. Vestibulum aliquet mauris sed felis convallis, sed tempus augue malesuada. Vivamus mauris lorem, laoreet sed suscipit nec, dapibus at elit. In in augue lobortis, eleifend tortor et, varius eros. Vivamus dignissim sed justo vitae suscipit. Mauris mi sem, malesuada sed sapien ut, sagittis condimentum urna. Nullam lacus mi, vulputate sed sollicitudin in, semper ut elit. Phasellus nec est at leo euismod placerat a porttitor est. Curabitur vel varius nunc, nec tincidunt magna. Proin eros mauris, lobortis id quam non, euismod fringilla nulla. Fusce vel nisi et turpis tempor molestie sit amet a dolor.

Vestibulum sit amet ante eget diam scellioness_3-wallpaper-1280x960erisque eleifend. Nam metus mauris, cursus non suscipit ut, faucibus ut quam. Quisque ac scelerisque dolor. Nam sapien leo, euismod id elementum ut, dapibus eget elit. Nunc posuere porttitor nulla facilisis congue. Maecenas molestie quam eu nibh porttitor, vitae vestibulum turpis molestie. Sed quis mauris vitae dolor imperdiet pharetra. Sed et eros eget sapien tempor cursus sit amet eget eros. Nunc a mauris imperdiet, scelerisque diam laoreet, consequat nibh. Morbi gravida ornare sem, aliquet vehicula augue egestas eget. Sed mollis fringilla enim, ac accumsan metus porta et. Fusce ut lacinia ante, et pretium velit. Nullam eget metus enim. Vestibulum mollis leo in nulla tristique, sit amet tincidunt nibh tincidunt. Cras at sem at leo pretium bibendum et at nisl. Pellentesque odio enim, consectetur vitae commodo non, facilisis tincidunt justo.

[dropcap]C[/dropcap]um sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes This is a link, nascetur ridiculus mus. Integer dolor diam, tincidunt ac euismod ac, sollicitudin varius ante. Pellentesque elementum commodo dolor sit amet semper. Nullam id massa a turpis bibendum tincidunt. Donec non augue id Bold and emphasize text augue dignissim molestie elementum vitae velit. Quisque Under line text laoreet eleifend posuere. Mauris congue venenatis nisl ut varius. In posuere sem lorem, delete this Insert this  eu iaculis ante.

[incor name=”h”]

Heading 1

ullamcorper est vitae sem ornare interdum. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus.

Heading 2

ullamcorper est vitae sem ornare interdum. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus.

Heading 3

ullamcorper est vitae sem ornare interdum. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus.

Heading 4

ullamcorper est vitae sem ornare interdum. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus.

[gap height=”20″]

[incor name=”d”]

DropCaps

[gap height=”15″] [one_half]

[dropcap font=”play”]D[/dropcap]ullamcorper est vitae sem ornare interdum. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Integer dolor diam, tincidunt ac euismod ac.

[/one_half] [one_half_last]

[dropcap font=”play”]A[/dropcap]ullamcorper est vitae sem ornare interdum. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Integer dolor diam, tincidunt ac euismod ac.

[/one_half_last] [one_half]

[dropcap bgcolor=”#de5b5b” sradius=”3″ font=”play”]B[/dropcap]ullamcorper est vitae sem ornare interdum. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Integer dolor diam, tincidunt ac euismod ac. [/one_half] [one_half_last]

[dropcap bgcolor=”#5ba5de” font=”play”]C[/dropcap]ullamcorper est vitae sem ornare interdum. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Integer dolor diam, tincidunt ac euismod ac.

[/one_half_last] [gap height=”20″]

Quotes

[gap height=”15″] [quote font_style=”normal”] Maecenas ullamcorper est vitae sem ornare interdum. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Integer dolor diam, tincidunt ac euismod ac, sollicitudin varius ante.[/quote] Curabitur sit amet magna quam. Praesent in libero vel turpis pellentesque egestas sit amet vel nunc. Nunc lobortis dui neque, quis accumsan dolor. Aenean aliquet dignissim semper. [quote font_style=”normal” bcolor=”#e5e5e5″ align=”right”]sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus.[/quote]Curabitur sit amet magna quam. Praesent in libero vel turpis pellentesque egestas sit amet vel nunc. Nunc lobortis dui neque, quis accumsan dolor. Aenean aliquet dignissim semper. Maecenas ullamcorper est vitae sem ornare interdum. Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Integer dolor diam, tincidunt ac euismod ac, sollicitudin varius ante. Pellentesque elementum commodo dolor sit amet semper. Nullam id massa a turpis bibendum tincidunt. [gap height=”20″]

[incor name=”o”]

Ordered & Unordered Lists

[gap height=”5″]

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
  • Aliquam pharetra metus tempus nisi ornare venenatis.
  • In pellentesque lacus non odio malesuada, ac pulvinar purus ornare.
  • Mauris eu tortor luctus, mollis purus quis, scelerisque sapien.
  • In fermentum urna quis convallis feugiat.
  1. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
  2. Aliquam pharetra metus tempus nisi ornare venenatis.
  3. In pellentesque lacus non odio malesuada, ac pulvinar purus ornare.
  4. Mauris eu tortor luctus, mollis purus quis, scelerisque sapien.
  5. In fermentum urna quis convallis feugiat.

[gap height=”10″]

Nested Lists

[gap height=”10″][one_half]

  • List item one
    • List item one
      • List item one
      • List item two
      • List item three
      • List item four
    • List item two
    • List item three
    • List item four
  • List item two
  • List item three
  • List item four

[/one_half][one_half_last]

  • List item one
    1. List item one
      1. List item one
      2. List item two
      3. List item three
      4. List item four
    2. List item two
    3. List item three
    4. List item four
  • List item two
  • List item three
  • List item four

[/one_half_last] [gap height=”20″]

Icon list 1640+

[gap height=”15″] [one_third][list list_items=”list item,list item,list item,list item,list item” icon=”fa-icon-ok” icon_color=”#92ca1a”][/one_third] [one_third][list list_items=”list item,list item,list item,list item,list item” icon=”fa-icon-remove” icon_color=”#de5b5b”][/one_third] [one_third_last][list list_items=”list item,list item,list item,list item,list item” icon=”fa-icon-cog” icon_color=”#5ba5de”][/one_third_last] [gap height=”20″]

Highlights

[gap height=”15″] Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Integer dolor diam, tincidunt ac euismod ac, sollicitudin varius ante. [highlight]Pellentesque elementum commodo[/highlight] dolor sit amet semper. Nullam id massa a turpis bibendum tincidunt. Donec non augue id augue [highlight bgcolor=”#5ba5de” txtcolor=”#ffffff”]dignissim molestie elementum[/highlight] vitae velit. Quisque laoreet eleifend posuere. Mauris congue venenatis nisl ut varius. In posuere [highlight bgcolor=”#de5b5b” txtcolor=”#ffffff”]sem lorem, eu iaculis[/highlight] ante. [gap height=”20″]

Pre & Code

[gap height=”5″]

function foo($arg_1, $arg_2, /* ..., */ $arg_n)
{
    echo "Example function.n";
    return $retval;
}

[gap height=”20″]

Tables

[gap height=”5″]

Employee Salary
John Doe $1 Because that’s all Steve Jobs needed for a salary.
Jane Doe $100K For all the blogging she does.
Fred Bloggs $100M Pictures are worth a thousand words, right? So Jane x 1,000.
Jane Bloggs $100B With hair like that?! Enough said…
Last Name First Name Email Due Web Site
Smith John jsmith@gmail.com $50.00 http://www.jsmith.com
Bach Frank fbach@yahoo.com $50.00 http://www.frank.com
Doe Jason jdoe@hotmail.com $100.00 http://www.jdoe.com
Conway Tim tconway@earthlink.net $50.00 http://www.tway.com

[gap height=”20″]

Definition Lists

[gap height=”5″]

Definition List Title
Definition list division.
Startup
A startup company or startup is a company or temporary organization designed to search for a repeatable and scalable business model.
#dowork
Coined by Rob Dyrdek and his personal body guard Christopher “Big Black” Boykins, “Do Work” works as a self motivator, to motivating your friends.
Do It Live
I’ll let Bill O’Reilly will explain this one.

 

Cuaca

Bali
broken clouds
25 ° C
25 °
25 °
91 %
2.3kmh
66 %
Sun
25 °
Mon
31 °
Tue
30 °
Wed
30 °
Thu
30 °

Kurs Rupiah

IDR - Indonesian Rupiah
USD
17,334.3
AUD
12,480.7
EUR
20,325.2
CNY
2,538.6
JPY
110.4
SGD
13,621.2