AirAsia Gunakan Kursi Slimline Buatan Mirus Pertama di Dunia

133
Pengumuman dan penandatanganan perjanjian tersebut akan di selenggarakan di ajang Aircraft Interiors Expo (AIX) di Hamburg, Jerman, Mirus ini pertama kali ia menjadi peserta pameran.

AirAsia menandatangani perjanjian kerjasama untuk menjadi pelanggan pertama menggunakan kursi Hawk dengan Mirus Aircraft Seating Ltd yang dilakukan di ajang Aircraft Interiors Expo (AIX), Hamburg, Jerman.  Kursi yang merupakan kursi kelas ekonomi berbentuk slimline ini merupakan produk terbaru keluaran produsen kursi kabin pesawat.

Seluruh kursi pesawat Airbus A320 yang baru dan yang telah dioperasikan pun akan menggunakan kursi kabin yang memiliki bobot yang sangat ringan. Setelah mendapatkan persetujuan dari regulator terkait, AirAsia telah memilih Mirus untuk mempersiapkan kursi kabin Hawk untuk pesawat Airbus A320neo.

AirAsia Group CEO Tony Fernandes mengatakan alasan AirAsia memilih Mirus karena kultur inovasi yang kuat, desain yang terdepan, kemampuan produksi, serta komitmennya untuk memberikan solusi dengan menyesuaikan keinginan pelanggan tetapi tetap menawarkan dengan harga yang terjangkau.

Tony mengakui bahwa AirAsia selalu berinovasi dengan kursi baru yang lebih ringan dan memastikan bahwa AirAsia selalu terdepan dalam fitur kabin tercanggih. “Hal ini pastinya mendukung keunggulan kami dalam hal efisiensi biaya dan memberikan pengalaman terbang yang terbaik bagi penumpang kami,” jelasnya.

Sementara itu, AirAsia Group Head of Engineering Anaz Ahmad Tajuddin mengatakan pihaknya senang telah bekerjasama dengan perusahaan yang selalu mencari cara baru dan berdaya cipta dalam meningkatkan pengalaman pelanggan.

“Melalui kedekatan Tony dengan Formula One, akhirnya kami mendapatkan kesempatan untuk bekerjasama dengan Mirus ahlinya material komposit untuk mendapatkan kursi kabin yang inovatif,” ucapnya.

Rangka kursi kabin Hawk tersebut dibuat dari material komposit dan menggunakan lebih sedikit suku cadang. Kursi tersebut dibuat 40 persen lebih ringan dibandingkan dengan kursi kabin konvensional. Kursi ini diproduksi sedemikian rupa guna untuk menghemat bobot dan penggunaan ruang kabin tetapi tetap selalu mempertahankan kenyamanan para penumpang.

Baca juga:  Kudeta di Thailand Tak Pengaruhi Pelancong Asing
Previous articlePerlu Diperbaiki, YLKI Sampaikan Tiga Keluhan di Bandara Husein Satranegara Bandung
Next articleDiusir dari Pesawat, Penyandang Disabilitas Adukan Maskapai Etihad