Jokowi: Fokus Ekonomi Indonesia Keterbukaan dan Kompetisi

66

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memfokuskan reformasi ekonomi yang dilakukan Indonesia yaitu keterbukaan dan kompetisi. Jokowi memberikan contoh apa yang terjadi di industri penerbangan saat ini. Dimana pada saat itu hanya ada tiga maskapai penerbangan. Setelah terbuka, 70 maskapai penerbangan barulah persaingan ketat terjadi yang membuat garuda nyaris bangkrut hingga dua kali.

“Saat ini tiket menjadi lebih murah dan masyarakat pun memiliki hak untuk memilih penerbangan yang mereka mau. Bahkan dengan persaingan yang sangat ketat Garuda nyaris bangkrut dua kali,” kata Presiden Jokowi saat mengadakan pertemuan dengan sejumlah pimpinan lembaga finansial internasional di Fitzroy Suite, Hotel Grosvenor House, London, seperti dilansir laman Setkab, Rabu (20/4).

Lebih lanjut, Jokowi menjelaskan dengan berbenah diri saat ini Garuda berhasil bangkit dan menjadi satu dari tujuh maskapai penerbangan terbaik di dunia dan mendapatkan lima bintang.

“Persaingan seperti itu juga dialami oleh sektor perbankan, stasiun pengisian bahan bakar dan bioskop,” tambah Jokowi.

Turut hadir dalam dipertemuan tersebut yaitu Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo. Hadir pula diantaranya delegasi lembaga finansial yakni, Goldman Sachs, JP Morgan Asset Management, Ashmore Investment Management, F&C Asset Managers Limited, London Stock Exchange Group, dan lain-lain.

Baca juga:  Airnav: Insiden Tabrakan Batik Air Perlu Diteliti
Previous articleMulai 27 April, Garuda Terbang Langsung ke Madinah
Next articleNAM Air Buka Rute Penerbangan Denpasar-Labuan Bajo