Hal yang Bisa Di Lakukan Saat Menunggu Pesawat di Bandara

609

Pesawat delay  bukan berarti membuat dunia Anda terasa bosan bukan? Tidak perlu marah-marah karena tak ada gunanya. Ambil langkah posistifnya saja. Mungkin dengan delay, Anda bisa punya waktu lebih lama di bandara. Siapa tahu juga karena delay, akhirnya Anda bisa jalan-jalan mengitari bandara dan melakukan hal positif mengisi waktu kosong. Agar tidak mati gaya saat menunggu lama di bandara, sebaiknya Anda mengikuti beberapa tips di bawah ini. Siapa tahu perasaan bete berubah menjadi kembali ceria, yuk simak;

1.Baca buku.

Mungkin di era digital sekarang ini, banyak orang sudah mulai mengabaikan kebiasaan membaca. Terutama membaca buku. Mereka lebih tergoda membaca lewat smartphone ketimbang gaya konvensional. Bisa dibilang lebih modern, up to date  atau apalah. Tapi bagi yang hobi membaca buku tidak bisa tergantikan oleh apapun. Biasakan setiap traveling Anda membawa satu buah buku yang belum dibaca dan akan dibaca dalam perjalanan. Atau buku yang sedang dibaca kemudian dilanjutkan membacanya saat dalam perjalanan.

2. Browsing  internet.

Bagi Anda yang tidak suka membaca, hal utama yang akan dilakukan tentunya mencari wifi  untuk browsing  internet. Setelah wifi  nyala, langsung deh browsing  internet, betul? Dan  yang biasa pertama Anda lakukan adalah membuka akun sosial media untuk update  status atau membaca timeline  teman-teman.

3. Salurkan hobi foto.

Kalau kamu malas browsing  internet, selama berada di bandara Anda bisa melakukan kegiatan menarik lainnya seperti menyalurkan hobi fotografi atau videografi kamu untuk membuat vlog atau dokumentasi pribadi. Banyak momen-momen menarik yang bisa menjadi objek foto atau video Anda. Jika ada larangan mengambil gambar atau video di area tersebut, sebaiknya Anda melakukannya secara sembunyi-sembunyi. Jangan terang-terangan, apalagi kalau Anda memakai kamera DLSR.

Baca juga:  Kehabisan Dana? Ini 5 Cara Dapat Uang Saat Traveling

4. Masuk ke Gerai Duty Free.

Salah satu kegiatan yang dilakukan saat berada di bandara luar negeri adalah menjelajahi gerai-gerai berlabel “Duty Free”. Di situ Anda bisa melampiaskan keinginan membeli beberapa produk yang harganya memang lebih miring dari harga yang dijual di luaran. Misalnya minuman beralkohol seperti wine, Jack D, Countreu, Chivas, dll, coklat, permen dan tidak ketinggalan parfum. Dengan catatan, barang yang Anda beli di duty free  biasanya terbatas. Seperti minuman, masing-masing hanya diperbolehkan membeli 2 botol saja. Jika ingin beli banyak,  Anda harus pinter-pinter memanfaatkan teman Anda yang bisa ditumpangi paspornya.

5. Ke toko buku

Selain duty free shop  dan membaca buku, coba lakukan untuk ke toko buku. Meski dominan buku-buku asing, namun mengunjungi toko buku setiap kali berada di bandara luar negeri tidak memebuat Anda merasa jenuh. Barang kali Anda mengincar buku yang bagus, seperti menjelajahi majalah-majalah berbau traveling atau nat Geo. Meski tidak selalu membeli buku di toko buku bandara, yang pasti menyambangi toko buku menjadi hal yang positif.

6. Tidur

Ketika perjalanan yang cukup menguras tenaga dan menimbulkan efek lelah yang teramat sangat, biasanya sambil menunggu pesawat Anda memilih merebahkan kepala di atas backpack. Tidur sejenak adalah imunisasi ampuh bagi stamina. Apalagi tidur menjadi salah satu kegemaran semua orang.

7. Mengobrol dengan sesama calon penumpang

Asyiknya traveling  adalah setiap kali berpergian, pasti mendapat teman baru. Baik dalam perjalanan saat menunggu, ataupun saat makan. Meski tidak mudah akrab dengan orang baru, jika diajak mengobrol, tak ada salahnya bersikap ramah dengan senang hati. Mendapat teman baru tentu kita juga mendapat pengalaman dan cerita baru. Lakukan ini untuk menambah pertemanan Anda. Siapa tahu kelak teman baru tersebut bisa menjadi dewa penolong saat Anda traveling  ke daerah atau negaranya.

Baca juga:  Pilot Jet Airways Yang Bertengkar Akhirnya Dipecat

8. Edit foto, video atau menulis

Anda yang suka menulis, edit foto atau video, waktu delay  atau menunggu terlalu lama di bandara merupakan kesempatan emas untuk menuntaskan pekerjaan Anda yang tertunda. Biasanya traveler  suka menulis, foto dan video. Nah, di sinilah kesempatan untuk mengerjakan pekerjaan Anda itu. Waktu delay  bisa menuntaskan satu editan video atau satu tulisan panjang perjalanan Anda.

Previous articleSaudia Airlines Alokasikan 7 Penerbangan Untuk Haji Qatar
Next articleCitilink Terbangkan 19.472 Jemaah Umrah di Semester 1 2017