Malaysia mengatakan pihaknya telah menerima tawaran dari tiga perusahaan swasta untuk melanjutkan pencarian sebuah pesawat penumpang Malaysia yang hilang.

Menteri Perhubungan Malaysia Liow Tiong Lai mengatakan mereka telah menerima tawaran dari perusahaan eksplorasi dasar-laut yang berbasis di Amerika, Ocean Infinity, perusahaan Belanda Furgo dan sebuah perusahaan Malaysia yang tidak disebut namanya.

Meski sudah menerima usulan dari tiga perusahaan untuk melanjutkan pencarian pesawat MalaysiaAirlines MH370, yang hilang tahun 2014 lalu, namun belum ada keputusan yang diambil.

Proses pencarian puing-puing pesawat yang melibatkan kerja sama internasional tidak membuahkan hasil dan hilangnya pesawat itu menjadi salah satu misteri terbesar dalam dunia penerbangan.

Lai mengatakan kepada wartawan pemerintah belum mengambil keputusan untuk melanjutkan pencarian pesawat Malaysian Airlines penerbangan MH370 itu, yang berakhir bulan Januari setelah pencarian tiga tahun yang menelan biaya $160 juta yang menjajaki dasar laut seluas lebih dari 120 ribu kilometer per-segi di wilayah terpencil Samudera Hindia.

“Kami harus membahasnya dengan perusahaan-perusahaan tersebut. Hal itu memerlukan waktu dan beberapa diskusi yang rinci,” katanya.

Bahkan belum ada keputusan apakah akan meneruskan pencarian atau tidak namun keluarga korban sudah mendapat informasi terbaru ini.

“Kami sudah memberi tahu NOK (next-of-kin atau keluarga terdekat) bahwa kami menerima tiga usulan perusahaan untuk meneruskan pencarian, jadi kami sekarang berunding dengan perusahaan-perusahaan itu.”pungkasnya.

Lai menanggapi laporan media berita Australia bahwa Kuala Lumpur sudah hampir menerima satu dari tawaran tersebut dan melanjutkan pencarian. Ia mengatakan keputusan tidak akan diambil sebelum Malaysia membicarakannya dengan Australia dan China.