Home Blog Page 144

Bandara Adi Soemarmo Sempat Ditutup Selama 2 Jam Karena Kabut Tebal

Bandara Internasional Adi Soemarmo sempat ditutup pada Jumat (5/5/2017) pagi karena kabut tebal. Staf Humas PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo, Dian Ratih Ristauri, mengatakan bandara mulai ditutup pukul 06.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB tadi pagi, seperti dikutip dari detik.com.

Kabut tebal alias cuaca buruk ini mengganggu operasional bandara sehingga sejumlah penerbangan diundur jam keberangkatannya. Salah satunya adalah Garuda Indonesia rute Solo-Jakarta nomor penerbangan GA223 yang seharusnya berangkat pada pukul 07.40 WIB.

Penerbangan lain yang  juga ikut mengalami penundaan (delay) adalah Lion Air JT 924 tujuan Solo – Denpasar, Lion Air JT 531 Solo – Jakarta (CGK), Lion Air JT 540 Solo – Lombok, Sriwijaya Air SJ 211 Solo – Jakarta (CGK), Wings Air IW 1905 Solo – Bandung, Airfast FS 233 Solo – Denpasar dan Garuda Indonesia GA 223 Solo – Jakarta (CGK).

Sedangkan penerbangan menuju Bandara Adi Soemarmo yang terdampak adalah Garuda Indonesia GA 220 Jakarta (CGK) – SOC, Wings Air IW 1914 Surabaya – Solo, Airfast FS 233 Jakarta (HLP) – Solo dan Citilink QG 160 Jakarta (HLP) – Solo.

Malaysia Airlines Mendarat Dengan Selamat Setelah Alami Pecah Ban

Istri salah satu korban MH370 melayangkan gugatan kepada Malaysia Airlines dan pemerintah Malaysia senilai US$ 7,6 juta

Pesawat Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH726 yang berangkat dari Jakarta kemarin (2/5/17) mengalami pecah ban pada kedua ban pesawatnya setelah mendarat dengan selamat di bandara Kuala Lumpur Internasional pada pukul 07:13 pagi.

Seluruh penumpang dan kru pesawat turun dengan aman dan ditransfer menggunakan bus ke terminal demikian juga dengan bagasi yang dikirim menggunakan bus menuju terminal.

Maskapai akan menyelidiki penyebab pecah ban yang terjadi pada pesawat jenis Boeing 738 tersebut. Penerbangan lain yang menggunakan pesawat tersebut akan dialihkan menggunakan pesawat Airbus 330 karena kurangnya unit pesawat Boeing 738 dan Malaysia Airlines berupaya menggunakan pesawat Airbus 380 untuk melayani penerbangan rute Australia.

Keselamatan merupakan prioritas utama dari Malaysia Airlines untuk setiap saat, Pihak Malaysia Airlines menyesalkan ketidaknyamanan yang timbul kepada seluruh penumpang.

Citilink Buka Rute Jakarta – Dili

Maskapai berbiaya murah (LCC) Citilink Indonesia akan membuka rute penerbangan regional pertamanya yaitu Jakarta-Dili PP sebagai salah satu upaya upaya untuk memperluas konektivitas Citilink dan mengakomodir permintaan serta kebutuhan para pelanggan.

Sebelumnya Citilink pada September 2015 hingga Januari 2017  pernah mengoperasikan rute Denpasar – Dili  sebagai penerbangan charter  berjadwal yang pengelolaannya bekerjasama dengan maskapai lokal di Timor Leste.

Juliandra menjelaskan bahwa Citilink akan melayani penerbangan berjadwal harian dari Jakarta menuju ke Dili terhitung mulai tanggal 12 Mei 2017.

“Tahun 2017 selain melakukan ekspansi rute domestik ke Indonesia Timur, tahun ini Citilink juga akan merambah ke penerbangan regional. Dili akan menjadi destinasi penerbangan regional pertama yang dilayani oleh Citilink,” tutur CEO Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo saat konferensi pers launching rute penerbangan Citilink Jakarta – Dili di Jakarta, Selasa (2/5).

Untuk melayani rute penerbangan tersebut Citilink akan menggunakan pesawat jenis Airbus A320 yang rata-rata usianya kurang dari 4 tahun dengan kapasitas 160 penumpang.

Penumpang akan mendapatkan pengalaman service yang berbeda dengan disajikannya makanan dan minuman selama penerbangan 1 jam 50 menit dari Denpasar menuju Dili dan sebaliknya.

“Dengan demikian pelanggan Citilink bisa menikmati layanan premium namun tentunya tetap dengan harga yang terjangkau,” pungkas Juliandra.

Penerbangan rute Jakarta – Dili akan dilayani pada pukul 04.55 WIB, dan transit dari Denpasar pada pukul 9.25 WIB sedangkan penerbangan dari Dili menuju ke Jakarta dilayani pada pukul 13.20 waktu setempat.

Kenali 7 Alasan Penyebab Agar Koper Tidak Hilang Saat Di Bandara

Kehilangan koper saat bepergian menggunakan pesawat? Jika iya, maka Anda tidak sendirian. Kasus kehilangan koper ketika di bandara adalah kasus yang paling sering terjadi.

Lalu bagaimana koper Anda bisa hilang? Inilah 7 alasan paling umum mengapa koper kita sering hilang menurut salah satu petugas bandara seperti dikutip dari Intisari.

1. Ada pemeriksaan tambahan dan koper tidak dimuat tepat waktu.
2. Beberapa petugas, biasanya seorang pemula, meletakkan barang bawaan di troli yang salah dan membuat koper terbang ke tempat lain.
3. Petugas check in maskapai memasang stiker yang salah.
4. Penumpang tidak melepas atau membuang stiker lama dari koper. Sehingga menyebabkan kebingungan petugas.
5. Koper tersebut terjebak di area bagasi dan masuk ke arah yang salah saat penerbangan sangat banyak.
6. Koper terjatuh dari mobil yang membawanya ke pesawat dan tidak ada yang memperhatikan. Ini jarang terjadi.
7. Sistem tidak mengenal koper Anda. Oleh karena itu, pihak maskapai menyarankan agar penumpang meninggalkan informasi kontak di area luar koper.

Dari daftar tersebut, sebagian besar adalah human error dari petugas maskapai, pengurus bagasi, dan pihak bandara. Namun perlu diperhatikan, nomor 4 adalah kesalahan penumpangnya. Jadi, sebaiknya lepas stiker lama dari koper Anda sebelum melakukan penerbangan berikutnya. Selain itu, lakukan pula saran nomor 7 dengan memberikan informasi nama di koper. Berikan tag koper dengan detail nama dan nomor kontak Anda.

Mabuk Berat, Penumpang Pesawat ANA Berkelahi

Dua orang penumpang pria saling baku hantam dalam pesawat ANA pada Senin malam, sesaat sebelum pesawat lepas landas, seperti dilansir dari The Sun, Selasa (2/5/17).

Dalam video yang beredar, kedua penumpang tersebut saling lempar pukulan hingga penumpang yang berada di dalam pesawat merasa ketakutan.

Insiden ini terjadi pada penerbangan ANA dari Bandara Narita, Tokyo menuju Los Angeles pada pukul 06.00 sore waktu setempat.

Seorang penumpang yang berada di dalam pesawat menuliskan cuitan di Twitter mengenai kejadian perkelahian tersebut.

“Sepuluh menit sebelum pesawat lepas landas, seorang penumpang pria memulai keributan besar di barisan tempat duduknya. Tidak satupun dari kami mengetahui motif mengapa Ia memulai keributan ini.”tulisnya.

Setelah diusir keluar dari pesawat, pria warga negara Amerika berusia 44 tahun tersebut masih sempat mencekik salah seorang pegawai pria maskapai, seperti yang dilaporkan media lokal Jepang, Japan Today.

Dikatakan, Penumpang tersebut sedang mabuk berat. Dia juga ditangkap dan didakwa melakukan penyerangan terhadap pegawai pria maskapai dan seorang penumpang wanita yang berada di dalam pesawat tersebut.

Juru bicara maskapai ANA, mengatakan, mereka meminta maaf atas kejadian yang terjadi kepada seluruh penumpang pesawat tujuan Los Angeles tersebut. “Pihak terkait sedang ditangani oleh petugas aparat setempat,”kata juru bicara ANA.

Pesona Pulau Bair Tual Maluku yang Memanjakan Mata

Pulau Bair dengan keindahan bahari yang sangat mempesona

Indonesia memang benar-benar memiliki banyak sekali pulau yang sangat berpotensi dan selalu ramai dikunjungi oleh para wisatawan. Salah satunya, Pulau Bair yang berada di Kota Tual, Maluku Tenggara.

Destinasi wisata yang memiliki keindahan bahari ini memang sangat mempesona dan tentunya tidak kalah menawan, jika disandingkan dengan Raja Ampat. Walaupun keberadannya belum diketahui oleh banyak wisatawan lokal maupun mancanegara, namun warga setempat sudah menyadari potensi wisatanya.

Tak hanya itu saja, pulau ini juga memiliki vegetasi mangrove dan tebing batu yang membuat pulau ini semakin Memanjakan Mata ketika melihat keindahannya. Bahkan keindahan pulau ini tak kalah dengan Raja Ampat di Papua namun dengan skala yang lebih kecil. pulau ini juga menjadi tempat hidupnya anak – anak hiu jenis Blacpit, dengan airnya yang jernih para pengunjung bahkan bisa melihat anak – anak hiu berenang bebas.

Memang benar dan sangat nyata sekali keindahannya! Jika Anda sudah menginjakan kaki kamu di Pulau Bair ini, pastinya akan membuat Anda tak ingin beranjak dan mampu berlama-lama di Pulau Bair di Kota Tual Maluku ini. Para pengunjung yang pertama kali datang ke Pulau Bair, akan disuguhi dengan tebing-tebing batu yang sangat indah sekali, dengan mengelilingi pulau tersebut.

Berada di Kota Tual, tempat ini memiliki akses yang sangat mudah untuk di jangkau oleh para pengunjungnya. Akses untuk menuju ke Pulau Bair pun juga sangat mudah sekali. Sudah banyak petunjuk yang diarahkan langsung menuju pulau indah yang berada di Maluku Tenggara ini. Bagi para wisatawan yang ingin menuju ke Pulau Bair cukup mudah.

Pertama di awali dengan perjalanan darat dari pusat Kota Tual menuju Desa Dullah Darat yang berjarak kurang lebih 30 menit menggunakan angkutan umum setelah sampai di pelabuhan atau dermaga Dullah Darat perjalanan Anda lanjutkan dengan perjalanan laut dengan menggunakan perahu speed  yang harus Anda sewa karena lokasi pulau ini berada di ujung dari deretan pulau – pulau yang ada di Desa Dullah.

Waktu yang Anda tempuh untuk menuju pulau ini sekitar 1 jam perjalanan. Saat perjalanan menuju pulau ini, Anda akan melewati beberapa pulau kecil yang cantik, salah satunya adalah Pulau Adrenan, pulau ini adalah pulau kecil dengan luas 500 m2. yang memiliki pasir putih sangat halus dan garis pasir pantai yang bergeser ke timur. pergeseran ini disebabkan oleh perubahan musim timur dan barat, begitu juga sebaliknya.

Express Air Kembali Mendaratkan Pesawatnya di Papua Barat

Maskapai Xpressair membuka kembali rute penerbangan Sorong – Babo PP menggunakan pesawat jenis Dornier 328-100 berkapasitas tempat duduk 32 orang.

Pembukaan kembali rute ini bagian upaya XpressAir mengembalikan kejayaannya di Papua. Belum genap seminggu XpressAir sebelumnya telah membuka rute Sorong – Fak fak dan kini Sorong – Babo.

Direktur komersil XpresAir Swandono Poernomo menjelaskan bahwa rencana pengembangan di kawasan Indonesia timur sudah cukup lama, sejak 2016, hal itu mengingat XpresAir lahir di Papua dan sempat besar Papua.

Dilansir dari infopenerbangan.com, “Kami tidak ingin melupakan sejarah dalam arti meninggalkan Papua. Selain itu kami disini juga melihat potensi market XpressAir tumbuh cukup besar untuk itu kami ingin kembalikan kejayaan XpressAir di Papua,” kata Swandono, Sorong, Papua Barat, Selasa (2/5).

Lebih lanjut ia mengatakan pengembangan di kawasan Indonesia timur ini menjadi program prioritas XpressAir yang juga sejalan dengan program pemerintah pusat.

“Salah satu misi kami yakni membantu pemerintah dalam membangun daerah terpencil yang sulit di jangkau oleh transportasi lain, terutama di daerah Indonesia timur. Hal ini sudah sejalan dan ini tidak boleh kami tinggalkan. Kami optimis ini akan berkembang dan yakin pembangunan di daerah akan menjadi lebih cepat dan maju. Itu tujuan kami,” imbuh Swandono pada infopenerbangan .com di lokasi acara sesaat sebelum penerbangan perdana.

“Kami ingin kita bisa berkembang bersama sehingga dua daerah ini mendapatkan manfaatnya dalam pengembangan XpressAir, sehingga keberadaan XpressAir menjadi manfaat dan jauh lebih besar membawa kebaikan lagi.”

Pada kesempatan yang sama, Kasubag Tata Usaha Bandara Domine Eduard Osok, Arif Saleh mengatakan dukungan sepenuhnya dalam segala daya upaya yang dilakukan oleh XpressAir dalam membuka lembali rute penerbangan ini.

“Kami mendukung sepenuhnya, oleh karena itu kedepan semoga terus terjalin sinergi yang bagus demi kebaikan bersama dan tentunya bagi masyarakat,” tuturnya.

Salah seorang penumpang Natalia Kwando merasa senang dengan adanya rute baru XpressAir ini, karena harga tiket yang ekonomis dibanding maskapai lainnya dengan rute yang sama.

“Dengan adanya rute baru ini kami merasa senang, semoga XpressAir terus bisa terbang kesini. Saya sebagai orang Babo merasa terbantu, sangat bermanfaat buat kami disini,” katanya.

Diawali Dengan Garuda Indonesia Terminal 3 Ultimate Resmi Beroperasi

Garuda Indonesia meresmikan penerbangan internasional pertama dengan rute Jakarta- Singapura yang menggunakan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Banten, pada Senin (1/5/2017).

Garuda Indonesia akan mengoperasikan sebanyak 63 penerbangan internasional dengan sejumlah tujuan yang diawali dengan penerbangan keberangkatan GA 824 rute Jakarta–Singapura pada pukul 06:10 WIB dan penerbangan kedatangan GA 823 rute Singapura–Jakarta pada pukul 08:15 WIB.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Pahala N. Mansury mengatakan,”Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Gapura Angkasa,Garuda Indonesia, pihak imigrasi dan seluruh pihak yang mendukung perpindahan Garuda Indonesia dari Terminal 2 ke Terminal 3,” kata Pahala.

Terminal 3 Internasional pada tahap awal ini akan melayani penerbangan internasional Garuda Indonesia dengan jumlah boarding gate yang tersedia sebanyak 6 gate (gate 5, gate 6, gate 7, gate 8, gate 9, dan gate 10) dan ke depannya jumlah boarding gate ketika Terminal 3 Internasional sudah beroperasi penuh akan menjadi sebanyak 14 gate.

Penerbangan lainnya akan disusul dengan maskapai-maskapai anggota dari Sky Team Group, seperti ANA Airlines, Japan Airlines (JAL), Delta Airlines, KLM Airlines dan lain-lain.

Sumber

Karena Bau Asap, Maskapai Spirit Airlines Mendarat Darurat

Maskapai Spirit Airlines dengan rute Ohio menuju Vegas terpaksa harus mendarat di Bandara Kansas ketika menghirup aroma asap pada kabin pesawat.

Ketika itu, seorang penumpang yang berada di pesawat menghirup aroma asap yang berada di kabin pesawat yang mengangkut sejumlah 171 penumpang tersebut.

Julie Lee, penumpang pesawat mengatakan bahwa dia menghirup aroma asap di dalam kabin ketika seseorang berbicara melalui saluran telekomunikasi dan memberitahu bahwa pesawat akan mendarat darurat.

Menurut salah seorang perwakilan maskapai, Pilot menghirup aroma listrik di dalam kokpit. Pilot yang tidak mengetahui aroma tersebut kemudian menggunakan masker oksigen. Petugas maskapai mengatakan bahwa aroma asap itu datang dari pendingin ruangan.

Julie Lee mengatakan, bahwa mereka berada di Udara selama 45 menit dan kemudian petugas maskapai datang dan menghimbau penumpang untuk menggunakan masker oksigen segera mungkin. Setelah itu mereka memberitahu bahwa pesawat akan mendarat darurat di Bandara Kansas.

Pesawat kemudian mendarat dengan aman di bandara Kansas dan tidak ada penumpang yang cedera. Kemudian pihak maskapai mencarikan pesawat lain untuk seluruh penumpang agar bisa melanjutkan perjalanan mereka pada Minggu malam.

Sumber

27 Penumpang Aeroflot Terluka Setelah Alami Turbulensi

Puluhan orang terluka akibat turbulensi mendadak yang dilakukan pesawat asal Rusia. Diberitakan The Guardian, Senin (1/5), pesawat Rusia Aeroflot SU 270 dari Moscow menuju Bangkok mengalami kecelakaan 40 menit menjelang pendaratan di Bangkok, Thailand.

Pesawat itu memasuki sebuah kantung turbulensi di saat cuaca cukup cerah beberapa saat menjelang mendarat pada Senin (1/5/2017) tengah malam.

Dilaporkan 27 orang penumpang terluka akibat kejadian tersebut. Dari jumlah korban 24 diantaranya merupakan warga negara Rusia sedangkan 3 penumpang berwarga negara Thailand. Mereka kini dirawat di rumah sakit Bangkok untuk mendapat pengobatan.

“Para pasien sudah dalam penanganan dokter dan tidak ada yang mengalami luka parah,” ujar sang narasumber. Beberapa di antaranya memang mendapat penanganan cukup serius, bahkan mengalami patah tulang. Namun tidak ada korban yang dalam kondisi kritis atau tidak bisa ditangani tim medis,”ujar pihak maskapai.

Pesawat Aeroflot yang mengalami turbulensi mendadak tersebut berada dikendalikan oleh seorang pilot yang mengantongi 23 ribu jam terbang, dan co-pilot 10 ribu jam terbang.

Salah seorang penumpang bernama Rostik Rusev sempat mengabadikan momen setelah pesawat mengalami turbulensi dan mengunggah video ke media sosial Instagram.

 

“3 jam lalu saya berada di pesawat dari Moskow menuju Bangkok. Tiba-tiba saja kita dilanda turbulensi, yang sangat parah hingga melempar orang-orang ke sana ke mari. Darah di mana-mana, orang-orang mengalami patah tulang, hidung, patah terbuka, dan bayi dengan cedera kepala,” tulis Rostik Rusev di akun @krlrgstk.

Catat! Kendaraan Dilarang Berhenti Lebih Dari 3 Menit di Bandara Ahmad Yani

Bandar Udara Internasional Ahmad Yani, Semarang memberlakukan peraturan larangan berhenti lebih dari tiga menit bagi para pengguna jasa bandara yang ingin mengantar penumpang di area drop zone ataupun menjemput penumpang di area pick up zone. Aturan ini sudah diberlakukan sejak lama, namun para pengguna jasa masih banyak yang belum mengetahui akan aturan tersebut.

“Aturan ini diberlakukan agar arus lalu lintas di lingkungan Bandar Udara Ahmad Yani Semarang terlihat lancar dan tidak padat dengan kendaraan roda dua ataupun roda empat. Sehingga para pengguna jasa bandara pun dapat mengantar dan menjemput keluarga tanpa diganggu kemacetan yang panjang,” kata Maryanto General Manager Bandar Udara Internasional Ahmad Yani.

”Untuk mengoptimalkan arus kendaraan yang beroperasional di Bandara Ahmad Yani, pihak Angkasa Pura I juga sedang merencanakan pemindahan lokasi parkir taksi yang awal mulanya terletak di belakang masjid At-Taqwa, akan dipindahkan ke lahan parkir Primkopad S-16 sebagai pengelola taksi bandara,” tambah Maryanto.

Peraturan tentang dilarang berhenti lebih dari tiga menit di area drop zone dan pick up zone akan disosialisasikan lagi kepada para pengguna jasa bandara melalui beberapa media (sign) dan media sosial. Hal tersebut diharapkan akan terlaksana dengan baik sehingga para pengguna jasa mendapatkan informasi dengan hal tersebut.

“Pemindahan lahan parkir taksi saat ini masih dalam proses perencanaan dan koordinasi dengan unit terkait agar mendapatkan persetujuan dari seluruh pihak dan proses pemindahan berjalan dengan lancar,” terang Maryanto.

Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang berupaya untuk selalu meningkatkan dan mengedepankan pelayanan bagi para pengguna jasa bandara dengan memberikan inovasi sehingga mereka merasa puas saat berkunjung ke bandara.

“Sebagai pihak pengelola bandara, Angkasa Pura berharap pelayanan yang diberikan akan selalu bermanfaat untuk pengguna jasa sampai pada nantinya akan pindah ke bandara yang baru,” pungkas Maryanto.

Sumber

Mulai Sekarang Sriwijaya Membuka Rute Semarang-Makassar

Tepat 28 April 2017 Sriwijaya Air membuka rute baru dari Makassar ke Semarang PP. Rute baru ini merupakan penerbangan langsung dan akan dilayani satu kali setiap hari.

Senior Corporate Communications Manager Sriwijaya Air Group Agus Soedjono menegaskan bahwa dengan rute baru ini pihaknya ingin memberikan pelayanan terbaik kepada para pelanggan yang hendak melakukan perjalanan dari Makassar ke Semarang dan sebaliknya.

Seperti yang di kutip dari angkasa.grid.id, rute baru ini akan memberikan kemudahan dan mempersingkat waktu perjalanan seluruh pelanggan karena tidak perlu singgah atau berhenti di kota lainnya terlebih dahulu, kata Agus.

Untuk tahap awal ini, Sriwijaya terbang satu kali per hari dengan berangkat dari Makassar pukul 18.10 WITA dan tiba di Semarang pukul 18.55 WIB. Rute Semarang-Makassar akan dilayani pada pukul 19.30 WIB dari Semarang dan tiba di Makassar pukul 22.15 WITA.

Untuk rute Makassar -Semarang PP ini Sriwijaya akan menggunakan pesawat Boeing 737-800NG. Dengan pesawat ini Sriwijaya Air mampu mengangkut 188 penumpang dalam sekali terbang.

Menurut data maskapai tersebut, kebutuhan penumpang yang ingin terbang antara dua kota tersebut cukup tinggi. Apalagi saat ini Semarang terus berkembang sebagai destinasi wisata. Perannya sebagai salah satu kota pelajar di Indonesia juga cukup banyak mengundang perhatian dan diminati oleh para akademisi maupun wisatawan asal Makassar dan sekitarnya.

Sebaliknya, jumlah pekerja asal Semarang yang mencari nafkah di Makassar maupun beberapa kota lain di bagian timur Indonesia terhitung cukup banyak.

Penerbangan dari Semarang ke Makassar memiliki jaringan penerbangan lanjutan ke berbagai destinasi Sriwijaya Air yang ada di tanah Papua maupun wilayah timur Indonesia lainnya. Dengan demikian, jarak dari Semarang ke bagian paling ujung Indonesia menjadi lebih dekat, terang Agus lagi.

Cuaca

Bali
overcast clouds
29.5 ° C
29.5 °
29.5 °
68 %
4.5kmh
86 %
Sat
29 °
Sun
29 °
Mon
30 °
Tue
30 °
Wed
30 °

Kurs Rupiah

IDR - Indonesian Rupiah
USD
17,334.3
AUD
12,487.7
EUR
20,325.2
CNY
2,538.6
JPY
110.4
SGD
13,621.2