Home Blog Page 248

7 Tips Menghindari Pelecehan Seksual Saat Traveling

Tidak bisa dipungkiri, traveler wanita lebih rentan terkena pelecehan seksual saat traveling. Tapi jangan kuatir. Ada 7 cara untuk menghindarinya.

Baik traveling sendiri atau bersama teman, wanita memiliki kemungkinan terkena pelecehan. Untuk itu, pastikan Anda bisa menghindari jadi korban pelecehan. Disusun dari Smart Traveler, inilah 7 tips menghindari pelecehan seksual yang mungkin terjadi saat Anda traveling:

  1. Perhatikan Sekeliling

Seasyik apapun liburan Anda, jangan sampai lupa keadaan. Tetap perhatikan sekeliling. Jika dirasa tidak nyaman dan berbahaya, segera tinggalkan tempat tersebut. Apalagi saat sendiri, pastikan Anda tidak berada di daerah terpencil dan sepi.
Bagi para wanita, waspadalah saat terlalu banyak pria di sekeliling. Segera cari tempat terbuka yang ramai jika terlalu banyak pria. Jika liburan bersama, jangan pergi terlalu jauh dari rombongan, terutama jika Anda wanita.

2.  Hindari Jalan Sendiri Saat Malam Hari

Ada kalanya sebuah destinasi malah terlihat makin cantik saat malam tiba. Ketenangan dan lampu yang romantis menjadi pendukung kecantikan destinasi tersebut. Namun hati-hati, karena bisa saja diam-diam Anda jadi target pelecehan seksual.
Hindari berjalan di kawasan yang terlalu sepi saat malam hari. Juga, hindari jalan di daerah kumuh atau banyak orang yang duduk-duduk di tepi jalan atau depan toko. Jika tetap ingin jalan-jalan, pastikan pergi dengan orang yang bisa melindungi Anda.

3.  Jangan Tinggalkan Minuman Anda

Jangan sekali-kali meninggalkan gelas atau botol minuman Anda. Ini berlaku bagi Anda saat berada di bar, kedai atau restoran. Saat ini, kejahatan bisa terjadi di mana saja, kapan saja dan kepada siapa saja.
Waspada mengenai jenis penipuan yang berujung pelecehan seperti ini. Jika terpaksa harus ke toilet, pastikan minuman Anda aman dijaga oleh teman atau orang yang terpercaya.

4.  Hati – Hati Dengan Undangan Undangan Dari Teman Baru

Mendapat teman baru jadi salah satu tujuan banyak orang saat traveling. Eits, tapi hati-hati. Teman baru bisa jadi petaka baru. Jangan terlalu percaya dengan teman baru, terlebih saat diundang pesta.
Mendatangi pesta kecil-kecilan bersama teman-teman baru di tempat privat mungkin terasa menyenangkan. Namun, jangan datang begitu saja apalagi seorang diri. Jika ingin datang, pastikan tempatnya cukup terbuka dan ramai di sekelilingnya. Alangkah baiknya jika Anda tidak datang sendiri dan membawa beberapa teman terpercaya.

5.  Pilih Pakaian Yang Sopan

Beberapa tempat liburan tidak memperbolehkan Anda menggunakan pakaian minim, namun beberapa tempat lainnya tidak mempermasalahkan hal itu sama sekali. Bukan berarti Anda bisa bebas berpakaian tanpa merasa bersalah atau kuatir. Tetap gunakan pakaian sopan apalagi saat malam hari.
Karena kebanyakan orang suka lupa diri saat mabuk, baik itu di bar atau di tepi jalan. Jika sudah begitu, bisa saja Anda jadi korban orang mabuk. Atau jika Anda mabuk dan lupa diri, bisa saja malah jadi korban pelecehan karena tidak bisa melawan diri.

6.  Selalu Bawa Alat Komunikasi

Ke manapun, kapanpun, di manapun, jangan pernah tinggalkan alat komunikasi Anda terutama selama traveling. Karena saat liburan, Anda berada jauh dari rumah dan keluarga dan lebih sulit meminta pertolongan tanpa alat komunikasi.
Pastikan Anda memiliki nomor penting yang bisa mudah ditelepon saat keadaan darurat. Yang terakhir, selalu pastikan juga alat komunikasi tidak kehabisan baterai atau pulsa.

7.  Jangan Ragu Untuk Teriak

Jika sudah terlanjur terjebak keadaan, jangan ragu untuk teriak. Tapi selain itu, cari celah untuk lari dari sergapan orang jahat yang ingin melecehkan. Pastikan teriakan Anda terdengar kencang dan jangan ragu untuk memukul dengan beragam benda yang ada di sekeliling Anda.

Wisata Unik Indonesia: Kolam Air Soda

Mandi di air laut sudah biasa, mandi di air panas juga sudah biasa. Tapi bagaimana rasanya mandi di kolam air soda? Yups, cobalah wisata satu ini. Di Indonesia atau tepatnya di Desa Parbubu, Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara terdapat sebuah kolam air soda. Kolam air soda alami ini termasuk kejadian alam yang unik dan istimewa serta hanya ada dua di dunia. Satu terdapat di Venezuela, Amerika Selatan dan satunya lagi ada di Indonesia.

Kolam air soda ini sering di sebut Aek Rara oleh masyarakat setempat. Sumber air soda ini pertama kali ditemukan oleh seorang bidan bernama O Tobing Sihite. Ditemukan tanpa sengaja. Jadi menurut cerita saat mencangkul, tiba-tiba keluar air dari dalam tanah. Ternyata air yang keluar berbeda dengan air pada umumnya. Rasa dan aromanya pun mirip dengan soda. Barulah pada tahun 2004 Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menjadikan kolam air soda ini sebagai salah satu objek wisata.

Berendam di dalam air soda ini tentu berbeda dengan air biasa. Rasanya seperti menggigit di badan serta berbusa. Airnya tidak lengket dan terasa sedikit asin. Berendam di kolam air soda ini dapat membuat badan seakan lebih ringan. Tapi awas jangan sampai kena mata, karena air soda ini bisa membuat mata terasa perih. Serunya lagi kolam pemandian air soda ini berbatasan langsung dengan hamparan persawahan dan dikelilingi oleh perbukitan. Kebayang dong bagaimana asiknya berendam di air soda dengan pemandangan serba hijau yang menyejukan mata. Penasaran? Datang langsung saja ke sini, tiket masuknya juga terjangkau hanya 7.000 Rupiah.

Akses
Obyek wisata ini berjarak sekitar satu kilometer dari pusat kota Tarutung, Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Selain maskapai Susi Air, belum banyak penerbangan langsung yang menuju ke rute ini. Alternatifnya bisa datang dari kota terdekat yakni Sibolga. Nah dari Sibolga bisa singgah ke kota Tarutung. Dari sini perjalanan bisa dilanjutkan dengan menggunakan kendaraan darat langsung menuju ke obyek wisata. Jangan khawatir karena aksesnya jalannya cukup mudah untuk dilalui.

Sumber: www.kaskus.com

GFF Garuda Indonesia Dengan Brand Baru Keanggotaan “Garuda Miles”

GFF Garuda Indonesia

GFF Garuda Indonesia secara resmi meluncurkan kartu program loyalty “Garuda Miles” sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan yang dilaksanakan dan terus memberikan nilai tambah “air & non air benefit” kepada pengguna jasa. Garuda Miles merupakan pengembangan (rebranding) dari kartu program loyalty “Garuda Frequent Flyer (GFF)”, dan semakin fokus menjadikan customer sebagai elemen penting dalam bisnis.

GARUDAMILES

“Garuda Miles” merupakan produk layanan khusus terbaru diperuntukan bagi para pelanggan setia Garuda Indonesia yang sebelumnya bergabung dalam keanggotaan “Garuda Frequent Flyer (GFF)” yang saat ini telah memiliki jumlah lebih dari 1 juta anggota dari 6 tingkatan keanggotaan, diantaranya; Junior, Blue, Silver, Gold, EC Plus dan Platinum.

Kartu “GarudaMiles” memiliki desain corak batik tradisional “Mega Mendung” khas daerah Cirebon, Jawa Barat yang memiliki filosofi sebagai pemberi kesejahteraan, dan pemberi manfaat dalam kehidupan.

“GarudaMiles diterima diseluruh dunia dan pemegang kartu ini dapat mengakses layanan dan kemudahan berkelas di lebih banyak maskapai, partner dan bandara di seluruh dunia.

Fasilitas dan manfaat tersebut berlaku pada penerbangan anggota SkyTeam antara lain : “SkyPriority”, priority boarding, bagasi tambahan, prioritas baggage handling, wait-list priority, dan akses ke 530 airport lounge diseluruh dunia.

“Selain itu, para pemegang kartu “GarudaMiles” juga dapat menambah miles (point) di seluruh jaringan penerbangan SkyTeam ke 1.064 destinasi di 178 negara melalui 15.700 penerbangan per hari”, tambah Emirsyah Satar.

Selain kemudahan dalam melaksanakan penerbangan, anggota GarudaMiles juga bisa mendapatkan kemudahan seperti mendapatkan “miles”pada transaksi “non penerbangan” misalnya di hotel, tempat penyewaan mobil, bank mitra dan lain lain. Mileage yang terkumpul juga dapat digunakan untuk ditukar dengan tiket penerbangan, upgrade kelas penerbangan, atau untuk voucher hotel, merchandise dan banyak pilihan lainnya.

“GarudaMiles” memiliki tiga jenis tingkatan layanan yaitu :

  • SkyTeam Basic untuk “GarudaMiles” Silver, Blue dan Junior.
  • SkyTeam Elite untuk “GarudaMiles” Gold dan Gold EC+
  • SkyTeam Elite Plus untuk “GarudaMiles” Platinum

Aplikasi Pesan Taksi “GrabTaxi” Masuk Indonesia

Aplikasi mobile pemesanan taksi GrabTaxi resmi masuk pasar Jakarta, yang menjadi kota ke-15 operasional GrabTaxi. Aplikasi ini menghubungkan pengguna transportasi umum langsung ke sopir taksi.

Sebelum di Indonesia, GrabTaxi telah masuk pasar Malaysia, Filipina, Thailand, Singapura dan Vietnam. Aplikasi ini telah diunduh lebih dari 1.2 juta kali di seluruh wilayah dan memiliki 250.000 pengguna per bulan. Ia bisa diunduh secara gratis di platform iOS, Android, BlackBerry, dan Windows Phone.

Ketika memesan dengan GrabTaxi, penumpang dapat memasukkan tujuan mereka sehingga memudahkan para pengemudi untuk mengetahui tujuan dan menyesuaikannya dengan rute yang diinginkan.

Cara pemakaian

Setelah membuka aplikasi, GrabTaxi secara otomatis mendeteksi lokasi pengguna dengan fitur built-in GPS (Global Positioning System) pada ponsel pintar dan menunjukkan jumlah taksi yang tersedia dalam radius tertentu.

Pengguna transportasi umum tersebut kemudian memilih tujuan yang dikehendaki dan permintaan pemesanan kemudian dikirimkan ke sopir taksi dalam radius tersebut. Pengemudi kemudian mengajukan tawaran untuk pekerjaan tersebut dan yang terdekat akan ditugaskan untuk pemesanan tersebut.

Setelah itu, pengguna akan menerima konfirmasi pemesanan dalam satu menit, bersama dengan informasi detail pengemudi, nama, nomor taksi, dan perkiraan waktu kedatangan.

Pengguna transportasi umum juga dapat melacak lokasi secara real-time dari taksi yang dipesan. GrabTaxi juga terintegrasi dengan aplikasi peta populer GPS untuk membantu pengemudi dengan arahan.

GrabTaxi juga fokus dalam memastikan bahwa penumpang mendapatkan transportasi yang paling aman. Tool ‘Share My Ride’ pada aplikasi ini memungkinkan orang-orang terdekat pengguna transportasi umum untuk melacak keberadaan mereka secara real-time.

Jelajahi Kota-kota Besar di Dunia dengan Google Street View

Travelers, ingin mengunjungi kota-kota terkenal dan indah di seluruh dunia? Atau gak usah jauh-jauh, keliling kota-kota di Indonesia saja. Pasti banyak dari kamu yang belum kesampaian melakukan itu semua. Gak perlu galau, travelers. Sebelum kamu punya waktu dan dana untuk benar-benar melakukannya, ada cara mudah lho, untuk “menjelajah” tiap sudut kota-kota besar di dunia, termasuk Indonesia.

Adalah Google Street View. Ya, teknologi dari raksasa IT Amerika Serikat ini sebenarnya sudah cukup lama hadir, namun baru resmi muncul untuk Indonesia akhir Agustus 2014 lalu. Dengan fitur Street View ini, kamu bisa melihat gambar-gambar dari tiap wilayah yang tercakup dalam Google Maps dan Google Earth, dalam bentuk panoramik 360 derajat. Google Street View punya kualitas foto yang cukup detil, yang diambil menggunakan kamera khusus, dan sangat membantu dalam mensurvei sebuah wilayah spesifik dalam kota.

Nah, kamu bisa memanfaatkan Street View ini untuk “jalan-jalan” lho, travelers. Walaupun wilayah Indonesia yang tercakup baru Jakarta, Bogor, Surabaya, Denpasar, dan Wisata Terumbu Karang Taman Nasional Komodo, kamu bisa menjelajah banyak kota di seluruh dunia.

Jadi, gimana cara menggunakan Street View ini? Mudah banget, kok.

  • Pastikan kamu punya koneksi internet yang memadai. Bisa dari komputer/laptop, atau smartphone kamu
  • Jika dari komputer/laptop, buka situs Google Maps. Sementara pengguna smartphone bisa mengunduh aplikasi Google Maps dari toko aplikasi Play Store (Android) atau Apps Store (iOS)
  • Tampilan di situs web dan aplikasi akan berbeda, namun pada dasarnya punya tahap yang sama, yaitu ketik dan pilih nama kota yang diinginkan, lalu cari pilihan street view atau ikon berbentuk orang berwarna kuning di bagian bawah

Berikut tampilan screen capture Google Maps dari situsnya:

Misalkan ingin melihat daerah Kuta, Denpasar, Bali. Ketik Kuta, lalu pilih dan klik ikon kuning seperti ditunjukkan panah merah

 

Setelah foto muncul, kamu bisa dengan mudah merotasi gambar, atau mendekatkan/menjauhkan, menggunakan menu yang tersedia (lihat anak panah merah)

Mudah kan? Kamu bisa menikmati pemandangan 360 derajat tiap sudut kota-kota di 57 negara di dunia (hingga saat ini) hanya dari layar komputer atau smartphone. Bahkan, Google khusus menciptakan Street View bawah laut untuk terumbu karang di Taman Nasional Komodo Indonesia. Gak perlu nyelam, travelers!

street3

Semoga saja dalam waktu dekat, jumlah kota yang “disinggahi” Google di Indonesia makin banyak, termasuk tempat-tempat wisata dan objek menarik lainnya.

Sumber: http://www.pegipegi.com/travel/jelajahi-kota-kota-besar-di-dunia-dengan-google-street-view/

Pemandangan Serba Hijau di Perkebunan Teh Rancabali

Sejauh mata memandang, mata akan disuguhkan dengan dominasi warna hijau disertai dengan udara yang sangat sejuk di Perkebunan Teh Rancabali. Lokasinya yang terletak di Kecamatan Ciwidey, Bandung Selatan, Jawa Barat gak jauh dari tempat  wisata Kawah Putih dan Bumi Perkemahan Ranca Upas ini bisa menjadi pilihan berliburmu saat di Bandung.

Dengan level ketinggian 1.628 meter diatas permukaan laut (dpl), pemandangan yang akan kamu lihat adalah panorama khas perkebunan teh yang serba hijau dengan berbukit dan berbelok. Keindahan perkebunan teh yang menghijau inipun akan semakin membuat siapapun terpukau  dengan terdapatnya  beberapa air terjun kecil di tepian pohon teh. Air terjun ini bisa kamu lihat disebelah kanan jalan jika menuju tempat wisata Situ Patengan. Dengan luasnya Perkebunan Teh Rancabali ini, hamparan pucuk-pucuk daun teh dengan daun yang berwarna hijau kekuningan semakin terlihat begitu mempesona, tak jarang banyak pengunjung yang berhenti sebentar untuk sekadar berfoto ditengah hamparan pucuk daun teh yang serba hijau ini.

source: madeincopas.blogspot.com

Selain pemandangannya yang memukau, di Perkebunan Teh Rancabali ini kamu juga bisa melihat secara langsung pengelolaan teh yang baik secara CTC dan orthodoks sampai mencoba langsung teh yang telah selesai diolah. Rute untuk ke tempat ini pun juga tidak susah, jika kamu datang dari Jakarta dengan jalur tol Cipularang keluar di pintu tol Kopo dan mengarah ke Ciwidey. Dari arah Ciwidey, kamu akan menuju objek wisata Situ Patengan dan disitulah tempat wisata ini berada. Ya, diperjalanan menuju Situ Patengan terdapat hamparan hijau yang sangat luas disebelah kiri dan kanan yang bernama Perkebunan Teh Rancabali. Ada baiknya sebelum kamu berkunjung kesini telah memilihpenginapan yang letaknya strategis dengan lokasi agar perjalananmu lebih nyaman.

Sumber: http://content.rajakamar.com/pemandangan-serba-hijau-di-perkebunan-teh-rancabali/

Melihat Aneka Bunga Cantik Di Taman Bunga Nusantara

Melihat berbagai aneka jenis dan warna bunga menjadi daya tarik tersendiri saat berlibur. Ingin mendapatkan suasana yang romantis? Daerah luas dengan hamparan tanaman hijau, bunga-bunga cantik yang tertata rapi, dan bebas polusi. Itulah gambaran dari tempat rekreasi Taman Bunga Nusantara di Puncak yang bisa jadi pilihan.

Jika kamu memiliki waktu untuk berkunjung ke Puncak, masukkan Taman Bunga Nusantara di list liburan. Terlebih untuk yang menyukai berbagai jenis tanaman, bunga yang indah dengan warna-warna yang menarik perhatian dan mendapatkan suasana romantis. Berada di Kawasan Cipanas, Puncak, tempat wisata ini mulai banyak diminati para wisatawan domestik ataupun mancanegara.

Memasuki kawasan, akan dikenakan biaya sebesar Rp 15.000 per orang. Sedangkan untuk mobil dikenakan biaya Rp 5.000 dan Rp 2.000 untuk motor. Di dalam Taman Bunga Nusantara ini, terdapat hamparan luas dengan berbagai jenis bunga. Menariknya, terdapat jam raksasa yang berputar namun tidak dapat dilihat dengan arah yang sejajar. Jam raksasa ini akan terlihat dengan jelas jika kita melihatnya melalui atas atau bidang yang lebih tinggi dari daratan.

Source: travel.detik

Selain itu terdapat pula taman mawar, taman perancis, amphitheater, danau angsa dan berbagai ikan, taman mediterania, taman labirin, menara pandang, taman bali, taman palem, lokasi pembibitan, taman amerika, air mancur musikal, taman jepang dan memiliki area bermain juga untuk anak-anak. Kamu gak perlu kelelahan jika ingin mengelilingi semua tempat yang terdapat di Taman Bunga Nusantara ini, karena terdapat mobil wira-wiri yang akan mengantarkanmu berkeliling dengan di temani pemandu untuk menjelaskan taman-taman yang ada.

Taman Bunga Nusantara ini sangat cocok dikunjungi bersama keluarga tercinta, bahkan didalam areanya pun bisa membawa makanan sendiri dirumah dan piknik di hamparan rumput dengan suasana yang sejuk. Tapi ingat ya, tetaplah menjaga tempat wisata ini dengan tidak membuang sampah sembarangan atau hal kecil seperti mencabut bunga-bunga yang terdapat disekitarmu. Karena lokasinya yang tidak terlalu jauh dari Bogor, maka pilihlah hotel yang memudahkan kamu untuk sampai ke Taman Bunga Nusantara dengan lokasi yang strategis.

Sumber: http://content.rajakamar.com/melihat-aneka-bunga-cantik-di-taman-bunga-nusantara/

Keindahan Tiga Tingkat Air Terjun Di Curug Dengdeng

Berlibur ke Tasikmalaya, nama Curug Dengdeng harus masuk jadi tempat wisata yang patut kamu kunjungi. Di tempat ini, kamu akan melihat keindahan tiga tingkat air terjun Curug Dengdeng, seperti apa ya keunikannya?

Curug Dengdeng memiliki tiga tingkat keindahan air terjun. Yang pertama memiliki tinggi 13 meter, yang kedua memiliki tinggi 11 meter, dan yang ketiga memiliki ketinggian 9 meter, yang mana dari tingkat pertama kita dapat melihat aliran Sungai Cikembang.

Air terjun ini dinamakan Curug Dengdeng sebab memiliki kondisi yang tidak rata. Sebuah tantangan bagi mereka para pecinta alam untuk menuju Curug Dengdeng karena memerlukan perjalanan cukup melelahkan dengan berjalan kaki melewati kondisi yang masih sangat alami berhutan jati. Segera taklukan dan jadikan tambahan pengalaman anda dalam berwisata.

Sumber: disparbud.jabarprov.go.id

Solo, the Spirit of Java

Keberadaannya mungkin tidak setenar Yogyakarta sebagai kota wisata dan budaya. Namun, kota berpenduduk lebih dari 500 ribu jiwa ini memiliki keistimewaan tersendiri. Sebuah kota di mana jejak kejayaan Kerajaan Mataram Islam berpadu apik dengan kebudayaan Jawa dan kehangatan masyarakatnya.

Sala. Begitulah Solo dikenal di masa lalu. Sejarah kota ini bermula ketika Kerajaan Mataram Islam mencapai puncak kejayaannya di bawah kekuasaan Sultan Agung Hanyakrokusumo. Dia bahkan mampu memperluas daerah kekuasaan Mataram Islam dari Madura hingga ke Jawa Timur. Pada 1628, Sultan Agung begitu berambisi merebut Batavia (sekarang Jakarta) dari tangan Belanda. Namun sayangnya, ambisi itu barujung pada kekalahan.

Pada 1646, Sultan Agung mangkat dan digantikan oleh putranya Amangkurat I. Sayangnya,sifatnya yang kurang bijaksana membuat Amangkurat I dibenci oleh koloninya sendiri. Akibatnya, pada 1674 Raden Trunajaya yang merupakan bangsawan Madura memberontak pada Amangkurat I. Pemberontakan itu berlangsung hingga 1680, ketika Kerajaan Mataram Islam dipimpin oleh Amangkurat II.

Untuk meredam perang dengan Trunajaya, Amangkurat II memutuskan untuk memindahkan ibu kota pemerintahan Kerajaan Mataram Islam dari Bantul (Yogyakarta) ke Kartasura (Sukoharjo). Pada 1742, Kerajaan Mataram Islam dipimpin oleh Pakubuwana II, di mana gelombang pemberontakan tidak hanya datang dari Madura, namun juga etnis Tionghoa yang kemudian dikenal dengan nama pemberontakan Geger Pecinan.

Keraton Surakarta Hadiningrat.

Kondisi kerajaan yang tidak aman, membuat Pakubuwana II membangun istana baru yang berlokasi di Desa Sala pada 1744. Detail arsitektur dan pembangunan istana diserahkan kepada Pangeran Mangkubumi. Istana seluas 500×700 meter yang dikelilingi oleh baluarti atau tembok pertahanan setinggi 3-5 meter itu, mengusung arsitektur Jawa dan Eropa. Pada 17 Februari 1745, Mangkubumi merampungkan pembangunan istana yang kemudian diberi nama Keraton Surakarta Hadiningrat. Dia sekaligus mengubah nama Desa Sala menjadi Surakarta, dan menjadikannya ibu kota Keraton Surakarta.

Dan kini, setelah 268 tahun pendiriannya, Keraton Surakarta Hadiningrat masih belum kehilangan pesonanya. Keraton ini terbagi atas  11 bagian: Alun-alun Lor, Sasana Sumewa, Sitihinggil Lor, Kamandungan Lor, Sri Manganti, Kedhaton, Kamagangan, Srimanganti Kidul, Kemandungan Kidul, Sitihinggil Kidul, dan Alun-alun Kidul.

Singgah di Keraton Surakarta Hadiningrat saya pun menyambangi museum keraton yang terdiri atas 9 ruangan utama. kesembilan ruangan ini menyimpan berbagai peninggalan kerajaan, mulai dari kereta kencana, topeng, kendi, keramik kuno, koleksi wayang, dan peralatan masak kuno kerajaan yang masih terawat baik.

Terhubung dengan museum, terdapat sebuah pintu raksasa berbahan jati menuju kompleks Sasana Sewaka. Melewatinya, saya melihat sebuah menara berlantai 5 setinggi 35 meter, bernama Panggung Sangga Buwana. Konon, di menara yang didominasi warna putih inilah, dahulu para raja-raja Surakarta bermeditasi.

Di sebuah pendopo yang teduh, saya melihat sejumlah abdi dalem wanita berusia paruh baya duduk bersimpuh dan berbincang dengan suara setengah berbisik. Seakan enggan terganggu dengan kehadiran saya, mereka tetap berbincang sambil menikmati secangkir teh. Setidaknya, itulah cara mereka menikmati hidup dalam dinding keraton yang menjulang tinggi.

Museum Surakarta Hadiningrat

Jam Operasional

Senin-Kamis               Pukul 09.00-14.00

Sabtu-Minggu           Pukul 09.00-15.00

(khusus Jumat museum tutup)

Harga Tiket

Wisatawan domestik                                                  Rp10.000

Wisatawan domestik (rombongan)                          Rp8.000

Wisatawan asing                                                        Rp15.000

Ijin foto (kamera)                                                       Rp3.500

Dari Keraton Surakarta Hadiningrat, saya menuju Museum Batik Kuno Danar Hadi. Kompleks museum yang terletak persis di depan jalan Slamet Riyadi tersebut, dahulu merupakan rumah Raden Wuryaningrat yang merupakan cucu dari Pakubuwana IX.

Dibangun pada akhir abad ke-19, rumah bernama Ndalem Wuryaningratan itu memadukan aristektur Jawa dan Belanda. Sempat menjadi rumah kosong dan tak terawat, seorang pengusaha batik lokal bernama Santosa Doellah kemudian membeli rumah tersebut pada 1999.

Pada 2002, Santosa menyulap rumah itu menjadi sebuah museum yang terdiri atas 3 bagian utama. Di bagian depan terdapat butik penjualan batik Danar Hadi yang disebut dengan House of Danar Hadi. Di bagian tengah kompleks  adalah Café Soga, dan bagian utama dari  kompleks ini adalah Ndalem Wuryaningratan.

Di Museum Batik Kuno Danar Hadi tersimpan rapi sekitar 10 ribu lembar kain batik dari jaman penjajahan Belanda, hingga batik-batik yang berkembang di masa kemerdekaan. Seperti koleksi batik londo peninggalan tahun 1890 yang tertata rapi di ruang pertama. Batik-batik tersebut didesain langsung oleh orang Belanda (seperti Franquemont dan Jonas) dan dikerjakan oleh pengrajin batik lokal.

Pada dasarnya, motif menjadi pembeda antara batik Belanda dengan batik tradisional Jawa. Karena sebagian besar motif batik Belanda didominasi warna-warna cerah dengan motif dongeng (seperti snow white atau Hansel and Gretel), manusia, bunga, dan kupu-kupu.

Selain itu juga dipajang batik-batik keraton yang dahulu dikenakan oleh para raja beserta keluarganya. Disinilah saya mengetahui bahwa desain batik setiap daerah sangat berbeda satu sama lain dan memiliki filosofi tersendiri.

Museum Danar Hadi.

Museum Batik Kuno Danar Hadi

Jalan Slamet Riyadi 261, Solo

Ph: 0271-722042

Waktu Operasional: setiap hari pukul 09.00-16.00

Harga tiket:

Rp25.000 (umum), Rp15.000 (pelajar)

Travelers Note

Tidak diperkenankan mengambil gambar di dalam museum. Anda hanya boleh mengambil gambar ketika tour rampung dan Anda dibawa menuju ke workshop pembuatan batik.

Kusuma Sahid Prince Hotel.

Menutup liburan di Solo, saya memilih untuk menginap di Kusuma Sahid Prince Hotel (KSP). Dahulu, bangunan hotel ini merupakan kediaman pribadi salah satu putra Pakubuwana X, yaitu Pangeran Haryo Kusumoyudho. Dibangun pada 1909, Ndalem Kusumoyudan mengusung perpaduan arsitektur Jawa dan Belanda. Dapat dimaklumi, mengingat sejak 1800-an Kasunan Surakarta memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Belanda.

Pada 1970, Ndalem Kusumoyudan dibeli oleh pengusaha lokal bernama Sukamdani. Empat tahun kemudian, dia menyulap rumah tersebut menjadi hotel dengan mempertahankan setiap elemen dari Ndalem Kusumoyudan.

Liburan kali ini, saya mencoba kamar tipe Prince Suite yang memiliki sentuhan mewah sekaligus klasik dengan dominasi warna merah, gading dan emas. Kamar ini juga dicekoki dengan ruang tamu, ruang makan serta teras yang menghadap langsung ke jalan raya.

Kusuma Sahid Prince Hotel

Jalan Sugiyopranoto 20 Solo, Jawa Tengah

Ph: 0271-646356

Traveler Note

Berkesempatan menginap di Kusuma Sahid Prince Hotel, jangan lewatkan pertunjukan gamelan setiap hari mulai pukul 17.00-20.00.

How to Get There

Tidak sulit untuk menuju Solo. Kota yang sangat ramah pada setiap wisatawan ini dapat dicapai dengan:

1. Pesawat Terbang

Perjalanan selama 1 jam 15 menit akan ditempuh dari Soekarno Hatta International Airport, Cingkareng menuju Adi Sumarmo International Airport, Solo. Beberapa maskapai turut meramaikan penerbangan ke kota ini, seperti Garuda Indonesia, Lion Air, and Sriwijaya Air.

2. Kereta Api

Dibutuhkan waktu sekitar 12 jam perjalanan menggunakan kereta api dari Jakarta menuju Stasiun Solo Balapan di Solo. Sejumlah armada seperti Argo Dwipangga, Bima, Gajayana, dan Argo Lawu siap menghantarkan Anda ke Solo. Untuk jadwal dan harga kereta api, silahkan kunjungiwww.kereta-api.co.id.

3. Bus

Alternatif lain adalah menggunakan bus, dengan lama perjalanan sekitar 10 jam.

Sumber: http://news.kitook.co.id/

Sopir Taksi di Semarang Dilatih Jadi Pemandu Wisata

Sekitar 90 orang sopir taksi di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, dibekali dengan pengetahuan pariwisata oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Semarang. Giarsito Sapto, Kepala Bidang Pengembangan Industri Wisata menyatakan bahwa para sopir taksi ialah ujung tombak wisata Kota Semarang. Karena itu, perlu ada peningkatan SDM pariwisata seiring dengan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke Semarang.

Para sopir taksi ini diberi pelatihan tentang berbagai tempat wisata yang ada di kota. Mereka nantinya akan harus bisa menjual Semarang kepada para wisatawan, tidak hanya wisatawan domestik, namun juga wisatawan mancanegara. Selain ilmu wisata, mereka juga akan diberi pelatihan Bahasa Inggris sehingga akan memudahkan mereka untuk berbicara dengan turis asing. Para sopir yang dilatih berasal dari perusahaan taksi Bluebird, Kosti, Pandu, dan Atlas.

Kru Kabin Garuda Indonesia Meraih Penghargaan Sebagai Awak Kabin Terbaik di Dunia Tahun 2014

Konsultan penerbangan Skytrax telah mengumumkan para pemenang penghargaan bergengsi World Airline Awards 2014 di Farnborough International Airshow, London, Inggris. Berlokasi di venue Wind Tunnel pada acara tersebut, ratusan pengunjung ikut menyaksikan acara penghargaan yang diikuti oleh berbagai maskapai penerbangan di seluruh dunia. Dan tahun ini, Garuda Indonesia berhasil didaulat sebagai juara dalam kategori The World’s Best Airline Cabin Crew (Maskapai Penerbangan dengan Kru Kabin Terbaik di Dunia).

The World Airline Customer Survey untuk menentukan para pemenang di setiap kategori diadakan mulai bulan Agustus 2013 hingga Mei 2014 dan melibatkan hingga 18,85 juta penumpang pesawat dari 105 kebangsaan di lebih dari 245 maskapai penerbangan, mulai dari maskapai penerbangan internasional hingga domestik.

Selain dari kategori The World’s Best Airline Cabin Crew, Garuda Indonesia juga berhasil mendapatkan peringkat ke-7 dalam The World’s Best 20 Airlines.

The World’s Best Airline Cabin Crew

1. Garuda Indonesia

2. Cathay Pacific Airways

3. Singapore Airlines

4. Asiana Airlines

5. Malaysia Airlines

6. Qatar Airways

7. EVA Air

8. ANA All Nippon Airways

9. Thai Airways

10. Hainan Airlines

 

The World’s Best 20 Airlines – 2014

1. Cathay Pacific Airways

2. Qatar Airways

3. Singapore Airlines

4. Emirates

5. Turkish Airlines

6. ANA All Nippon Airways

7. Garuda Indonesia

8. Asiana Airlines

9. Etihad Airways

10. Lufthansa

11. Qantas Airways

12. EVA Air

13. Swiss

14. Thai Airways

15. Virgin Australia

16. Air New Zealand

17. British Airways

18. Malaysia Airlines

19. Hainan Airlines

20. Bangkok Airways

Sumber: Skytrax

Garuda Indonesia Dinobatkan Sebagai Maskapai Terbaik di Asia dan Australasia

Garuda Indonesia bakal membuka rute baru Denpasar-Bali ke Chengdu Tiongkok. Persisnya, 15 Januari 2017, dengan frequensi empat kali seminggu dengan pesawat berbadan besar, Airbus.

Garuda Indonesia kembali memenangkan penghargaan Passenger Choice Award 2014 untuk kategori “Best in Region: Asia and Australasia”. Penghargaan yang diberikan oleh Airline Passenger Experience Associaton (APEX) – asosiasi peningkatan layanan penerbangan ini merupakan kali kedua yang diterima setelah pada September 2013 yang lalu, Garuda Indonesia juga memenangkan penghargaan yang sama. Penghargaan “Best in Region: Asia and Australasia” ini diterima oleh Direktur Layanan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk., Faik Fahmi, dalam acara APEX Award Ceremony yang berlangsung di Anaheim, California, Amerika Serikat pada hari Senin (15/9) malam waktu setempat.

Garuda Indonesia berhasil mengungguli empat maskapai penerbangan lain yang menjadi finalis “Best in Region: Asia and Australasia”, yaitu: Singapore Airlines, Cathay Pacific Airways, Korean Air, dan EVA. Penetapan Garuda Indonesia sebagai pemenang penghargaan ini berdasarkan pada hasil survey yang diadakan situswww.passengerchoiceawards.com. Survey tersebut menilai produk, layanan, dan inovasi seluruh perusahaan penerbangan di dunia, serta tingkat kepuasan para pengguna jasa maskapai udara selama penerbangan atau flight experience.

Selain memenangkan kategori “Best in Region: Asia and Australasia”, dalam ajang yang sama Garuda Indonesia juga terpilih dalam:

1. Top 5 Airlines with Best Overall Passenger Experience (Garuda Indonesia, Emirates, Virgin America, Norwegian Airlines, dan Ethiopian Airlines)

2. Top 5 Airlines with Best Inflight Video (Garuda Indonesia, Emirates, Virgin America, Norwegian Airlines, dan Ethiopian Airlines)

3. Top 5 Airlines with Best Cabin Ambiance (Garuda Indonesia, Virgin America, Australian Airlines, El Al Israel Airlines, dan Air Transat)

4. Top 5 Airlines with Best Food and Beverage (Garuda Indonesia, Emirates, Turkish Airlines, El Al Israel Airlines, dan Ethiopian Airlines)

Cuaca

Bali
scattered clouds
24.4 ° C
24.4 °
24.4 °
90 %
2.2kmh
45 %
Mon
30 °
Tue
29 °
Wed
29 °
Thu
30 °
Fri
30 °

Kurs Rupiah

IDR - Indonesian Rupiah
USD
17,334.4
AUD
12,466.0
EUR
20,325.2
CNY
2,538.6
JPY
110.7
SGD
13,605.1