Ketentuan Ini Harus Diketahui Jemaah Haji Ketika Pulang Ke Tanah Air

141

Jamaah haji Indonesia gelombang pertama akan mulai dipulangkan ke Tanah Air pada 6 September 2017 pekan depan. Sehubungan dengan itu, proses penimbangan koper jamaah (bagasi) akan segera dilakukan di setiap sektor. Akan ada 6 kloter yang akan diterbangkan pertama kali ke Tanah Air.

Tiga hari setelah pelaksanaan puncak haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armina), proses pemulangan jemaah haji gelombang pertama dari Mekah melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah mulai dilaksanakan. Pemulangan tahap awal, setidaknya ada lima kloter yang akan terbang ke Tanah Air. Pada hari berikutnya akan ada enam kloter yang diterbangkan.

“Penimbangan dan pengangkutan koper dilakukan H-2 sebelum jadwal pemulangan masing-masing kloter, daker Makkah telah menyampaikan edaran kepada masing-masing sektor terkait barang bawaan jemaah,” kata Kasi Layanan Pemulangan Daker Makkah Edayanti Dasril (Eda).

Para jemaah haji Indonesia membawa barang bawaan atau oleh-oleh melebihi kapasitas yang telah ditentukan. “Jamaah haji akan menerima Air Zamzam sebanyak 5 liter pada saat kedatangan di asrama haji,” tandasnya.

Adapun ketentuan terkait barang bawaan adalah sebagai berikut:

1. Jemaah haji diperkenankan membawa: tas paspor, tas tentengan (tas kabin) maksimal 7 kg, dan koper (bagasi) maksimal 32kg. Selebihnya agar dikirim melalui jasa cargo.

2. Perusahaan penerbangan hanya akan mengangkut tas tentengan dan koper yang diberikan oleh mereka.

3. Selama penerbangan, jemaah dilarang:
– Membawa cairang melebihi 100ml dalam tas tentengan kecuali obat-obatan,
– Benda yang mengandung aerosol, gas, magnet, senjata tajam (mainan yang menggunakan batre agar batrenya dikeluarkan)
– Memasukan Air Zamzam dalam koper (bagasi)
– Membawa parfum tak melebihi 10 buah @100ml.

4. PPIH Arab Saudi tidak bertanggung jawab jika ada barang yang hilang akibat koper (bagasi) dibongkar karena terindikasi terdapat benda yang membahayakan penerbangan.

Baca juga:  Jumlah Penumpang yang Berangkat pada Penerbangan Domestik di Bandara Utama Indonesia, 2006-2014 (Orang)
Previous articleLima Maskapai Ini Kondang Untuk Rute Perintis
Next articleHari Pelanggan Nasional, Angkasa Pura II Bagikan Souvenir dan Kopi