Kebudayaan Sendratari Ramayana Prambanan

918
Seni drama yang ditarikan. yang sebelumnya disebut Ramayana Balet

Sendratari Ramayana Prambanan merupakan sebuah pertunjukan yang menggabungkan tari dan drama tanpa dialog. Seni pertunjukan ini diangkat dari cerita Ramayana dan dipertunjukkan di dekat Candi Prambanan, Yogyakarta. Sendratari Ramayana Prambanan merupakan sendratari yang paling rutin mementaskan Sendratari Ramayana sejak 1961.

Pemilihan bentuk sendratari sebagai penutur cerita pahlawan atau biasa disebut wiracarita Ramayana karena sendratari mengutamakan gerak-gerak penguat ekspresi sebagai pengganti dialog sehingga diharapkan penyampaian wiracarita Ramayana dapat lebih mudah dipahami dengan latar belakang budaya dan bahasa penonton yang berbeda.

Berdasarkan sebuah puisi Hindu epik, cerita model raja Rama diadaptasi menjadi sebuah tari daerah penting meliputi gaya Jawa, budaya dan musik. Sementara cerita berasal dari India versi Jawa adalah benar-benar mewakili seni dan budaya lokal. Cerita ini diakhiri dengan kematian Rahwana oleh panah milik Rama dan bertemunya kembali Rama dan istrinya Shinta.

Namun Rama menolak Shinta karena meragukan kesuciannya. Sang istri pun kemudian membakar diri untuk membuktikan kesucian dirinya. Shinta terselamatkan dari api dan hal tersebut membuktikan bahwa Shinta masih suci. Akhirnya Rama dan Shinta bersatu kembali. Cerita Ramayana adalah perjalan Rama dalam menyelamatkan istrinya Sita (di Jawa biasa disebut Sinta) yang diculik oleh raja Negara Alengka, Rahwana.

Sendratari Ramayana Prambanan biasa digelar tiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu, pementasan dipanggung terbuka hanya pada bulan kemarau diluar itu pementasan diadakan dipanggung tertutup. Sendratari Ramayana Prambanan berlokasi di Jalan Raya Jogja-Solo KM 16 Prambanan Sleman, Yogyakarta 55571.

Baca juga:  Memanfaatkan Libur Lebaran, Menpar Usul 10 Destinasi Unggulan
Previous articleAP II Raih Rating Tertinggi idAAA dari Pefindo
Next articlePesawat AS yang Rusak di Aceh Bukanlah Boeing 707 Biasa