Memburu Cahaya Surga Luweng Grubug Dibawah Perut Bumi

235

Apakah Anda Pernah mendengar Goa atau Luweng Grubug? Jika Anda seorang traveling yang menyukai sensasi adrenalin serta penikmat keindahan alam tak terbantahkan dan siapa pun yang hendak caving, kunjungi gua yang mewajibkan Anda menggunakan peralatan khusus sesuai dengan standar keamanan caving di gua vertikal serta harus didampingi oleh penelusur gua yang sudah berpengalaman.

Itulah dia, Luweng Grubug. Luweng berarti lobang atau sumur sedangkan Grubug adalah gemuruh yang terdengar dari dalam goa. Luweng juga dapat diartikan sebagai gua vertikal yang adanya di daerah karst.

Gua sedalam 96 meter atau juga disebut goa Jomblang dan Luweng Grubug ini terletak di kawasan Karst Semanu, Gunung Kidul, sekitar 60 kilometer dari pusat Yogyakarta. Sebanarnya di kawasan ini terdapat banyak sekali luweng atau goa tetapi Luweng Grubug dan Jomblang menjadi yang terpopuler karena acara Amazing Race America yang dilaksanakan tahun 2011 lalu.

Kabupaten Gunungkidul sendiri merupakan salah satu daerah karst pegunungan seribu atau termasuk ke dalam kawasan geopark gunungsewu. Bentangan karst ini meliputi wilayah kabupaten Gunungkidul, Wonogiri, dan Pacitan. Karst disini memiliki karakteristik bentang lahan karst tropic dan dibedakan oleh perubahan mekanisme morfologi dan genesis bentuk lahan. Salah satunya Luweng (goa vertikal).

Sesampainya di bawah, Anda dapat menikmati siraman cahaya dari atas yang masuk dari mulut goa. Seperti dapat siraman cahaya dari surga. Sungguh keindahan alam dari Sang Pencipta yang begitu indah. Untuk pemula, mungkin bisa mencoba masuk ke Luweng Grubug lewat Goa Jomblang. Wisatawan bisa menikmati siraman cahaya surga Luweng Grubug dengan menelusuri lorong sepanjang 300 meter.