Gunung Agung Berstatus Awas, Sriwijaya Air Atur Pengalihan Penerbangan

107
Sriwijaya Air Atur Pengalihan Penerbangan

Saat ini Gunung Agung Bali berstatus awas. Untuk menghadapi kemungkinan terburuk, Sriwijaya Air pun telah mengantisipasi dengan mengatur pengalihan penerbangan atau contingency plan via Kupang.

“Kalau domestik, dan lain-lain kami alihkan via Kupang. Jadi nanti ada pesawat yang supply dari Kupang, Maumere (pergi-pulang). Kemudian Kupang-Waingapu (pp), dan Kupang Tambolaka (pp),” papar Distric Manager Sriwijaya Air Group Bali, Ahmad Yani, kepada Tribun Bali, belum lama ini.

Pengalihan ini diperuntukan untuk penumpang dari Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Yogyakarta yang hendak ke NTT. “Nah kalau dari Bali ke Jakarta dan lain-lain, kami bisa terbangkan lewat Banyuwangi. Kami punya penerbangan Banyuwangi-Jakarta dan Banyuwangi-Surabaya,” jelasnya.

Pengalihan ini nantinya menggunakan pesawat cadangan. Sesuai arahan Departemen Perhubungan, untuk rute Bali ke Surabaya atau Bandara Blimbingsari akan dialihkan dengan bus. Semua pengalihan penerbangan ini berlaku apabila terjadi penutupan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali karena dampak erupsi Gunung Agung.

Baca juga:  Perubahan Iklim Sebabkan Turbulensi Pada Pesawat
Previous articleBerkenalan Dengan Lembah Anai Maskotnya Sumatera Barat
Next articleBandara Haluoleo Jadi Pintu Masuk Wisata Kendari