Home Blog Page 134

Penumpang Pesawat Dihimbau Datang Lebih Awal Ke Bandara

Himbauan agar para pemudik datang lebih awal ke bandara untuk melaporkan keberangkatannya kepada pihak maskapai, agar tidak tertinggal pesawat, disampaikan oleh Manajemen Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

“Jadi sebagai antisipasi agar tidak tertinggal pesawat, pemudik diimbau datang dua jam sebelum penerbangan untuk ‘check-in’,” kata General Manager Operasional Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso di Batam, Senin.

Pengguna transportasi udara di Bandara Internasional Hang Nadim Batam diperkirakan meningkat signifikan, jelang Hari Raya Idul Fitri. Kondisi tersebut biasanya menyebabkan antrean panjang di loket-loket pelaporan, meskipun sejumlah maskapai melayani ‘web check-in’ dan di luar bandara.

Suwarso juga menjelaskan terkait kenaikan yang signifikan akan tampak mulai 15 Juni 2017 mengingat pada hari itu maskapai Lion Air sudah melayani penambahan penerbangan pada sejumlah tujuan seperti Surabaya, Yogyakarta, Pekanbaru, dan Padang.

“Saat diberlakukan tambahan penerbangan artinya permintaan penerbangan meningkat. Jadi dipastikan mulai 15 Juni akan mengalami peningkatan pemudik,” kata Suwarso.

Para penumpang dihimbau, memastikan tiket yang dibeli sesuai dengan identitas diri agar tidak ditolak saat hendak akan terbang.

Susi Air Terbang Perdana Ke Maratua

Maskapai Susi Air terbang perdana secara reguler dari Bandara Kalimarau, menuju Bandara Maratua. Pada penerbangan perdananya, pesawat Susi Air diberangkatkan dari Bandara Kalimarau pukul 14.00 Wita dan mengangkut sembilan orang penumpang.

Penerbangan perdana Susi Air dari Maratua kemarin disambut langsung Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kalimarau, Bambang Hartato beserta jajaran dan kembali langsung melepas penerbangan perdana dari Tanjung Redeb ke Maratua.

Penerbangan akan dijadwalkan secara reguler sepekan sekali secara rutin setiap hari Rabu pukul 09.40 Wita dan harganya juga relatif terjangkau karena ini merupakan subsidi dari Pemerintah pusat melalui Kemenhub.

“Penerbangan ini dikenakan tarif sejumlah Rp 175 Ribu dan ini untuk masyarakat sekitar, jangan dipikir bahwa ini disubsidi untuk wisatawan, turis atau Pariwisata. Namun kalau ke depannya kepentingan masyarakat sudah bisa diutamakan dan masih bisa untuk wisatawan maka boleh saja, yang penting masyarakat terlebih dahulu,” tambahnya.

Saat Mudik Lebaran Citilink Tingkatkan Extra Seat

Permohonan extra seat yang diajukan oleh Citilink untuk menyambut mudik lebaran telah disetujui Kementerian Perhubungan. Penerbangan tambahan Citilink akan meningkat menjadi 65.160 extra seat dari sepekan sebelumnya sebanyak 64.440 untuk musim Lebaran yang akan berlangsung pada 16 Juni hingga 2 Juli 2017.

Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo mengatakan bahwa penambahan extra seat tersebut menjadikan Citilink telah memperoleh 83 persen dari total 78.480 extra seat yang diajukan oleh Citilink Indonesia

“Tambahan extra seat ini meningkatkan kemampuan Citilink untuk bisa memenuhi kebutuhan atau permintaan penumpang atas ketersediaan kursi, termasuk di hari-H lebaran atau pada saat arus balik nanti. Diharapkan seluruh penumpang dapat terangkut oleh penerbangan Citilink Indonesia,” kata Juliandra dalam siaran persnya.

Jumlah kenaikan extra seat Citilink pada tahun ini melonjak signifikan hingga 287 persen jika dibandingkan tahun lalu sebanyak 16.800 extra seat. Lonjakan tersebut dikarenakan daya dukung yang besar sejalan dengan penambahan pesawat Citilink yang terus bertambah. Hingga saat ini Citilink Indonesia mengoperasikan total 49 unit pesawat Airbus A320.

Menjelang periode mudik Lebaran, jajaran direksi Citilink juga menggelar safari Ramadhan di berbagai kota di Indonesia untuk meninjau kesiapan armada angkutan lebaran Citilink di wilayah Barat dan Timur Indonesia.

Kepulauan Seribu Destinasi Favorit Libur Lebaran

Pulau Tidung - Kepulauan Seribu

Mayoritas warga Jabodetabek pulang kampung saat musim libur Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri. Sementara, warga yang tak mudik mengisi liburan di Jakarta dan sekitarnya. Salah satu lokasi yang cukup favorit untuk mengisi liburan adalah di pulau-pulau di Kabupaten Kepulauan Seribu.

Di kabaupaten wilayah ini terdapat pula sebuah zona konservasi berupa taman nasional laut bernama Taman Nasional Laut Kepulauan Seribu (TNKS).

Sebagai daerah yang sebagian besar wilayahnya merupakan perairan dan di dalamnya juga terdapat zona konservasi, maka tidaklah mengherankan bilamana pengembangan wilayah kabupaten ini lebih ditekankan pada pengembangan budidaya laut dan pariwisata.

Dua sektor ini diharapkan menjadi prime-mover pembangunan masyarakat dan wilayah Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu. Salah satu lokasi yang cukup favorit untuk mengisi liburan adalah di pulau-pulau di Kabupaten Kepulauan Seribu. Ini terlihat hampir setiap tahun, semua penginapan terisi penuh.

Ketua Asosiasi Jasa Wisata Kepulauan Seribu Mickey Musleh mengatakan, semakin mendekati Hari Raya Idul Fitri, semua penginapan penuh tamu pengunjung.

“Buat libur lebaran ini, penginapan mulai terisi 80-90 persen pada H-1 Lebaran di Kepulauan Seribu,” kata Mickey.

Hal yang membuat para wisatawan asing dan lokal rela untuk mengisi hari libur di Kepulauan Seribu, yaitu promosi paket wisata baik menginap sekaligus bisa bermain sebuah permainan air.

“Untuk kunjungan Lebaran ini ya sudah hampir penuh semua untuk pulau penduduk di Pulau Seribu yang mana mereka menyediakan paket menginap denga Wisata Bahari,” kata Mickey.

Dia mengungkapkan, di Kepulauan Seribu, jumlah kunjungan (wisatawan) saat libur Lebaran H-2 sampai H+5 bisa mencapai 70.000 hingga 100.000 orang. Soalnya, jumlah kunjungan di setiap pulau penduduk ya bervariatif,” ujar Mickey.

Icip-icip Cita Rasa Otentik Khas Timur Tengah. Ini Menu Lezatnya!

Airporters, manjakan lidah Anda dengan makanan khas Timur Tengah untuk berbuka puas kali ini. Apabila tengah berkunjung ke Dubai, tidak ada salahnya Anda mencicipi berbagai menu bercita rasa otentik di berbagai restoran disini seperti, macboos, khameer, kebab, dumpling, hingga luqaimat. Berikut 6 menu lezat khas Timur Tengah yang dapat Anda nikmati di berbagai restoran di Dubai:

1. Hommus
Cocolan dan saus favorit semua orang juga termasuk salah satu hidangan yang paling mudah dibuat, dengan bahan buncis, tahini (saus wijen), minyak zaitun, bawang putih, dan lemon kental. Ini adalah hidangan pokok bagi para Emirati.

2. Moutabel
Dengan tekstur yang mirip dengan hommus, cocolan berbahan dasar terong ini adalah versi yang lebih pedas dari baba ghanoush. Sebuah saus tambahan untuk melengkapi daging panggang dan roti.

3. Fattoush
Pilihan hidangan sayur, fattoush adalah salad sehat yang biasanya terdiri dati roti bakar atau goreng yang dikombinasikan dengan sayuran dan ayam berempah yang tersedia, seperti tomat, timun, dan selada serta biji delima untuk menambah rasa dan warna.

4. Falafel
Salah satu hidangan klasik yang dapat di temukan hampir di seluruh restoran Timur Tengah. Falafel adalah bola goreng yang terbuat dari buncis atau kacang fava tumbuk dan rempah-rempah serta menjadi jajanan yang dapat Anda temukan di sudut-sudut kota.

5. Shawarma
Dengan potongan ayam atau daging berbumbu yang lembut ditambah rempah-rempah dimasak di sebuah mesin berputar lalu disajikan di atas roti penuh dengan selada, saus sambal, dan yoghurt. Oleh karena itu, shawarma menjadi hidangan paling populer (yang juga terjangkau) di Dubai.

6. Kabsa
Hidangan ini berasal dari Yaman, kabsa sekarang populer di sepanjang negeri dan sering disajikan dalam acara khusus bagi banyak orang. Pada dasarnya, hidangan ini adalah nasi dengan daging, tapi karakteristik rasa dari kabsa datang dari kombinasi kapulaga, kunyit, kayu manis, limau hitam, daun salam, dan pala. Campuran lezat rempah-rempah dalam hidangan ini, serta cara memasak spesialnya membuat kabsa menjadi hidangan yang wajib dicoba.

Garuda dan Citilink Siapkan 128.000 Kursi Antisipasi Arus Mudik

Garuda Indonesia dan Citilink Indonesia menyiapkan 128.376 kursi penerbangan ekstra untuk mengantisipasi peningkatan arus penumpang selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran 2017. Penambahan kapasitas penerbangan periode peak season Lebaran tahun 2017 ini meningkat sebesar 91 persen dari total kapasitas penerbangan ekstra pada periode yang sama pada tahun 2016 lalu.

Adapun arus mudik dan balik diperkirakan berlangsung pada tanggal 16 Juni hingga 9 Juli 2017 (H-10 s/d H+14) baik untuk rute domestik dan internasional.

Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N Mansury mengatakan bahwa komposisi kursi tambahan sebanyak 128.376 kursi tersebut terdiri dari 49.896 kursi Garuda Indonesia dan 78.480 kursi anak perusahaan Citilink.

“Penambahan kapasitas untuk Garuda Indonesia dilaksanakan dengan mengoperasikan pesawat berbadan lebar serta melalui pengoperasian extra flight dengan komposisi 47.616 kursi untuk rute domestik dan 2.280 kursi rute internasional,” papar Pahala.

Dia menambahkan, melalui penambahan kapasitas penerbangan tersebut, Garuda Indonesia dan Citilink pada periode peak season Lebaran 2017 ini secara total akan mengoperasikan sebanyak 482 frekuensi penerbangan tambahan yang terdiri 338 penerbangan ekstra dan 144 penerbangan dengan menggunakan pesawat berbadan besar.

Adapun rute-rute penerbangan domestik dengan peningkatan kapasitas pada peak season lebaran 2017 ini antara lain
Jakarta – Yogyakarta PP, Jakarta – Padang PP, Jakarta – Solo PP, Jakarta – Semarang PP, Jakarta – Surabaya PP,
Jakarta – Denpasar PP, Surabaya – Balikpapan PP, Bandung – Denpasar PP, dan Makassar – Balikpapan PP.

Sedangkan untuk pengoperasian pesawat berbadan besar pada rute internasional di antaranya adalah Jakarta – Kuala Lumpur PP, Jakarta – Singapura PP, dan Jakarta – Bangkok PP.

Persiapan Mudik Lebaran Lion Air Tambah 30.000 Kursi

Maskapai penerbangan Lion Air Group menyediakan 30.000 kursi tambahan untuk mendukung penerbangan angkutan Lebaran 2017. Tahun ini, total penerbangan khusus Lebaran mencapai 158 penerbangan dengan masa angkutan lebaran 15 Juni sampai 15 Juli 2017.

Presiden Direktur Lion Air Group, Edward Sirait, mengatakan, penambahan kursi itu untuk memenuhi kebutuhan transportasi udara pemudik. “Sebanyak 30.000 seat ini ada penerbangan Wings Air, dari Lampung- Liwuk, Denpasar-Bima dan Semarang-Pangkalan Bun,” kata Edward, dalam siaran persnya.

Lion Air Group juga menyiapkan penambahan penerbangan untuk maskapai Batik Air di Bandar Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta. Di mana, penerbangan akan lebih banyak dilakukan pada malam hari.

“Halim ditambah semua. Rata-rata terbang malam. Cengkareng-Padang, Tanjung Karang, Surabaya, Padang, Semarang, Banjarmasin, Jogja, dan Solo. Itu yang akan ditambah,” jelasnya.

Selain penambahan kursi untuk angkutan lebaran, Lion Group akan menambah armada jenis pesawat Boeing 737 Max 8 sebanyak empat unit yang akan didatangkan hingga akhir tahun ini.

“Boeing 737 Max 8 ini adalah generasi terbaru dari Boeing 737. Kami akan terima rencananya akhir bulan Juni, kemungkinan 28 Juni. Pesawatnya akan datang ke Jakarta kalau tidak ada masalah,” kata Edward.

Rencananya pesawat Boeing 737 Max 8 akan digunakan dalam penerbangan internasional.

Pesawat Tanpa Pilot Buatan Boeing Siap Lepas Landas

Produsen pesawat terbang Amerika Serikat (AS) Boeing akan merealisasikan teknologi pesawat tanpa pilot segera mungkin. Rencananya Boeing akan menguji coba teknologi baru itu pada tahun depan.

Dilansir dari laman dailymail.co.uk, pesawat tersebut sudah bisa lepas landas, terbang dan mendarat menggunakan komputer penerbangan onboard dan jumlah pilot di pesawat penumpang standar turun menjadi dua orang dari yang sebelumnya tiga.

Pesawat tanpa pilot yang sedang dikembangkan ini nantinya juga dilengkapi dengan sistem manajemen penerbangan yang menentukan jalur penerbangan terbaik berdasarkan rencana penerbangan yang sudah dimasukkan oleh pilot.

Mike Sinnett, wakil presiden pengembangan produk Boeing mengatakan, perusahaannya akan mulai menguji teknologinya di simulator kokpit selama musim panas sebelum menerbangkan sebuah pesawat terbang dengan teknologi kecerdasan buatan yang bisa membuat keputusan layaknya pilot manusia.

Pesawat terbang tanpa pilot harus memenuhi standar keselamatan perjalanan udara, menurut Aviation Safety Network dalam sebuah briefing menjelang Airshow Paris.

Pesawat canggih ini diciptakan untuk menjadi solusi atas permasalahan jumlah pilot yang telah menurun dari tiga menjadi dua dalam beberapa tahun terakhir. Pesawat dengan teknologi mutakhir ini akan membantu mengatasi kekurangan pilot yang akan terjadi dalam beberapa tahun ke depan.

Raja Ampat Tetap Di Promosikan Meski Sudah Terkenal

Raja Ampat, tempat wisata yang satu ini sangat terkenal dengan keindahannya baik di Indonesia maupun di dunia. Banyak wisatawan lokal bahkan mancanegara yang senang berkunjung kemari. Selain panoramanya yang menarik, memiliki keunggulan obyek wisata yang berada di bagian barat kepala burung Pulau Papua ini.

Pemerintah Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat berusaha meningkatkan infrastruktur pendukung pengembangan pariwisata di daerah tersebut.

Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati di Manokwari, mengatakan selain bandar udara, infrastruktur yang saat ini terus di perbaiki, yakni jalan menuju tempat wisata. Ia ingin para wisatawan nyaman saat berkunjung ke Raja Ampat.

“Pariwisata kalau tidak diimbangi dengan fasilitas pendukung yang nyaman, termasuk faktor keamanan bisa-bisa orang kapok begitu datang ke Raja Ampat. Kami tidak mau seperti itu,” kata Umlati.

Selain memacu infrastruktur, Pemkab Raja Ampat terus meningkatkan upaya promosi. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

“Raja Ampat sudah dikenal, namun upaya promosi harus terus dilakukan. Masih banyak potensi wisata yang belum diketahui wisatawan,” katanya.

Selain wisata bahari, tambah Umlati, Raja Ampat  memiliki objek wisata lain seperti danau ubur-ubur serta wisata burung. Di daerah kepulauan ini, terdapat banyak buruk endemik Papua yang tidak bisa didapati di daerah lain.

Jelang Lebaran, PT Angkasa Pura II (Persero) Siapkan Insentif Bagi Maskapai

PT Angkasa Pura II (Persero) menyiapkan insentif bagi maskapai yang mengoperasikan penerbangan tambahan atau extra flight khusus rute domestik pada masa angkutan lebaran tahun ini di seluruh bandara di bawah pengelolaan perusahaan.

Insentif yang diberikan adalah pembebasan biaya atau free of charge terhadap jasa pendaratan (landing fee) dan potongan 50% terhadap biaya tarif perpanjangan jam operasi. Pemberian insentif tersebut juga khusus bagi penggunaan pesawat berbadan sedang atau narrow body.

 

President Director PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin mengatakan, “Insentif ini kami berikan untuk mendukung kelancaran penerbangan di bandara-bandara AP II khususnya pada masa angkutan lebaran. Kami juga berharap extra flight tidak membebani operasional maskapai, atau dengan kata lain insentif ini juga sebagai bentuk dari dukungan AP II kepada seluruh maskapai.”

“Insentif potongan 50% terhadap biaya perpanjangan jam operasi bandara dimaksudkan agar maskapai mau mengoperasikan extra flight di luar jam operasional reguler bandara sehingga penerbangan tambahan tidak terlalu dekat waktunya dengan jadwal yang sudah ada. Hal ini juga sebagai salah satu antisipasi dalam mengurai kepadatan saat peak season seperti masa angkutan lebaran,” jelas Muhammad Awaluddin.

 

“Kami berharap dengan adanya insentif maka maskapai akan semakin bersemangat untuk menambah penerbangan atau membuka rute-rute baru di bandara-bandara AP II sehingga dapat mendukung pertumbuhan pariwisata dan perekonomian nasional,” papar Muhammad Awaluddin.

AP II hingga kini juga memberikan insentif bagi maskapai yang membuka rute internasional baru sebagai upaya mendorong pertumbuhan wisatawan mancanegara sebesar 4 juta penumpang pada tahun 2017 sesuai dengan program Kementerian Pariwisata.

Bersama Kemenpar, AP II juga turut mempromosikan destinasi-destinasi lokal di setiap bandara yang dikelola perusahaan.

Ini, Barang Berbahaya yang Dilarang Dibawa Dalam Kabin Pesawat

Foto: Angkasa Pura 1

Musim mudik Hari Raya Lebaran tiba. Mayoritas muslim di Indonesia pun bergegas untuk merayakannya bersama keluarga tercinta di kampung halaman. Indonesia memang salah satu negara yang memiliki tradisi unik mudik saat Hari Raya Lebaran. Agar mudik Lebaran Anda nyaman dan aman, tidak ada salahnya mempersiapkan lebih dini dan memperhatikan larangan-larangan apa saja yang tidak boleh dilakukan. Terlebih, apabila Anda menggunakan angkutan udara untuk mudik kali ini.

Berbagai barang bawaan yang dilarang masuk dalam bagasi kabin pesawat terbang seperti pada arahan di situs resmi Angkasa Pura 1 yakni, semua jenis bahan peledak, semua jenis cairan beracun, semua senjata api maupun replika dan mainan, serta semua jenis bahan yang mudah terbakar dan berbagai jenis benda tajam.

Para penumpang juga dilarang keras membawa semua jenis bahan berbahaya yang mengandung magnet, radioaktif, racun, bahan kimia laboratorium. Tidak hanya itu, segala jenis barang yang bersifat korosif seperti, materai, mercury, cairan pembersih dan berjenis gas seperti, aerossol, semprotan cabai, tabung gas bertekanan tinggi, juga dilarang.

AP I Bandara Sultan Hasanuddin Prediksi Kepadatan Arus Mudik H-3 Sebelum Lebaran

Bandara Sultan Hasanuddin yang menjadi bagian pengelolaan PT Angkasa Pura I diprediksi akan mengalami  puncak arus mudik menggunakan pesawat bakal terjadi pada hari ketiga dan kedua (H-3 & H-2) sebelum Lebaran.

Menurut Communication head and legal Section AP I, Turah Ajiari mengatakan jumlah penumpang di Bandara Sultan Hasanuddin diprediksi akan mencapai 40.000 penumpang.

Upaya memaksimalkan pelayanan kepada para calon penumpang, pihak Angkasa Pura I telah menyiapkan ribuan kursi dan posko lebaran yang tersebar di area Bandara Sultan Hasanuddin.

Turah juga menjelaskan, khusus kursi yang disiapkan baru akan dipasang di ruang tunggu keberangkatan lantai dua bandara, jika jumlah penumpang sudah tidak sebanding dengan kursi.

“Tetap kami siapkan kursi untuk antisipasi lonjakan penumpang. Tapi belum kami pasang. Kami siapkan saja. Kalau memang nantinya kondisi tidak memungkinkan, maka kami pasang kursi itu,” ungkap Turah.

Cuaca

Bali
scattered clouds
25.4 ° C
25.4 °
25.4 °
91 %
2.6kmh
31 %
Fri
25 °
Sat
30 °
Sun
29 °
Mon
30 °
Tue
30 °

Kurs Rupiah

IDR - Indonesian Rupiah
USD
17,323.8
AUD
12,483.1
EUR
20,368.5
CNY
2,537.1
JPY
110.6
SGD
13,616.6