Home Blog Page 89

Jalan-Jalan Ke Kalimantan Jangan Lupa Kulineran

Kuliner apa yang airporters ketahui jika sedang berkunjung ke Kalimantan Selatan? Disana kamu bisa menemukan berbagai ragam kuliner khas yang enak-enak loh. Jadi gak hanya Soto Banjar yang jadi kuliner rekomendasi masyarakat disana. Kamu yang penasaran ada apa aja sih makanan yang enak di Kalimantan Selatan. Yuk, simak ulasannya berikut ini.

Bingka Barandam

Related image

Bingka adalah kue yang menjadi ciri khas Suku Banjar, Kalimantan Selatan. Rasanya sangat manis, lemak, dan lembut. Bingka merupakan salah satu kue yang dipakai dalam tradisi Banjar untuk menyajikan 41 jenis kue untuk acara-acara istimewa seperti pernikahan.

Bingka sendiri dibuat dari adonan tepung terigu, telur bebek, dan gula, serta beberapa campuran lain yang dipanggang di dalam oven hingga mengembang. Tekstur dari Bingka Barandam ini mirip seperti souffle yang terlihat padat namun ternyata spongy.

Mandai

Image result for mandai

Bagi masyarakat Kalimantan, khususnya masyarakat Banjar, Mandai terdengar tidak asing dan bahkan sangat terkenal.

Mandai adalah sebutan untuk kulit cempedak yang sudah melalui proses fragmentasi. Masakan olahan yang bahan utamanya adalah kulit cempedak ini bisa dijadikan lauk menemani makanan utama seperti nasi, rasanya sangat nikmat dengan tekstur berserat serta lembut, kelembutannya tergantung seberapa lama kulit cempedak di rendam.

Kueh Lam

Image result for kueh lam

Kueh Lam ini rasanya manis sekali dan berlapis-lapis. Mungkin sekilas terlihat seperti kue lapis pada umumnya, tapi Kueh Lam ini teksturnya basah. Hal tersebut didapat dari banyaknya penggunaan telur yang digunakan. Untuk membuat Kueh Lam dibutuhkan minimal 8 butir telur bebek utuh dan 2 kuning telur bebek tergantung dengan besarnya Kueh Lam yang ingin dibuat.

Pakasam

Related image

Pakasam atau jukut adalah menu masakan khas dari Suku Banjar, provinsi Kalimantan Selatan. Makanan ini adalah produk bahan makanan yang berasal dari fermentasi ikan air tawar yang rasanya masam. Pakasam terutama dikenal di Kalimantan Selatan.

Taukah Kamu? Kursi Pesawat Menyusut Beberapa Tahun Terakhir

Angka pengguna pesawat terbang makin meningkat. Harga tiket pesawat terbang yang makin ramah di kantong membuat banyak masyarakat memilih angkutan udara untuk berplesir ke berbagai daerah. Namun sayangnya, hal ini dibarengi pula dengan menyusutnya kursi-kursi pesawat beberapa tahun terakhir.

Seperti dikutip dari Business Insider, Kamis (11/1/2018), dari tahun 1987 hingga 2014 terjadi penyusutan kursi pesawat hingga 4 inchi. Data tersebut diambil dari tiga maskapai terkemuka yakni, American Airlines, Delta Airlines, dan Continental Airlines. Kecenderungan antara maskapai tersebut adalah memanfaatkan ruang ekstra yang lapang antara jarak kursi penumpang.

Ruang tersebut berubah dari 31-32 inchi menjadi 30 inchi. Di tahun 1985 misalnya. American Airlines memiliki jarang kursi penumpang antara 32-35 inchi. Delta Airlines 31-32 inchi, dan Continental Airlines 31-34 inchi. Di tahun 2014, jarak kursi penumpang American Airlines sekitar 30-31 inchi, Delta Airlines sekitar 30-31 inchi, dan Continental Airlines 30-32 inchi.

Tidak hanya jarak kursi penumpang, lebar jok pesawat juga menyempit. Di tahun 1985, lebar jok pesawat ketiga maskapai tersebut yakni, 19-20 inchi. Sedangkan di tahun 2014, lebar jok pesawat menyempit sekitar 17-18 inchi.

Dari data tersebut terlihat bahwa lebar kursi pesawat rata-rata menyempit sekitar 2 inchi. Sebagai perbandingan, rata-rata kursi kelas satu pesawat memiliki lebar 21 inchi. Hal ini pun dapat mempengaruhi kualitas tidur para penumpang.

Satu studi kecil membandingkan kualitas tidur penumpang lebar kursi 17 inchi dengan 18 inchi. Sebanyak dua pertiga penumpang yang tidur di kursi dengan lebar 18 inchi mengaku memiliki kualitas tidur lebih baik. Jadi apabila Anda ingin memiliki kualitas tidur lebih baik, Anda dapat menambah kocek lebih dalam untuk mengupgrade kursi.

Ahli Baterari Tesla Digaet Uber Untuk Buat Taksi Terbang

Salah satu perusahaan transportasi berbasis online, Uber sepertinya tidak main-main dalam menggembangkan taksi terbang. Hal itu dibuktikan dengan menghadirkan Manager Senior pengembangan baterai Tesla, Celinan Mikolajczak ke dalam perusahaannya.

Ini adalah langkah penting bagi Uber karena menunjukkan mereka ingin terlibat lebih jauh dalam aspek engineering dari proyek yang terdengar ‘aneh’ tapi futuristik.
Related image
Mikolajczak telah menjabat sebagai manajer senior dan pemimpin teknis untuk teknologi baterai, kualitas sel, dan analisis material di Tesla selama enam tahun. Tugasnya adalah menguji baterai lithium-ion mobil Tesla untuk penggunaan jangka panjang, mengawasi jaminan kualitas, dan melakukan “analisis kegagalan” untuk mendorong peningkatan produksi dan desain sel baterai.
Sedangkan di Uber, Mikolajczak akan menjabat sebagai Direktur Teknik dan Sistem Penyimpanan Energi. Dia bergabung bersama Mark Moore, mantan peneliti NASA, yang bergabung sejak tahun lalu. Keduanya bertugas di bawah Jeff Holden, Kepala Produk Uber, yang mengawasi proyek taksi udara.
Image result for uber elevate
Mikolajczak sudah memulai jabatan barunya tersebut di Uber pada 8 Januari kemarin. 

Uber saat ini masih mengerjakan proyek taksi terbang ambisiusnya bernama Uber Elevate. Layanan ini akan dikembangkan dengan basis kendaraan electric vertical takeoff and landing (eVTOL) yang rencananya bakal berjalan dengan daya baterai murni, tidak menggunakan sistem hibrida bensin dan listrik.
Dengan adanya Mikolajczak di dalam tim, Uber berharap bisa menemukan solusi dari masalah baterai tersebut pada proyek taksi terbangnya nanti. Rencananya, Uber bakal menguji layanan ini pada tahun 2020 di tiga kota, yakni Los Angeles, Dallas-Fort Worth, dan Dubai.

Ini Sajian Makanan Penerbangan di Tahun 50-an

Penyajian makanan penerbangan saat ini sangatlah sederhana dan semua terbungkus dengan rapi. Tapi, seperti apa ya sajian makanan yang dihidangkan pada dulu kala?

 

Tepatnya pada tahun 1960, penyajian makanan di dalam pesawat menggunakan piring dan gelas kaca asli serta alat makan yang terbuat dari logam. Semuanya tersusun rapih diatas nampan.

Kemudian maskapai Scadinavian memulai inovasi dengan menaruh makanan bayi didalam wadah toples. Layanan ini diberikan untuk penumpang yang membawa anak bayi di penerbangannya.

Image result for food on airplane in 1960

Karena zaman dahulu pesawat terbang merupakan transportasi yang cukup mahal, maka pelayanannya pun dimaksimalkan untuk memanjakan para penumpangnya. Bahkan pada tahun 1969, penumpang penerbangan diberikan makanan oleh chef penerbangan langsung. Jadi, makanan yang disantap oleh penumpang merupakan makanan yang benar-benar segar dan baru jadi dari tangan chef. Menu seperti udang Lobster pun tersedia pada penerbangan di tahun itu.

Penumpang first class pun layanannya jelas berbeda dari penumpang ekonomi. Di tahun yang sama para penumpang first class diberikan sajian daging ham yang masih utuh lengkap dengan berbagai macam roti dan sosis.

Image result for food on airplane in 1960

Nah, di tahun 1980-an makanan pesawat sudah mulai terlihat lebih sederhana penyajiannya. Karena penumpang makan dengan nampan atau baki yang lebih sederhana dan menggunakan perlatan makanan yang lebih minim tapi tetap modern.

Pilot Jet Airways Yang Bertengkar Akhirnya Dipecat

Pilot maskapai penerbangan India yang bertengkar sampai meninggalkan ruang kokpit akhirnya di pecat.

Pemecatan dilakukan maskapai Jet Airways setelah menyelidiki dugaan bahwa seorang pilot pria menampar koleganya, seorang perempuan saat pertengkaran sengit pada penerbangan 1 Januari lalu. Insiden itu terjadi saat pesawat yang mengangkut 324 penumpang tersebut tengah mengudara menuju Mumbai.

Dalam keributan itu seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (9/1/2018), pilot perempuan keluar dari ruang kokpit sembari menangis. Dia harus dibujuk oleh kru kabin untuk kembali ke ruang kokpit. Bahkan pilot pria juga kemudian sempat meninggalkan ruang kokpit dalam waktu singkat.

“Konsekuensi atas peninjauan peristiwa tersebut … Jet Airways telah memberhentikan kedua kru kokpit itu dengan segera,” demikian disampaikan Jet Airways dalam sebuah statemen.

Kedua pilot tersebut diskors pekan lalu usai keributan tersebut. Jet Airways menyebut insiden itu sebagai “kesalahpahaman yang diselesaikan dengan cepat secara damai.”

Pesawat yang bertolak dari London pada Senin (1/1) itu tiba di Mumbai sesuai jadwal.

Fasilitas Bandara Yang Tidak Bisa Dipakai Sembarang Orang

Fasilitas di bandara disediakan untuk para penumpang peneberbangan untuk mempermudah dan menambah kenyamanan. Saat berada di bandara, para penumpang dimanjakan dengan fasilitas seperti WiFi gratis, ruang tunggu ber-AC, dan kursi yang nyaman lengkap dengan socket pengisi daya gawai.

Dari banyak fasilitas yang disediakan oleh pihak bandara, ada beberapa fasilitas yang hanya bisa dipakai oleh penumpang tertentu. Seperti travelator, alat ini disediakan untuk penumpang yang mempercepat jalannya, namun bagi kebanyakan orang salah menggunakannya dan malah mengganggu penumpang lain yang sedang terburu-buru.

Contoh lainnya yaitu kursi di ruang tunggu, terkadang kursi digunakan untuk meletakkan barang-barang bawaan, membuat penumpang lain jadi tidak kebagian tempat duduk.

Satu lagi yang tak lepas dari penyalahgunaan adalah kursi roda. Beberapa waktu lalu hal ini pernah dibahas New York Times dalam artikel berjudul ‘Rolling Past a Line, Often by Exploiting a Rule‘, yang ditulis oleh Sarah Maslin Nir.

Pada artikel tersebut dituliskan bahwa ada orang-orang sehat yang sengaja menggunakan kursi roda di bandara-bandara Amerika Serikat. Ada kebijakan ‘don’t ask, don’t tell‘ di mana petugas tidak akan bertanya kepada traveler yang meminta kursi roda. Bahkan petugas bandara juga mencari keuntungan. Petugas bersedia memberikan kursi roda karena biasanya dikasih tip.

Yuk, kita jadikan fasilitas di bandara sesuai dengan peruntukannya.

Yuk, Ikutan Majang Foto Di Pesawat R80

Airporters pasti sudah tidak asing lagi dengan pesawat R80. Pesawat rancangan Presiden ke-3 RI, BJ Habibie akan jadi kebanggaan Indonesia. Pembuatan purbarupa R80 dimulai tahun ini yang akan selesai pada tahun 2022 mendatang.

Akan ada enam purwarupa yang nanti diajukan untuk ikut pengujian untuk sertifikasi sampai layak untuk di komersilkan. Membuat pesawat tentunya membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Akhirnya, PT Regio Aviasi Industri (RAI), notabene merupakan perusahaan yang didirikan Habibie bersama putranya Ilham Akbar Habibie, menggandeng Kitabisa.com, untuk mengumpulkan patungan dari dana publik yang benar-benar mendukung pesawat ini.

Untuk siapapun yang menjadi donatur dari pesawat R80 akan mendapat imbalan berupa foto donatur akan dipajang di bodi pesawat R80. Foto-foto orang yang ikut menjadi donatur program pembangunan pesawat ini akan dipajang di enam purwarupa pesawat R80. Di mana satu pesawat dapat memuat 40 ribuan foto.

Image result for pesawat habibie

Kini jumlah dana pengembangan purwarupa R80 lewat media KitaBisa.com sudah terkumpul lebih dari Rp70 miliar. Dari data yang disampaikan, jumlah penduduk di Tanah Air yang menjadi donatur telah mencapai 25 ribu orang.

Menurut Desra, total biaya pembuatan purwarupa pesawat R80 mencapai Rp200 miliar. Sedangkan untuk keseluruhan biaya pengembangan usaha, mencapai Rp22 triliun.

Lantaran masih jauhnya dana yang dibutuhkan, masa waktu proses urunan ini rencananya akan diperpanjang. Mengingat kerja sama antara RAI dengan Kitabisa.com akan berakhir per Januari ini. “Kontrak kerja sama yang sebelumnya berlaku tiga bulan, diperpanjang sampai batas waktu yang belum ditentukan,” kata Desra.

Berdasarkan baseline master plan R80, purwarupa R80 akan diujiterbangkan pada 2022. Setelah melewati proses sertifikasi, R80 akan diproduksi secara massal pada 2025. RAI khusus mengembangkan pesawat udara R80, untuk menjawab kebutuhan angkutan udara regional di Indonesia dan pasar internasional.

Boeing 737 Max 8 Jadi Armada Baru Garuda Indonesia

Garuda Indonesia punya armada baru berjenis Boeing 737 Max 8. Pesawat tersebut telah terbang sejak awal tahun 2018. Langkah ini merupakan cara Garuda untuk merevitalisasi armadanya.

“Revitalisasi wajar dilakukan untuk menggantikan pesawat Boeing 737-800 NG (Next Generation) yang habis masa sewanya dan akan digantikan pesawat Boeing 737 Max 8 ini, dan ini produknya baru juga,” kata Pahala Mansury, selaku Direktur Utama Garuda Indonesia.

Pahala juga menyebutkan, alasan Garuda memesan Boeing 737 Max 8 ini lantaran pesawat jenis ini memiliki keunggulan dalam efisiensi bahan bakar. Penghematan itu bersumber dari desain sayap yang aerodinamis, serta penggunaan mesin CFM LEAP-1B dengan teknologi terbaru sehingga lebih ringan.

Tidak hanya efisien bahan bakar, pada Boeing 737 MAX 8 terdapat desain winglet terbaru, yang dinamakan Scimitar Winglet. Ujung sayap pesawat nampak terbelah dua, yang satu menjulur ke atas dan satu ke bawah.

Image result for boeing 737 max

“Desain (ujung sayap pesawat) ini aerodinamis untuk mengurangi efek turbulance,” kata Pahala.

Kapasitas pesawat tipe B737 MAX 8 ini dapat menampung 170 penumpang yang terbagi dua kelas. Delapan penumpang di kursi bisnis, dan 162 kursi ekonomi.

Hingga saat ini baru ada satu armada yang didatangkan dari 50 pesawat yang telah dipesan Garuda Indonesia. Boeing 737 MAX 8 ini nantinya akan menggantikan armada Boeing 737-800 NG yang akan habis masa sewanya dan akan melayani rute-rute penerbangan short haul dan medium haul baik untuk rute domestik maupun internasional.

Lion Air Group Tambah Sembilan Simulator Pesawat

Angka pengguna angkutan udara terus melonjak. Lion Air Group pun tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan ini dengan terus memperbaiki pelayanan terutama dari segi Sumber Daya Manusia (SDM). Baru-baru ini, Lion Air Group mengumumkan telah memiliki sembilan simulator pesawat melalui laman Facebook miliknya.

Nantinya, simulator pesawat ini akan dipergunakan para calon pilot untuk berlatih menambah jam terbang. Simulator pesawat ini juga diharapkan untuk penyegaran para pilot agar mereka dapat selalu menerbangkan pesawat dalam kondisi prima.

Adapun simulator pesawat yang kini dimiliki Lion Air Group diantaranya tipe 737- 900ER, Boeing 737-800, ATR 72/500, ATR 72-600 dan Airbus A320-CEO. Para netizen pun berharap dengan adanya penambahan simulator pesawat ini dapat meningkatkan pelayanan Lion Air Group yang merupakan salah satu maskapai penerbangan yang memiliki banyak rute jam terbang domestik.

Bangunan Bandara Di Nabire Pakai Teknologi Anti Gempa

Pembangunan bandara Douw Aturure di Nabire akan selesai pada tahun 2020. Proyek yang akan dimulai pada tahun ini menggunakan teknologi anti gempa untuk setiap bangunannya.

Dibuat anti gempa karena lokasi bandara terletak tidak jauh dari gunung, itulah yang menjadi pertimbangan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk membuat bangunan bandara Douw Aturure di Nabire kuat dan tahan dari gempa.

Bandara Nabire baru berlokasi 45 menit dari bandara eksisting di Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Nabire, Kabupaten Nabire, Papua. Pembangunannya memerlukan anggaran Rp 200,6 miliar dari Dana Alokasi Umum (DAU), APBD, dan Dana Bagi Hasil (DBH).

Budi menjelaskan bandara ini dibangun dengan unsur kehati-hatian dengan pondasi yang sesuai untuk kondisi geografis di lokasi tersebut yang berpotensi gempa dan tsunami.

Menurut dia, proses pengurukan pondasinya pun bisa mencapai hingga lima sampai enam meter. Oleh karena itu, pembangunan diperkirakan baru selesai pada 2020.

Selama 2017, Penumpang Bandara Internasional Soekarno-Hatta Naik Delapan Persen

Selama tahun 2017, penumpang angkutan udara di Bandara Internasional Soekarno-Hatta naik delapan persen atau sekitar 63,015,620 juta jiwa dari tahun sebelumnya yang hanya sekitar 58,195,484 juta jiwa.

Lonjakan penumpang terjadi pada rute internasional mencapai angka 12 persen dari 13,131,035 juta jiwa menjadi 14,718,973 jiwa. Sedangkan angka penumpang rute domestik naik tujuh persen menjadi 48,295,647 jiwa. Sementara total pergerakan pesawat mengalami kenaikan drastis mencapai delapan persen.

Executive General Manager Kantor Utama Bandara Internasional Soekarno-Hatta, M Suriawan Wakan menilai kenaikan ini terjadi tak lain karena kerjasama yang baik antara PT Angkasa Pura II (Persero) dengan maskapai dan Kementerian Pariwisata.

“Ini karena seiring dengan implementasi program smart airport yang terus berkelanjutan, sehingga membuat efisiensi dan efektifitas operasional yang semakin meningkat,” jelas Wakan dalam siaran pers yang dirilis PT Angkasa Pura II dalam website resminya, Selasa (9/1/2018).

Pengembangan Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang masif seperti revitalisasi Terminal 1 dan 2, serta pembangunan Terminal 3 juga menunjang kenaikan penumpang ini. AP II pun terus berupaya meningkatkan pelayanan dan memperbaiki sistem infrastruktur dari sisi udara, sisi darat, terminal, dan sumber daya manusia.

“Kehadiran sektor penunjang pun, dengan beroperasinya layanan transportasi kereta layang (Skytrain) dan kereta bandara dapat mentransformasi interaksi para penumpang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta,” tambahnya.

Bersepeda Di Jalan Berkelok Sumatera Barat

Sumatera Barat memiliki keindahan alam yang cantik dan menakjubkan, dari pantai sampai puncak gunung menawarkan panorama yang menawan. Jalur bersepeda di jalan berkelok Sumatera Barat juga memiliki pemandangan perbukitan hijau yang indah.

Keindahan yang menawan di Sumatera Barat membuat salah satu komunitas pesepeda dari Jakarta memutuskan untuk gowes bersama di kota Minang selama 4 hari.

Mengusung tema “Wonderful Minang Cycling Tour”. Komunitas ini berhasil melewati rute berkelok di kota Minang.

Treknya dimulai dari kota Gadang dan berakhir di Danau Singkarak. Jalur itu melewati Danau Maninjau, Kelok 44, dan Batusangkar.

Event yang berlangsung dari 30 November – 3 Desember 2017 ini sukses dilaksanakan tanpa kendala dan menarik perhatian Walikota dan Bupati setempat untuk menambah daya tarik wisata.

Beginilah keseruan bersepeda menelusuri jalur penuh liku di perbukitan Kota Minang. Menikmati perjalanan bersepeda dengan keindahan alam yang cantik dan menakjubkan.

Cuaca

Bali
overcast clouds
25 ° C
25 °
25 °
90 %
1.3kmh
100 %
Mon
25 °
Tue
30 °
Wed
30 °
Thu
29 °
Fri
27 °

Kurs Rupiah

IDR - Indonesian Rupiah
USD
17,089.3
AUD
11,977.9
EUR
19,956.1
CNY
2,502.8
JPY
107.1
SGD
13,382.0