Singapura Jadi Rute Internasional Pertama yang Terbang dari Bandara Silangit

35

Pengembangan Bandara Internasional Silangit, Sumatra Utara, terus dilakukan. Salah satu yang dipersiapkan adalah rute internasional yang akan terbang perdana dalam waktu dekat yakni, dari Singapura ke Bandara Internasional Silangit dan sebaliknya.

“Pengembangan Bandara Internasional Silangit seluruhnya akan selesai sebelum 28 Oktober 2017. Secara teknis bandara ini sudah memenuhi syarat sebagai bandara internasional. Penerbangan internasional pertama kali adalah dari Singapura dengan penerbangan charter, nantinya setelah beroperasi kurang lebih 6 bulan maka kami targetkan dapat menjadi penerbangan reguler,” jelas Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau langsung pengembangan Bandara Internasional Silangit, belum lama ini.

Tidak hanya mengembangkan Bandara Internasional Silangit, pemerintah juga mempersiapkan bus Damri untuk mempermudah konektivitas dengan rute dari Bandara Internasional Silangit menuju Parapat yang berjarak sekitar 2 jam.

Saat ini, PT Angkasa Pura II tengah melakukan pengembangan Bandara Internasional Silangit dengan memperluas landasan pacu berukuran 2650 x 45 m serta perluasan terminal menjadi berkapasitas 1 juta penumpang per tahun.

“Kami siap menyelesaikan pengembangan sebelum tanggal 28 Oktober 2017 termasuk perluasan landas pacu di mana saat ini dimensi sudah mencapai 2650 x 45 m namun harus dilakukan overlay atau penebalan lapisan agar seluruh landasan dapat mengakomodir pesawat Boeing 737–800 NG atau sejenis,” jelas Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin.

Perlu diketahui, jumlah penumpang di Bandara Internasional Silangit terus meningkat sejak dibukanya penerbangan langsung Jakarta–Silangit pertama kali oleh Garuda Indonesia pada 22 Maret 2016 yang kemudian disusul oleh Sriwijaya Air pada 26 April 2016.

Pada Semester I/2017 jumlah penumpang di bandara ini mencapai 124.701 penumpang atau naik hingga 300 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 31.054 penumpang. Hingga akhir tahun ini diperkirakan jumlah penumpang dapat mencapai 250.000 penumpang.