Home Blog Page 143

Perluas Pembayaran, Jetstar Jalin Kerjasama dengan Doku

Maskapai penerbangan Jetstar menjalin kerjasama dengan Doku Indonesia. Kerjasama ini akan memanjakan dengan beragam pilihan pembayaran baru dalam melakukan online booking di Jetstar.com. Kini, para pelanggan dapat memilih cara pembayaran tiket Jetstar dengan empat pilihan yakni, internet banking, Doku e-wallet, transfer bank, atau lewat minimarket.

“Dalam 18 bulan terakhir Jetstar telah mengembangkan operasionalnya di Indonesia dengan menjalankan layanan di pasar-pasar yang sebelumnya belum terjamah seperti, Palembang dan Pekanbaru ke Singapura,” jelas Regional General Manager Southeast Asia Jetstar Group, Leslie Ng, dalam jumpa persnya di Jakarta, Selasa (10/5/2017).

Doku merupakan penyedia layanan pembayaran online/ offline bagi para merchant dan aplikasi dompet virtual bagi konsumen. Untuk dompet virtual, selain dompet tunai, aplikasi Doku juga dilengkapi dengan fitur kartu kredit. Selain itu, konsumen juga dapat menggunakan layanan Doku untuk membayar tagihan bulanan, berbelanja online atau offline di merchant yang telah bekerjasama dengan Doku bahkan untuk melakukan investasi. Selain itu, konsumen juga dapat menambah saldo virtual lewat P2P ransfer, transfer bank, ATM, dan minimarket seperti, AlfaGroup serta 7Eleven.

Maka dari itu, melalui kemitraan ini para konsumen yang ingin membeli tiket pesawat Jetstar tidak perlu memiliki rekening bank ataupun kartu kredit. “Kemitraan ini tidak hanya mengenai bagaimana Jetstar dan Doku bisa menyediakan kemudahan pembayaran, tapi juga bagaimana industri penerbangan dan keuangan bisa memperluas basis pelanggan mereka,” papar Chief Operating Officer Doku, Nabilah Alsagoff.

Nabilah menambahkan bahwa kemitraan ini sejalan dengan strategi Doku untuk menjadikan bagian dalam mempromosikan Gerakan Nasional Non-Tunai dengan merangkul mitra dengan basis pelanggan yang luas dan potensi yang menjanjikan.

Atas terjalinnya kerjasama ini, Doku pun menawarkan cashback saldo Doku e-wallet senilai 20% dari harga tiket Jetstar dengan tujuan manapun untuk pembelian tiket yang menggunakan Doku e-wallet. Informasi mengenai promosi ini dapat dilihat di https://genit.doku.promo/.

Kapasitas Penumpang Jadi 90 Juta Saat Terminal 4 Hadir

Terminal 3 Ultimate Soekarno-Hatta

PT Angkasa Pura II (Persero) tengah mempersiapkan proyek pembangunan terminal 4 bandara internasional Soekarno – Hatta rencananya akan dibangun di atas lahan seluasa 100 hektare (ha). Hadirnya proyek tersebut, kapasitas penumpang di bandara dipresiksi mencapai 90 juta/tahun.

Kepala Project Management Unit Bandara Soekarno-Hatta Agung Sedayu mengatakan, saat ini Terminal 4 sedang dalam proses detail engineering design. Tujuan dibuatkannya Terminal 4 supaya tidak ada lagi keterlambatan penumpang lantaran padatnya jumlah penumpang di bandara.

Berdasarkan catatannya, saat ini kapasitas jumlah penumpang mencapai 60 juta per tahun. Sebelum hadirnya Terminal 3 Bandara Internasional kapasitas terpasangnya hanya 22 juta penumpang per tahun.

“Jadi kami antisipasi itu, kita akan bangun jangan nanti tidak terjadi lagi masalah kapasitas. Yang kami bangun hanya memenuhi apa yang sudah ada, lima sampai 10 tahun ke depan kita tidak pernah tahu. Hitungan kami dengan tambahan Terminal 4, kapasitas bisa 90 juta penumpang,” tuturnya dikutip dati Okezone, Selasa (9/5/2017).

Lebih jauh Agus mengungkapkan, terminal bandara yang baru ini belum diketahui akan melayani rute penerbangan mana. Hal ini sedang masuk tahap kalkulasi, jadi bisa seperti Terminal 3 untuk internasional semua, domestik, maupun dicampur penerbangannya.

“Karena ada di beberapa bandara lain juga dilakukan seperti itu dari tiap terminal ada beberapa yang mix, agar terjadi sinergi, jadi kalau nanti ada transit atau ada perbedaan tempat tidak terlalu jauh,” jelasnya.

Bandara I Gusti Ngurah Rai Gandeng Skytrax Untuk Sejajarkan Diri

Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali berhasil meraih gelar “The 3rd World Best Airport 2016” untuk kategori bandara dengan 15-25 juta penumpang per tahun.

Penilaian tersebut berdasarkan hasil survei Airport Service Quality (ASQ). ASQ merupakan satu-satunya program benchmarking global yang mengukur tingkat kepuasan penumpang di bandara yang dilakukan oleh Airport Council International (ACI).

Sejak tahun 2012, Bandara I Gusti Ngurah Rai memang telah bekerjasama dengan organisasi kebandar udaraan terkemuka di dunia yang berbasis di Montreal, Kanada tersebut.

Selain dengan ACI, pengukuran kepuasan pelanggan juga dilakukan oleh Indonesia National Air Carriers Association (INACA), sebuah asosiasi perusahaan penerbangan nasional Indonesia yang didirikan oleh para pengusaha perusahaan penerbangan.

Prestasi yang telah diraih oleh Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai ini menjadikan tolak ukur dalam memberikan pelayanan kepada pengguna jasa bandar udara.

Tidak ingin puas dengan pencapaian tersebut, manajemen PT. Angkasa Pura I (Persero) kini menggandeng perusahaan riset lainnya, Skytrax.

Skytrax adalah perusahaan konsultan asal Inggris yang melakukan riset mengenai maskapai penerbangan dan pengelola bandara. Kerjasama ini dimulai pada tahun 2017 dan salah satu bandara yang akan dinilai adalah Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai.

Pelaksanaan audit Skytrax yang dimulai dari tanggal 5 – 6 Mei 2017 ini antara lain mengukur aspek-aspek dari fasilitas dan pelayanan di bandara.

Sedikitnya ada 51 indikator kerja, diantaranya akses bandara, check-insecurity screening, fasilitas belanja dan restoran, toilet, parkir serta fasilitas internet.

Karena audit airport dari Skytrax untuk pertama kalinya dilakukan di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, mekanisme audit yang dilakukan oleh tim auditor berupa observasi langsung ke terminal internasional dan domestik sebelum melakukan survei kepada penumpang berupa pengisian form penilaian yang bersifat online.

“Kami berharap hasil dari oberservasi yang dilakukan oleh tim auditor, kedepannya dapat lebih memacu kami dalam meningkatkan layanan kepada pengguna jasa bandar udara. Karena ini adalah bandara internasional, tentunya barometer penilaiannya harus bertaraf internasional juga,” ujar Yanus Suprayogi General Manager Bandara Udara I Gusti Ngurah Rai, Jumat (5/5).

Sumber

CSI 4,20 Jadi Target Bandara Syamsudin Noor

Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor melaksanakan monitoring atas perkembangan kualitas pelayanan selalu dilaksanakan. Pengukuran CSI (Customer Satisfagction Index) atau indeks kepuasan pengguna jasa ini dilakukan oleh INACA (Indonesian National Air Carries Association) yang ditujukan terhadap lima indikator diantaranya penumpang, konsesioner atau tenant, air crew, station manager, serta pelanggan kargo. Pada 2017 ini, pengukuran CSI mulai 28 April hingga 4 Mei.

Seperti dilansir dari infopenerbangan.com, Handy Heryudhitiawan, General Manager Bandara Syamsudin Noor, mengungkapkan adanya target peningkatan atas CSI yang berupaya dicapai pada tahun ini yaitu 4,20 untuk nilai CSI atau naik 0,5 dari target 2016 yang berhasil kami raih di nilai 4,15. Nilai tersebut menandakan bahwasannya pengguna jasa merasa puas dengan keseluruhan pelayanan yang diberikan kami.”

Target penumpang yang akan diajak berpartisipasi dalam survey ini, yaitu yang berangkat dari semua maskapai yang beroperasi. Total ada 500 kuesioner yang kami bagikan hingga 4 Mei lalu.

“Pelayanan terbaik adalah sumber kepercayaan pengguna jasa. Pelayanan berkualitas yang dimaksud mencakup beragam aspek yang berkaitan dengan pelayanan termasuk waktu yang dibutuhkan untuk check in (pelaporan/ masuk bandara), pengambilan bagasi, dan lainnya. Termasuk kebersihan yang harus senantiasa terjaga. Kami selalu berusaha memprioritaskan hal-hal tersebut.” pungkas Handy.

Berburu Tiket Murah Ke Berbagai Destinasi Yang Ditawarkan Malaysia Airlines

Malaysia Airlines, maskapai penerbangan asal Malaysia menawarkan harga tiket murah baik rute domestik maupun internasional dimulai pada tanggal 09 hingga 15 Mei 2017. Penawaran ini berlaku untuk perjalanan pada tanggal 19 Mei hingga 31 Oktober 2017 untuk kelas Bisnis dan Ekonomi penerbangan internasional.

Seluruh penerbangan kelas ekonomi dari Bandara Kuala Lumpur Internasional dimulai dari harga RM 1.469 menuju Sydney sedangkan untuk tujuan Narita, Jepang berkisar RM 1.379 dan Tiket menuju Beijing berkisar RM 1.079. Maskapai ini juga menawarkan tarif all-in-one  untuk sekali perjalanan pada seluruh penerbangan domestik yang dimulai dari RM 99, selama periode yang dipilih sepanjang tahun.

Untuk tarif kelas ekonomi tidak dikenakan biaya tambahan ataupun biaya kartu kredit untuk pembelian tiket secara online. Seluruh tarif bagasi sudah mencakup dengan berat bagasi max 30kg dan juga makanan penerbangan gratis.

Promo pertengahan tahun ini mencakup tarif kelas bisnis dengan tujuan Bali yang dimulai dari RM 999, sedangkan Xiamen dimulai dari RM 2.799 dan tujuan London dimulai dari RM 11.399. Nikmati rute domestik tujuan Kinabalu dan Labuan, dengan tarif masing-masing RM 839 dan RM 1, 455. Promosi Kelas Bisnis untuk tujuan domestik berlaku pada perjalanan dari tanggal 11 Mei sampai 31 Juli 2017.

Chief Commercial Officer Malaysia Airlines, Arved Nikolaus von zur Muehlen, mengatakan, “Ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan perjalanan dengan teman dan juga keluarga dengan penawaran menarik yang kami tawarkan dimulai dari harga yang paling murah untuk sekali perjalanan seluruh rute domestik,” katanya.

Malaysia Airlines juga akan meningkatkan frekuensi penerbangan untuk beberapa penerbangan domestik dan regional pada beberapa destinasi popular.

Untuk dapat menikmati layanan promo Mid-Year ini, para pelanggan dapat memesannya lewat agen perjalanan, atau menghubungi langsung call center Malaysia Airlines di 1300 88 3000, lewat aplikasi mobile Malaysia Airlines MHmobile, atau juga mengunjungi website Malaysia Airlines diwww.malaysiaairlines.com

Pesawat Cargo Jatuh di Amerika Serikat, 2 Orang Tewas

Foto: Ben Queen / AP

Dua orang tewas dalam insiden kecelakaan pesawat cargo yang membawa UPS di Bandara West Virginia pada hari Jumat, seperti dilansir dari Reuters (5/5/17).

Pesawat yang hanya berisikan 2 orang tersebut jatuh di bandara Yeager, Charleston, West Virginia, menurut Bill Carpenter, Juru bicara Dinas Kesehatan Darurat Kanawha.

 

Pesawat cargo tersebut datang dari Louisville, Kentucky dan membawa United Parcel Service (UPS) yang tidak berasal dari perusahaan UPS tersebut, menurut saah seorang juru bicara perusahaan UPS.

“Kami tidak memiliki informasi lanjutan yang bisa kami beritahu mengenai barang maupun kondisi dari pesawat dan kru tersendiri,” katanya dalam sebuah balasan email. “Kami juga tidak mengetahui bahwa korbannya pegawai UPS atau tidak,” lanjutnya.

Belum diketahui penyebab dari kecelakaan tersebut, Otoritas bandara juga melakukan penutupan bandara bagi penerbangan umum maupun komersial sampai pada hari Sabtu yang lalu.

Dua Korban Pesawat Teridentifikasi         

Petugas telah berhasil mengidentifikasi dua korban tewas pesawat jatuh yang berada di bandara West Virginia pada Jumat lalu.

Otoritas bandara mengatakan dalam keterangan resminya, kedua korban tewas tersebut adalah Jonathan Pablo Alvarado dari Stamford, Texas (47 tahun) dan Anh K. Ho dari Cross Lanes, West Virginia (31 tahun).

Mengenal Alat Bantu Navigasi

istilah dalam dunia penerbangan

Penerbangan akan diawali dengan keberangkatan (departure) dan diakhiri kedatangan (arrival) melalui aerodrome, yaitu bagian dari suatu bandar udara yang digunakan untuk lepas landas, pendaratan hingga parkir. Aerodrome antara lain landas pacu (runway), landas hubung (taxiway), landas parkir (apron).

Penerbangan juga membutuhkan sarana atau peralatan yang dipasang untuk membantu navigasi pesawat udara yang disebut alat bantu navigasi.

Djoko Warsito, alumnus STPI Curug sebagai narasumber seminar di Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan (ATKP) Medan yang bertajuk Penguatan Kompetensi SDM Penerbangan Melalui Standarisasi Peralatan Alat Bantu Visual dan Navigasi Penerbangan di Bandar Udara, mengatakan “Navigasi merupakan proses mengerahkan gerak pesawat udara dari satu titik ke titik lain dengan selamat dan lancar, terhindar dari bahaya/ rintangan penerbangan.”

Djoko menambahkan, “Alat bantu navigasi tersebut sebagian besar berada di dalam kawasan bandar udara, dan ditempatkan di sekitar atau di runway, taxiway dan apron. Ada juga alat bantu navigasi yang dipasang di luar kawasan aerodrome.”

Ada 2 jenis alat bantu navigasi, yaitu visual dan non-visual.

Alat bantu navigasi visual adalah sarana yang berada di permukaan darat, dapat berupa marka, rambu, sinyal atau isyarat yang dipancarkan. Sarana ini harus terlihat dan mudah dibaca, kemudian ditafsirkan artinya oleh pilot (penerbang).

Mengapa itu penting?
Karena berfungsi memberi informasi/ instruksi kepada pilot untuk melakukan atau tidak melakukan hal-hal yang terkait dengan pergerakan (navigasi) pesawat udara yang dikemudikannya.

Alat bantu navigasi non-visual adalah berbagai peralatan di darat yang memancarkan gelombang radio ke pesawat udara untuk diolah oleh perangkat penerima di pesawat menjadi informasi dan indikator penting yang diperlukan oleh pilot.

Pancaran gelombang elektronik tersebut merupakan catu (input) agar berbagai instrumen di ruang kemudi pesawat udara, khususnya untuk kepentingan navigasi dapat berfungsi.

Honeywell Berkontribusi Dalam Penerbangan Perdana Pesawat C919

Sejumlah produk inovatif buatan Honeywell ikut serta berkontribusi dalam pembuatan pesawat penumpang narrowbody C919 pertama buatan China. Pesawat C919 yang diproduksi oleh COMAC (Commercial Aircraft Corporation of China Ltd.) ini sukses diterbangkan perdana pada Jumat (5/5/17). Berbagai teknologi inovatif Honeywell tersebut mendukung untuk segi keamanan, keandalan serta efisiensi operasional C919.

“Penerbangan perdana pesawat C919 menandai tonggak sejarah besar tak hanya untuk COMAC, melainkan juga untuk Cina serta seluruh industri kedirgantaraan global. Hal tersebut mewujudkan mimpi Cina untuk dapat terbang tinggi dengan pesawat hasil buatan dalam negeri mereka,” kata Presiden Honeywell Aerosapace Asia Pasifik, Steven Lien dalam pernyataan resminya.

C919 merupakan pesawat komersial terbesar yang pernah ada, yang berhasil dilakukan pengembangannya secara mandiri oleh Cina. Pesawat ini dirancang agar lebih aman, lebih efisien, lebih nyaman serta ramah lingkungan.

COMAC dan Honeywell telah bekerja sama dalam program C919 sejak COMAC didirikan pada 2008 silam. Honeywell bahkan telah bekerja sama dengan pendahulu COMAC pada jet regional ARJ21 sejak awal tahun 2000an, sebelum pesawat tersebut diambil alih oleh COMAC ketika perusahaan tersebut didirikan.

Adapun teknologi canggih Honeywell yang turut berkontribusi untuk pengembangan pesawat C919 buatan China adalah Auxiliary Power System, Roda dan Rem, Flight Control dan juga Navigasi.

Dua Pesawat Jet Airways Bersenggolan di Bandara New Delhi

Maskapai Jet Airways tujuan Patna mengalami senggolan pada bagian ekornya dengan sayap maskapai Jet Airways lain yang akan menuju Srinagar pada hari Minggu (7/5/17) di Bandara Delhi, seperti dilansir dari thehindu.com.

Dirjen Perhub Udara, DGCA mengatakan bahwa kedua maskapai yang bersenggolan merupakan maskapai Jet Airways. Salah satu Jet Airways dengan nomor penerbangan 9W-730 dijadwalkan menuju Patna pada pukul 02.45 siang setempat sedangkan Jet Airways dengan nomor penerbangan 9W-603 yang dijadwalkan berangkat ke Srinagar pukul 02.50 siang.

Pada pukul 02.40, kedua pesawat telah diberikan izin oleh petugas ATC untuk melakukan taxi clearance. Pada saat itu, pesawat tujuan Srinagar berada di depan pesawat tujuan Patna, Pilot Jet Airways tujuan Patna meminta izin kepada ATC untuk melakukan pergantian posisi dan disetujui oleh petugas ATC.

Ketika pesawat sedang bergerak maju melewati pesawat Srinagar, ekor pesawat Jet Airways tujuan Patna bersenggolan dengan sayap Jet Airways tujuan Srinagar sehingga menyebabkan kerusakan. Sesuai dengan Peraturan Dirjen Perhub Udara, kedua pesawat yang mengalami kerusakan tersebut dibawa kembali menuju terminal dan pihak maskapai mengatur jadwal penerbangan alternatif untuk melanjutkan perjalanan penumpang.

Salah satu perwakilan DGCA mengatakan, “Insiden ini mengindikasikan bahwa Pilot Patna tidak cukup hati hati, kami telah memulai penyelidikan,”katanya. Otoritas kepolisian Bandara Delhi, Sanjay Bhatia, mengatakan, tidak ada penumpang yang terluka dalam kejadian itu.

Dalam pernyataan resminya, Jet Airways mengkonfirmasi kedua maskapai nya terlibat benturan ketika akan melakukan keberangkatan di landasan pacu bandara Delhi pada Minggu lalu. Pesawat sedang dalam tahap pemeriksaan oleh tim mekanik Jet Airways.

Sriwijaya Air Siapkan Kursi Tambahan Hadapi Lonjakan Penumpang Lebaran

Kode Registrasi Pesawat

Dalam rangka mengantisipasi lonjakan jumlah pelanggan menjelang dan setelah Lebaran 1438 H, Sriwijaya Air bersama Nam Air menyiapkan penerbangan ekstra (extra flight) ke berbagai penjuru kota tujuan di Indonesia. Dengan layanan tersebut, maka selama periode 16 Juni-10 Juli 2017 Sriwijaya Air Group menyediakan kursi tambahan sebanyak 138.852 kursi.

Senior Manager Corporate Communications Sriwijaya Air Group, Agus Soedjono mengatakan bahwa layanan extra flight Sriwijaya Air Group tahun ini cukup besar karena jumlah permintaan pasar akan kursi penerbangan selama periode lebaran selalu meningkat.

Selain untuk mengakomodasi arus mudik, penambahan ini juga ditujukan kepada seluruh pelanggan yang tidak merayakan hari lebaran tapi sering memanfaatkan masa lebaran sebagai momen untuk berlibur bersama keluarga,” kata Agus Soedjono.

Tahun ini extra flight lebaran Sriwijaya Air Group dilakukan di 21 rute penerbangannya. Untuk penambahan jadwal penerbangan bersama Sriwijaya Air akan dilayani pada rute Surabaya-Balikpapan PP, Jakarta-Pangkalpinang PP, Jakarta-Silangit PP, Jakarta-Surabaya PP, MakassarManokwari PP, MakassarJogjakartaPP, Lampung-Jogjakarta PP, Jakarta-Solo PP, Jakarta-Padang PP, Jakarta-Semarang PP, Jakarta-Pontianak PP, Jakarta-Kualanamu PP, Jakarta-Jogjakarta PP, MakassarBalikpapan PP, Balikpapan-Banjarmasin PP, Jakarta-Denpasar PP, Jakarta-Malang PP dan Jakarta-Tanjung Pandan PP.

Dan untuk Nam Air penambahan jadwal penerbangannya akan dilakukan pada rute Pontianak-Jogjakarta PP, Surabaya-Denpasar PP, Palembang-Pangkalpinang PP, Jakarta-Solo PP, Jakarta-Tanjung Pandan PP, Jakarta-Pangkal-Pinang PP dan Jakarta-Semarang PP.

Dengan banyaknya persediaan kursi tambahan dan informasi yang disampaikan jauh hari, maka diharapkan pelanggan dapat melakukan pembukuan sedini mungkin. “Agar hajatan pulang kampung dapat berjalan lancar dan tidak terganggu karena tidak mendapatkan tiket yang diinginkan, ada baiknya tiket penerbangan sudah dibeli jauh hari sebelumnya,” tutup Agus.

Destinasi Pantai Wari Yang Masih Asri

Indonesia memiliki banyak wisata pantai yang menawan, ada satu lagi pantai yang masih asri dan alami yang berada di kota Biak. Selamat datang di Biak dan silahkan kunjungi Pantai Wari. Pantai ini berada di sebelah utara kota Biak, Papua Barat. Pada tahun 1996, Pantai ini dan sekitarnya pernah diterjang tsunami, oleh karena itu Anda juga akan menemukan papan nama bertuliskan “Pantai Tsunami”.

Seperti kecantikan alami pada umumnya, Pantai Wari juga merupakan pantai berpasir putih dan halus. Pantai ini masih asri dan belum dikelola sehingga kesan alami masih sangat melekat di sini. Walaupun hanya dikelola oleh masyarakat setempat, pantai ini tak kalah cantik dengan pantai-pantai lainnya. Ombak di sini tak terlalu besar juga tak terlalu tenang. Uniknya lagi, ada sungai air tawar yang mengalir di dekat pantai ini dan terpisahkan hanya dengan tumpukan pasir putih. Ke Biak segera yuk?

Garuda Berpotensi Mengurangi Frekuensi Penerbangan Ke London

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk tengah mengkaji seluruh rute penerbangan yang dianggap tak mendatangkan profit. Salah satu yang menjadi kajian yakni penerbangan ke London, hal ini bagian untuk meningkatkan profitabilitas dalam enam bulan ke depan untuk memulihkan kerugian perusahaan.

Vice President Corporate Communications Garuda Indonesia Benny S Butarbutarmengatakan London sedang dikaji karena tingkat isiannya yakni 60-65 persen rata-rata pulang pergi. Sementara, kata dia, tingkat isian yang mendatangkan profit berada pada angka 70-85 persen.

Menurut dia, kajian yang tengah dirundingkan yakni terkait dengan frekuensi penerbangan. Dia belum memastikan apakah nantinya akan ada pengurangan jadwal, misalnya dari yang biasanya lima kali dalam seminggu, menjadi tiga kali. Selain London, ada juga penerbangan ke Amsterdam.

“Dikaji semuanya untuk memperoleh profit lebih banyak. Sebenarnya kalau London dikurangi, itu dari mana yang ditingkatkan apakah dari Amsterdam ke London apakah dari Singapura ke London dinaikkan,” tandas Benny.

Cuaca

Bali
overcast clouds
26.2 ° C
26.2 °
26.2 °
84 %
3.1kmh
93 %
Sat
29 °
Sun
29 °
Mon
29 °
Tue
30 °
Wed
29 °

Kurs Rupiah

IDR - Indonesian Rupiah
USD
17,334.3
AUD
12,487.7
EUR
20,325.2
CNY
2,538.6
JPY
110.4
SGD
13,621.2