Home Blog Page 140

Angkasa Pura Luncurkan Customer Loyalty Concordia Lounge Card

Bertempat di Flores Room Hotel Borobudur, PT Angkasa Pura Hotel yang merupakan anak perusahaan dari Angkasa Pura Airports mengadakan Partners Gathering sebagai upaya optimalisasi penggunaan fasilitas Concordia Lounge dengan mitra dari perbankan, airlines, tour & travel dan instansi lain yang terkait dalam bisnis perusahaan. Mengusung tema “Work Together in Harmony” Angkasa Pura Hotels mengajak para mitra untuk bekerja bersama-sama dengan semangat goodwill dan konsisten memberikan pelayanan yang terbaik bagi konsumen.

Pada kesempatan tersebut turut hadir Direktur Utama Angkasa Pura Airports Danang S. Baskoro, Direktur Komersial & Pengembangan Usaha Angkasa Pura Airports Moch. Asrori, Direktur Keuangan & TI Angkasa Pura Airports Novrihandri, Direktur Teknik Angkasa Pura Airports Polana B. Pramesti dan Corporate Secretary Angkasa Pura Airports Israwadi.

Direktur Utama Angkasa Pura Hotels Danny P. Thaharsyah dalam sambutannya mengatakan bahwa Angkasa Pura Hotels sebagai anak perusahaan dari Angkasa Pura Airports siap untuk memberikan layanan terbaik dalam penggunaan fasilitas Concordia Lounge bagi mitra usaha guna mendukung peningkatan pelayanan bagi pengguna jasa bandar udara.

Direktur Utama Angkasa Pura Airports sekaligus Pemegang Saham Mayoritas Angkasa Pura Hotel Danang S. Baskoro dalam sambutannya mengharapkan kemitraan bisnis  Angkasa Pura Hotel dapat berjalan semakin bagus hingga dapat mendukung pelayanan di bandara yang dikelola oleh Angkasa Pura Airports. “Kedepan kami berharap hospitality sebagai core bisnis Angkasa Pura Hotels  dapat semakin meningkat hingga dapat menjadi kebanggan kita bersama, masyarakat Indonesia dan masyarakat internasional,” ujar Danang S. Baskoro.

Moment tersebut juga dimanfaatkan oleh Angkasa Pura Hotel dan Angkasa Pura Airports untuk meluncurkan Customer Loyalty Concordia Lounge Card yang terdiri dari Privilege Card dan VIP Card untuk mendukung layanan promosi, pemasaran, poin rewards, member card, discount card, e-voucher serta e-coupon (electronic stamp) dengan menggunakan smart card (RFID) diseluruh Concordia Lounge bandara Angkasa Pura Airports. Loyalty Concordia Lounge Card bekerjasama dengan Ezeelink dapat digunakan juga untuk mendapatkan poin dipuluhan merchant yang bergabung dengan Ezeelink. Peluncuran Customer Loyalty Concordia Lounge Card ini merupakan bentuk peningkatan layanan untuk mendukung gaya hidup masyarakat Indonesia yang sangat membutuhkan kemudahan dan akses yang lebih praktis.

Customer Loyalty Concordia Lounge Card dapat dimiliki hanya dengan melakukan transaksi jumlah tertentu di seluruh Concordia Lounge. Setelah itu Customer akan mendapatkan e-Coupon dalam jumlah tertentu yang akan langsung dapat digunakan pada transaksi berikutnya. Dengan memiliki Customer Loyalty Concordia Lounge Card Customer akan dimanjakan oleh fasilitas full service lounge dengan standar pelayanan hotel berbintang  yang telah disediakan pada Concordia Lounge seperti Food & Beverages, Coffee Bar,  Free Wi-fi, Internet Corners, Praying Room, Baggage Handling, Reflexology, Check in Assistence, VIP Room, Rest Room, Shower Room & Nursery Room.

Concordia Lounge Angkasa Pura Hotel telah hadir di 5 bandara Angkasa Pura Airports yaitu Concordia Lounge Syamsudin Noor Banjarmasin, Concordia Premier Lounge Terminal 2 Internasional Juanda Surabaya, Concordia Bluesky Premium Lounge Terminal 2 Domestik Juanda Surabaya, Concordia Lounge Terminal A & B Adi Sutjipto Yogyakarta, Concordia Lounge El-Tari Kupang, & Concordia Lounge SAMS Sepinggan Balikpapan.

“Dengan telah diluncurkannya Customer Loyalty Concordia Lounge Card ini melalui sinergi antara Angkasa Pura Airports & Angkasa Pura Hotels, kami berharap dapat memberikan pengalaman baru dan kemudahan bagi pengguna jasa bandar udara di Tanah Air untuk menikmati fasilitas Concordia Lounge dan berbagai benefit lain didalamnya,” tambah Danang S. Baskoro.

Qantas Kembali Ke Bandara Awal Karena Masalah Teknis

Pesawat Qantas yang mengalami masalah pada salah satu mesin

Setelah dua jam lamanya mengudara, pesawat Qantas yang berangkat dari Los Angeles menuju Melbourne harus kembali lagi ke bandara keberangkatan awal karena adanya percikan api yang terlihat keluar dari mesin pesawat oleh penumpang.

Pesawat dengan nomor penerbangan QF94 tersebut harus kembali ke bandara awal keberangkatan dan menelantarkan sejumlah 480 penumpang di bandara. Pesawat tersebut mendarat sekitar pukul 03.00 pagi waktu setempat tetapi tidak berangkat kembali sampai pukul 02.30 siang. Akibatnya penumpang pesawat harus terlantar hampir 12 jam lamanya di bandara.

Dilansir dari Dailymail, Penumpang yang tidak senang dengan kejadian ini lalu menuliskan rasa kekesalan mereka di sosial media  dan memposting video ratusan orang yang sedang tertidur di lantai bandara dan diatas kursi.

 

Seorang penumpang mengatakan, petugas maskapai tidak menyarankan mereka untuk menginap di Hotel karena pesawat akan berangkat kembali pada siang hari pukul 01.39 dan kami pun masih berada disini,”tulisnya.

 

“Pesawat Qantas QF94 tipe A380 yang terbang pada Jumat malam harus kembali ke bandara keberangkatan semula di Los Angeles karena ada nya masalah pada salah satu dari empat mesin pesawat tersebut,”tuturnya.

Sebuah aplikasi pelacak pesawat menunjukkan Qantas kembali ke bandara semula

“Pilot pesawat kemudian mengikuti standar prosedur, mematikan mesin dan pesawat mendarat dengan normal di Los Angeles pada pukul 03.00 pagi pada hari Sabtu,”tambahnya.

Teknisi juga telah diturunkan untuk menangani pesawat tersebut dan penerbangan telah dijadwalkan kembali pada pukul 12.00 siang pada hari Sabtu. Diperkirakan penumpang akan tiba di Melbourne pada hari Minggu pukul 10.00 malam waktu setempat.

Malindo Air Jadi Maskapai Pertama Di Dunia Yang Terbangkan Boeing 737 Max

Senin kemarin Malindo Air, anak perusahaan Lion Air Group, yang berbasis di Malaysia merayakan penerbangan perdana pesawat Boeing 737 Max 8 di Kuala Lumpur, Malaysia. B 737 Max 8 tersebut dijadwalkan berangkat dari bandara internasional Kuala Lumpur menuju bandara Changi, Singapura.

Acara tersebut dihadiri oleh pemilik Lion Air Group Rusdi Kirana, Director General of Civil Aviation Kuala Lumpur International Airport Dato Sri Azharuddin Abdul Rahman, Senior Vice President Asia Pacific & India Sales Boeing Commercial Airplane Dinesh A Keskar.

Dikutip dari siaran pers Lion Air, CEO Malindo Air Chandran Rama Muthy mengatakan, “Kami bangga menjadi maskapai pertama di dunia yang menerbangkan pesawat ini. Pesawat ini akan mampu untuk terbang lebih lama dengan pemakaian bahan bakar lebih sedikit,” kata Chandran di Kuala Lumpur International Airport.

Keunggulan pesawat ini dibanding dengan pesawat sejenisnya adalah Boeing 737 Max 8 memiliki kemampuan efisiensi bahan bakar 8 persen.

Selain itu, jenis 737 Max 8 merupakan pesawat dengan fitur double winglet dan juga mesin Boeing 737 Max 8 mampu 40 persen lebih senyap.

Whitesky Aviation Tawarkan 45 Menit Terbang Menuju Bandung Menggunakan Helikopter

Masyarakat ibukota biasa menghabiskan waktu berlibur ke kota Bandung pada tiap akhir pekan. Namun, perjalanan menuju kota Bandung melalui tol Cipularang sering terkendala padatnya kendaraan yang menuju ke sana. Dan, tentu saja Anda tidak ingin menjadi “tua” di jalan pada saat berlibur.

Salah satu solusinya ditawarkan oleh perusahaan penyedia jasa transportasi udara yakni PT Whitesky Aviation (Whitesky). Whitesky menyediakan helikopter menuju ke Bandung dengan hanya menghabiskan waktu selama 45 menit.

Denon Prawiraatmaja mengatakan untuk menikmati jasa transportasi ini masyarakat cukup membayar Rp 2 juta sampai dengan Rp 2,5 juta per kursi dengan titik keberangkatan dari Bandara Halim Perdana Kusumah.

“Untuk sementara Jakarta-Bandung, kita akan terbitkan dengan harga antara Rp 8 juta sampai Rp 10 juta. Jadi kalau empat (kursi), dibagi Rp 8 juta sampai Rp 10 juta, berkisar Rp 2 juta lebih sedikit yah,” ujar Chief Executive Officer Whitesky Aviation Denon Prawiraatmaja dalam acara Confrence And Exhibition Helicopter 2017 Summit Indonesia.

Untuk layanan ini transportasi helikopter menggunakan Helikopter Non Militer jenis Bell 505.

Denon mengatakan layanan ini untuk melayani kegiatan-kegiatan genting dan membutuhkan waktu tempuh yang cepat.

“Jadi layanan kami ada, agar masyarakat bisa mencapai Bandung dengan waktu yang cepat,” ujar Denon.

Raja Belanda Ternyata Menjadi Kopilot Pesawat Komersial Selama 21 Tahun

Willem-Alexander yang merupakan Raja Belanda ini sudah selama 21 tahun menjadi kopilot dari pesawat komersial.

, Kamis (18/05), Ia yang diangkat pada tahun 2013 ternyata sangat mecintai dunia penerbangan. Ia juga menambahkan terbang melewati awan membuatnya melupakan segala urusan dunia lainnya, karena itulah dia terus melakukannya meski telah menjadi seorang raja.

“Saya pikir terbang sangat menakjubkan. Anda bisa membawa masalah sehari-hari Anda ke udara. Anda dapat berfokus pada hal lainnya. Bagi saya hal itulah yang paling santai tentang terbang,” ujarnya Willem- Alexander.

Ia terbang sebanyak dua kali dengan pesawat KLM Captain Maarten Putman setiap bulan untuk mempertahankan lisensi pilotnya.

Pihak pemerintah Belanda mengatakan pesawat yang diterbangkan oleh Raja Belanda ini bertipe pesawat Fokker 70 untuk dinas pemerintah dan KLM Cityhopper.

Dan, menariknya para penumpang yang pernah dikopilot oleh Raja Willem-Alexander tidak pernah mengetahuinya.

Lion Air Group Raih Penghargaan Dari Changi Airport Group

Pihak Changi Airport Group, Singapura, memberikan penghargaan terhadap 25 maskapai yang dinilai membantu perkembangan dan pertumbuhan transportasi jalur udara di Singapura dalam setahun terakhir. Penghargaan tersebut diberikan pada 28 April 2017 lalu, bertempat di The St. Regis, Singapura.

Acara penghargaan yang diadakan oleh Changi Airport tersebut merupakan acara tahunan yang diadakan sejak tahun 2005, dan pada tahun ini Lion Air Group berhasil mendapatkan penghargaan dengan kategori penilaian sebagai maskapai yang memberikan daya angkut atau load factor yang tinggi kepada pelanggannya baik dari maupun menuju Bandara Internasional Changi, Singapura.

Seperti yang di ketahui saat ini terdapt beberapa maskapai Lion Air Group yang memiliki destinasi menuju Singapura melalui Bandara Internasional Changi tersebut. Dari Indonesia ada Lion Air dan Batik Air yang memiliki rute regular menuju Singapura. Sedangkan maskapai Lion Air Group yang berada di Malaysia yaitu Malindo Air, serta Thai Lion Air yang berbasis di Thailand juga berkontribusi mengantarkan para pelanggannya dari dan menuju Singapura.

“Suatu kehormatan bagi kami Lion Air Group dapat menerima penghargaan tersebut. Hingga kini memang tingkat keterisian atau load factor para penumpang baik dari maupun menuju Singapura cukup tinggi. Kami memiliki 14 penerbangan per harinya dan tidak menutup kemungkinan untuk menambah nya lagi”, ujar Edward Sirait, Presiden Direktur Lion Air Group.

Edward menambahkan bahwa hal tersebut tentu bertujuan untuk memberikan pelayanan penerbangan internasional yang efektif dari segi waktu dan efisien dalam hal biaya, namun tetap memprioritaskan faktor keselamatan dan keamanan.

“Dengan adanya akses ini kami sangat berharap juga dapat berkontribusi bagi Indonesia untuk terus dapat meningkatkan pertumbuhan perekonomian dan pariwisatanya dengan mendatangkan turis mancanegara, karena Bandara Internasional Changi dikenal sebagai salah satu bandara di dunia yang memiliki akses yang beragam dalam menghubungkan destinasi antar Negara”, tutup Edward.

Menhub Minta Sistem Digital Diperkuat Di Bandara

PT Angkasa Pura II meluncurkan sistem aplikasi “Indonesia Airports” untuk memperkuat sistem operasi di bandara pada hari ini.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, menilai, sistem digital yang diterapkan pada suatu bandara akan memberikan keuntungan bagi bandara dan juga memudahkan masyarakat pengguna transportasi udara atau pesawat.

Dilansir dari infopenerbangan.com, Sistem digital yang akan didorong melalui struktur ekonomi tidak hanya produk, tapi juga eksplorasi baru atas penggunaan teknologi digital,” ucap Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat memberikan keynote speech dalam acara Kebangkitan Bandara Digital Indonesia di Kantor Pusat Angkasa Pura II, Cengkareng, Tangerang, Sabtu, 20 Mei 2017.

Untuk dapat menikmati sistem pelayanan ini, pelanggan dapat mendownload aplikasi Indonesia Airports di android apps. Beberapa fitur menarik terdapat di aplikasi ini seperti kedatangan pesawat, informasi delay atau tidaknya pesawat serta pengintegrasian penggunaan kendaraan umum seperti taksi online dan taksi konvensional.

Tak luput juga tersedia beberapa panduan di dalam aplikasi seperti informasi terbaru tentang Angkasa Pura dalam fitur “What’s New”, panduan untuk pelanggan untuk mengetahui hotel terdekat di sekitar bandara dalam sistem “Guide”, mengetahui toko terdekat dalam fitur “Shop and Dine”, pelayanan “Airport Care”, dan informasi mengenai bioskop mini dan film yang akan tayang di Bandara Soekarno Hatta melalui fitur “Airportainment”.

Budi berharap, dengan adanya penerapan sistem digital yang dibuat oleh AP II dapat menjadi pendorong naiknya peringkat Bandara Soekarno Hatta II. “Mudah-mudahan bisa lompat menjadi ranking 30 tahun depan, dan menjadi 15 bandara (yang menggunakan sistem digital) menjadi satu paket layanan luar biasa.”ujarnya.

Bus Tingkat Warna Warni Akan Ramaikan Pariwisata Ibukota Jakarta

Jakarta merupakan ibukota Indonesia. Salah satu megalopolis terbesar di dunia ini merupakan tempat bernaung kurang lebih 50 museum, berbagai jenis restoran dengan sajian kuliner khas, ruang publik, pusat perbelanjaan hingga pemerintahan.

Untuk itu, Pemerintah Provonsi DKI Jakarta dan pengelola PT Transportasi Jakarta pun menghadirkan bus tingkat warna warni bekerjasama dengan perusahaan cat Dulux untuk menambah armada Jakarta City Tour. Bus ini akan mempermudah dan menjadi daya tarik bagi turis lokal maupun mancanegara berkeliling Ibukota Jakarta.

Tampilan bus tingkat warna warni ini akan merefleksikan ciri khas Kota Jakarta seperti, Monumen Nasional (Monas), Roti Buaya, Tugu Pancoran, Petasan Betawi, Keong Mas, dan masih banyak lagi. Anda ingin merasakan langsung berkeliling Kota Jakarta dengan bus tingkat warna warni ini?

Ini Langkah Angkasa Pura II Wujudkan Komitmen Mengembangkan Bandara Digital di Indonesia

Terminal 3 Ultimate Soekarno-Hatta

Komitmen PT Angkasa Pura II (Persero) untuk terus mengembangkan bandara-bandara di Indonesia untuk bertranspormasi ke era digital terus dilakukan. Sebagai langkah konkrit, AP II pun terus berbenah untuk mewujudkan bandara digital Indonesia untuk mendukung pelayanan bagi para pengguna bandara.

“Indonesia adalah salah satu negara dengan infrastruktur teknologi informasi yang cukup baik dan hal itu harus dapat dimanfaatkan oleh pengelola bandara untuk dapat mengaplikasikan teknologi digital guna mendukung pelayanan dan menghadirkan nilai tambah di setiap bandara yang ada di negeri ini,” ujar President Director PT Angkasa Pura II (Persero) dalam siaran persnya, Jumat (19/05/17).

Saat ini AP II juga tengah mewudujkan visi the best smart connected airport operator in the region untuk membuat setiap bandara yang dikelolahnya beroperasi lebih efisien, menghilangkan potensi kehilangan pendapatan, dan menciptakan pendapatan dari lini baru. Konsep ini dapat memastikan pelayanan tetap terjaga di seluruh fasilitas terminal yang bertujuan untuk kepuasan maskapai dan penumpang pesawat.

Untuk itu, AP II akan memperkenalkan konsep layanan berbasis digital di bandara-bandara yang dikelola korporasinya kepada masyarakat umum dengan menyelenggarakan seminar dengan tajuk “Kebangkitan Bandara Digital Indonesia” pada Sabtu, 20 Mei 2017 di Auditorium 1, Kantor Pusat PT Angkasa Pura II (Persero).

Kesempatan ini bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional yang berbarengan pula akan diluncurkannya secara resmi aplikasi Indonesia Airports. Indonesia Airports ini diciptakan tidak lain untuk mendapatkan customer experience yang baik serta mempermudah dan membantu pelanggan di setiap passenger journey (pre, on, dan post journey).

Tidak hanya itu, AP II juga telah membangun aplikasi iPerform yang digunakan seluruh karyawan AP II sebagai basis pengoperasian bandara, sehingga banyak bisnis proses yang menjadi lebih mudah dan cepat. Selanjutnya dengan pemanfaatan teknologi digital, AP II berupaya menciptakan bisnis model baru yang nantinya akan menjadi portofolio bisnis korporasi, seperti ICT content, big data, dan bisnis baru lainnya.

“Aplikasi Indonesia Airports didesain khusus untuk membantu travellers agar dapat memanfaatkan waktu sebaik-baiknya di bandara-bandara AP II. Di samping itu, Indonesia Airports juga hadir sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat luas akan aplikasi di smartphone yang kini telah menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari,” tambah Awaluddin.

Aplikasi Indonesia Airports kini dapat diunduh di gadget berbasis iOS, setelah sebelumnya tersedia untuk gadget berbasis Android, di mana hal ini sejalan dengan upaya PT Angkasa Pura II (Persero) meningkatkan pengalaman perjalanan seluruh travellers di 13 bandara yang dikelola korporasi. Hingga kini aplikasi Indonesia Airports telah diunduh sebanyak lebih dari 15.000 pengguna Android dan 2.305 pengguna iOS.

“Seperti kita ketahui saat ini sistem operasi iOS dan Android adalah yang paling banyak digunakan di smartphone, sehingga AP II menghadirkan Indonesia Airports di kedua sistem operasi tersebut. Hadirnya aplikasi Indonesia Airports dan iPerform ini juga menandakan bahwa AP II fokus pada pengembangan infrastruktur digital demi peningkatan pelayanan, di samping tentunya juga tetap memperhatikan pengembangan secara fisik di bandara-bandara di bawah korporasi,” tutup Muhammad Awaluddin.

Perlengkapan Olahraga dan Sport Tourism Ada di Indonesia Sport Expo & Forum 2017

Temukan beragam perlengkapan olahraga dari berbagai merk terkemuka di Indonesia Sport Expo & Forum (ISEF) 2017. Ajang interaksi langsung antar para penyedia aneka beragam produk dan jasa olahraga ini juga menyediakan beragam aktifitas seru seperti, Inline Skate Arena, Skate Board Arena, dan Workout Club yang terbuka untuk perorangan dan komunitas penggemar olahraga.

Selain itu, ISEF 2017 juga dijadikan ajang untuk menampilkan prestasi, potensi, dan kesiapan berbagai Pemerintah Daerah di Indonesia untuk memajukan sektor sport-tourism seperti, Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Riau, Provinsi Kalimantan Timur, dan Kabupaten Lombok Tengah (Nusa Tenggara Barat).

ISEF 2017 diharapkan dapat menggelorakan semangat masyarakat untuk aktif dalam kegiatan berolahraga dan berwisata, sekaligus mendukung sukses Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggara Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang.

Dengan mengusung konsep “All In One Sport Product” ISEF 2017 menampilkan delapan kategori olahraga, mencakup stadium & venue, sport tourism, outdoor & adventure, water sport, action & extreme sport, sport equipment, sport fashion, serta fitness & running.

ISEF 2017 memanjakan pengunjung dengan berbagai aktivitas olahraga seperti jump sport, freeletics, zumba, u-jam, dan masih banyak lagi. Pengunjung diberikan kesempatan berpartisipasi secara gratis selama acara berlangsung. Kemeriahan ISEF 2017 pun semakin bertambah dengan adanya berbagai kompetisi, diantaranya adalah kompetisi roller skate dan kompetisi binaraga (bodybuilding).

Effi Setiabudi selaku Direktur Utama PT Debindo-ITE mengatakan bahwa ISEF bertujuan untuk menjadi wahana promosi dan jejaring bisnis di Indonesia sebagai destinasi bisnis, pariwisata dan olahraga bagi para pemangku kepentingan langsung keolahragaan baik di dalam maupun luar negeri.

Dalam serangkaian acara ISEF 2017 terdapat lebih dari 50 acara, beberapa diantaranya terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya. Bukan hanya sekedar pameran olahraga, dalam ISEF 2017 juga diselenggarakan forum yang membahas tentang pembangunan infrastruktur olahraga di Indonesia. Adapun tujuan penyelenggaraan forum ini untuk menjadi salah satu media pertemuan para pemangku kepentingan dalam strategi pembangunan fasilitas olahraga khususnya terkait teknologi dan bahan bangunan.

Aksi Bijak Yang Bisa Dilakukan Untuk Konsumsi Makanan Laut

Menikmati hidangan berbahan dasar seafood menjadi favorit bagi beberapa orang. Cita rasa yang lezat dan kesegarannya memang sangat menggugah selera.

Namun, ketika mengonsumsi seafood, pernahkah terpikir bagaimana kondisi populasi dan cara menangkap seafood tersebut? Jangan-jangan selama ini seafood yang dikonsumsi itu mengalami penurunan populasi, atau sudah ada peraturan yang melarang untuk mengonsumsinya. Mungkin juga selama ini seafood yang banyak tersajikan di rumah makan ditangkap dengan cara yang merusak, misalnya dengan bom, pukat harimau, atau racun sianida?

Hal bijak yang bisa dilakukan terkait konsumsi seafood antara lain:

  1. Memilih seafood berdasar panduan Seafood Guide.
  2. Jika memungkinkan, Anda bisa bertanya terlebih dahulu kepada penjual tentang asal-usul seafood dan cara menangkapnya.
  3. Menolak konsumsi sirip ikan hiu atau bagian organ hiu lainnya.
  4. Mengkonsumsi produk seafood yang bersertifikasi ramah lingkungan.

Perilaku kita dalam mengonsumsi seafood akan berpengaruh bagi terwujudnya perikanan berkelanjutan. Kita tidak dilarang untuk berhenti mengonsumsi menu seafood favorit, melainkan diajak untuk semakin bijak memilih seafood agar ketersediannya tetap terjamin dalam jangka panjang.

PT Trans Nusa Akan Menambah Pesawat ATR Ditahun 2017

PT TransNusa pada tahun ini berkomitmen akan mendatangkan tiga unit pesawat ATR untuk menggantikan armada 50 yang sudah berusia lanjut. ATR 42-500 yang melakukan penerbangan perdana hari ini menjadi pesawat ATR pertama di tahun ini.
Dilansir dari Airmagz.com, Menurut Komisaris PT TransNusa Alain Niti Susanto, pada Acara Seremonial Perdana ATR 42-500 di VIP Pemerintah Daerah Bandara El Tari, menyampaikan sampai saat ini total pesawat TransNusa ada 8 armada. Empat diantaranya ada di Kupang dan Denpasar, sedangkan amrda lainnya berada di Jakarta.
Alian menambahkan, di tahun ini melalui ketentuan Dinas Perhubungan TransNusa akan ada 10 unit armada. Satu unit akan datang setelah lebaran dan pada Oktober mendatang.
“Pesawat ATR 42-500 sengaja didatangkan karena ATR 42 cocok untuk landasan pendek. Beberapa daerah di NTT masih ada yang berlandasan pendek seperti di Ruteng dan Lewoleba. Nantinya juga bisa melayani Rote dan Atambua. Rencananya TransNusa akan melakukan pembukaan beberapa rute baru yaitu Kupang-Makasar-Kupang, pada 25 Mei. Terima kasih atas dukungan semua pihak dan masyarakat NTT. Kami membutuhkan dukungan untuk menggunakan jasa kami, ” tuturnya.

Cuaca

Bali
broken clouds
25 ° C
25 °
25 °
91 %
3kmh
72 %
Sat
29 °
Sun
29 °
Mon
29 °
Tue
30 °
Wed
29 °

Kurs Rupiah

IDR - Indonesian Rupiah
USD
17,334.3
AUD
12,487.7
EUR
20,325.2
CNY
2,538.6
JPY
110.4
SGD
13,621.2