Antisipasi Petugas Imigrasi Australia Mogok, Garuda Siapkan Check In Lebih Awal

61

Garuda Indonesia menyarankan kepada pelanggan untuk melakukan check in lebih awal. Gerai check in sendiri akan dibuka tiga jam sebelum keberangkatan. Hal ini dilakukan terkait rencana mogok Serikat Pekerja Imigrasi Australia (Australia Border Force) di Bandara Internasional Perth, Australia Barat.

“Kami menyarankan agar pelanggan dapat check in lebih awal dan langsung masuk untuk proses CiQ sehingga menghindari antrean panjang akibat loket imigrasi yang dibuka hanya sedikit,” kata Aryo Wijoseno General Manager PT Garuda Indonesia untuk Australia Barat di Perth, Australia, seperti dilansir dari AntaraNews.com, Senin (4/4).

Menurut informasi yang didapat dari Departemen Imigrasi Australia, Senin (4/4), menunda aksi protes terkait upah karena berpotensi membahayakan hidup, keamanan, atau kesehatan pribadi dan kesejahtraan penduduk maupun sebagian masyarakat. Aksi mogok sendiri rencananya akan digelar 3, 4, 6, 7, 8, 9, dan 12 April 2016.

Rencana mogok ini sendiri sebelumnya telah ditunda akibat serangan teror bom di Bandara Brussel, Belgia. Bahkan, Perdana Menteri Australia, Malcolm Turnbull yang meminta secara langsung agar petugas tidak mogok.

Garuda menerbangi rute Perth-Jakarta empat kali sepekan dan Perth-Denpasar tujuh kali seminggu. Untuk penerbangan lanjutan ke destinasi Asia dan Eropa, para penumpang bisa terkoneksi dari Jakarta dan Denpasar.

Baca juga:  Pesawat Bisa Jadi Pilihan Tempat Untuk Menikah
Previous articleBatik Air dan TransNusa Tabrakan, Pagi Ini Petugas ATC Dperiksa
Next articleTabrakan di Halim, Menhub Bekukan Izin PT JAS