Besaran Gaji Pramugari Maskapai Emirates First Class

420
Gaji Pramugari Maskapai Emirates

Dalam artikel ini selain gaji pramugari maskapai Emirates First Class, kami juga menginformasikan syarat yang perlu dipenuhi. Penerbangan first class merupakan kelas terbaik di dunia pesawat. Fasilitas dan pelayanannya patut diajukan jempol karena diberikan kenyamanan yang lebih. Apalagi kalau perjalanan menggunakan pesawat Emirates yang mendapat penghargaan terbaik dunia.

Gaji Pramugari Maskapai Emirates

Menjadi nomor satu di penerbangan dunia membuat sebagian insan ingin menjadi bagian dari maskapai tersebut. Kehidupan yang terjamin dan terlibat dalam menyukseskan pelayanan sebagai pramugari di first class Emirates menjadi kebanggan tersendiri. Terlebih, penghasilan yang didapat oleh pramugari pesawat Emirates sekitar Rp36,4 juta hingga Rp39,2 juta perbulan seperti dilansir dari grassdoor

Lalu, apa sajakah persyaratan yang harus dipenuhi untuk menjadi pramugari first class Emirates? Simak ulasan berikut.

1Ahli Kuliner

Dengan adanya menu wine yang mahal, awak kabin first class dituntut untuk memiliki pemahaman penuh tentang minuman yang dituangkan untuk penumpang.

“Kami menyajikan wine dari semua penjuru dunia, seperti wine yang berasal dari wilayah Bordeaux di Prancis dan wine khas Australia, Penfolds, antara lain. Karena kami memiliki penawaran yang sangat beragam, penting bagi kami untuk mengetahui detail dari penawaran produk yang disajikan kepada pelanggan kami di semua kabin. di kelas satu, pengetahuan produk itu penting,” lanjutnya.

Hal itu diperlukan agar bisa menjawab setiap pertanyaan penumpang soal wine yang disajikan. Mereka juga memberikan akses khusus untuk pendidikan soal penawaran produk di atas pesawat.

“Kami harus dapat memberikan tanggapan informatif atas setiap pertanyaan yang kami temui dalam layanan pelanggan kami. Kami memiliki akses ke kursus pendidikan untuk membantu memperkuat pengetahuan kami tentang penawaran produk di atas pesawat,” katanya.

2Lulusan sekolah kecantikan

Setiap awak kabin baik pramugari atau pramugara diharuskan menghadiri sekolah kecantikan. Mereka diharuskan mengerti soal tata rias dan pedoman rambut maskapai.

“Kami kemudian dipilih untuk pindah ke bisnis dan kabin first class selama beberapa tahun, berdasarkan kinerja kami. Transisi terjadi setelah melakukan pelatihan lebih lanjut untuk melengkapi keterampilan kami. Proses ini menghabiskan waktu 25 jam, seperti membaca modul, menampilkan video pelatihan yang menyoroti layanan pelanggan premium dan penugasan berbasis rumah,” kata Alexandra.

3Pentingnya etika

Sebagai pelayan di atas 35ribu kaki, pramugari harus memiliki etika yang sesuai peraturan. Mereka diberikan pelatihan khusus untuk dididik tentang etika. Seperti bagaimana memberitahu penggunaan peralatan makan yang benar.

“Kami ditawari pelatihan praktis dan pengalaman yang membuat siap sedia dalam situasi penerbangan apapun,” tuturnya.

4Mengistimewakan penumpang

Pramugari bernama Alexandra Cosoff mengungkapkan beberapa point penting untuk menjadi bagian dari maskapai penerbangan terbaik dunia. Yang paling penting adalah menjadikan penumpang sebagai raja. Kepada Daily Mail Australia, Alexandra menjelaskan bahwa awak kabin harus meluangkan waktu untuk mengenal setiap penumpang sebelum pesawat diterbangkan.

“Kami rajin melakukan pendekatan pribadi pada penumpang di first class. Mulai dari menyapa dengan nama, serta memperhatikan setiap detail perjalanan agar berkesan. Termasuk menawarkan minuman pilihan atau majalah favorit,” katanya.

Selain itu, pramugari juga diharapkan bisa mencari prefrensi penumpang secara pribadi dan rencana perjalanan. Mereka harus memastikan bahwa ada yang diperbaharui sepanjang perjalanan pada tablet on-board.

“Kita semua disesuaikan untuk mengetahui preferensi pribadi dan rencana perjalanan dari penumpang first class. Sebelum penerbangan, kami diberikan pengarahan tim untuk memastikan keadaan baik-baik saja. Kami semua mengetahui bahwa ini adalah kelas VIP, dan kita juga memiliki tablet on-board untuk menyimpan informasi. Kami memastikan ada yang terus diperbarui sepanjang perjalanan kami.”