Tiga Tempat yang Mesti Dikunjungi Sebelum Memiliki Anak

19

Memiliki momongan bukan berarti Anda tidak dapat melakukan perjalanan. Akan tetapi, jika Anda telah memiliki anak, otomatis beban koper, boks perjalanan, kursi kendaraan, belum lagi kereta bayi, membuat bawaan Anda bertambah tentunya. Belum lagi makanan ringan, makanan bayi, atau botol susu yang siap berjejal di dalam koper membuat Anda dan suami pasti kewalahan.

Pastinya Anda akan berpikir mengapa tidak melakukannya pada saat belum memiliki Anak. Hal tersebut kemudian akan terlintas ketika Anda akan berjemur di pinggir pantai, atau sekedar menikmati keindahan matahari terbit dari atas bukit.

Seperti yang dilansir dari Huffingtonpost Minggu (8/12/2013), tiga tempat wisata yang harus Anda kunjungi sebelum memiliki anak adalah:

Selandia Baru
Keajaiban alam spektakuler dan kota-kota dingin di Selandia Baru harus menjadi bagian teratas dalam daftar perjalanan wisata Anda sebelum memiliki anak. Terutama memikirkan penerbangan selama 13 jam, cukup lama jika Anda membawa bayi. Belum lagi perubahan waktu yang akan Anda rasakan nantinya selama di dalam penerbangan. Lebih baik Anda melakukan perjalanan ke negara ini tanpa repot membawa kereta bayi.

Disney World
Pikirkan dunia ajaib dari Mickey dan Minnie hanya untuk anak-anak? Pikirkan lagi. Pergi ke Disney sebagai orang dewasa adalah pengalaman yang sama sekali berbeda dibandingkan jika Anda memiliki balita dan melakukan petualangan bersama. Anda tidak perlu repot mendorong kereta bayi di area permainan, tidak harus kembali ke dalam hotel untuk menidurkan anak Anda, tidak pula mendapatkan makan malam khusus karena Anda memiliki bayi. Bayangkan betapa serunya jika petualangan Anda di Taman Hiburan ini hanya bersama dengan pasangan, tanpa repot membawa tas dan kereta bayi.

 Paris
Apakah ada tempat yang lebih romantis daripada Paris? Kota ini akan membuat Anda berjalan-jalan di seputaran Menara Eiffel atau bersepeda santai sambil mengelilingi kafe yang ada disana. Mencoba naik ke sebuah perahu sambil melihat matahari terbenam. Atau pergi ke kafe kuno, atau mungkin belajar sejarah di Museum Louvre. Anda tidak akan bisa melewati semua perjalanan menarik tersebut jika membawa bayi di dalam gendongan. Karena tentu gerak gerik Anda tidak akan leluasa.