Natuna Butuh Bantuan Dana untuk Bangun Bandara Sipil

112

Metrotvnews.com, Ranai: Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, tengah membangun bandar udara sipil di Kota Ranai. Namun pembangunan bandara senilai Rp361 miliar ini terkendala biaya. Padahal, proyek ditargetkan rampung 2015.

“Memang untuk bandara di Natuna, kita lagi kerja sama dengan TNI AU. Yang kita bangun terminal sipil. Untuk sisi darat, yakni terminal membutuhkan Rp185 miliar,” kata Bupati Natuna Ilyas Sabli di sela-sela acara sosialisasi empat pilar negara di Kota Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Rabu (27/11).

Menurut Ilyas, duit Rp185 miliar berasal dari dana multiyears anggaran pendapatan dan belanja daerah. Tapi itu belum cukup. Pemda masih butuh suntikan Rp176 miliar untuk pembangunan sisi udara.

“Dari sisi udara kita berharap pemerintah pusat membantu kesiapan dana,” Ilyas blak-blakan.

Ilyas menyebut, pembangunan bandara seluas 14 hektare di Kota Ranai ini bisa membantu kelancaran investasi di wilayahnya. Sebab Natuna adalah pintu gerbang dari negara tetangga, seperti Vietnam, Malaysia, dan Singapura.

“Ini pintu gerbang investasi. Kelancaran di perbatasan bisa membantu investasi,” ujar Ilyas yang menjelaskan belum ada nama untuk bandara sipil di kota Ranai ini.

Ditanya apakah bandara sipil di Kota Ranai ini akan memiliki runway sendiri, Ilyas menjawab tidak. “Kalau melihat kondisi keuangan, kita tidak bisa membangun runway sendiri,” terang dia.

sumber: Metro TV News