Home Blog Page 321

DUBAI AIRSHOW SETS GLOBAL ORDER RECORD

Next generation aerospace hub delivers multi-billion dollar

next generation airshow

Dubai, UAE. 17 November 2013 –Dubai Airshow – the world’s fastest growing aerospace exhibition – opened today for the first time at Dubai World Central, the vast aerotropolis in Jebel Ali – and immediately wrote itself into Airshow history with a record breaking order book.

Within three hours of opening, the show’s order tally reached US $162.6 billion – surpassing its previous record of US $155 billion record set in 2007 – with deals coming from Etihad Airways, Emirates Airline, flydubai and Qatar Airways.

The opening order salvo came from Abu Dhabi-based Etihad Airways which announced a deal for 56 new Boeing 777s valued at US$25.2 billion at list prices, including related GE engines. The deal also sees Etihad become the launch customer for the 777-8X which is expected to enter service around the end of this decade.

The airline also ordered 30 Boeing 787-10 Dreamliners, making Etihad the largest customer for the pioneering composite aircraft.

“We rarely make announcements at air shows, but when we do the world listens,” said James Hogan, President and CEO, Etihad Airways.

Meanwhile, Dubai-headquartered Emirates Airline rapidly re-wrote the Dubai Airshow record with news of a US$99 billion purchase of Boeing and Airbus planes – which industry experts dubbed the largest-ever aircraft order in civil aviation.

The Emirates headline deal was for 150 Boeing 777X- officially launched the show today; plus 50 purchase rights, and an additional 50 Airbus A380 superjumbos – of which Emirates is currently the largest fleet operator.

The Emirates deal, which was signed by HH Sheikh Ahmed Bin Saeed Al Maktoum, Chairman and Chief Executive of Emirates Airline and Group and the Presidents of both Boeing and Airbus, was witnessed by HH Sheikh Mohammed Bin Rashid Al Maktoum, Vice President of the United Arab Emirates, and Ruler of Dubai.

Low-cost airline FlyDubai weighed in with a US$11.4 billion order for 111 Boeing 737s and 738s, and then Qatar Airways topped off the morning’s historic agreements with the signing of a US$19 billion letter of intent for 54 Boeing 777s.

The official opening of the show, which runs at Dubai World Central until Thursday (November 21), which was carried out by Sheikh Mohammed Bin Rashid accompanied by HH Sheikh Mansour Bin Zayed Al Nahyan, UAE Minister of Presidential Affairs.

The VIP delegation toured the massive 645,000 square metres airshow site, which includes a single 42,870 square metres exhibition hall – about the size of seven American football fields – and a third bigger than the three halls in the show’s previous Dubai Airport Expo home. Some 1,055 exhibitors from 60 countries are taking part in the show which is expected to draw a trade visitor intake of 60,000.

Dubai Airshow organisers, F&E Aerospace, is jubilant about its history-making event. Sharief Fahmy, the company’s Chief Executive said: “Well it may have been yet another opening, but it certainly is not just another show. This has been an extraordinary opening morning for an event that has gone beyond expectations.

“If there was anyone left in the aerospace industry who had not recognised the undeniable importance of this region, this morning removed all doubt. We are in the centre of a region with the world’s fastest-growing aviation infrastructure, fastest-growing airlines and a region where security commitments are in focus.”

Meanwhile, other key announcements are expected to emanate from the show with HH Sheikh Mohammed Bin Zayed Al Nahyan, Crown Prince of Abu Dhabi and Deputy Supreme Commander of the UAE Armed Forces also visiting on the show’s opening day. The Pakistan delegation confirmed its Air Chief Marshall and Chief of Staff of the Pakistan Air Force are due to arrive for first day talks with leaders of China’s leading aviation investment company, AVIC.

“We do expect to conclude sales here,” said Air Cadre Tariq Mahmood, “particularly as we have been promoting our JF-17 Thunder both at the 2011 event and now.”

The JF-17 Thunder fighter jet is scheduled for the Dubai Airshow’s daily flying display.

The Dubai Airshow is open to trade and professional visitors only. Visitors can register online now www.dubaiairshow.aero/register and Press can also register online athttp://www.dubaiairshow.aero/media/media-registration it is strongly recommended for all attendees to register online before coming to the show.

Dubai Airshow is organised under the patronage of HH Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Vice President and Prime Minister of the UAE and Ruler of Dubai, and in co-operation with Dubai Civil Aviation Authority, Dubai Airports, Dubai World Central and the UAE Armed Forces.

5 Bandara Indonesia yang mampu daratkan pesawat raksasa

Merdeka.com – Bandara Internasional Ngurah Rai saat ini tengah melakukan pengembangan. Ini untuk memfasilitasi terus meningkatnya aktivitas bandara ini sebagai pintu masuk pulau Bali, salah satu lokasi tujuan wisata terkenal di Indonesia.

Bandara dengan fasilitas mumpuni mampu melayani penerbangan jenis apapun. Itu yang menjadi tujuan pengembangan Bandara Ngurah Rai ini agar semakin menggenjot sektor pariwisata Tanah Air.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan bahkan merasa kagum dengan pengembangan Bandara Ngurah Rai karena akan mempunyai fasilitas untuk pesawat raksasa double deck atau kabin tingkat tipe A380.

“Ini bandara pertama di Indonesia yang mempunyai fasilitas lengkap untuk A380 double deck,” kata Dahlan.

Bandara Kualanamu di Medan saat ini juga akan dilengkapi dengan fasilitas pendaratan pesawat tipe tersebut. Namun menurut Dahlan, fasilitas di Bali lebih memungkinkan karena dilengkapi garbarata (tempat turun penumpang langsung ke terminal) ganda.

Nantinya setelah Bandara Ngurah Rai, terminal III Bandara Soekarno Hatta juga akan dilengkapi dengan fasilitas yang sama.

Sebagai informasi, salah satu syarat pelayanan pesawat raksasa ialah panjang landasan pacu yang mencukupi sebagai media tinggal landas dan pendaratan sebuah pesawat. Pesawat raksasa seperti Boeing 747 atau Airbus A380 membutuhkan landasan pacu panjang ini.

Data dari perusahaan Boeing mengatakan panjang runway minimal yang bisa dilalui pesawat besar tersebut adalah sekitar 3090 meter. Sebetulnya ukuran B-747 dan A-380 tidak berbeda jauh, jadi landasan yang bisa dipakai oleh B-747 bisa juga dipakai oleh A-380.

Di Indonesia sendiri sudah terdapat bandara dengan panjang landasan pacu yang mampu menampung pesawat raksasa ini. Hanya dibutuhkan penambahan fasilitas maka bandara di Indonesia sudah bisa bersaing dengan bandara lain di dunia.

Berikut merdeka.com mencoba merangkum 5 bandara dengan landasan yang mampu memfasilitasi pesawat raksasa ini.

1. Bandara Hang Nadim, Batam

Bandara internasional Indonesia yang terletak di Batam ini mempunyai panjang landasan 4.025 meter. Panjang landasan ini bahkan mengalahkan bandara internasional negara lainnya seperti Changi di Singapura atau Narita di Jepang yang memiliki panjang landasan sepanjang 4.000 m.

Luas area parkir (apron) saat ini 110.541 meter persegi, dan rencananya akan ditambah menjadi 170.000 meter persegi. Kapasitas apron saat ini dapat menampung 7 buah Boeing B-747, 3 buah DC dan 3 buah Fokker 27.

Bandara ini terbukti cukup efektif dan awalnya dikembangkan sebagai alternatif untuk pendaratan darurat apabila terjadi penutupan bandara Changi, karena suatu bencana darurat atau peristiwa teror.

2. Bandara Soekarno Hatta, Tangerang

Bandara internasional Soekarno Hatta sebagai pintu masuk ibukota negara Indonesia ini mempunyai panjang landasan pacu yakni 3.660 meter. Bandara ini mulai beroprasi pada 1985 menggantikan Bandara Kemayoran dan Halim Perdanakusuma.

Bandara yang dirancang oleh arsitek Perancis Paul Andreu memiliki luas 18 km persegi. Bandara Soekarno Hatta memiliki dua landasan paralel yang dipisahkan oleh dua taxiway sepanjang 2.400 meter.

Bandara yang terletak di Kabupaten Tangerang, Banten ini sampai saat ini masih merupakan bandara terbesar di Indonesia. Dari sisi panjang landasan sebetulnya Bandara Soekarno Hatta telah mampu menampung pesawat raksasa namun faktor taxy way yang belum memfasilitasi.

Sebuah pesawat A380 sempat bisa melakukan pendaratan darurat di bandara ini.

3. Bandar Udara Frans Kaisiepo, Papua

Bandar udara yang terletak di Kecamatan Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor ini memiliki panjang landasan yakni 3.571 meter. Landasan pacu ini merupakan peninggalan penjajah Belanda.

Bandara yang dibangun pada masa perang dunia ke dua ini, pernah menjadi pusat penerbangan pada masa penjajahan dan pembebasan Irian Barat.

Bandara dengan kode BIK ini berada di 46 kaki di atas permukaan laut. Angkasa Pura I saat ini menjadi pihak pengelola bandara tersebut.

4. Bandar Udara Sultan Hasanuddin, Makassar

Bandara internasional di provinsi Sulawesi Selatan ini memiliki panjang landasan pacu yakni 3.100 meter. Bandara ini mengalami proses perluasan dan pengembangan yang dimulai tahun 2004.

Saat ini, Bandara Sultan Hasanuddin melayani 225 rute penerbangan. Ada 18 maskapai yang melayani penerbangan domestik, dan 2 maskapai yang melayani rute internasional.

Bandara yang sempat dinobatkan menjadi salah satu bandara dari tiga bandara terbaik di Indonesia ini, dari data Dewan Bandara Internasional menempati urutan keempat sebagai bandara tersibuk. Pada 2011 tercatat Bandara Sultan Hasanuddin telah melayani penumpang sebanyak 7,4 juta orang.

Tingginya frekuensi penumpang di bandara ini membuat otoritas bandara memperluas bandara dari 51.000 m? menjadi sekitar 7 hektar.

5. Bandara Ngurah Rai, Bali

Bandara internasional yang terletak di sebelah selatan Bali ini memiliki panjang landasan pacu yakni 3.000 meter. Setelah pengembangan maka landasan pacu akan semakin bertambah panjang.

Sebagai tujuan wisata yang telah mendunia, tentu Bali sangat padat dan ramai oleh wisatawan hampir setiap harinya, sehingga bandara Ngurah Rai menjadi salah satu bandara tersibuk.

Bandara ini setidaknya telah melayani sekitar 27 maskapai penerbangan yang terdiri dari 10 maskapai penerbangan dengan jalur domestik dan 17 lainnya maskapai penerbangan dengan jalur internasional.

Berdasarkan data Dewan Bandara Internasional, Bandara Ngurah Rai pada 2011 tercatat telah melayani 12,7 juta penumpang. Angka ini meningkat terus di mana pada 2009 jumlah penumpang sekitar 9,6 juta orang dan 2010 sebanyak 11,1 juta orang.

Inilah Bandara Terbesar di Dunia

KOMPAS.com – Dubai seperti tak pernah kehabisan membangun segala sesuatu “ter-” di dunia. Setelah beroperasi hotel tertinggi, dilanjutkan dengan mal terbesar, kini ia memilki bandara terbesar di dunia.

Terletak di Jebel Ali salah satu kota bagian di Dubai, Al Maktoum International Airport telah rampung dibangun dan menjadi bandara terbesar di dunia.

Seperti bandara sebelumnya yang berada di Dubai yaitu Dubai International Airport, Al Maktoum International Airport dioperasikan oleh Dubai Airports Company.

Diinfokan dari berbagai sumber seperti yang dilansir oleh CNN, pembangunan bandara ini menghabiskan biaya sekitar 120 miliar dirham atau lebih dari 32 miliar dollar AS atau setara dengan lebih dari Rp 32 triliun. Meski demikian, dalam pembangunannya sempat tertunda akibat krisis keuangan.

Layanan komersial kepada penumpang di Al Maktoum International Airport dijadwalkan pada tahun 2017. Pada peresmian bandara, dilakukan uji coba pesawat lepas landas dan mendarat.

Dok. CNNMaskapai asal Hungaria, Wizz Air di Al Maktoum International Airport Dubai

Pesawat pertama yang berhasil mendarat di bandara terbesar yang berlokasi di Uni Emirat Arab ini adalah maskapai penerbangan asal Hungaria, Wizz Air. Dua maskapai penerbangan lain adalah Jazeera Airways dari Kuwait serta Gulf Air asal Bahrain.

Saat ini, bandara baru mengoperasikan satu landasan pacu. Ke depan,  rencananya akan beroperasi lima landasan pacu dengan mampu menampung 160 juta penumpang dan 120 juta ton kargo.

Sumber : CNN Travel
Editor : I Made Asdhiana

10 Negara yang Wajib Dikunjungi Tahun 2014

Kompas.com — Tahun 2013 akan segera “tutup buku”. Menyambut tahun 2014, pastilah destinasi wisata baru telah dicanangkan. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Lonely Planet secara rutin mengeluarkan 10 destinasi negara terbaik untuk dikunjungi.

Pada daftar, beberapa negara mengunggulkan kekayaan alam seperti gunung dan pantai serta kecantikan kota. Sayangnya, Indonesia belum masuk dalam 10 negara terbaik tahun 2014. Mungkin ini bisa menjadi lecutan pengelola wisata di Indonesia agar lebih membenahi sektor pariwisata. Siapa tahu, Indonesia bisa masuk dalam daftar negara terbaik tahun selanjutnya.

Brasil

Matahari menghangatkan pantai Brasil tanpa jeda. Pegunungan yang ditumbuhi hutan hujan adalah keindahan yang didambakan negara beriklim tropis. Dalam waktu dekat, Brasil akan menjadi tuan rumah gelaran akbar sejagat. Piala Dunia 2014 dilanjutkan Olimpiade 2016. Jadi tak heran jika negara ini semakin berbenah mempercantik diri.

Menikmati keindahan alam Brasil di bukit pasir Lençóis Maranhenses serta menjelajahi gereja-gereja katedral di kota Ouro Preto, kemudian berenang di Bonito.

Antartika

Tahun ini tepat 100 tahun peringatan Ernest Shackleton menjelajahi Antartika. Mungkin Anda juga bisa mencontoh keberanian beliau dalam menjelajahi satu-satunya wilayah di muka bumi yang tak berpenghuni ini.

Bila Anda gemar menonton saluran petualangan di televisi, yang menceritakan Antartika dengan gunung es megah, ya, seperti itulah kira-kira benua Antartika. Anda akan menemukan penguin bermain-main pada es yang merupakan habitat aslinya, anjing laut serta paus-paus besar melintasi lautan antartika.

Skotlandia

Pada tahun 2014 mendatang, Skotlandia akan menjadi tuan rumah turnamen olahraga XX Commonwealth Games. Kota Glasgow yang menjadi tempat berlangsungnya perhelatan memiliki tempat-tempat olahraga baru. Termasuk renovasi pelabuhan Glasgow Harbour.

Selain itu, beberapa festival juga akan berlangsung di kota ini. Misalnya festival di Perthshire, festival di Kastil Skotlandia, dan Festival Speyside Whisky pada bulan Mei.

Swedia

Swedia muncul dengan budaya pop baru. Kota terbesar di bagian utara Swedia, Umeå, menjadi ibu kota budaya di Eropa pada 2014 mendatang.

Swedia telah lama menjadi tujuan favorit turis pencinta kuliner. Bahkan pengaruh masakan Swedia telah menyebar keluar perbatasan negara. Hal ini bisa jadi karena makanan Swedia terbuat dari bahan-bahan lokal terbaik seperti makanan laut, buah-buahan, jamu, atau keju.

Getty ImagesBlantyre, Malawi

Malawi

Di kota terbesar kedua di Malawi, Blantyre, Anda akan bisa menemukan satwa liar berkeliaran di jalan, gajah, badak, singa, bahkan macan tutul. Pada tahun lalu, negara ini masuk ke dalam lima negara terbaik yang melakukan konservasi satwa liar.

Danau Malawi adalah tempat terbaik untuk snorkeling. Sedangkan Gunung Mulanje sangat tepat bagi pencinta trekking. Viphya Plateau dan bukit Whaleback akan membawa Anda terlempar ke zaman prasejarah.

Meksiko

Belanja kerajinan di mal Oaxaca, berpesta sepanjang malam di Cancún, dilanjutkan dengan bermandi cahaya mentari di Pantai Karibia adalah hal tak terlupakan bagi turis yang pernah berkunjung ke Meksiko.

Seychelles

Seychelles atau Seiselensa memiliki 115 pulau yang berserakan di Samudera Hindia. Hiking, menyelam, berwisata perahu, dan pilihan petualangan lainnya tersedia di Seychelles dengan ditemani pemandangan megah. Di kepulauan yang disebut sebagai “The Galápagos of the Indian Ocean” ini mulai banyak bermunculan hotel dengan konsep ramah lingkungan.

Belgia

Bruges, Antwerpen, Ghent, hingga Brussels adalah kota-kota cantik di Begia. Tahun 2014 mendatang adalah peringatan 100 tahun pecahnya Perang Dunia I. Kunjungi bangunan-bangunan peninggalan perang, monumen, hingga kuburan yang mencerminkan kengerian perang waktu itu.

shutterstockBrussels, Belgia

Macedonia

Ibu kota Macedonia, Skopje, sangat ramah terhadap turis. Beberapa tempat wisata sedang berkembang di Skopje. Misalnya saja Danau Ohrid, area ski Mavrovo dan Stobi. Di wilayah Tikves, terdapat kebun yang menghasilkan anggur kualitas nomor wahid.

Malaysia

Dengan menargetkan kunjungan hingga 28 juta pengunjung dalam satu tahun, Malaysia banyak membangun tempat atraksi wisata. Taman burung terbesar se-Asia Tenggara ada di Melaka (memiliki 6.000 burung dari 400 spesies), Legoland, dan Hello Kitty Land di Nusajaya.

Terminal baru di Kuala Lumpur International Airport menjadi gerbang utama kedatangan turis. Selain itu, promo tiket penerbangan murah yang ditawarkan beberapa maskapai seperti Malaysia Airlines, AirAsia, Firefly, dan Malindo Air menjadi faktor utama penjaring banyak wisatawan.

Editor : Wisnubrata

 

Ruang Meeting Hotel Allium Bertema Bandara Populer

BOGOR – Kebanyakan hotel masa kini memiliki ruang meeting, sebagai bagian dari fasilitas MICE (Meeting, Incentive, Conference & Exhibitions) yang dibutuhkan para tamu. Sayang, ruang meetingbiasanya membosankan dan biasa-biasa saja.

Tidak demikian dengan ruang pertemuan yang dimiliki oleh Hotel Allium Bandara, akomodasi jaringan Samali Hotels & Resorts. Hotel ini menyajikan suasana ruang pertemuan yang berbeda dibanding hotel-hotel bisnis lainnya sehingga tidak membosankan.

“Ruang meeting kami ada 11, dan semuanya dinamakan dengan nama bandara-bandara tersibuk di Asia,” kata Doddy Pribadi, Director of Sales Allium Hotel, saat dijumpai di SGB Learning Center, Puncak, belum lama ini.

Ruang meeting tersebut bernama unik, mulai dari Juanda, Cengkareng, Incheon, Changi, Shanghai, Hanoi, dan masih banyak lagi. Semuanya adalah nama bandara-bandara di Indonesia dan Asia.

“Tak hanya namanya saja yang bandara, kami juga memberikan suasana di dalamnya tematik, seperti suasana bandara yang menjadi nama ruang meeting tersebut,” ujar Doddy.

Hotel Allium Bandara adalah hotel berbintang lima yang ditujukan untuk wisatawan bisnis. Hotel ini akan segera buka pada Desember mendatang di Tangerang, dekat dengan Bandara Soekarno-Hatta. Selain di Tangerang, Allium juga akan segera dibuka di Medan dan Cepu.

AirAsia Indonesia Menjadi Sponsor Utama ‘Bali Beach Run’

Bernard Francis, Direktur Komersial AirAsia Indonesia, mengatakan perusahaan bangga dapat menjadi pendukung utama dari acara lari di pantai terbesar di Indonesia itu.

Bernard menuturkan partisipasi AirAsia Indonesia dalam ‘Bali Beach Run’ merefleksikan komitmen perusahaan dalam mendukung dunia olah raga.

“Lari telah menjadi olah raga yang cukup digemari oleh sebagian besar masyarakat dewasa ini. Diperkirakan sebanyak 1.500 pelari akan berpartisasi di acara ‘Bali Beach Run’ sehingga acara ini akan menjadi acara lari di pantai terbesar di Indonesia. AirAsia juga sangat dekat dengan dunia olah raga karena adanya kesamaan nilai-nilai yang menyerupai brand value AirAsia seperti fun, sportivitas, dan kebersamaan,” ujar Bernard.

‘Bali Beach Run’ menjadi acara berskala internasional dimana pesertanya selain berasal dari Indonesia juga datang dari beberapa negara sahabat seperti Singapura, Malaysia, Thailand, dan Australia.

Bagi masyarakat yang berminat untuk mengikuti ajang ini bisa mendaftar secara online di http://www.beach-run.com atau langsung mendatangi booth pendaftaran yang tersedia di Kuta Beachwalk lantai 1, Bali, sampai dengan 10 November 2013.

Biaya pendaftaran untuk acara ini sebesar Rp 200.000 untuk jarak 5 km dan Rp 250.000 untuk jarak 10 km. Setiap peserta yang mendaftar dan mengikuti acara ini akan mendapatkan racepack eksklusif.

Guna mengakomodir peserta dari Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya dan Makassar, AirAsia memberikan penawaran harga spesial mulai Rp. 199.000,-* sekali jalan ke Bali untuk periode pemesanan mulai hari ini sampai dengan 3 November 2013, dan periode perjalanan mulai hari ini sampai dengan 31 Januari 2014.

“Kami berharap seluruh pelanggan yang telah berencana terbang menuju Bali untuk mengikuti ‘Bali Beach Run’ tidak melewatkan kesempatan istimewa ini karena ketersediaan penawaran harga spesial ini terbatas,” tambah Bernard.

Plan all your trips on your smartphone or tablet

WorldMate membuat jadwal perjalanan bisnis Anda dan menyimpannya di ponsel Anda. Seluruh rencana perjalanan Anda secara otomatis disinkronkan dengan perangkat mobile Anda. Itinerary mencakup semua pemesanan perjalanan anda – penerbangan, hotel, penyewaan mobil dll – dimanapun Anda telah memesan, ditambah semua kegiatan Anda. Semuanya disinkronkan melalui cloud dengan WorldMate perencana perjalanan online dan dengan kalender Anda, sehingga mudah untuk berbagi dengan rekan-rekan atau asisten. Semua item yang disajikan di tujuan zona waktu, dan dapat diklik untuk informasi tambahan seperti nomor konfirmasi, nomor telepon, terminal, gerbang dll.  Terbaik dari semua – itu up-to-date, dan setiap perubahan yang dilakukan tercermin pada perangkat mobile Anda serta situs worldmate.com, sehingga Anda selalu memiliki jadwal yang benar dan up-to-date!!

Jakarta Juara Penerbangan Murah Terbanyak di Asia

Bandara Tersibuk di Dunia

Jakarta – Jumlah penumpang pesawat terbang di Asia menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Banyaknya maskapai penerbangan murah (low-cost carrier) di kawasan ini menjadi pemicunya.

Amadeus, penyedia jasa teknologi untuk industri jasa perjalanan dunia memaparkan hasil riset menarik dari perkembangan penerbangan murah di dunia.

Dikutip detikFinance dari siaran persnya, Rabu (30/10/2013), hasil analisis Amadeus pada semester I-2013 menunjukkan Indonesia, India, Thailand, dan Malaysia menyumbang lebih dari 50% pertumbuhan kapasitas penerbangan murah global yang tumbuh 6,8%.

Sementara London masih tetap mempertahankan posisinya sebagai kota dengan kapasitas penerbangan murah terbesar di dunia dengan menyediakan 15 juta kursi.

Di Asia sendiri penguasanya adalah Indonesia, dengan menyediakan kapasitas maskapai penerbangan murah yang mencapai 12,3 juta kursi. Disusul dengan India yang menyediakan 3 juta kursi dan Thailand yang menyediakan 2 juta kursi.

Asia menunjukkan pertumbuhan penerbangan murah paling tinggi dibandingkan wilayah lainnya.

“Pertumbuhan secara keseluruhan meningkat 28% menjadi 129 kursi maskapai penerbangan murah di semester I-2013,” tulis Divisi Air Traffic Solution Amadeus.

Amadeus juga memaparkan, hasil penelitian terhadap ibukota dari beberapa negara yang menunjukkan pertumbuhan global didorong oleh negara-negara berkembang di Asia.

“Jakarta adalah ibu kota dengan pertumbuhan kapasitas kursi penerbangan murah yang tertinggi dibandingkan ibu kota negara lainnya dengan peningkatan 2,8 juta kursi atau 44% dibanding periode sebelumnya,” jelas Amadeus.

Berikut total kursi penerbangan murah di ibu kota beberapa negara di Asia:

  • Jakarta: Total kursi penerbangan murah 51%, pertumbuhannya 2,8 juta
  • Bangkok: Total kursi penerbangan murah 26%, pertumbuhannya 1,2 juta
  • Tokyo: Total kursi penerbangan murah 5%, pertumbuhannya 1,1 juta
  • Kuala Lumpur: Total kursi penerbangan murah 52%, pertumbuhannya 1 juta
  • Singapura: Total kursi penerbangan murah 29%, pertumbuhannya 800.000

Landasan Pacu Bandara Diperpanjang

TRIBUNNEWS.COM , JEMBER – Sekretaris Kabupaten Jember Sugiarto tetap optimistis, bandara Notohadinegoro Jember akan bisa beroperasi meskipun Kepala Dinas Perhubungan Djuwarto meninggal dunia. Menurut Sugiarto  perencanaan operasional bandara itu sudah cukup matang.

Bahkan landasan pacu yang sudah ada, sekarang sudah menjadi 1.600 meter dari yang sebelumnya cuma 1.200 meter. “Memang almarhum yang mengawal sendiri proses operasional bandara itu, seperti rencana kerjasama dengan Garuda Indonesia maupun melengkapi sarana dan prasarana seperti penambahan landasan pacu,” ujar Sugiarto.

Oleh karena itu, ia optimistis rencana operasional bandara tidak akan terganggu dan bisa berjalan terus. Selain penambahan landasan pacu, pihak Dishub juga akan memperbaiki pagar yang mengelilingi bandara,
taxi way, sarana terminal dan kantor BMKG. “Saya tetap optimis bisa rampung November mendatang. tetapi siapa pun penggantinya pasti mampu,” lanjutnya.

Seperti diberitakan, Kepala Dinas Perhubungan Djuwarto meninggal dunia secara karena serangan jantung, Sabtu (26/10/2013). Djuwarto meninggalkan pekerjaan rumah, berupa operasional bandara
Notohadinegoro.

Sumber: Surya

Ini Penyebab Bandara Soekarno-Hatta ‘Super’ Sibuk Saat Pagi Hari

Bandara Tersibuk di Dunia

Jakarta – Sudah jadi rahasia umum aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta ‘super’ sibuk saat pagi hari. Penyebabnya karena menumpuknya aktivitas penerbangan untuk yang menuju maupun dari Bandara Soekarno Hatta.

Direktur Utama PT Angkasa Pura (AP I) Tommy Soetomo menjelaskan para maskapai di dalam negeri berlomba-lomba terbang meninggalkan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada pagi hari. Sementara itu bandara di luar Soekarno-Hatta juga disibukan dengan aktivitas penerbangan yang menuju Bandara Soekarno-Hatta pada waktu yang sama.

“Seluruh maskapai berlomba-lomba sepagi mungkin masuk ke Jakarta. Itu dari seluruh Indonesia. Terbang dari Balikpapan, Surabaya dan lain-lain. Berlomba-lomba sepagi mungkin masuk ke Jakarta. Makanya lihat Soekarno Hatta dari jam 5 sampai jam 8 (pagi). Itu kayak apa,” ucap Tommy Soetomo saat berbincang dengan detikFinance di Kantor Pusat AP I, Kemayoran Jakarta seperti dikutip Senin (28/10/2013).

Menurutnya kondisi ini sulit dihindari karena maskapai ingin melayani penumpang pada waktu jam sibuk. Pada saat jam sibuk, kondisi bandara besar pun terlihat kurang rapi.

“Itu prime time. Maskapai nggak bisa dikalahkan. Wong ada kebutuhan bisnisnya seperti itu,” jelasnya.

Namun kondisi berbeda terjadi di bandara daerah atau bandara tujuan wisata. Umumnya jam penerbangan penumpang bisa dinamis sehingga tidak menumpuk saat pagi atau sore hari.

“Kalau untuk bandara tourist destination itu relatif longgar. Kalau di Bali nggak bisa jam 5 ya udah nanti jam 8. Karena ini santai tapi kalau untuk urusan bisnis nggak bisa,” katanya.

Diakuinya untuk mengurai kepadatan penumpang pada bandara besar di Indonesia. Pihaknya siap memperpanjang operasional bandara hingga larut malam. Namun kondisi ini harus didasari pada permintaan maskapai.

“Pasti kaitannya dengan bandara lain dan airlines. Kalau kita 24 jam siap tapi misalnya di timur belum 24 jam sudah beda 1-2 jam. Jadi di sini jam 9 malam disana sudah jam 11 malam kalau di Biak. Kalau di sini telat 30 menit, saya rugi dong untuk bayar listrik. Kita siap 24 jam kalau volumenya ada. Itu sangat tergantung dengan demand,” tegasnya.

Solusi lain yang bisa dan mungkin diambil adalah mengajak maskapai menggunakan jenis pesawat berbadan besar. Namun solusi ini membutuhkan
dukungan banyak pihak dan peningkatan infrastruktur bandara.

“Memang nggak semudah itu. Pesawat besar kan biasannya untuk long houlatau long distance. Yang Indonesia memang kebanyakan narrow body atau
pesawat berbadan kecil. Memang secara nature kapasitas runway-nya terbatas,” katanya.

Calon Bandara Terbesar Sedunia Mulai Beroperasi di Dubai

Dubai – Dubai sepertinya tak puas dengan Bandara Dubai International yang terbesar di UEA. Sekarang sudah mulai beroperasi Bandara Al Maktoum International, calon bandara terbesar di dunia dengan target 160 juta penumpang/tahun.

Dilansir dari News Australia, Senin (28/10/2013) Al Maktoum International masih dalam proses pembangunan dan rencananya akan selesai sekitar 10 tahun. Uniknya, Al Maktoum International memiliki kode bandara Dubai World Central (DWC).

Sesuai namanya, bandara ini akan menjadi titik pusat koneksi penerbanganantara barat dan timur. Al Maktoum International pun lokasinya berada di semenanjung Dubai dan lebih dekat dengan Eropa.

Meski demikian, sampai saat ini Dubai International masih merupakan bandara yang terbesar dan tersibuk di Dubai. Dubai International melayani sekitar 57 juta penumpang per tahun dan menjadi bandara tersibuk nomor empat di dunia.

Nah, Bandara Al Maktoum International inilah yang bakal melengkapi Bandara Dubai International dan letaknya juga dalam satu komplek, untuk menampung jumlah penumpang lebih banyak. Ketika selesai, bandara ini bakal mempunyai lima landasan pesawat dan mampu menampung 160 juta penampung per tahunnya.

Total biaya untuk membangun bandara ini mencapai USD 32 M atau sekitar Rp 352 triliun. Meski begitu, sebenarnya Bandara Al Maktoum International sudah dibuka untuk penerbangan kargo pada 2010.

“Ambisi kami adalah menjadi bandara dan hub terbesar di dunia,” kata CEO Dubai Airport, Paul Griffiths.

Minggu (27/10) kemarin, Wizz Air flight menjadi maskapai pertama yang mendarat di salah satu terminal Bandara Al Maktoum International. 100 Penumpang yang didalamnya berkesempatan mengintip bandara yang nantinya akan menjadi yang terbesar di dunia ini. Meski isi bandaranya masih ‘kosong’, tapi para penumpang bisa melihat besar dan megahnya Al Maktoum International tersebut.

Sehari di Kintamani

Kalau jalan-jalan ke Bali, wajib banget ke Kintamani, Travel lads! Selain gunung dan danau Batur yang terkenal, Kintamani juga memiliki desa penduduk dan pemandian alam yang asyik dijelajahi.

Desa Celuk, Kintamani

Nggak cuma Kotagede, Yogyakarta, yang terkenal dengan kerajinan peraknya. Desa Celuk di Kintamani juga termasyhur sebagai sentra perak. Desa Celuk ini terletak tidak jauh dari Pasar Seni Sukawati yang terkenal dengan sebagai tempat membeli oleh-oleh khas Bali. Harga barang yang ditawarkan pun sangat murah. Eits, tapi tahan dulu nafsu belanja ketika sampai di Sukawati. Lihat-lihat, tawar-tawar, tapi jangan kalap! Karena sampai di Desa Celuk, Travel lads masih bisa belanja-belanja lagi.

Di Desa Celuk, Travel lads bisa melihat secara langsung hasil kerajinan perak yang dipamerkan di art shop. Ada anting, cincin, gelang, dan masih banyak lagi yang lain. Penjaga art shop juga akan membantu Travel lads mendapatkan barang yang diinginkan dengan ramah. Tak usah khawatir soal harga, karena meski sudah diberi label, Travel lads juga masih bisa menawar perhiasan perak yang disuka. Pasti asik, deh, banyak oleh-oleh yang bisa dibawa pulang saat pulang ke rumah. Belanjaan jadi makin beragam :)

Desa Mas, Kintamani

patung pahatan (exfordy/flickr.com)

patung pahatan (exfordy/flickr.com)

 Setelah puas berbelanja kerajinan perak di Desa Celuk, Travel lads bisa mampir ke Desa Mas yang terkenal dengan tempat perajin seni patung. Ukiran patung di Desa Mas biasanya digunakan untuk ritual dan persembahan masyarakat Hindu, Bali. Ukiran patungnya pun sangat halus dan rapi, seperti dibuat dengan penuh rasa cinta. Oh ya, Desa Mas memang sudah terkenal sebagai tempatnya seniman-seniman patung Bali. Salah satu yang bermukim di sana adalah Ida Bagus Tilem. Keren, kan, kalau bisa membawa pulang patung yang diukir penuh rasa?

Tirta Empul

shutterstock_96374048 (1)
Tirta Empul (foto: shutterstok)

Nah, kalau sudah puas belanja dan cuci mata di desa wisata, Travel lads bisa membasuh diri di pemandian Tirta Empul. Dulunya, pemandian ini diciptakan oleh Batara Indra sebagai penawar racun yang dibuat Raja Mayadenawa. Sejarah Tirta Empul sendiri tak terlepas dari kisah Raja Mayadenawa yang bertabiat buruk.  Batara Indra berusaha untuk menghukum Mayadenawa namun bukannya tertangkap, Raja Mayadenawa justru berhasil melarikan diri dengan bersembunyi di hutan. Dalam pelariannya tersebut, beliau menciptakan mata air yang beracun sehingga banyak tentara Batara Indra yang tewas akibat meminum air itu. Akhirnya, Batara Indra menciptakan Tirta Empul (air suci) sebagai penawar.  Di pemandian Tirta Empul  terdapat 31 pancuran dan sebuah pura. Sedangkan untuk mandi dan bermain air, boleh kok bertelanjang dada, tapi itu khusus Travel lads yang laki-laki, ya. Untuk travel lads perempuan tetap harus memakai baju. Ada beberapa aturan juga yang harus diperhatikan bila ingin menceburkan diri di Pemandian Tirta Empul, misalnya, tidak boleh memakai sabun, sampo dan pasta gigi selama mandi. Saat berkunjung ke pura, Travel lads harus berpakaian sopan. Dengan berpakaian sopan berarti Travel lads menghargai  pura sebagai tempat suci dan juga menghargai kebudayaan masyarakat daerah setempat. Selalu be responsible Travel lads kemana pun Travel lads pergi! :)

Cuaca

Bali
scattered clouds
25 ° C
25 °
25 °
92%
3.8m/s
45%
Thu
25 °
Fri
30 °
Sat
29 °
Sun
29 °
Mon
29 °

Kurs Rupiah

IDR - Indonesian Rupiah
USD
17,473.4
AUD
12,642.6
EUR
20,465.3
CNY
2,572.6
JPY
110.7
SGD
13,733.6