Railink Gandeng Perbankan Hadirkan Sistem E-Ticketing KA Bandara Soetta

97

PT Railink, operator kereta api (KA) bandara di Tanah Air, menggandeng perbankan dalam menyediakan sistem pembayaran e-ticketing KA di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Langkah yang dilakukan anak perusahaan dari dua BUMN, yaitu PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero dan PT Angkasa Pura II (AP II) Persero ini, merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas layanan bagi penumpang yang melakukan perjalanan dari dan menuju Bandara Soetta dengan Kereta Api Bandara.

Program kerjasama pembayaran tiket elektronik dengan menggunakan kartu perbankan ini melibatkan pihak Bank Central Asia (BCA), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Tabungan Negara (BTN), Bank CIMB Niaga, Bank Danamon, Bank Mandiri, Maybank, dan Bank QNB.

Dilansir dari AirMagz.com “Maksud dan tujuan dilakukannya penandatanganan MoU ini adalah sebagai tindak lanjut sinergi perusahaan transportasi kereta api, terutama Kereta Api Bandara dengan perbankan. MoU ini akan dilanjutkan dengan penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS). Kami berharap sinergi ini dapat memberikan pelayanan prima transportasi Kereta Api Bandara kepada masyarakat bersama-sama dengan perbankan di Indonesia,” kata Direktur Utama PT Railink Heru Kuswanto, di sela-sela acara penandatangan MoU antara PT Railink dengan Perbankan untuk Penggunaan Kartu Perbankan sebagai Alat Pembayaran dalam Sistem E-Ticketing KA Bandara Soekarno-Hatta, di Jakarta, Selasa (11/4).

PT Railink membangun sistem tiket elektronik yang dinamakan airport railway ticketing system (ARTS). ARTS dibuat secara mandiri (inhouse production) oleh para programmer yang ada di PT Railink dan PT KAI, sehingga memberikan nilai tambah bagi perusahaan dan masyarakat berupa layanan yang lebih mudah, cepat, nyaman, dan non-tunai (cashless) dalam memperoleh tiket Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta.

“Dengan ARTS, PT Railink tidak mengeluarkan kartu khusus sebagai alat transaksi pembayaran elektronik. Melainkan menggunakan kartu elektronik perbankan yang ada di masyarakat. Adapun cara pembelian tiket KA Bandara ini, ARTS menungkinkan masyarakat mendapatkannya melalui web reservation, mobile apps, dan vending machine, dengan transaksi pembayaran melalui kartu debet, kartu kredit, dan prepaid secara non tunai, yang tentunya akan mengarah ke manless dan cardless,” tandar Heru Kuswanto.

Baca juga:  Tidur Saat Terbang ke Raja Ampat? Rugi
Previous articleKesal Duduk Samping Pria Gendut, Pengacara Somasi Maskapai
Next article‘Stagger Seat’, Solusi Kenyamanan Penumpang Kursi Tengah Pesawat