Sriwijaya Air Siapkan Kursi Tambahan Hadapi Lonjakan Penumpang Lebaran

99
Kode Registrasi Pesawat

Dalam rangka mengantisipasi lonjakan jumlah pelanggan menjelang dan setelah Lebaran 1438 H, Sriwijaya Air bersama Nam Air menyiapkan penerbangan ekstra (extra flight) ke berbagai penjuru kota tujuan di Indonesia. Dengan layanan tersebut, maka selama periode 16 Juni-10 Juli 2017 Sriwijaya Air Group menyediakan kursi tambahan sebanyak 138.852 kursi.

Senior Manager Corporate Communications Sriwijaya Air Group, Agus Soedjono mengatakan bahwa layanan extra flight Sriwijaya Air Group tahun ini cukup besar karena jumlah permintaan pasar akan kursi penerbangan selama periode lebaran selalu meningkat.

Selain untuk mengakomodasi arus mudik, penambahan ini juga ditujukan kepada seluruh pelanggan yang tidak merayakan hari lebaran tapi sering memanfaatkan masa lebaran sebagai momen untuk berlibur bersama keluarga,” kata Agus Soedjono.

Tahun ini extra flight lebaran Sriwijaya Air Group dilakukan di 21 rute penerbangannya. Untuk penambahan jadwal penerbangan bersama Sriwijaya Air akan dilayani pada rute Surabaya-Balikpapan PP, Jakarta-Pangkalpinang PP, Jakarta-Silangit PP, Jakarta-Surabaya PP, MakassarManokwari PP, MakassarJogjakartaPP, Lampung-Jogjakarta PP, Jakarta-Solo PP, Jakarta-Padang PP, Jakarta-Semarang PP, Jakarta-Pontianak PP, Jakarta-Kualanamu PP, Jakarta-Jogjakarta PP, MakassarBalikpapan PP, Balikpapan-Banjarmasin PP, Jakarta-Denpasar PP, Jakarta-Malang PP dan Jakarta-Tanjung Pandan PP.

Dan untuk Nam Air penambahan jadwal penerbangannya akan dilakukan pada rute Pontianak-Jogjakarta PP, Surabaya-Denpasar PP, Palembang-Pangkalpinang PP, Jakarta-Solo PP, Jakarta-Tanjung Pandan PP, Jakarta-Pangkal-Pinang PP dan Jakarta-Semarang PP.

Dengan banyaknya persediaan kursi tambahan dan informasi yang disampaikan jauh hari, maka diharapkan pelanggan dapat melakukan pembukuan sedini mungkin. “Agar hajatan pulang kampung dapat berjalan lancar dan tidak terganggu karena tidak mendapatkan tiket yang diinginkan, ada baiknya tiket penerbangan sudah dibeli jauh hari sebelumnya,” tutup Agus.

Baca juga:  Turis Rusia Inginkan Adanya Penerbangan Langsung ke Bali
Previous articleDestinasi Pantai Wari Yang Masih Asri
Next articleDua Pesawat Jet Airways Bersenggolan di Bandara New Delhi