Insiden tabrakan antara pesawat Batik Air jenis Boeing 737-800 dengan pesawat TransNusa jenis ATR 4202 seri 600 tak lepas dari perintah Air Traffic Controller (ATC) atau pemandu lalu lintas udara. Rencananya pagi ini, Selasa (5/4), petugas ATC akan diperiksa guna mengungkapkan penyebab kecelakaan.

“Pagi ini akan diperiksa, akan kita wawancara,” kata Ketua Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahtojono dalam konferensi pers di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Selasa (5/4).

Tidak hanya itu, pihaknya juga akan memeriksa Cockpit Voice Recorder (CVR) yang berisikan rekaman suara-suara yang terjadi di dalam kokpit termasuk pembicaraan pilot dan kopilot, pilot dengan kru pesawat, maupun pilot dengan menara ATC. Kedua maskapai mengaku saat itu udah mendapat perintah dari petugas ATC untuk menjalankan pesawatnya masing-masing.

“Kami besok akan klarifikasi, ada bukti CVR yang merekam komunikasi antara tower dan pesawat. Akan didengarkan dan ditulis transkipnya dimana letak permasalahannya,” tambahnya.