Home Blog Page 122

Bandara Ini Punya Landasan Yang Berbahaya

Jika Anda termasuk orang yang sering berpergian baik itu untuk berlibur, kerja, mengunjungi keluarga pasti sudah akrab dengan moda transportasi pesawat. Mungkin Anda punya banyak pengalaman mendatangi berbagai jenis bandara, mulai dari yang terlihat canggih, teratur, sampai bandara kecil yang sederhana. Tapi apakah Anda pernah merasakan mendarat di bandara-bandara ekstrem? Berikut beberapa bandara ekstrem yang bisa jadi referensi jika Anda ingin merasakan pengalaman berwisata unik di Indonesia.

1. Bandara H. Hasan Aroeboesman, Ende, NTT

Bandara H. Hasan Aroeboesman, Ende NTT Sumber:adragesza.wordpress.com Pemandangan spektakuler perpaduan antara hijaunya gunung dan kemilau lautan terlihat jelas terutama menjelang pesawat mendarat. Deretan pegunungan menyambut kedatangan para pengunjung bandara H Hasan Aroeboesman, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Anda mungkin terpukau dengan keindahan tersebu tapi tunggu dulu, ada kejutan lainnya yang menanti. Ternyata Bandara dengan pemandangan spektakuler ini termasuk dalam daftar bandara-bandara ekstrem dunia.

Bandara yang juga merupakan pintu masuk Kabupaten Ende ini dikelilingi oleh perbukitan dan gunung yang berada tepat disekeliling landasan. Karena itu, jika pesawat ingin lepas landas atau mendarat, pesawat harus berbelok 90 derajat terlebih dahulu. Dengan panjang runway 1.650 meter dan lebar 30 meter, bandara ini bisa melayani penerbangan dengan frekuensi 6-12 penerbangan setiap harinya. Setelah mengalami sensasi landing, penumpang dapat beristirahat di Gedung terminal penumpang yang memiliki luas 800 meter persegi. Salah satu objek wisata terkenal di kabupaten Ende adalah Danau Kalimutu. Jadi jika Anda ingin menikmati keindahan danau ini pastikan Anda mempersiapkan diri berkunjung ke salah satu bandara terkestrem dunia!

2. Bandara Wamena, Jayawijaya, Papua

Jangan bayangkan disambut dengan ruangan bersih, kokoh, ber-AC ketika ketika Anda memasuki area Bandara Wemena di Kabupaten Jayawiya, Papua. Ruangan yang dibangun dengan menggunakan kayu beratapkan seng sederhana merupakan gambaran bandara Wemena sebelum renovasi dimulai pada 2014. Awalnya bandara ini menjadi satu-satunya bandara di Pegunungan Papua yang hanya bisa didarati pesawat berbadan lebar seperti Hercules milik TNI.

Bandara Wamena, Jayawijaya, Papua Sumber:http://pemerhati-bandara.blogspot.co.id/

Hal ini disebabkan kondisi bandara yang berada di ketinggian dan dikelilingi pegunungan yang sangat tinggi menyebabkan tidak sedikit kecelakaan pesawat mulai dari skala kecil hingga besar terjadi di bandara ini. Misalnya kebakaran yang menimpa pesawat Es Nop milik maskapai penerbangan Eusia Antonov pada 21 April 2002, dan yang terbaru yaitu patahnya roda pesawat Caravan saat mendarat di landasan bandara pada 9 November 2016. Kondisi bandara serta letak bandara yang berada di ketinggian tersebut juga yang menyebabkan bandara ini mendapat julukan “bandara ajaib” oleh para pelancong.

3. Bandara, Husein Sastranegara, Bandung

Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat Sumber: tempo.co

Jika bandara-bandara lainnya terletak di kawasan alam seperti pegunungan atau dikelilingi lautan, bandara Husein Sastranegara berada persis ditengah-tengah pemukiman penduduk. Ketika pesawat lepas landas atau mendarat, Anda seperti hendak terbang kearah rumah-rumah penduduk. Bahkan Anda bisa melihat kendaraan-kendaraan yang melaju disekitar bandara dengan sangat jelas. Bandara Husein hanya memiliki satu runway dan tergolong pendek. Kondisi bandara seperti ini tergolong bahaya, karena itulah pesawat harus terbang tinggi di atas bandara terus memutar agar bisa mendarat.

Batik Air Buka Rute Baru Internasional Denpasar-Chennai India

Maskapai penerbangan Batik Air kembali membuka rute baru internasional, dengan pelayanan full services tersebut akan mulai menerbangi Chennai  dengan jadwal satu kali penerbangan perharinya dari Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar, Bali dengan melakukan pemberhentian terlebih dahulu di Kuala Lumpur, Malaysia, dan dengan nomor penerbangan yang sama para penumpang dapat melanjutkan perjalanannya menuju India.

Penerbangan ini pun dibuka secara resmi oleh CEO Batik Air Capt Achmad Lutfie dan dihadiri oleh Staf Khusus Menteri Pariwisata Bidang Infrastruktur Judi Rifajantoro mewakili Menteri Pariwisata.

“Dengan adanya rute baru menuju Chennai ini kami berharap akan dapat semakin mengembangkan pertumbuhan pariwisata di Indonesia dengan mendatangkan wisatawan mancanegara,” ungkap Capt Lutfie.

Ia menambahkan penerbangan dari Denpasar akan berangkat pada pukul 23.10 WITA menuju Kuala Lumpur, dan sesampainya di Ibu Kota Malaysia tersebut Batik Air akan melanjutkan destinasinya menuju Chennai dengan jadwal keberangkatan pukul 06.20 waktu setempat.

Sedangkan penerbangan dari Chennai menuju Kuala Lumpur akan terbang pada pukul 08.55 dan dilanjutkan menuju Denpasar pada pukul 16.35 waktu setempat.

“Hari pertama ini saja keterisian seat mencapai 80 persen. Itu sangat bagus ke depannya bisa lebih,” tuturnya.

Mengenai alasan memilih Kota Chennai, Capt Lutfie mengatakan pihaknya melihat Chennai India pertumbuhan ekonominya tumbuh sangat pesat. Pada Juni 2017 kemarin, Batik Air telah beroperasi melayani beberapa rute internasional barunya yaitu dari Cengkareng menuju Kuala Lumpur dan dari Denpasar menuju Perth, Australia, dan dalam waktu dekat Batik Air akan mulai terbang ke kota lainnya di Australia.

Maskapai yang mulai beroperasi pada 2013 tersebut saat ini mengoperasikan 49 pesawat yang terdiri dari Boeing 737-800/900ER Airbus A320CEO, juga telah mengantongi sertifikasi manajemen keselamatan dan keamanan tertinggi standard internasional yaitu IOSA (IATA Operational Safety Audit) dan pengakuan dari Uni Eropa dengan terbebasnya dari larangan terbang menuju Eropa yang diperoleh pada tahun 2016 silam. Hal tersebut menjadi sebuah pembuktian bahwa Batik Air selalu mengedepankan aspek keselamatan dan kemanan dalam pengoperasiannya melayani para pelanggan setianya.

AP II Akan Kelola Bandara Kertajati Jawa Barat

PT Angkasa Pura II (Persero) akan mengelola Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), Kertajati, Jawa Barat. Pengelolaan ini akan ditandai dengan penandatanganan framework commitment dan nota kesepahaman (MoU) antara AP II dan Bandara Internasional Jawa Barat selaku perusahaan yang membangun sisi darat bandara.

Seperti diketahui, AP II saat ini juga mengelola Bandara Internasional Husein Sastranegara yang terletak di Bandung. Bandara tersebut kini menjadi salah satu penopang pertumbuhan industri pariwisata di kawasan Jawa Barat khususnya Bandung. Hal tersebut merupakan salah satu poin yang menjadi kesepakatan usai pertemuan Gubernur Jabar Achmad Heryawan dan Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin, kemarin.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Jabar atas kepercayaan yang diberikan sehingga dalam waktu dekat AP II dan PT BIJB akan membahas lebih detail terkait pengoperasian BIJB serta akan melakukan penandatanganan MoU terkait hal ini. Kami optimistis akan dapat membawa BIJB menjadi bandara yang secara maksimal dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di Indonesia khususnya Jawa Barat,” Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin.

AP II berkomitmen penuh dalam mendukung PT BIJB sehingga target pengoperasian BIJB dapat memenuhi target yang ditetapkan yakni pada Semester I tahun 2018. “Tidak menutup kemungkinan bahwa AP II dan PT BIJB juga akan membentuk joint venture company yang fokus pada pengembangan usaha di BIJB,” ujar Awaluddin.

Bandara Internasional Jawa Barat sendiri dalam tahap awal direncanakan memiliki terminal berkapasitas 5 juta penumpang per tahun dan telah direncanakan kedepannya dapat memiliki terminal berkapasitas 18 juta penumpang.

“Saat bertemu dengan Gubernur Jabar, kami juga menyampaikan minat untuk terlibat dalam pengembangan Aerocity di kawasan bandara tersebut. Tidak menutup kemungkinan bahwa AP II dan PT BIJB juga akan membentuk joint venture company yang fokus pada pengembangan usaha di BIJB,” jelas Muhammad Awaluddin.

Dalam tahap awal, BIJB akan beroperasi dengan satu landasan pacu berukuran 3.000 x 60 meter dimana kedepannya direncanakan dapat beroperasi dengan dua landasan pacu.

Cari Buah Tangan Khas Dubai, Disini Tempatnya!

Foto: expedia.co.in

Berplesir ke berbagai negara tidak lengkap rasanya bila tidak membawa oleh-oleh khas negara tersebut. Apabila Anda berkunjung ke Dubai, beberapa tempat di bawah ini cocok untuk mencari buah tangan untuk kerabat dan orang terkasih:

1. Gold Souk (Bazaar Emas)
Disebut sebagai pasar tradisional yang paling terkenal dan paling sering dikunjungi di Dubai – juga merupakan tempat yang menjual emas dengan harga paling murah, jelajahi jalan setapak yang penuh dengan penjual emas. Gold Souk menawarkan pengunjung berbagai macam perhiasan baik untuk kepala hingga kaki. Ketika mayoritas perhiasan berkilauan terbuat dari emas, tersedia juga berbagai pilihan perhiasan yang terbuat dari perak, berlian, dan batu-batuan berharga. Gold Souk adalah tempat terbaik untuk mendapatkan hadiah spesial bagi orang terkasih.

TIPS: Sedikit tips sebelum membeli emas, pastikan Anda mengetahui harga setiap gram emas pada saat itu, karena harga emas mengalami fluktuasi setiap harinya, sama halnya dengan pasar saham. Jika Anda sudah menyukai barang tertentu, jangan takut untuk menawarnya, Anda bisa saja mendapat harga yang lebih murah. Tips bermanfaat lainnya adalah pastikan untuk membelinya menggunakan uang tunai karena besar kemungkinan para penjual akan menurunkan harganya untuk Anda. Terakhir, pastikan untuk selalu membeli di toko resmi yang mematuhi peraturan pemerintah.

Gold Souk: Berlokasi di Deira dekat Stasiun Al Ras.
Jam buka: Sabtu – Kamis pukul 10.00 – 22.00, Jumat pukul 16.00 – 22.00

2. Spice Souk
Bersiaplah untuk menghirup aroma yang tajam begitu Anda memasuki Spice Souk di Dubai. Tarik napas dan hirup aroma di sekitar Anda, seperti kunyit, mawar, cabai, kayu manis, vanilla, herbal, kacang, dan dupa merasuk dan memanjakan panca indera Anda. Beragam rempah-rempah beraroma menunggu Anda, bahkan jika Anda tidak mengetahui mengenai jenis bumbu-bumbu yang diinginkan, penjual yang ramah akan dengan senang hati membantu Anda mencari aroma dan rasa terbaik favorit Anda. Jangan ragu untuk mencoba beberapa bumbu atau menghirup aroma berbagai buah kering, Anda tidak akan tahu hingga mencobanya.

TIPS: Ketika Anda disana, sebaiknya mampir untuk membeli kunyit sebagai oleh-oleh, karena bumbu ini sangatlah mahal di negara lain. Spice Souk juga menjual berbagai macam buah kering, termasuk kurma, yang bisa menjadi oleh-oleh menarik untuk dibawa pulang. Buatlah para orang terkasih merasakan sedikit bagaimana perjalanan Anda.

Spice Souk: Berlokasi di Deira, dekat Gold Souk.
Jam Buka: Sabtu – Kamis pukul 10.00 – 22.00, Jumat pukul 16.00 – 22.00

3. Textile Souk
Baik Anda seorang pecinta fashion atau tidak, pastikan untuk datang ke Textile Souk. Dengan warna yang cerah dan mencolok disini, Anda akan melihat bagaimana tempat ini mirip dengan rempah-rempah berwarna-warni di Spice Souk. Menawarkan berbagai macam kain dan warna, rasakan berbagai koleksi dari seluruh dunia yang dikumpulkan dalam pasar ini. Sentuh dan rasakan tekstur velvet, suede, sutra, katun, dan pilih yang Anda suka.

TIPS: Textile Souk ini terkenal dengan selendang pashmina cerah dan sepatu tradisional Arab yang akan disukai oleh kekasih Anda. Untuk pria, pasar ini menyediakan dompet kulit dan ikat pinggang dengan berbagai bentuk dan warna. Ketika berbelanja di Textile Souk, selalu tawar dengan harga lebih murah dan coba untuk membeli banyak barang di satu toko karena pendagangnya akan memberikan lebih banyak diskon.

Textile Souk: Berlokasi di Bur Dubai, dekat Stasiun Bur Dubai Abra.
Jam Buka: Sabtu – Kamis pukul 08.00 – 13.30 dan pukul 16.00 – 21.00, hari Jumat tutup

4. Souk Al Bahar
Jika Anda malas untuk menjelajah, dan lebih memilih untuk duduk santai sembari meminum secangkir kopi, Souk Al Bahar adalah tempat yang cocok untuk Anda. Anda bahkan bisa membeli teko kopi Arab untuk dibawa pulang dan menghidupkan kembali pengalaman Anda di Dubai di dalam rumah. Teko kopi klasik ini akan menjadi oleh-oleh yang pas untuk teman dan keluarga Anda yang menyukai kopi.

TIPS: Sebagai pasar tradisional yang modern, Souk Al Bahar mirip dengan pusat perbelanjaan dimana Anda bisa mendapatkan hampir apa saja, termasuk lampu tradisional Arab yang bisa dibawa pulang – namun hati-hati, lampu ini sangat rapuh dan mungkin susah untuk dibawa pulang. Pilihan yang lebih mudah lainnya di Souk Al Bahar adalah coklat berbentuk unta yang menggemaskan. Selain asli Dubai, ini adalah oleh-oleh yang lezat dan menyenangkan untuk orang terkasih, sepadan kan dengan senyum senang mereka?

Souk Al Bahar: Downtown Dubai di 1 Sheikh Mohammed bin Rashid Boulevard
Jam Buka: Sabtu – Kamis pukul 10.00 – 22.00 dan Jumat pukul 14.00 – 22.00

Bulan Depan Skytrain Soeta Siap Beroperasi

Tak lama lagi, bandara internasional Indonesia akan setingkat dengan bandara internasional negara tetangga, Singapura, melalui pengoperasian skytrain atau automated people mover system (APMS) di BandaraSoekarno Hatta.

Seperti diketahui perkembangan fasilitas transportasi di Singapura, memang lebih dulu maju dibandingkan Indonesia. Meski begitu, Indonesia kini tak mau larut dalam ketertinggalan. PT Angkasa Pura II kini tengah bersiap untuk mengoperasikan skytrain Pada Agustus 2017 mendatang.

Dengan nama Changi Airport Skytrain, kereta tersebut dapat mengakomodasi penumpang di tiga terminal di bandara Changi yang dilalui. Dengan jarak antar kereta (headway) kurang lebih 1-2 menit. Penumpang yang menggunakan skytrain ini pun tidak dipungut biaya karena kereta ini merupakan fasilitas pelayanan dari pihak bandara.

Moda transportasi ini berfungsi sebagai pilihan tambahan bagi penumpang yang ingin berpindah antar terminal di bandara Soetta. Nantinya jika beroperasi penuh, skytrain juga akan bisa menjangkau penumpang dari terminal 1 sampai terminal 3 bandara.

Meski nantinya skytrain sudah beroperasi, PT Angkasa Pura II untuk sementara ini masih akan tetap mengoperasikan shuttle bus bandara. Seperti diketahui, Angkasa Pura II selama ini mengoperasikan 12 unit shuttle bus dengan kapasitas masing-masing bus 20-25 orang untuk setiap perjalanan. Shuttle bus tersebut digunakan untuk memfasilitasi para penumpang dari satu terminal ke terminal lain.

Bedanya, saat pengoperasian fase pertama skytrain di Bandara Soetta masih memerlukan masinis, karena masih dalam tahap penyesuaian. Pasalnya bagi Indonesia, skytrain Bandara Soetta merupakan kereta tanpa awak pertama yang dioperasikan.

Menpar Tetapkan Jember Ikon Fashion Karnaval

Menteri Pariwisata Arief Yahya menetapkan Kabupaten Jember sebagai Kota Karnaval. Ini seiring dengan penyelenggaraan kegiatan tahunan selama 16 tahun dan prestasi yang diraih Jember Fashion Carnaval (JFC) yang bertaraf nasional dan internasional.

“Semua orang mengakui JFC berkelas dunia dan untuk mewujudkan itu Kementerian Pariwisata menetapkan Jember sebagai Kota Karnaval,” kata Arief di Jakarta melalui siaran persnya, belum lama ini.

Menteri Pariwisata memimpin langsung jumpa pers didampingi pendiri sekaligus Presiden JFC Dynand Fariz di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, Kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

Ia mengatakan JFC ke-16 mengangkat tema Victory Unity in Diversity dan kiprah JFC selama belasan tahun itu telah menginspirasi banyak karnaval di tanah air sehingga memiliki sederet prestasi internasional dan sangat layak dipromosikan ke tingkat dunia. Dalam acara ini, Bupati Jember Faida mengungkapkan jika JFC menjadi bagian penting dalam pembangunan pariwisata di Jember.

“Dengan adanya JFC, ekonomi kreatif jadi tumbuh subur. Juga acara ini tidak eksklusif bagi Jember saja. JFC bersifat inklusi, tidak hanya bisa diikuti oleh orang kaya atau ganteng dan cantik saja. Semua kalangan sampai yang berkebutuhan khusus bisa ikut. Kreativitas adalah milik semua orang yang mau, bukan yang mampu,” ungkap Faida.

JFC pertama kali diselenggarakan tahun 2001. Sejak saat itu, JFC rutin diselenggarakan setiap tahun dan telah menyabet 13 penghargaan tingkat internasional, termasuk di ajang Miss Universe sebagai kostum nasional terbaik.

Presiden JFC Dynand Fariz mengatakan kegiatan JFC 2017 yang akan digelar pada 9-13 Agustus 2017 di Kabupaten Jember akan meliputi exhibition, carnival, conference, dan concert. “Tema Victory dalam JFC ke-16 berarti kemenangan, dengan sub tema Unity in Diversity adalah Kesatuan dalam Keberagaman. Sehingga sekaligus menggambarkan kemenangan Indonesia dalam berbagai kompetisi dunia yang diikuti oleh 50 hingga 80 negara atas diraihnya best national costume male dan female peagant,” tuturnya.

Tema Victory juga menggambarkan pula kemenangan atas keberhasilan bangsa Indonesia menyatukan berbagai perbedaan (Bhinneka Tunggal Ika) dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Menikmati Musik Jazz Dengan Alam Bebas Yang Indah Di Jazz Gunung Bromo 2017

Bagi pencinta musik jazz sebentar lagi akan ada hiburan Jazz Gunung Bromo 2017. Event festival musik jazz dari ketinggian 2000 mdpl itu bakal berlangsng pada 18 dan 19 Agustus mendatang.

Sejak awal, tiga penggagas acara ini, yakni Sigit Pramono, Butet Kartaredjasa, dan Djaduk Ferianto memang ingin menonjolkan keunggulan alam dan seni budaya pertunjukan yang luar biasa di kawasan Gunung Bromo.

Pemilihan lokasi festival berbentuk amfiteater terbuka di Jiwa Jawa Resort Bromo, Desa Wonotoro, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, dengan latar belakang keindahan pegunungan Tengger memang dimaksudkan untuk mendekatkan penikmat jazz dengan alam.

Dari segi pengisi acara, pertunjukan Jazz Gunung Bromo 2017 yang dihadirkan dalam balutan musik jazz dan world music akan menampilkan banyak musisi. Tidak hanya menghadirkan nama musisi dan band yang dikenal luas, tapi juga menyajikan musik dari musisi yang lahir di komunitas.

Musisi internasional yang hadir di festival tahunan ini, di antaranya yakni pemain alat tiup kawakan dari Amerika Serikat, Paul McCandless with Charged Particles, serta Chico Pinheiro dari Brasil.

Sementara musisi lokal yang dijadwalkan tampil yakni Sono Seni Ensemble dan Ring of Fire Project feat. Idang Rasjidi dan Soimah, Maliq & D’Essentials, Monita Tahalea, dan Glenn Fredly.

Selain itu ada juga penampilan istimewa dari Indra Lesmana Keytar Trio, Sri Hanuraga Trio feat. Dira Sugandi, Dewa Budjana, serta Surabaya All Stars.

“Menikmati musik jazz dengan pemandangan pegunungan yang dilengkapi hembusan sejuk di Gunung Bromo merupakan pilihan yang menarik, baik bagi yang sudah pernah melakukannya, maupun bagi mereka yang belum pernah mengalami pengalaman eksotis
tersebut,” kata Sigit Pramono lewat siaran pers yang diterima airport.id.

PaketAkomodasi

Paket dimulai dengan harga hanya Rp 2,8 juta Rupiah/pax. Fasilitas yang didapat dari paket ini adalah penjemputan dan pengantaran dari dan ke Bandara Juanda, menginap 3 hari 2 malam di hotel sekitar lokasi pergelaran beserta dengan sarapan pagi, tentu saja tiket VIP A 2 hari pergelaran,lengkap dengan merchandise Jazz Gunung Bromo.

Jazz Gunung Bromo dikelilingi berbagai keindahan wisata alam yang amat menarik menjadi obyek fotografi. Dengan fasilitas menginap di seputar lokasi acara, sebelum menikmati pertunjukan yang dimulai jam15:30, pengguna Paket Akomodasi dapat mengunjungi berbagai obyek wisata alam, termasuk hijaunya lereng dan lembah, birunya langit dengan gemawan, air terjun Madakaripura, dan jajaran Pegunungan Bromo – Tengger – Semeru.

Jadwal Penjemputan dari Bandara Bagi Pembeli Paket Akomodasi:Jadwal keberangkatan dari Bandara Juanda: Tanggal 18 Agustus 2017 paling lambatberangkat pukul 11.00 WIB. Tiket dan Paket akomodasi Jazz Gunung Bromo bisa didapatkan dengan mengakses www.jazzgunung.com 

Indein Pagoda Yang Misterius Namun Mempesona

Di bagian barat danau di dekat Desa Inn Tain Kone terdapat kompleks stupa Shwe Inn Tain atau dikenal juga sebagai Indein. Menurut sejarah, bangunan suci umat Buddha ini berasal dari abad ketiga sebelum Masehi. Namun tradisi setempat menyatakan dari abad ketiga sebelum Masehi, ketika Raja Thiri Dhammasoka yang hidup dan bertahta pada 273 – 232 SM.

Untuk mencapai kompleks stupa ini, dari tepi sungai tempat perahu ditambatkan pengunjung berjalan melewati perumahan penduduk sampai menemukan pintu masuk menuju koridor dengan pilar-pilar tinggi berwarna putih dikedua sisinya. Sepanjang koridor menuju stupa diramaikan deretan penjual kerajinan tangan khas.

Kompleks stupa Indein berada di atas tanah merah yang gersang. Sebagian besar bangunan stupanya sudah menjadi reruntuhan. Di sekelilingnya banyak semak dan rumput liar yang tumbuh.

ANA Airlines Tambah Frekuensi Penerbangan Jakarta-Haneda

All Nippon Airways (ANA) adalah maskapai full service asal Jepang yang mendapatkan bintang lima selama lima tahun berturut-turut dari Skytrax.

Sampai saat ini, ANA mengoperasikan dua penerbangan rute Jakarta-Tokyo, menghubungkan 42 kota di 21 negara. Namun per 1 Agustus 2017, ANA akan menambah frekuensi penerbangan menjadi tiga kali dalam sehari.

“ANA terkenal sebagai maskapai dengan rute domestik Jepang paling besar, terbang ke 52 kota di Jepang. Sangat mudah bagi wisatawan untuk menjelajah Jepang,” tutur Chief Representative ANA Jakarta Office, Akira Nishigori dalam jumpa pers di Jakarta.

Dengan begitu, dalam seminggu jumlah penerbangan ANA dari Jakarta ke Tokyo menjadi 21 penerbangan. Dengan detail 14 penerbangan ke Bandara Haneda, dan tujuh penerbangan ke Bandara Narita. Bandara Haneda berlokasi lebih dekat dengan Tokyo, sehingga menjadi favorit para wisatawan.

“Tahun ini, ANA mendapatkan penghargaan untuk World’s Best Airport Services dan Best Airline Staff in Asia oleh Skytrax,” lanjut Akira.

ANA juga merupakan anggota dari Star Alliance. Saat ini ANA memiliki 268 armada dengan total 94 destinasi penerbangan internasional dan domestik. Sejak 2014, ANA bekerja sama dengan Garuda Indonesia untuk penerbangan codeshare dan program miles. Anda juga bisa menukarkan GarudaMiles untuk mengakses tiket penerbangan dari ANA.

Yuk, Intip Bangunan Hotel Tanpa Atap Ini!

Inovasi wisata tak pernah mati. Sebuah hotel puncak gunung di Swiss memiliki pemandangan menakjubkan karena dibangun tanpa dinding dan atap. Hotel bernama Stern Null menjadi hotel terbuka pertama di dunia karena hanya memiliki dipan dan tempat tidur.

“Kami menyingkirkan semua dinding dan satu-satunya yang tertinggal hanyalah Anda dan pengalaman besar Anda,” jelas pemilik hotel, Daniel Charbonnier, seperti yang dikutip dari Business insider, belum lama ini.

Stern Null pertama dibangun tahun lalu di Lembah Safien. Awal Juni tahun ini, hotel kedua dibangun di Puncak Gobsi di Appenzellerland yang berada pada ketinggian 4.000 kaki di atas permukaan laut. Hotel unik ini awalnya dikonseptualisasikan sebagai sebuah instalasi seni oleh dua seniman Swiss, yaitu Frank dan Patrik Riklin pada 2008. Kedua seniman tersebut kemudian diminta bermitra dengan Charbonnier untuk mengubah instalasi seninya menjadi hotel.

“Dua seniman ini menjadi penghubung antara dunia perhotelan tradisional dan konsep yang dimiliki Stren Null. Mereka merangkum esensi konsep dan menempatkan orang-orang menjadi pusat pengalaman,” ungkap Charbonnier.

Yang menarik selain dilatih untuk menyambut tamu yang datang, para pelayan juga perlu memiliki kemampuan khusus untuk memanjat pagar sambil membawa kopi dan menyeimbangkan nampan saji sambil mendaki lereng curam.

Saat ini Charbonnier terus berambisi untuk menyebarkan visi mereka ke seluruh Swiss dan menciptakan kamar hotel di semua destinasi wisata di negara tersebut. Yang jadi pertanyaan, bagaimana jika hujan? Melalui keterangannya, para tamu akan dipindahkan ke Pondok Alpine Swiss jika cuaca sedang tidak bersahabat

Jakarta-Ambon Jadi Rute Baru Citilink Indonesia

Setelah Kendari, Gorontalo, dan kini kota Ambon menjadi pilihan Maskapai berbiaya hemat (LCC) Citilink Indonesia untuk memperluas dan memperkuat jaringan penerbangannya di Kawasan Timur Indonesia (KTI), sekaligus membantu percepatan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di wilayah tersebut.

“Ambon dan Maluku Utara umumnya sudah terkenal sejak lama sebagai salah satu pusat perdagangan internasioal dengan ditemukannya rempah-rempah dan kekayaan laut yang mengelilinginya. Jadi pantas kalau Citilink Indonesia membuka penerbangan ke kota yang terkenal ini. Apalagi pertumbuhan ekonomi di wilayah ini menurut data BPS mencapai 5,7 persen atau di atas rata-rata angka nasional sebesar 5,02 persen,” kata Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo di Jakarta, Kamis (20/7).

Pembukaan rute ke Ambon, kata Juliandra, merupakan bagian dari strategi bisnis Citilink untuk memperkuat konektivitas Nusantara sehingga kekuatan Citilink tidak saja menyebar di wilayah barat tetapi juga di di kota-kota Timur Indonesia sehingga bisa memantapkan posisi Citilink sebagai maskapai berbiaya hemat terkemuka di Indonesia.

“Dengan berbagai potensi yang dimiliki oleh Maluku Utara khususnya Ambon saat ini, kami optimis bisa mencapai target market share sebesar 20 persen dari kondisi pasar saat ini. Tidak tertutup kemungkinan market share ini akan terus meningkat di waktu mendatang,” tambah Juliandra.

Penerbangan Citilink Indonesia dengan rute Jakarta – Ambon via Makassar, diharapkan dapat turut serta berkontribusi dalam pengembangan industri pariwisata Maluku dan meningkatkan jumlah wisatawan, sekaligus mendukung target pemerintah pusat dalam menargetkan kunjungan 20 juta wisatawan mancanegara ke Indonesia pada 2019.

Penerbangan QG 212 rute baru Jakarta – Ambon (via Makassar) tersebut merupakan penerbangan harian regular yang akan dibuka mulai tanggal 16 Agustus 2017 mendatang. Tiket penerbangan Jakarta – Ambon (via Makassar) mulai dijual pada Rabu, 19 Juli 2017 (sebulan sebelumnya) yang dijual mulai dari Rp 1.069.200 per seat untuk rute Jakarta – Ambon (via Makassar), sedangkan untuk penerbangan Makassar – Ambon saja harga tiket dijual mulai dari Rp 557.300 per seat.

Penerbangan dari Jakarta ke Ambon akan berangkat dari Jakarta pada pukul 08.35 WIB dan tiba di Ambon pada pukul 16.35 WIT, setelah sebelumnya transit selama 75 menit di Makassar. Sementara itu, penerbangan dari Ambon menuju ke Jakarta via Makassar akan berangkat pukul 18.10 WIT dan akan tiba di Jakarta pukul 21.20 WIB.

Citilink Buka Rute Penerbangan ke Ambon

Setelah menapaki dan meramaikan langit Indonesia di beberapa rute di timur Indonesia seperti Kendari dan Gorontalo, kini maskapai berbiaya murah (LCC) Citilink Indonesia kembali memperluas dan memperkuat jaringan penerbangannya. Kali ini, Citilink akan terbang ke kawasan timur Indonesia, tepatnya ke Ambon, Maluku Utara.

Direktur Utama Citilink Indonesia, Juliandra Nurtjahjo mengatakan, Ambon merupakan salat satu pusat perdagangan internasional yang kaya ditemukannya rempah-rempah dan laut yang mengelilinginya. Sehingga, pantas Citilink terbang ke sana membawa para pecinta rempah dan laut Indonesia untuk menikmatinya.

“Ambon dan Maluku Utara umumnya sudah terkenal sejak lama sebagai salah satu pusat perdagangan internasional dengan ditemukannya rempah-rempah dan kekayaan laut yang mengelilinginya. Jadi pantas kalau Citilink Indonesia membuka penerbangan ke kota yang terkenal ini,” kata Direktur Utama Citilink Indonesia, Juliandra Nurtjahjo, kamis (20/7/2017).

Juliandra menambahkan, pertumbuhan ekonomi di wilayah ini menurut data BPS mencapai 5,7 persen atau di atas rata-rata angka nasional sebesar 5,02 persen. Adapun harga tiket yang dijual mulai dari Rp 1.069.200 per seat untuk rute Jakarta – Ambon (via Makassar), sedangkan untuk penerbangan Makassar – Ambon saja harga tiket dijual mulai dari Rp 557.300 per seat.

Penerbangan dari Jakarta ke Ambon akan berangkat dari Jakarta pada pukul 08.35 WIB dan tiba di Ambon pada pukul 16.35 WIT, setelah sebelumnya transit selama 75 menit di Makassar.

Sementara itu, penerbangan dari Ambon menuju ke Jakarta via Makassar akan berangkat pukul 18.10 WIT dan akan tiba di Jakarta pukul 21.20 WIB. Sepanjang 2017, Citilink Indonesia secara konsisten terus membuka rute-rute baru domestik maupun regional.

Cuaca

Bali
overcast clouds
25 ° C
25 °
25 °
93 %
1.9kmh
100 %
Fri
28 °
Sat
29 °
Sun
29 °
Mon
30 °
Tue
29 °

Kurs Rupiah

IDR - Indonesian Rupiah
USD
17,089.3
AUD
11,977.9
EUR
19,956.1
CNY
2,502.8
JPY
107.1
SGD
13,382.0