Home Blog Page 74

Daftar Maskapai Penerbangan Anggota IATA Dari Wilayah ASIA PASIFIK

Sebuah pesawat yang sedang didorong oleh mobil pendorong

Berikut  daftar maskapai penerbangan atau airline anggota IATA wilayah ASIA PASIFIK

AIRLINE NAME IATA DESIGNATOR 3-DIGIT CODE ICAO DESIGNATOR COUNTRY/TERRITORY
Air Caledonie TY 190 TPC New Caledonia
Air India AI 098 AIC India
Air New Zealand NZ 086 ANZ New Zealand
Air Niugini PX 656 ANG Independent State of Papua New Guinea
Air Tahiti VT 135 VTA French Polynesia
Air Tahiti Nui TN 244 THT French Polynesia
Air Vanuatu NF 218 AVN Vanuatu
Aircalin SB 063 ACI New Caledonia
ANA NH 205 ANA Japan
Asiana Airlines OZ 988 AAR Korea
Bangkok Airways PG 829 BKP Thailand
Batik Air ID 938 BTK Indonesia
Biman Bangladesh Airlines BG 997 BBC Bangladesh
Cambodia Angkor Air K6 188 KHV Cambodia
Eastar Jet ZE 839 ESR Korea
Fiji Airways FJ 260 FJI Fiji
Garuda Indonesia GA 126 GIA Indonesia
Japan Airlines JL 131 JAL Japan
Jeju Air 7C 806 JJA Korea
Jet Airways 9W 589 JAI India
Jet Lite (India) S2 705 JLL India
Jin Air LJ 718 JNA Korea
Korean Air KE 180 KAL Korea
Lao Airlines QV 627 LAO Lao People’s Democratic Republic
Malaysia Airlines MH 232 MAS Malaysia
Malindo Air OD 816 MXD Malaysia
Myanmar Airways International 8M 599 MMA Myanmar
NCA Nippon Cargo Airlines KZ 933 NCA Japan
Philippine Airlines PR 079 PAL Philippines
PIA Pakistan International Airlines PK 214 PIA Pakistan
Qantas QF 081 QFA Australia
Royal Brunei BI 672 RBA Brunei Darussalam
SilkAir MI 629 SLK Singapore
Singapore Airlines SQ 618 SIA Singapore
SriLankan Airlines UL 603 ALK Sri Lanka
Thai Airways International TG 217 THA Thailand
Thai Lion Air SL 310 TLM Thailand
T’way Air TW 722 TWB Korea
Vietjet VJ 978 VJC Vietnam
Vietnam Airlines VN 738 HVN Vietnam
Virgin Australia VA 795 VOZ Australia
Vistara UK 228 VTI India

* Controlled duplicate IATA two-character Designator

Bandara Banyuwangi Dikembangkan Menjadi Low Cost Carrier Airport

PT Angkasa Pura II terus mengembangkan Bandara Banyuwangi akan dikembangkan menjadi Low Cost Carrier Airport (LCCA). Hal ini mengacu kepada arahan Menteri BUMN Rini Soemarno karena potensi yang dimiliki Kabupaten Banyuwangi yang akan menjadi “Tourism Triangle” bersinergi dengan Bandara Bali dan Bandara Lombok.

“Selaras dengan target Kementerian Pariwisata yaitu mencapai 20 juta wisman pada tahun 2020, konsep LCCA/LCCT menjadi opsi untuk mendorong datangnya wisman ke Indonesia”, Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin dalam siaran persnya, Selasa (24/7/2018).

Awaluddin menambahkan dengan pertumbuhan penumpang Low Cost Carrier yang naik 55 persen per tahun, pengembangan LCCA dan Tourism Airport dirasa dapat mengakselerasi perkembangan pariwisata di daerah Jawa Timur.

Rencana pengembangan Bandara Banyuwangi untuk mendukung program LCCA antara lain meningkatkan fasilitas dan pelayanan bandara. Adapun pengembangan yang sedang dilakukan di Bandara Banyuwangi antara lain:

  1. Penebalan Landasan (Overlay Runway) yg sebelumnya PCN 27 menjadi PCN 56 sehingga dapat mengakomodir pasawat tipe Boeing 737-8 NG , 737-9 ER dan Airbus 320
  2. Perluasan tempat parkir pesawat (APRON) dari dari kapasitas sebelumnya 3 pesawat Narrow Body (Luas 16.200m2) menjadi 9 pesawat Narrow Body (Luas 34.000m2)
  3. Perpanjangan dan Pelebaran Landasan dari sebelumnya 2250x30m2 menjadi 2500x45m2
  4. Perluasan lahan parkir kendaraan dari 2000m2 (80 Kendaraan) menjadi 5000m2 (260 Kendaraan)
  5. Perluasan Terminal Penumpang dari 7000m2 (700.000 pax/ tahun) menjadi 20.000m2 (2jt pax/ tahun)

Untuk kegiatan tersebut, AP II pun telah menyiapkan total investasi tidak kurang dari Rp 300 miliar. Pengembangan Bandara Banyuwangi ini juga sebagai program dukungan AP II untuk event Annual Meeting IMF – World Bank yang akan diselengarakan di Nusa Dua Bali pada Oktober 2018.

Lebih lanjut, Bandara Banyuwangi rencananya akan diusulkan menjadi Bandara internasional menyusul permintaan dari beberapa maskapai untuk membuka rute internasional dari dan menuju Malaysia dan Australia.

Pantau Penerbangan Pesawat yang Anda Tunggu Disini!

Tahukah Anda bahwa dapat memantau pergerakan setiap pesawat yang melintas di seluruh dunia lewat AirNav Radar Box secara realtime. Tidak hanya melihat seluruh pesawat yang tengah melintas di seluruh dunia, Anda juga dapat mengetahui maskapai, tujuan, jarak dan waktu tempuh, hingga jenis pesawat yang digunakan.

Anda juga dapat mengetahui bandara tujuan selama 24 jam lewat pantauan radar penerbangan ini. Selain itu, Anda juga dapat melihat waktu tempuh pesawat dari mulai berangkat hingga tiba ke bandara tujuan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Bila Anda tengah menunggu kerabat atau keluarga yang menggunakan angkutan udara, tidak ada salahnya memantau terlebih dahulu melalui radar penerbangan di Airport.id.

Bandara Angkasa Pura II Ikut Meriahkan Asia Games 2018

Kemeriahan perhelatan Asia Games 2018 mulai terasa. Event yang akan diselenggarakan pada 18 Agustus 2018 di Jakarta, Palembang, dan Bandung. PT Angkasa Pura II (Persero) pun mempersiapkan diri memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh delegasi, atlet, official, media, supporter, dan penumpang yang datang ke Indonesia melalui bandara yang dikelola seperti, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, dan Bandara Internasional Husein Sastranegara.

Untuk memeriahkan Asian Games 2018, AP II memberi konsep yang diberi nama ACTIF yakni, Airport Capacity, Communication, Traffic Routes, Infrastructure, dan Facility. Airport Capacity dimaksudkan untuk mempersiapkan kapasitas di tiga bandara tersebut. Sedangkan, Communication yaitu dengan melakukan sosialisasi dan branding Asian Games di wilayah bandara, Traffic Routes yakni bekerjasama dengan maskapai penerbangan serta biro travel dan pariwisata untuk mempromosikan daerah-daerah pariwisata Indonesia. Sementara Infrastructure melakukan penambahan kapasitas bandara untuk pelayanan penumpang dan Facility menyiapkan fasilitas-fasilitas berbasis digital untuk melayani penumpang.

“Kami sebagai BUMN jelas memposisikan diri sebagai bagian dari Indonesia yang senantiasa semangat dalam memberikan pelayanan kepada pengguna jasa. Oleh karena itu selain peningkatan dari sisi pelayanan, kami juga ingin memberikan kontribusi langsung dalam mempromosikan Asian Games 2018,” jelas President Director PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin dalam siaran persnya, Jumat (13/7/2018).

Sejumlah kegiatan aktivasi di tiga bandara tersebut akan mulai disiapkan dengan menyulap terminal bandara menjadi sebuah “fun sport amusement” dimana pengguna jasa dan masyarakat dapat menikmati berbagai aktivitas seru dan menarik diantaranya, Rain Forest, Mural, Artwork, Digital Lounge, Mini Sport Activation (Mini Soccer, Billiard, Foosball, Mini Basket, Soccer Juggling), Pentas Seni (Musik Daerah, Tarian Daerah, kebudayaan lokal), Selfie Spot, Photo Booth, dan Pameran foto.

Aktivasi tambahan Asian Games 2018 juga akan diselenggarakan di Banyuwangi dalam bentuk fun walk dimana perseroan mengajak ribuan masyarakat untuk turun langsung turut serta memeriahkan Asian Games 2018 di wilayah Jawa Timur yang sekaligus merupakan salah satu kabupaten yang akan disinggahi oleh torch relay yang mana akan dibawa mulai dari Provinsi Aceh dan berakhir di Provinsi Papua.

Selain itu perseroan juga mempromosikan Asian Games 2018 lewat sentuhan digital yaitu pada aplikasi smartphone yaitu Indonesia Airports dimana aplikasi ini memungkinkan seluruh pengguna jasa bandara dan masyarakat umum untuk mengakses berbagai informasi seputar Asian Games 2018. Aplikasi ini dapat diunduh melalui Play Store untuk ponsel berbasis Android dan AppStore untuk ponsel berbasis iOS.

Menu-menu menarik dan tematik yang telah disiapkan perseroan dalam aplikasi itu antara lain Cinema, Aeroplay, Sports, Participants, Live score, Athlete details, News, dan Asian Games Video.

“Tentunya selain kami memeriahkan secara fisik, kami pun mencoba memeriahkan Asian Games 2018 secara digital lewat menu khusus dalam aplikasi smartphone Indonesia Airports. Semua pengguna aplikasi tidak hanya akan mendapatkan informasi tentang layanan serta fasilitas di bandara, melainkan juga informasi seputar Asian Games 2018 seperti negara peserta, atlet, cabang olahraga, video, bahkan update skor pertandingan”, pungkas Muhammad Awaluddin.

Landasan Pacu Bandara Sam Ratulangi Diperpanjang

Renovasi dan perluasan Bandara Sam Ratulangi Manado, Sulawesi Utara, terus dilakukan. Hal ini dilakukan pihak terkait guna mengantisipasi kunjungan wisatawan lokal dan mancanegara yang terus meningkat di wilayah tersebut. Pemerintah setempat juga memperluas landasan pacu (runway) Bandara Sam Ratulangi dari sebelumnya 2.650 meter menjadi 3.000 meter.

“Kita butuh infrastruktur penunjang yang memadai untuk mengantisipasi lonjakan kunjungan wisatawan saat ini,” jelas Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey kepada Antaranews.com, belum lama ini.

Lebih lanjut, Olly juga menambahkan bahwa perluasan Bandara Sam Ratulangi juga untuk memberikan rasa nyaman kepada para wisatawan. Pasalnya, sejak 2012-2017 tercatat jumlah penumpang yang menyambangi Bandara Sam Ratulangi mencapao 2,71 juta penumpang dengan 27,89 ribu pesawat dan 14,76 ribu ton kargo.

“Melihat angka yang terus naik, wajar jika Bandara Sam Ratulangi harus direnovasi. Pemerintah daerah telah melobi Kementerian Perhubungan dan Angkasa pura 1 untuk rencana itu. Mudah-mudahan segera terealisasi,” katanya.

Mau Liburan Musim Dingin di Australia? 7 Tempat Ini Wajib Dikunjungi

Musim liburan sudah di depan mata, kunjungi Australia Barat untuk merasakan pengalaman liburan musim dingin. Dengan cuaca yang lebih bersahabat dan lebih dingin di bulan Juni hingga Agustus, musim dingin adalah saat yang tepat untuk mengunjungi kota Perth dan sekitarnya. Hanya dengan 4,5 jam penerbangan dari Jakarta, Perth lebih ramai pengunjung di musim dingin. Perth menjadi tuan rumah berbagai acara menarik, serta memiliki beraneka ragam satwa, pemandangan nan indah serta menawarkan berbagai macam pengalaman kuliner yang sayang jika dilewatkan.

1. Kunjungi The Capital of Cool, Perth
Perth selalu menawarkan sesuatu yang baru dan menarik, dibuktikan dengan banyaknya wisatawan yang melihat perubahan drastis saat kembali mengunjungi kota Perth. Perubahan ini meliputi kedai kopi instagrammable, restoran kelas dunia, bar dan lounge, beberapa area publik baru dan juga hotel-hotel mewah. Tranformasi Kota Perth yang paling berbeda adalah Elizabeth Quay, menghubungkan Kota Perth dengan Sungai Swan. Aneka kuliner, kapal ferri maupun festival, Anda akan melihat ada saja yang diadakan di sini dan daerah sekitar Barrack Square, dimana Bell Tower berada, merupakan instrument music terbesar di dunia.

Bagi kalian yang senang berbelanja, Perth adalah kota yang tepat untuk berbelanja tanpa hambatan. Dapatkan barang-barang fashion terkini, karya seni Aborigin yang unik, atau temukan hadiah istimewa untuk orang yang Anda cintai. Area perbelanjaan di Perth mudah diakses dari CBD, King Street ultra-luxe, Hay Street dan Murray Street Malls, dan William Street di Northbridge, masing-masing memiliki gaya unik mereka sendiri.

2. Jelajahi Fremantle
Habiskan sehari untuk menjelajahi kota pelabuhan Fremantle dan kunjungi galeri-galeri seni, termasuk seni kontemporer dan tradisional Aborigin; telusuri pasar Fremantle yang ikonik, bersantai di salah satu café dan restoran, nikmati live music di salah satu bar bersejarah atau kunjungi beberapa toko desainer lokal. Pusat aktivitas utama berada di sepanjang South Terrace dan di sepanjang jalan High dan Norfolk.

3. Berlibur ke Rottnest Island
Anda dapat menemukan beberapa pantai terbaik di dunia dan teluk yang jernih di Rottnest Island, yang terletak hanya 30 menit dengan feri dari kota Fremantle. Bahkan ketika cuaca sedikit lebih dingin, pulau Rottnest adalah tempat yang sempurna bagi Anda yang ingin menemukan pulau terpencil dan tenang untuk beristirahat dan bersantai. Anda dapat bertemu dengan Quokka yang langka – seekor marsupial kecil, berbulu, dan sangat lucu yang terkenal di seluruh dunia untuk #quokkaselfie. Berbagai tur baik di darat maupun air beroperasi di sekitar pulau,menggabungkan kehidupan laut dan sejarah pulau ini.

4. Melihat Paus di South West
April menandakan dimulainya migrasi paus tahunan di Australia Barat, merupakan salah satu yang terlama di dunia. Mulai sekarang hingga Desember, paus humpback, paus southern right dan paus biru yang berenang di sepanjang pantai dari Samudra Selatan di Barat Daya ke tempat berkembang biak yang lebih hangat di Kimberley, di Barat Laut. Sepanjang musim, pengunjung dapat mengikuti tur untuk melihat paus dari Albany, wilayah Sungai Margaret (Augusta, Busselton, Dunsborough), Esperance, Perth, Broome, Kalbarri, dan Shark Bay, sementara di Exmouth dan Coral Bay, pengunjung dapat berenang bersama paus humpback. Kegiatan berenang dengan paus humpback biasanya mulai dari Agustus hingga Oktober, tak jauh dari Ningaloo Reef.

5. Nikmati Kreasi Kuliner Terbaik di Wilayah Margaret River yang Sangat Indah
Margaret River memiliki dermaga menakjubkan yang akan mempercantik Instagram Anda. Terhampar sepanjang hampir 2 km ke laut, Busselton Jetty sangat menawan dan memiliki kereta merah mungil untuk membawa Anda ke ujung dermaga dan kembali lagi. Terdapat juga banyak restoran di dekat dermaga untuk menghangatkan badan dengan minuman panas setelah berkeliling. Dermaga ini patut dikunjungi!

Daerah Margaret River adalah rumah bagi banyak pengalaman kuliner dan anggur yang dapat dinikmati di luar ruangan di kebun-kebun anggur yang subur, atau di dalam ruangan di dekat perapian yang nyaman. Sepanjang tahun, daerah ini dilimpahi dengan buah dan sayuran lokal, daging, makanan laut, dan berbagai macam hidangan yang menjual apapun yang terbuat dari fudge dan es krim homemade hingga minyak zaitun, tapenades, dan chutney.

Lengkapi pengalaman tersebut dengan menyusuri gua bawah tanah dan hutan pohon tinggi, sembari menikmati Cabernet Sauvignon di depan perapian dengan orang-orang yang Anda cintai,musim dingin yang sempurna!

6. Pesta Lobster dan Menikmati Pemandangan Pantai yang Berwarna-warni di Pinnacles
Arungi Indian Ocean Drive di bagian utara Yanchep dan menuju ke pusat kota lobster Cervantes. Perjalanannya memakan waktu kurang lebih dua jam dari Perth, memberi Anda waktu untuk makan layaknya seorang raja – makan besar dengan salah satu makanan paling lezat di Australia Barat, lobster segar. Selama musim dingin, The Lobster Shack menawarkan tur harian sembari mengumpulkan pot lobster, serta tur ke pabrik merekan, diakhiri dengan makan siang hidangan laut yang segar. Saat berada di wilayah ini, pastikan untuk mengunjungi Nambung National Park, dengan daratan yang mirip seperti bulan di Pinnacles – lanskap Australia yang paling unik dan mempesona.

7. Mengunjungi Pink Lake yang Terkenal
Terletak di sebelah utara Perth, Port Gregory terletak di dekat muara Sungai Hutt di Coral Coast Australia Barat dan merupakan rumah bagi Hutt Lagoon – salah satu danau berwarna merah muda yang unik di Australia Barat. Desa nelayan yang indah ini dikelilingi oleh lima kilometer terumbu karang yang menawan. Awalnya daerah ini dikembangkan untuk melayani Geraldine leadmine, namun kota ini sekarang menjadi hotspot liburan untuk memancing dan menyelam, serta menawarkan berbagai pilihan akomodasi.

Danau tersebut dapat berubah warna dari merah menjadi merah jambu hingga ungu lilac. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah saat pagi atau menjelang matahari terbenam. Hutt Lagoon dapat dengan mudah diakses melalui jalan di sepanjang George Grey Drive, antara Geraldton dan Kalbarri membuat danau ini menjadi pemandangan yang indah dari atas pesawat.

Status Gunung Agung Bali Masih Siaga

Status Gunung Agung Bali dinyatakan masih ada pada level III (siaga). Menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Rabu (4/7/2018) hingga pukul 12.20 WITA, zona bahaya diperkirakan berada dalam radius 4 kilometer dari puncak gunung.

“Kalau dilihat erupsi strombolian pada 2 Juli lalu, lontaran lava pijar masih kisaran dua kilometer,” jelas Kepala Sub-Bidang Mitigasi Pemantauan Gunung Api Wilayah PVMBG Devy Kamil Syahbana di Pos Pengamatan Gunung Agung di Desa Rendang, Karangasem, seperti dilansir dari Antaranews.com.

Lebih lanjut, Devy menjelaskan bahwa aktivitas Gunung Agung kini belum stabil. Meski diwarnai gempa vulkanik, namun belum ada perubahan yang signifikan. Meski begitu, Devy menghimbangu masyarakat yang berada di luar zona perkiraan bahaya untuk tetap tenang dan menunggu informasi lebih lanjut.

“Tetapi meski begitu bukan berarti sudah selesai, dia (Gunung Agung) masih dalam kondisi berkembang,” jelasnya.

Bandara Ditutup, Maskapai Citilink Batal Terbang ke Banyuwangi

Maskapai penerbangan Citilink Indonesia terpaksa membatalkan dua penerbangan dari dan menuju Banyuwangi akibat erupsi Gunung Agung Bali. Berdasarkan Notice to Airmen (Notam) Nomor C7024/18, Bandara Blimbing Sari Banyuwangi terpaksa ditutup hingga pukul 15.00 WIB karena adanya sebaran abu vulkanik yang menutupi ruang udara Bandara Banyuwangi sehingga membahayakan penerbangan.

“Berdasarkan Notam Nomor C7024/18, Citilink Indonesia membatalkan dua penerbangan dari dan menuju Banyuwangi terkait sebaran abu vulkanik yang menutupi ruang udara Bandara Banyuwangi dan dapat membahayakan operasional penerbangan,” jelas Wakil Presiden Sekretaris Perusahaan dan CSR Citilink Indonesia, Ranty Rachman seperti dilansir dari Antaranews.com, Selasa (3/7/2018).

Lebih lanjut, hingga kini maskapai plat merah tersebut terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memantau kondisi terkini erupsi Gunung Agung. Maskapai Citilink akan kembali beroperasi setelah dinyatakan aman oleh regulator atau adanya pencabutan notam tersebut. Untuk informasi lebih lengkap para penumpang dapat menghubungi langsung call center Citilink Indonesia di 0804 1 080808.

Perlu diketahui, Gunung Agung Bali memuntahkan lava pijar yang didahului suara ledakan keras pada Senin (2/7/2018) sekitar pukul 21.04 WITA. PVMBG Kementerian ESDM melaporkan ketinggian abu mencapai dua kilometer dan berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat.

Dampak Erupsi Gunung Agung, Bandara Jember Ditutup

Gunung Agung Bali mengalami beberapa erupsi kecil dengan ketinggian abu vulkanik sekitar 1.000 meter hingga 2.000 meter. Gunung dengan ketinggian 3.142 meter yang berada di atas permukaan laut. Gunung Agung mengalami erupsi dengan suara ledakan keras disertai lontaran lava pijar atau erupsi strombolian.

Akibatnya, sejumlah bandara yang kena dampak erupsi Gunung Agung terpaksa ditutup. Bandara Notohadinegoro Jember, misalnya. Hujan abu vulkanik mengguyur sekitar bandara sehingga mengganggu aktifitas bandara. Sejumlah kaca mobil yang terparkir di area bandara pun dipenuhi abu. Penutupan Bandara Notohadinegoro Jember pun diperpanjang hingga Selasa (3/7/2018), pukul 15.00 WIB.

“Kamis menerima notice to airmen (notam) dari Kantor Direktorat Navigasi Penerbangan untuk penutupan Bandara Notohadinegoro hari ini hingga 10.00 WIB, namun kemudian diperpanjang hingga pukul 15.00 WIB,” jelas Kepala Unit Pelaksana Teknis Bandara Notohadinegoro, Edy Purnomo, seperti dilansir dari Antaranews.com, Selasa (3/7/2018).

Hingga kini, pihak bandara masih menunggu perkembangan erupsi Gunung Agung. Akibat penutupan bandara ini, dua pesawat komersil dibatalkan yakni, pesawat Garuda Indonesia dan Wings Air rute Jember-Surabaya (PP).

Ada Penawaran Spesial dari Le Club AccorHotels

Anggota Le Club AccorHotels berhak mendapatkan 1.000 poin ponus tambahan untuk menginap di Raffles, Fairmont dan Swissôtel Hotels & Resorts di seluruh Asia Pasifik selama periode penawaran. Bonus poin insentif ini ditawarkan untuk Le Club AccorHotels untuk menyambut Raffles, Fairmont dan Swissôtel Hotels & Resorts di seluruh Asia Pasifik.

“Integrasi dari Raffles, Fairmont, dan Swissôtel ke dalam Le Club AccorHotels adalah momen penting bagi kami dan kami ingin berbagi perayaan ini dengan para tamu kami dengan menawarkan mereka kesempatan untuk menambah poin mereka sehingga kami dapat menyambut mereka kembali ke hotel kami dalam waktu dekat,” jelas Vice President Loyalty Asia Pacific Henrik Berglind dalam siaran persnya kepada Airport.id, Selasa (3/7/2018).

Yang menarik, elite members dari Le Club AccorHotels juga dapat menikmati penawaran eksklusif yang menjadikan masa inap mereka lebih istimewa. Program ini merupakan bentuk penghargaan kepada para anggota program loyalitas dengan pelayanan pribadi ketika mereka menginap di Raffles, Fairmont dan Swissôtel Hotels & Resorts.

Penawaran ini merayakan bergabungnya Fairmont, Raffles and Swissôtel hotels ke dalam program loyalitas Le Club AccorHotels setelah AccorHotels mengakuisisi Raffles, Fairmont dan Swissôtel dalam jaringannya pada 2016. Saat ini terdapat 29 Raffles, Fairmont and Swissôtel di seluruh Asia Pasifik, dan untuk mendapatkan bonus poin ini para tamu dapat dengan mudah mendaftar ke penawaran tersebut dan memesan secara online di accorhotels.com dari 2 Juli sampai 19 Agustus 2018 untuk periode menginap dari 2 Juli sampai 30 September 2018.

Tamu yang menginap di Sofitel, Mgallery, Pullman, Grand Mercure, the Sebel, Novotel, Mercure dan ibis yang sudah menjadi bagian dari Le Club AccorHotels juga dapat merayakan penggabungan kedua program, dengan peluang untuk mendapatkan poin penghargaan tiga kali lipat di lebih dari 845 properti di seluruh Asia Pasifik.

Penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Kembali Normal

Aktifitas penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali kembali berjalan normal pascaerupsi strombolian Gunung Agung. “Aktivitas penerbangan di bandara masih aman karena abu vulkanik mengarah ke barat,” jelas Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Arie Ahsanurrohim kepada Antaranews.com, Selasa (3/7/2018).

Lebih lanjut, Arie menjelaskan bahwa tidak ada pembatalan jadwal penerbangan baik yang akan berangkat ataupun tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai. Pihaknya bersama otoritas penerbangan terkait akan memantau kondisi mengenai pergerakan abu vulkanik secara berkala.

Berdasarkan pantauan Satelit Himawari BMKG, sebaran abu vulkanik saat erupsi pada Senin malam dominan mengarah ke barat. Bandara I Gusti Ngurah Rai sendiri berada di selatan Gunung Agung berjarak sekitar 75 kilometer.

Sebelumnya, Gunung Agung mengalami beberapa erupsi kecil dengan ketinggian abu vulkanik sekitar 1.000 meter hingga 2.000 meter. Gunung dengan ketinggian 3.142 meter tersebut berada di atas permukaan laut itu kemudian mengalami erupsi dengan suara ledakan keras disertai lontaran lava pijar atau erupsi strombolian.

Rasakan Kesejukan Pegunungan Ditemani Lantunan Musik Jazz

Menikmati lantunan musik jazz ditemani kesejukan pegunungan hanya bisa Anda rasakan di Jazz Gunung yang berlangsung di Jiwa Jawa Resort Bromo, Sukapura, Probolinggo, Jawa Timur. Perhelatan panggung musik jazz internasional tersebut akan dilaksanakan di atas ketinggian 2.000 meter dari permukaan laut.

Jazz Gunung sejatinya merupakan sebuah pertunjukan musik yang selalu menawarkan keakraban antara para musisi dengan para penonton yang digelar dari 27-29 Juli 2018. Tidak hanya genre musik jazz, Jazz Gunung juga menyajikan world music, pop, funk, dub, reggae, soul, R&B hingga folk.

Pada Hari Pertama, Jazz Gunung akan menampilkan Kramat Ensemble Percussion, Tohpati Bertiga, Tropical Transit, Barry Likumahuwa, hingga Andre Hehanussa. Sementara di Hari Kedua, bakal tampil Ring of Fire Project besutan Djaduk Ferianto, Surabaya All Stars: Tribute to Bubi Chen, Bintang Indrianto – Soul of Bromo dan Barasuara.

Persembahan berbeda bakal hadir pada Hari Ketiga dengan konsep Jazz Gunung Pagi-Pagi. Pada pukul 05:00 pagi para penonton akan dibangunkan dari tidurnya untuk menyambut matahari terbit sembari menyeruput kopi khas Bromo serta alunan musik live yang dimainkan oleh line-up istimewa; duo pasutri Endah N Rhesa, Bianglala Voices, trio pop vintage NonaRia hingga kelompok musik apik Bonita & the Hus Band.

Sementara itu Jungle By Night, kelompok music Afrobeat, jazz, funk nan keren asal Amsterdam, Belanda juga telah mengkonfirmasikan penampilan mereka untuk pertama kalinya di Indonesia hanya di Jazz Gunung 2018. Selain daftar para penampil di atas, masih akan ada pengumuman artis-artis fase berikutnya nanti, khususnya untuk para penampil internasional di Jazz Gunung 2018.

“Setelah 10 tahun mendengar besarnya nama festival Jazz Gunung, akhirnya kami mendapatkan kesempatan tampil untuk pertama kalinya dengan format berdua. Bermain di sebuah festival di alam terbuka pasti akan ada getaran dan respons yang natural, spontan, serta interaksi langsung dengan penonton dan suasana alam sekitar. Udara yang sejuk cenderung dingin (menurut kabar dari beberapa teman yang sudah tampil di sana) menjadi tantangan tersendiri bagi kami. Semoga jari-jari ini tidak membeku dan suara tidak tercekat. Kami sangat menantikan tampil di Jazz Gunung tahun ini!,” ujar Endah Widiastuti dari Endah N Rhesa.

Jazz Gunung adalah pergelaran musik tahunan bertaraf internasional yang menampilkan komposisi jazz bernuansa etnik, digelar setiap tahun di daerah pegunungan. Jazz Gunung merupakan salah satu pionir berkembangnya festival musik yang dilaksanakan di alam terbuka di Indonesia.

Baca juga: Jazz Gunung Bromo 2018 Siap Kembali Digelar

Cuaca

Bali
overcast clouds
24.7 ° C
24.7 °
24.7 °
95 %
2.3kmh
100 %
Sun
25 °
Mon
28 °
Tue
29 °
Wed
29 °
Thu
29 °

Kurs Rupiah

IDR - Indonesian Rupiah
USD
17,089.3
AUD
11,977.9
EUR
19,956.1
CNY
2,502.8
JPY
107.1
SGD
13,382.0