Tidak perlu jauh-jauh ke Bali atauLombok yang kaya akan wisata pantai-pantainya yang indah. Di  Jember, Pantai Tanjung Papuma menyuguhkan panorama yang menakjubkan. Seolah pantai ini seperti harta karun yang baru ditemukan.

Di Pantai Tanjung Papuma, anda akan melihat bebatuan karang terhampar luas di separuh bibir pantainya, membentuk siluet yang sangat indah. Ombaknya yang besar bergulung-gulung silih berganti menerjang karang yang tetap kokoh berdiri sungguh pemandangan yang spektakuler.

Pantai yang terletak di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, 37 km dari pusat Kota Jember ini bagaikan surga tersembunyi. Bagaimana tidak, pantai ini dikelilingi oleh bukit-bukit dan Hutan Malikan seluas kurang lebih 50  hektar.

Keunikan pantai ini yaitu bebatuan karangnya yang kokoh, warga menyebutnya dengan atol-atol. Karena ukurannya yang besar dan berada di tengah laut biru, membuatnya terlihat seperti pulau-pulau karang. Mereka pun memiliki nama sendiri-sendiri yang berasal dari tokoh pewayangan.

Diantaranya ada Pulau Batara Guru, Pulau Kresna, Pulau Narada, Pulau Nusa Barong, Pulau Kajang dan Pulau Kodok. Untuk yang terakhir, dinamakan demikian karena disesuaikan dengan kondisi pulau karang yang mirip kodok, timbul tenggelam dihantam ombak lautan.

Posisi terbaik untuk menikmati pantai ini yaitu di puncak Siti Hinggil, tempat tertinggi di Pantai Tanjung Papuma. Darisanawisatawan dapat menikmati view batu karang besar yang tetap kokoh meski terus menerus diterjang ombak laut selatan.

Tidak hanya melihat keindahan laut dan batu karang, anda pun dapat melihat lanskap lekukan garis pantai yang menjorok ke lautan. Dari sini pula sunset dan sunrise berlomba memamerkan kecantikannya kepada pelancong. Barisan perahu tradisional milik nelayan pun menambah anggun pemandangannya.

Selain keindahan alamnya, pantai dan hutan yang mengelilinginya menyimpan pesona fauna yang tak kalah menarik. Papuma juga dijadikan sebagai wilayah konservasi Lutung Jawa atau Lutung Budeng. Hewan famili kera yang juga kerap disebut kera ekor panjang ini populasinya di sini sekitar 350-500 ekor.

Tak perlu khawatir soal fasilitas penunjang wisata di tempat ini. Selain tempat bermain, ada juga arena outbound, penginapan dan warung makan yang menyajikan hasil laut asli Papuma. Wisata kuliner lautnya berasal dari ikan segar yang ditangkap nelayan lokal, sungguh menggugah selera.

Untuk mengunjungi Papuma, travelers hanya perlu mengeluarkan kocek Rp 10 ribu, harganya akan lebih mahal Rp 2.500 di hari libur. Dari arahSurabayaada dua alternatif jalur yaitu via pusat Kota Jember dan melalui Kecamatan Ambulu. Dari Ambulu perjalanan ditempuh selama kurang lebih setengah jam perjalanan.

Jika travelers berminat untuk pergi ke Surabaya, jangan lupa sempatkan diri untuk mencicipi Rujak Cingur! Rasa nikmat yang lezat dan kenyal.