Cara Jitu Melacak Penumpang Pesawat

11220
Cara Jitu Melacak Penumpang

Cara Jitu Melacak Penumpang Pesawat – Nilai teknologi biometrik dalam membantu menyederhanakan pengalaman penumpang saat di airport telah terlihat selama beberapa waktu terakhir, tetapi munculnya teknologi baru, seperti smartphone, tablet dan sekarang iBeacons, telah menyebabkan beberapa orang bertanya apakah perangkat mobile bisa menjadi lebih efektif? Karena alternatif biometrik sukses untuk pelacakan penumpang.

Belakangan ini, penumpang menyimpan boarding pass di smartphone itu sudah biasa, orang-orang sekarang melalui perangkat pribadi mereka lebih mudah melacak dan menemukan keperluan penerbangan juga sudah lumrah. Artinya perangkat elektronik memegang kunci utuk menciptakan pengalaman lebih saat melakukan perjalanan udara.

Namun, biometrik-hal-hal seperti teknologi pengenalan wajah, pemindaian iris dan identidikasi berbasi sisdik jari-jelas masih menawarkan potensi besar. Manuel van Lijf, Manager Product Innovationm Air France-KLM, menjelaskan kepada FTE (Future Travel Experience), bahwa beberapa bulan lalu pihaknya memulai percobaan berbasis biometrik di Aruba yang menempatkan konsep penumpang tunggal.

Teknologi biometrik ini telah diberi label “Happy Flow”. Bagaimana teknologi ini bekerja? Singkatnya, ketika penumpang check-in, e-paspor akan divalidasi baik foto wajah, scan iris, atau sidik jari mereka, atau kombinasi dari dua atau lebih akan dikumpulkan.

Informasi ini kemudian akan digunakan sebagai pengenal di pos pemerikasaan lain, mulai dari tas yang akan dibawa ke ruang tunggu yang selanjutnya dibawa ke kabin pesawat atau ke bagasi pesawat. Ini berarti penumpang tidak perlu menunjukkan boarding pass atau paspor pada berbagai langkah dalam perjalanan berikutnya.

Jim Slevin, Aviation Managing Director at Human Recognition Systems menyatakan teknologi pengenalan wajah menawarkan keuntungan menarik atas pendekatan lain ketika pelacakan penumpang.

Akurasi adalah nomor satu, artinya tidak perlu memperkirakan pergerakan penumpang. Layanan ini bisa anda rasakan saat berkunjung ke London Gatwick.

jika pelacakan biometrik berbasis penumpang mencapai serapan luas, maka bisa menjadi teknologi yang benar-benar mampu mengubah pengalaman perjalanan masa depan. Lalu, kapan ada di Indonesia?