Tips Terbang di Kelas Utama Tanpa Keluar Banyak Uang

154
cara mengatur kursi Pesawat

Terbang di kelas utama mungkin terdengar seperti mimpi. Namun dengan sedikit usaha hal tersebut bisa menjadi kenyataan. Usaha tersebut pun hanya membutuhkan selisih biaya.

Pemilik blog God Save the Points bernama Glibert Ott dikenal sebagai seorang wisatawan yang rutin bepergian. Baru-baru ini ia membagikan tipsnya untuk terbang lebih baik dan murah kepada Daily Mail.

Tanpa basi-basi, kunci utama untuk mewujudkan mimpi terbang dengan kelas utama atau first class adalah dengan membeli poin bukan dengan mengumpulkannya. Ia mengatakan bahwa membeli tiket pesawat dengan loyalty points seringkali lebih murah ketimbang dengan uang.

Untuk urusan poin, bahkan ada dua cara mendapatkannya yakni dengan transaksi lewat kartu kredit atau terbang dengan maskapai tertentu. Cara ketiga, yang menurutnya tidak diketahui banyak orang adalah dengan langsung membeli poin tersebut dari maskapai yang sedang melakukan promo poin.

Dengan cara ini, kemungkinan untuk merasakan terbang dan menikmati kursi hingga fasilitas di kelas utama menjadi memungkinkan. Contoh termudahnya, ada penawaran terbang dari Hong Kong ke Sydney dengan United Airlines sebanyak 40 ribu poin yang bisa dibeli dengan $1,092. Padahal jika dibeli secara tunai, harga bisa mencapai $6,108.

Bagaimana caranya? Belilah poin sebanyaknya dari berbagai maskapai dengan mencarinya di Google dengan kata kunci, “buy XYZ airline miles”. Waktu terbaik melakukannya adalah saat maskapai melakukan kegiatan promosi. Jika tidak harganya akan sama saja.

Ia menjelaskan saat promo berlangsung, ibaratnya beli satu gratis satu dan seseorang bisa mendapatkan air miles dengan jumlah ganda dari harga yang sama. Itulah sebabnya para pecinta travel harus sigap dalam menyambut kegiatan promo yang dilakukan semua maskapai penerbangan.

Baca juga:  24 Jam Layani 969 Penerbangan, Bandara Mumbai Pecahkan Rekor

Banyak maskapai yang tidak gencar dalam mengumumkan promo dan biasanya informasi didapat dari blog-blog travel hingga pesan otomatis (newsletter) yang biasa dikirimkan maskapai hingga situs perjalanan. Ada masa tertentu poin hotel bisa ditukarkan menjadi poin penerbangan.

Previous articleIni, Perkiraan Tarif Kereta Bandara Soekarno-Hatta!
Next articleMenjelajahi Keindahan Alam Nusantara Dengan Wonderful Indonesia Travel Pass