Dirjen Udara Tegur Maskapai Yang Pesawatnya Sering Rusak Menjelang Lebaran

119

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Agus Santoso hari ini Minggu , mengadakan rampcheck (pengecekan lapangan) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng.Rampcheck dilaksanakan untuk memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan terkait angkutan Lebaran 2017 di Bandara Soekarno-Hatta.

Seperti yang di kutip angkasa.grid.id, dengan mengecek kesiapan peralatan, sumber daya manusia (personil) dan Standar dan Prosedur Operasi (SOP) terkait operasional penerbangan Secara garis besar, ramp check adalah pengecekan di apron untuk menindaklanjuti pengecekan pesawat yang sudah dilakukan di bengkel perawatannya.

“Sebenarnya pengecekan terkait keselamatan itu sudah dimulai bulan lalu. Inspektur kami sudah melakukan pemeriksaan di 35 bandara, di mana 7 diantaranya adalah bandara internasional. Semua pesawat yang disediakan, yaitu 532 pesawat besar dan kecil sudah selesai di rampcheck,” ujar Agus.

Untuk rampcheck hari ini, selain terkait dengan keselamatan penerbangan, juga terkait keamanan penerbangan. Rampcheck hari ini dilaksanakan sekitar pukul 15.30 WIB ini dimulai dengan mendatangi Tower ATC AirNav di kompleks Bandara.

Rampcheck kemudian dilanjutkan ke apron terminal 1A. Ada 2 pesawat Lion Air yang diperiksa yaitu B737-800 NG PK – LJR yang diperiksa roda-rodanya. Serta B737-800 NG PK – LJV tujuan Jakarta – Lombok, yang diperiksa tempat pengisian bahan bakar (falve). Dirjen Agus Santoso juga naik pesawatnya untuk memeriksa dokumen lisensi pilot.

“Hasil rampcheck hari ini hanya kita temukan masalah-masalah yang minor saja. Beberapa temuan (finding) harus ditindaklanjuti dan diganti.
Misal soal falve-nya yang bocor. Kita kasih waktu, yang bersangkutan (peesonil mskapai) tidak boleh menggunakan dengan cara otomatis supaya kerusakannya tidak berulang. Tapi harus menggunakan cara manual. Falve ini bisa dikontrol otomatis dan manual,” jelas Agus lagi.

Baca juga:  Pitbull Kirim Pesawat Jet Untuk Bantu Pasien Kanker

Agus Santoso juga menyatakan sudah menegur maskapai yang pesawatnya langganan rusak untuk mempunyai cadangan pesawat yang cukup. Dengan demikian pelayanan penumpang tidak terganggu dan tidak menyebabkan keributan.

Previous articleMenolak Kembali Ke Tempat Duduknya, Penumpang Pesawat Dituntut
Next articleBandara Hang Nadim akan Melayani 27 Penerbangan Haji