DPR RI segera menggelar rapat gabungan dengan pihak-pihak terkait untuk menindaklanjuti kasus tabrakan pesawat Batik Air dengan pesawat TransNusa di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Wakil Ketua DPR Agus Hermanto menjelaskan rapat yang akan diikuti oleh Komisi I, V dan VI itu bertujuan untuk memperbaiki sistem manajemen di Bandara Halim.

“Besok atau lusa akan ada rapat gabungan,” ucap Agus di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (6/4).

Rapat gabungan ini diadakan khusus untuk menyoroti tentang air traffic control (ATC) di Bandara Halim yang masih manual. “Sehingga menurut kami dari traffic control yang menimbulkan ketidakpastian itu ya harus diperbaiki,” lanjutnya.

Belum lagi, Bandara Halim hingga kini juga belum punya general manager di Angkasa Pura karena pengisi jabatan yang dimutasi beberapa waktu lalu.

“Kami juga diberian keterangan sudah lama diajukan tapi sampai saat ini belum ada GM-nya yang ada hanya plt. Untuk itu, ini juga harus diselesaikan,” jelasnya.