Home Blog Page 297

Penumpang di Bandara Sentani Melonjak

Lonjakan penumpang di Bandara Sentani, Papua, hingga 15-20 persen.
SENTANI – Lonjakan penumpang menjelang Natal dan Tahun Baru 2014 di Bandar Udara Sentani, Papua, mencapai 15-20 persen dibanding hari-hari biasanya.

Kepala Bandara Sentani Benyamin N. Apituley kepada Antara di Sentani, Selasa (24/12), mengatakan rata-rata penumpang tidak begitu jauh dari hari-hari biasa, yakni sekitar 2.000-2.200 penumpang per hari dari keadaan normal.

Peningkatan kali ini hampir sama dengan menjelang libur Lebaran sebelumnya. Oleh sebab itu, kini, tidak ada penerbangan ekstra dari masing-masing maskapai
penerbangan.

“Maskapai penerbangan yang beroperasi di Bandara Sentani sudah diingatkan, namun kebanyakan mengaku masih mampu mengatasi lonjakan penumpang dengan maskapai
yang ada,” ujar dia.

Ia menuturkan pihaknya terus melakukan pemantauan untuk mengawasi maskapai penerbangan yang “nakal”.

“Tarif yang diberlakukan oleh maskapai penerbangan merupakan tarif yang berlaku ketika liburan dan sesuai dengan tarif batas atas,” dia menegaskan.

Selain itu, Benyamin mengungkapkan bahwa untuk peningkatan penumpang akan terjadi sekitar tanggal 27-28 Desember 2013, atau ketika arus balik.

Sedangkan untuk tanggal 24-25 Desember 2013 karena bertepatan dengan Natal, penumpang di Bandara Sentani akan menurun.

Disinggung mengenai penerbangan ke pedalaman, mengingat banyaknya masyarakat yang turun dari Wamena dan sekitarnya untuk merayakan Natal di Jayapura,
Benyamin menjelaskan bahwa pihaknya sudah mencoba mengecek kesiapan armada yang melayani ke pedalaman.

“Kami sudah mengecek ke pihak Trigana yang biasanya melayani penerbangan ke pedalaman dan pihak Trigana mengaku siap,” kata dia.

Benyamin menambahkan untuk masalah pengamanan bandara sendiri, pihaknya sudah mengoptimalkan petugas keamanan dan pihak ketiga yang bertugas di Bandara
Sentani.

“Pengamanan di Bandara Sentani sudah standar dari sebelumnya sehingga kami hanya perlu memaksimalkan saja,” kata Benyamin.

Pesawat Inggris Tabrak Bandara Afrika, 4 Orang Terluka

Afrika Selatan,POL

PESAWAT dari maskapai Inggris, British Airways, yang berpenumpang 200 orang menabrak bandara OR Tambo pada hari Minggu kemarin waktu setempat.

Insiden tersebut terjadi saat pesawat tengah bersiap lepas landas menuju kota London.

“Saat pesawat sedang lepas landas, tiba-tiba terdengar suara ‘booom’,” kata John Hart, seorang penumpang pesawat British Aiways, seperti dilansir dari BBC (24/12/2013).

Menurut petugas bandara OR Tambo, Phindiwe Gwebu, pesawat British Airways salah mengambil landasan. Landasan yang dilalui pesawat itu dinilai terlalu sempit, sehingga bagian sayapnya menabrak bangunan bandara.

Dari kejadian ini, tidak ada penumpang pesawat yang cedera, namun 4 orang petugas bandara mengalami luka ringan.POL

Sumber: http://nusantara-mancanegara.pelitaonline.com/news/2013/12/24/pesawat-inggris-tabrak-bandara-afrika-4-orang-terluka#.UrlAsLR5Z7l

6 Bandara yang paling ditakuti pilot sedunia

cockpit pesawat
Ternyata menjadi pilot tidaklah semudah nginjek gas mobil. Paman saya cerita, sampai saat ini dia masih suka nervez pas mau take off dan landing. “Apalagi kalau kita berada di bandara yang jarang kita singgahi, ketakutan selalu ada.”
Berikut ini adalah beberapa 6 Bandara yang paling ditakuti pilot sedunia (telegraph.co.uk).
caurchevel perancis Airport Paling diTakuti Pilot Sedunia
Bandara Courchevel, Perancis
Bandara ini memiliki landasan pacu sepanjang 1.700 kaki yang menyerupai lereng ski. Pilot harus memilih untuk mendarat dari sisi paling rendah dan kebalikannya ketika akan take off. Untuk mendarat di bandara ini hanya pilot dengan kriteria tertentu yang diperbolehkan.
don muang thailand Airport Paling diTakuti Pilot Sedunia
Bandara Internasional Don Muang, Thailand
Sepintas tidak ada yang aneh dari airport yang memiliki 2 landasan pacu ini. Tapi, tahukah kamu bahwa di antara kedua landasan terdapat lapangan golf 18-hole?! Entah dengan pertimbangan apa mereka membuat lapangan golf ini, tapi yang jelas, setiap pilot akan ketakutan ketika tiba-tiba ada yang berhasil ‘hole in one‘ ke lubang mesin pesawat.
gibraltar Airport Paling diTakuti Pilot Sedunia
Bandara Gibraltar
Kurangnya tanah kosong di wilayah Gibraltar mengharuskan pesawat berbagi landasan dengan jalan tol umum. Pada foto di atas; sebelah kiri adalah pemandangan ketika jalan tol dipadati kendaraan lalul lalang, sebelah kanan adalah pemandangan ketika sebuah pesawat mendarat dan kendaraan harus mengalah. Apa jadinya jika ada sopir yang tidak mau mengalah?
juancho e yrausquin antillen Airport Paling diTakuti Pilot Sedunia
Bandara Juancho E. Yrausquin, Antillen – Belanda
Bandara ini memiliki landasan yang cukup pendek, 1.300 kaki. Sebelum menuju ke bandara ini, tentunya pilot harus serius memerika ‘kampas rem’ roda pesawat dan menyediakan baju pelampung besar bagi pesawatnya jika sewaktu-waktu terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
barra hebridean skotlandia Airport Paling diTakuti Pilot Sedunia
Bandara Barra, kepulauan Hebridean, Skotlandia
Bandara ini tidak memiliki garis di landasan pacunya. Mubazir! Setiap kali dibuat garis akan terhapus jika air laut pasang, begitu pula dengan landasannya. Yup! Bandara yang rata-rata dikunjungi 1000 penerbangan pertahun ini berlokasi di atas pantai yang berpasir dan hanya bisa digunakan ketika air laut surut. Umumnya pilot memilih naik boat ketimbang naik pesawat untuk berlibur di kepulauan Hebridean ini.
tenzing hillary nepal Airport Paling diTakuti Pilot Sedunia
Bandara Tenzing Hillary, Nepal
Bandara yang terletak di bagian timur wilayah Nepal ini memiliki panjang landasan 1.729 kaki, dan terletak di ketinggian 2.860 meter di atas permukaan laut. Pilot harus membuat perhitungan yang tepat sebelum take off, atau pesawatnya akan mencium kaki gunung di depannya.

Bandara bercorak melayu di Tanjung Pinang resmi beroperasi

PT Angkasa Pura II resmi mengoperasikan Bandara Raja Haji Fisabilillah, Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. Terminal modern bercorak melayu seluas 8.300 meter persegi ini dapat menampung sekitar 1 juta penumpang per tahun.

“Lebih besar dibandingkan terminal lama yang hanya 100.000 penumpang per tahun,” ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura II Tri S. Sunoko dalam keterangan tertulis, Rabu (20/11).

Pihak yang pertama kali merasakan fasilitas bandara tersebut adalah penumpang maskapai Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 039 tujuan Jakarta dengan keberangkatan pukul 07.00 WIB. Selain itu, penumpang Garuda Indonesia nomor penerbangan GA 287 tujuan Jakarta berangkat pukul 07.45 WIB.

Tri Sunoko mengatakan Bandara Raja Haji Fisabilillah dibangun untuk mengantisipasi pertumbuhan penumpang yang tiap tahun rata-rata mencapai 20 persen. Selain itu, bandara ini dapat menjadi salah satu ikon Tanjung Pinang.

“Kami yakin akan lebih banyak lagi maskapai yang membuka penerbangan dari dan ke Tanjung Pinang. Manajemen Bandara Raja Haji Fisabilillah harus siap dan bekerja keras untuk mewujudkan itu,” jelasnya.

Maskapai yang telah membuka penerbangan dari dan ke Bandara Raja Haji Fisabilillah selain Garuda dan Sriwijaya adalah Lion Air dan Sky Aviation.

Adapun jumlah pergerakan penumpang di Bandara Raja Haji Fisabilillah pada Januari-September 2013 tercatat 183.892 penumpang. Target tahun ini, jumlah penumpang bisa mencapai 400.000 penumpang atau meningkat 37,27 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 291.384 penumpang.

General Manager Bandara Raja Haji Fisabilillah M. Suriawan Wakan optimis target akan tercapai menyusul rencana beroperasinya Express Air pada Desember tahun ini. Sebelum terminal baru beroperasi, Garuda Indonesia juga sudah membuka penerbangan Jakarta-Tanjung Pinang pada Agustus 2013.

Saat ini, permintaan juga sudah datang dari Express Air yang berminat membuka rute Jakarta-Tanjung Pinang-Kualanamu serta Tanjung Pinang-Padang.

“Citilink juga sudah mengutarakan ingin membuka rute penerbangan di Tanjung Pinang. Permintaan dari maskapai terus ada, karena positifnya pertumbuhan ekonomi di Tanjung Pinang,” jelasnya.

Pengembangan Bandara Raja Haji Fisabilillah tidak sebatas pembangunan terminal baru, tetapi juga peningkatan kapasitas appron dan lainnya.

Total, investasi AP II untuk pengembangan Bandara Raja Haji Fisabilillah 2014-2015 adalah Rp 202,6 miliar. Terdiri dari fasilitas sisi udara Rp169,3 miliar, gedung operasi dan fasilitas penunjang sebesar Rp33,3 miliar. Seluruh dana investasi berasal dari internal perusahaan.

[yud]

Kehebatan bandara Incheon yang ditiru Indonesia

Merdeka.com – Tiga bandara di Indonesia akan dibangun sesuai dengan bandara yang dinobatkan sebagai bandara terbaik di dunia, Bandara Incheon di Korea Selatan. Sebagai Bandara yang dinobatkan sebagai terbaik, seperti apakah kehebatan bandara di negara Ginseng tersebut?

Setelah Olimpiade Seoul tahun 1888, pengunjung Korea Selatan semakin melonjak. Tahun 1990, sudah jelas bandara yang ada saat itu yaitu Gimpo International Airport tidak bisa menampung arus keluar masuk turis di Korea Selatan. Muncullah proyek bandara Incheon yang dimulai tahun 1992.

Bandara tersebut resmi dibuka pada Maret 2001. Tahun 2002, pembangunan fase kedua dimulai dan selesai tahun 2008.

Fasilitas bandara ini terhitung lengkap. Tempatnya yang luas memungkinkan penumpang untuk tidak berdesakan saat memproses penerbangan. Selain itu, pusat-pusat pertokoan tersebar terminal yang terdiri dari empat lantai itu.

Terminal bandara ini terdiri dari panjang 420 meter dan lebar 120 meter dan tinggi 19,65 meter.

Selain itu, akses transportasi publik yang mumpuni juga mendukung Incheon yang menjadi bandara paling bagus sejagat ini. Akses Seoul yang berjarak 76 kilometer dari Incheon bisa ditempuh hanya dengan kurang dari satu jam perjalanan menggunakan kereta khusus bandara.

Menurut Skytrax, lembaga yang menobatkan Incheon sebagai bandara terbaik 2012, Incheon menyediakan hal-hal yang membuat penumpang nyaman. Antara lain adalah tempat tunggu yang nyaman, ada ruangan khusus internet, bahkan di bandara ini ada juga tempat khusus mandi dan berganti pakaian.

Di samping itu, di kompleks penerbangan juga disediakan lapangan golf untuk penumpang yang ingin mengisi waktu luang dengan bermain olah raga elit itu. Selain itu, ada juga zona khusus untuk anak-anak dan spa. Tak ketinggalan juga museum mini yang dihiasi oleh musik tradisional Korea. Semua itu gratis!

Di bandara ini, penumpang tak perlu menunggu bis berpanas-panas saat ditransfer dari pesawat menuju terminal lain. Cukup menggunakan monorail antar-terminal, penumpang sudah sampai ke pesawat atau terminal yang dituju.

Hal inilah yang membuat Incheon menang di atas changi di Singapura yang mempunyai kolam renang di dalamnya. Predikat bandara terbaik juga tak lepas dari 2005 hingga 2012 karena konsistensi manajemen Incheon untuk mempertahankan fasilitas-fasilitas tersebut.

Siapa yang mau pergi dari bandara jika fasilitasnya semewah di pusat kota?

[rin]

7 Bandara tersibuk di Indonesia

Presiden Federasi Pilot Indonesia (FPI) Hasfrinsyah meminta pemerintah memberikan perhatian ke bandara di Indonesia yang sangat ramai. Ramainya penerbangan membuat maskapai boros dari aspek bahan bakar dan sering terjadi keterlambatan.

Ini dikarenakan pesawat harus berputar lama di udara sebelum mendapat kesempatan mendarat. “Mengharapkan pemerintah berperan turut mengawal, kenyataannya sedih. Sekarang perekonomian naik, transportasi berlomba-lomba mencari pilot, membeli pesawat. Tolong dikawal kalau tidak di atas itu ramai sekali,” ucap Hasfriansyah dalam rapat bersama Komisi V DPR di Jakarta.

Dia mencontohkan, penerbangan di Bandara Soekarno Hatta mencapai 71 penerbangan per jam. Akibat ramainya penerbangan, tidak hanya berdampak pada keterlambatan saja, tapi juga pemborosan bahan bakar yang mencapai setara 1,7 ton per penerbangan. Pemborosan ini lebih mahal daripada membangun bandara baru.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang positif membuat aktivitas bandara juga meningkat. Moda transportasi udara yang dahulu dinilai mahal oleh masyarakat saat ini sudah bisa terjangkau.

Berikut kami mencoba mengulas beberapa bandara tersibuk di Indonesia dari sisi jumlah penumpang per tahunnya.

1. Bandara Soekarno Hatta

Bandara yang diambil dari nama presiden dan wakil presiden Indonesia pertama ini mulai beroprasi pada tahun 1985. Bandara ini dirancang oleh arsitek asal Prancis Paul Andreu dan berdiri di atas tanah seluas 18 km di Kota Tangerang, Banten.

Bandara internasional ini awalnya dirancang untuk menampung penumpang sebanyak 22 juta orang. Namun berdasarkan data Dewan Bandara Internasional, pada 2011, penumpang di bandara ini sudah mencapai sekitar 51,17 juta penumpang per tahunnya.

Dalam masterplan pengembangan bandara, PT Angkasa Pura II selaku operator berencana meningkatkan kapasitas menjadi 62 juta penumpang per tahun pada 2014. Peningkatan kapasitas apron atau lapangan parkir pesawat juga menjadi bagian dalam rencana yakni dari 125 pesawat menjadi 174 pesawat terbang.

Diperkirakan PT Angkasa Pura II akan menghabiskan dana sekitar Rp 11,7 triliun untuk melakukan pengembangan bandara hingga 2014 ini.

7 Bandara tersibuk di Indonesia

2. Bandara Juanda

Bandara Internasional Juanda berlokasi di Surabaya, Jawa Timur. Bandara yang diambil dari nama perdana menteri terakhir di Indonesia ini dioperatori oleh PT Angkasa Pura I.

Bandara yang berdiri di atas tanah seluas 51.500 m ini, berdasarkan data Dewan Bandara Internasional pada 2011 melayani sekitar 13,77 juta penumpang tiap tahunnya.

Angka ini meningkat dalam tiga tahun terakhir di mana pada 2008 hanya melayani 8,8 juta penumpang, 2009 melayani 10,6 juta penumpang dan 2010 melayani 11,1 juta penumpang.

7 Bandara tersibuk di Indonesia

3. Bandara Ngurah Rai

Bandara internasional ini terletak di sebelah selatan Bali. Sebagai tujuan wisata yang telah mendunia, tentu Bali sangat padat dan ramai oleh wisatawan hampir setiap harinya, sehingga bandara Ngurah Rai menjadi salah satu bandara tersibuk.

Bandara ini setidaknya telah melayani sekitar 27 maskapai penerbangan yang terdiri dari 10 maskapai penerbangan dengan jalur domestik dan 17 lainnya maskapai penerbangan dengan jalur internasional.

Berdasarkan data Dewan Bandara Internasional, Bandara Ngurah Rai pada 2011 tercatat telah melayani 12,7 juta penumpang. Angka ini meningkat terus di mana pada 2009 jumlah penumpang sekitar 9,6 juta orang dan 2010 sebanyak 11,1 juta orang.

7 Bandara tersibuk di Indonesia

4. Bandara Sultan Hasanuddin

Bandara yang dioprasikan oleh PT Angkasa Pura I ini terletak di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Bandara ini mengalami proses perluasan dan pengembangan yang dimulai tahun 2004.

Saat ini, Bandara Sultan Hasanuddin melayani 225 rute penerbangan. Ada 18 maskapai yang melayani penerbangan domestik, dan 2 maskapai yang melayani rute internasional.

Bandara yang sempat dinobatkan menjadi salah satu bandara dari tiga bandara terbaik di Indonesia ini, dari data Dewan Bandara Internasional menempati urutan keempat sebagai bandara tersibuk. Pada 2011 tercatat Bandara Sultan Hasanuddin telah melayani penumpang sebanyak 7,4 juta orang.

Tingginya frekuensi penumpang di bandara ini membuat otoritas bandara memperluas bandara dari 51.000 m menjadi sekitar 7 hektar.

7 Bandara tersibuk di Indonesia

5. Bandara Polonia

Nama Polonia diambil sebagai nama bandara berdasarkan negara asal pembangunnya yakni Polandia. Bandara ini berdiri di kawasan yang dulunya merupakan lahan pekebunan milik orang Polandia bernama Michalski.

Bandara Polonia berdiri di atas tanah seluas 144 hektar. Bandara ini dirancang untuk dapat memuat maksimum sekitar 900.000 penumpang.

Dari tahun ke tahun arus penumpang Polonia cenderung mengalami peningkatan antara 15 hingga 20 persen. Pada 2004 jumlah pergerakan pesawat mencapai 35.100 penerbangan domestik dan 8.266 penerbangan internasional.

Berdasarkan data Dewan Bandara Internasional pada 2011 tercatat 7,1 juta penumpang melewati Bandara Polonia. Angka ini tentunya jauh di atas kapasitas awalnya.

Tidak representatifnya bandara ini dengan jumlah penumpang, rencananya bandara ini dalam beberapa tahun ke depan akan dipindahkan ke Kuala Namu, di Kabupaten Deli Serdang. Setelah Kuala Namu mulai beroperasi, operasional bandara akan diserahkan kepada TNI AU.

7 Bandara tersibuk di Indonesia

6. Bandara Sepinggan

Bandara yang terletak di Kalimantan Timur ini awalnya di bangun untuk kegiatan perusahaan minyak Belanda di daerah Balikpapan. Pengelola bandara ini dipercayakan pada PT Angkasa Pura I.

Dengan posisi yang strategis di kawasan Indonesia Bagian Tengah diharapkan bandara ini dapat menjadi penghubung kawasan Indonesia Bagian Barat dengan kawasan Indonesia Bagian Timur. Selain itu bandara ini juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timur dan wilayah Kalimantan lainnya.

Bandara Sepinggan dari data Dewan Bandara Internasional pada 2011 telah melayani sekitar 5,6 juta penumpang. Angka ini terus meningkat di mana pada tahun 2009 hanya sekitar 4,3 juta penumpang dan 2010 sebesar 5,1 juta penumpang.

Saat ini Bandara Sepinggan terus dilakukan pengembangan diantaranya akan dibangun hotel transit, business center, pusat informasi investasi, warehousing, meeting room, restoran dan mini market termasuk pengembangan terminal penumpang dan perpanjangan landasan pacu.

7 Bandara tersibuk di Indonesia

7. Bandara Adisucipto

Bandara Adisucipto terletak di daerah Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Bandara ini awalnya bernama Maguwo di mana kemudian diganti untuk penghormatan pada Marsekal Muda Anumerta Agustinus Adisutjipto yang ditembak jatuh oleh pesawat Belanda tanggal 29 Juli 1947.

Bandara ini berdiri di atas lahan seluas 88,690 m, dengan dua landasan pacu. Dahulu bandara ini merupakan lapangan udara militer, namun penggunaannya diperluas untuk kepentingan sipil.

Bandara Adisucipto menjelma menjadi bandara internasional pada tanggal 21 Februari 2004. Data Dewan Bandara Internasional mencatat bandara di Yogyakarta ini pada 2011 telah melayani penumpang sekitar 4,2 juta orang.

7 Bandara tersibuk di Indonesia

Sumber: http://www.merdeka.com/uang/7-bandara-tersibuk-di-indonesia/bandara-adisucipto.html

10 Bandara Di Indonesia Dengan Lintasan Pacu Terpanjang

10 Bandara Di Indonesia Dengan Lintasan Pacu Terpanjang
10 Bandara Di Indonesia Dengan Lintasan Pacu Terpanjang. Landasan pacu (runway) adalah bagian yang paling vital dari sebuah bandara. Panjang landasan tiap bandara beragam yang disesuaikan dengan kebutuhan. Indonesia sendiri memiliki beberapa bandara Internasional dengan landasan pacu yang cukup panjang.
Hingga kini, bandara Hang Nadim dengan panjang runway 4,025 meter, masih merupakan bandara dengan landasan pacu terpanjang di Indonesia. Namun nantinya, pada tahun 2012, Hang Nadim akan menempati posisi kedua saat bandara Kuala Namu di Medan mulai beroperasi dengan landasan pacu sepanjang 4.450 meter. Wah panjang amat yah! Buat bandingan saja, saat ini bandara dengan runway terpanjang di dunia adalah Qamdo Bangda Airport (RRC) yang memiliki panjang runway 5,500 meter! Nah,
Nah Berikut ini adalah 10 Bandara dengan Lintasan Pacu Terpanjang Di Indonesia

1. Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

Wah ini adalah bandara di mana saya tinggal, Bandara dengan kode penerbangan BTH ini merupakan bandara dengan landasan pacu terpanjang di Indonesia. Beroperasi di tahun 1965 dan sejak 1994 mulai melayani melayani penerbangan internasional. Dengan landasan pacu sepanjang 4,025 meter, Hang Nadim mengalahkan panjang runway bandara lain, tidak hanya bandara Soekarno-Hatta (3,660 m) tapi juga bandara internasional negara lainnya seperti Changi (4,000 m) di Singapura atau Narita (4,000 m) di Jepang. Banda ini juga merupakan bandara tersibuk di Indonesia.

 

2. Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta.

Banda dengan  kode Penerbangan CGK ini biasa juga disebut Soetta. Terletak sekitar 20 km barat Jakarta, di Kabupaten Tangerang, Banten. Operasinya dimulai pada 1985, menggantikan Bandar Udara Kemayoran (penerbangan domestik) di Jakarta Pusat, dan Halim Perdanakusuma di Jakarta Timur. Bandar Udara Kemayoran telah ditutup, sementara Bandar Udara Halim Perdanakusuma masih beroperasi, melayani penerbangan charter dan militer. Terminal 2 dibuka pada tahun 1992. Bandara ini memiliki luas 18 km², memiliki dua landasan paralel yang dipisahkan oleh dua taxiway sepanjang 2,400 m. Bandara yang dirancang oleh arsitek Perancis Paul Andreu ini merupakan bandara terbesar di Indonesia.

3. Bandar Udara Frans Kaisiepo.

Bandara ini adalah bandar udara yang terletak di Kecamatan Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Papua. Bandara ini menjadi pusat penerbangan pada masa penjajahan Belanda di Indonesia dan pada masa pembebasan Irian Barat. Landasan pacu yang digunakan masih digunakan saat ini merupakan peninggalan Belanda yang dibangun pada masa Perang Dunia II. Saat ini, bandara ini dikelola oleh PT Angkasa Pura I. Bandara ini menempati posisi ketiga sebagai bandara dengan landasan pacu terpanjang di Indonesia.

4 Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin.

Bandara ini Terletak 30 km dari Kota Makassar, provinsi Sulawesi Selatan. Meskipun berstatus bandara internasional, sejak 28 Oktober 2006 hingga Juli 2008 sempat tidak ada rute internasional kecuali penerbangan haji setelah rute internasional terakhir Hasanuddin, Makassar-Singapura ditutup Garuda Indonesia karena merugi. Sebelumnya, Silk Air dan Malaysia Airlines telah terlebih dahulu menutup jalur internasional mereka ke Hasanuddin. Air Asia membuka kembali rute Makassar-Kuala Lumpur mulai 25 Juli 2008.
 

5. Bandara Internasional Ngurah Rai.

Nama bandara ini diambil dari nama I Gusti Ngurah Rai, seorang pahlawan Indonesia dari Bali. Bali merupakan destinasi utama wisata Indonesia, sehingga bandara ini juga dipadati penerbangan dengan tujuan ke berbagai negara lain. Bandara berkode DPS ini dikenal juga sebagai Denpasar International Airport. Terletak di sebelah selatan Bali, tepatnya di daerah Tuban, Kuta, sekitar 13 km dari Denpasar. Bandara ini adalah bandara terbesar kedua setelah bandara Soekarno-Hatta. Desain arsitektur Bali mewarnai terminal bandara.

6. Bandar Udara Internasional Juanda .

Bandara yang melayani Surabaya, Jawa Timur dan sekitarnya ini, terletak di Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, 20 km sebelah selatan kota Surabaya. Memiliki luas sebesar 51 ribu m², atau sekitar dua kali lipat dibanding terminal lama yang hanya 28 ribu m². Bandara baru ini juga dilengkapi dengan fasilitas lahan parkir seluas 29 ribu m² yang mampu menampung lebih dari 3.000 kendaraan. Bandara ini diperkirakan mampu menampung 6 juta hingga 8 juta penumpang per tahun dan 120.000 ton kargo/tahun. Bandara Juanda merupakan bandara terbesar ketiga di Indonesia setelah Soekarno-Hatta dan Ngurah Rai.

7. Bandara Internasional Polonia

Kata ‘Polonia’ merupakan kata dalam bahasa Latin yang artinya ‘Polandia’. Sebelum menjadi bandar udara, kawasan tersebut merupakan lahan perkebunan milik orang Polandia bernama Baron Michalsky. Tahun 1872 dia mendapat konsesi dari Pemerintah Belanda untuk membuka perkebunan tembakau di daerah Medan. Kemudian dia menamakan daerah itu dengan nama Polonia, nama negeri kelahirannya. Bandara yang berkode MES mempunyai luas sebesar 144 hektar. Dihitung dari jumlah arus penumpang, Polonia adalah bandara terbesar ke-4 di Indonesia setelah Soekarno-Hatta, Ngurah Rai dan Juanda. Dari tahun ke tahun arus penumpang cenderung mengalami peningkatan hingga 20 persen. Karena letaknya yang sangat dekat dengan pusat kota, yaitu sekitar 2 km, mengakibatkan bangunan-bangunan di Medan dibatasi tingginya. Selain itu, bandara ini juga diperkirakan sudah atau hampir melebihi kapasitasnya. Menurut rencana, pada tahun 2012 bandara Medan akan dipindahkan ke Kuala Namu, di Kabupaten Deli Serdang.

8. Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II

Bandara dengan kode penerbangan PLM ini terletak di wilayah KM.10 Kecamatan Sukarame. Namanya ini diambil dari nama Sultan Mahmud Badaruddin II (1767-1862), seorang pahlawan daerah yang pernah memimpin Kesultanan Palembang Darussalam. Bandara ini telah resmi menjadi bandara bertaraf internasional dan bisa didarati oleh pesawat yang berbadan besar pada 1 Januari 1970. Pengembangan bandara tersebut mulai dilakukan pada 1 Januari 1990 dengan total biaya Rp367 Milyar. Saat ini bandara dapat didarati pesawat Airbus A330 dan sejenisnya serta Boeing 747 . Setelah itu akan ada pembangunan jalan tol Indralaya-Palembang-Bandara Sultan Mahmud Badarudin II untuk mempermudah akses ke Bandara.

9. Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda

Bandara yang melayani Banda Aceh dengan kode BT terletak di wilayah Kecamatan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh. Bandara ini dikelola oleh PT Angkasa Pura II untuk melayani rute domestik dan internasional. Saat ini sudah ada dua penerbangan internasional, yaitu Air Asia ke Kuala Lumpur dan Firefly ke Penang. Bandara ini juga pernah difungsikan sebagai basis pengiriman obat-obatan sesudah Gempa bumi Samudera Hindia 2004, yang hilir mudik dari berbagai wilayah di Dunia, kepada para pengungsi yang terisolir di berbagai wilayah yang dihantam Tsunami di Aceh.

10. Bandara Minangkabau – Padang 

Bandara berkode PDG ini mulai dioperasikan secara penuh pada 22 Juli 2005 menggantikan Bandara Tabing. Memiliki luas total 4.27 km² dengan satu bangunan terminal untuk penerbangan Internasional dan domestik. Diberi nama Minangkabau sesuai dengan nama suku yang mendiami provinsi ini, dan merupakan bandar udara pertama di dunia yang memiliki nama sebuah suku atau etnis. Bandara ini berada di daerah Ketaping, Kabupaten Padang Pariaman dan berjarak kurang lebih 19 km dari pusat kota Padang. Bandar udara ini dibangun dengan arsitektur Minangkabau. Dengan landasan pacu sepanjang 2,750 meter, bandara ini berada di posisi ke- 10.

Nepal Miliki Bandara Ter-ekstrim di Dunia

Bandara merupakan tempat pendaratan pesawat yang memerlukan tempat yang strategis dan aman. Meski demikian, karena keterbatasan lahan, ada beberapa bandara didunia memiliki lokasi ekstrim atau tidak biasa sehingga memacu adrenalin penerbang dan penumpang, salah satunya di Nepal.

Bandara di Lukla, Nepal ini bernama Tenzing-Hillary tersebut diakui dunia sebagai bandara yang paling berbahaya dan mengerikan oleh para pilot diseluruh dunia. Letaknya diantara pegunungan Himalaya dengan landasan pacu sangat pendek dan belokan tajam.

Parahnya lagi, landasan tersebut berujung ke tepi gunung yang ada jurang menganga di bawahnya dan tebing di sisi berlawanan untuk mendarat. Dikenal juga sebagai bandara Lukla, para pendaki Himalaya mengakui mendarat di sana lebih mengerikan daripada naik gunung itu sendiri.

Lukla merupakan gerbang bagi para pendaki yang ingin menjelajahi Himalaya dengan berjalan kaki. Tak heran, bandara ini sangat sibuk dengan lalu lintas helikopter dan pesawat amatir setiap harinya. Lokasinya yang berada 10 ribu kaki dpl, bandara ini menambah kesulitan pendaratan dan penerbangan dengan lebar landasan 19 meter.

Pilot hanya mengandalkan penglihatan mata untuk navigasi yang cuacanya lebih sering berkabut tebal disertai angin kencang. Dengan gradien 12 persen, bandara ini juga menjadi salah satu yang memiliki landasan pacu paling curam di dunia.

Bandara Lukla dibangun oleh Sir Edmund Hillary pada 1965, yaitu 12 tahun setelah menaklukkan puncak Everest. Dengan adanya Lukla ini para pendaki cukup menghabiskan beberapa jam sampai di Kathmandu daripada naik bis dan jalan kaki selama 5 hari. Posisinya yang mengerikan juga telah menyebabkan sejumlah kecelakaan pesawat namun hal itu jarang terjadi.

Sumber: http://id.she.yahoo.com/nepal-miliki-bandara-ter-ekstrim-di-dunia-061900228.html

10 Bandara Terbaik di dunia

Bandara Terbanyak di Dunia
Bandar udara saat ini tidak hanya sebagai tempat menaikkan dan menurunkan penumpang, tetapi lebih dari itu. Bandara dibangun menjadi satu kesatuan dengan fasilitas lain, seperti tempat belanja, tempat olahraga, hingga tempat hiburan.
Bahkan di Korea Selatan, bandara di lengkapi dengan museum kebudayan yang sering menampilkan budaya-budaya setempat. Seperti apa bandara terbaik di dunia ini?
Skytrax, sebuah lembaga survei konsumen baru-baru ini memberikan penghargaan 10 bandara terbaik di dunia. Dalam pernyataannya, Chairman Skytrax Edward Plaisted mengatakan bahwa survei ini sangat kompetitif karena dilakukan terhadap 9,8 juta pengguna bandara-bandara besar dunia. “Kuesioner disebar pada 2009-2010,” katanya.
Hasilnya luar biasa, Bandara Changi muncul sebagai bandara terbaik di dunia. Ini mengalahkan bandara-bandara besar, seperti Bandara Munich dan Bandara Schiphol di Belanda. Berikut bandara-bandara terbaik dunia tersebut:
1. Bandara Changi
Bandara Changi
Jumlah penumpang per tahun: 37,2 juta
Peringkat tahun lalu: 3
Penghargaan: Bandara dengan Fasilitas Kenyamanan Terbaik (#1), Bandara Layanan Imigrasi Terbaik (#3), Best Airport Shopping (#3), Best International Transit Airport (#2), dan Best Airport Dining (#2)

Changi melayani penumpang lebih dari 200 tujuan dari 90 lebih maskapai penerbangan internasional. Changi juga menangani sekitar 5.000 kedatangan dan keberangkatan setiap pekan.

2. Bandara Incheon
Bandara Incheon
Jumlah penumpang per tahun: 18,7 juta
Peringkat tahun lalu: 1
Penghargaan: Best International Airport Transit (#1), Asia Airport Staff Excellence (#1), Bandara dengan Fasilitas Kenyamanan Terbaik (#2), Bandara dengan Pengelolaan Keamanan Terbaik (#2), Bandara dengan Kebersihan Terbaik (#2), dan Bandara dengan Toilet Terbaik (#2).
Incheon adalah bandara terbesar di Korea Selatan. Bandara ini melayani penumpang lebih dari 70 maskapai penerbangan. Tidak hanya melayani penumpang, bandara ini juga memiliki museum budaya Korea.
3. Bandara Internasional Hong Kong
Bandara Internasional Hong Kong

Jumlah penumpang per tahun: 45,5 juta

Peringkat tahun lalu: 2
Penghargaan: Best Airport Toilet (#1) dan Best Bandara Dining (#1)
Bandara Hong Kong merupakan bandara tersibuk di dunia. Bandara ini dilengkapi dengan lapangan golf sembilan lubang yang bisa digunakan pengunjung saat melewati waktu tunggu pesawat.
4. Bandara Munich
Bandara Munich

Jumlah penumpang per tahun: 32,7

Peringkat tahun lalu: 5

Penghargaan: Bandara dengan Fasilitas Kenyamanan Terbaik (#3), Best International Transit Airport (#3), Best Airport Dining (#3), dan Europe Staff Service Excellence (#2)

Munich adalah bandara tersibuk kedua di Jerman. Penumpang menikmati keindahan terminal mulai sejak masuk gerbang. Bandara ini dibangun dalam lansekap kota. Banyak dinding dan langit-langit terbuat dari kaca, sehingga bandara terasa besar.

5. Bandara Kuala Lumpur
Bandara Kuala Lumpur
Jumlah penumpang per tahun: 29,7 juta
Peringkat tahun lalu: 7
Penghargaan: Best Airport Immigration Service (#1) dan Airport Staff Excellence South East Asia (#1)

Kuala Lumpur terletak di koridor Malaysia selatan dan salah satu bandara tersibuk di Asia. Terminal utama tetap hijau, karena dilengkapi dengan hutan buatan. Mereka menggunakan konsep, “Bandara di hutan, hutan di bandara.”

6. Bandara Zurich
Bandara Zurich

Jumlah penumpang per tahun: 12,3 juta

Peringkat tahun lalu: 4
Penghargaan: Best Baggage Delivery (#1), Best Terminal Cleanliness (#1), and Europe Staff Service Excellence (#3)

Bandara Zurich, Swiss, terletak 11 kilometer utara dari pusat kota Zurich. Bandara ini memiliki layanan porter di mana wisatawan membayar, dan porter akan membawa barang Anda hingga tujuan akhir.

7. Bandara Schiphol
Amsterdam Schiphol

Jumlah penumpang per tahun: 43,6 juta

Peringkat tahun lalu: 8
Penghargaan: Best Airport Shopping (#2)

Bandara Schiphol di Amsterdam, Belanda, dibuka pada 1916 sebagai lapangan terbang militer, dan sekarang telah berubah menjadi salah satu bandara tersibuk di dunia. Sambil menunggu keberangkatan, wisatawan bisa menikmati pijat dan bermain poker di tempat kasino.

8. Bandara Internasional Beijing
Bandara Internasional Beijing

Jumlah penumpang per tahun: 65,4 juta

Peringkat tahun lalu: 17
Penghargaan: Best Airport Security Processing (#1), Best Airport Immigration Service (#2), Best Airport Cleanliness (#3), dan Asia Staff Service Excellence (#2)

Bandara Beijing merupakan bandara tersibuk di Asia dan dapat menampung hingga 78 juta penumpang per tahun. Bangunan tertinggi, terminal 3, memiliki atap yang dicat merah, warna keberuntungan China.

9. Bandara Internasional Auckland
Bandara Internasional Auckland

Jumlah penumpang per tahun: lebih dari 13 juta

Peringkat tahun lalu: 10
Penghargaan: Airport Staff Excellence Australia/Pacific (#1)

Bandara Auckland, Selandia Baru, menyediakan lebih dari 20 maskapai internasional, dan melayani 45 penerbangan take off per jam. Aukland menyediakan ribuan lapangan kerja melalui pelabuhan kargo terbesar kedua di negara itu.

10. Bandara Suvarnabhumi
Bandara Suvarnabhumi

Jumlah penumpang per tahun: 40,5 juta

Peringkat tahun lalu: 16
Penghargaan: South East Asia Staff Service Excellence (#3)

Suvarnabhumi dirancang oleh arsitek Murphy/Jahn dan dibuka pada September 2006. Bandara ini siap melayani 74 penerbangan per jam dan 45 juta penumpang dan tiga ton kargo per tahun. Terdapat 600 kamar hotel yang terletak di depan terminal.

Business Insider

10 Bandara Terindah dan Termegah di Dunia

Bandara Termewah

1. Beijing International Airport
Bandar Udara Internasional Ibu Kota Beijing (Hanzi: 北京首都國際機場) adalah bandar udara internasional di Beijing, Republik Rakyat Cina. Bandar udara ini memiliki kode bandar udara IATA PEK. Bandara ini merupakan bandar udara kedua tersibuk di dunia.


2. Kansai International Airport, Osaka, Jepang
Bandar Udara Internasional Kansai {関西国際空港 Kansai Kokusai Kūkō)(IATA: KIX, ICAO: RJBB), adalah sebuah bandara internasional yang terletak di sebuah pulau di tengah-tengah Teluk Osaka, jauh dari pantai distrik Sennan di Osaka, Jepang. Bandara ini disebut juga sebagai Osaka Airport dalam bahasa Inggris, dan sebagai 関空 (Kankū) dalam bahasa Jepang (jangan dibingungkan dengan bandara lain bernama Bandar Udara Internasional Osaka yang terletak lebih dekat dengan kota Osaka).

3. Chek Lap Kok Airport, Hongkong
Bandar Udara Internasional Hong Kong (b. Inggris: Hong Kong International Airport atau HKIA) adalah bandara internasional yang melayani daerah Hong Kong, Republik Rakyat Cina dengan kode IATA HKG dan kode ICAO VHHH. Nama lain dari bandara ini adalah Bandara Chek Lap Kok.

Bandara ini terletak di pulau Chek Lap Kok dan sejak dibuka pada tahun 1998, menjadi salah satu pusat transit yang penting di dunia karena posisinya yang strategis. Bandara berkapasitas sebesar 45 juta penumpang dengan 3 juta ton kargo dan setelah landas pacu kedua dibuka pada Mei 1999, kapasitas meningkat menjadi 87 juta penumpang dan 9 juta ton kargo. Bandara yang menjadi pusat operasi Cathay Pacific, Dragonair, Air Hong Kong, CR Airways, dan Hong Kong Express ini mendapatkan penghargaan sebagai bandara terbaik dari majalah Skytrax selama lima tahun berturut-turut (2001-2005).

Saat ini terdapat 2 buah landas pacu dengan panjang 3.800 meter dan selebar 60 meter. Nama landasan tersebut adalah 07L/25R dan 07R/25L yang berarti bisa juga dibedakan sebagai landasan.

4. Marrakech Menara Airport, Morocco

Bandar Udara Internasional Menara (Bahasa Arab مطار مراكش المنارة) (IATA: RAK, ICAO: GMMX) di Marrakech, Maroko, ialah sebuah fasilitas internasional kecil yang menerima beberapa penerbangan dari Eropa, Casablanca dan beberapa negara Arab.

Landasan pacu bandara ini dapat didarati oleh Boeing 747

5. Incheon International Airport, Korsel
Bandar Udara Internasional Incheon (IATA: ICN, ICAO: RKSI) (Hangul: 인천국제공항; Hanja: 仁川國際空港) adalah bandar udara terbesar di Korea Selatan dan merupakan salah satu yang terbesar di Asia. Bandara ini menggantikan Bandara Internasional Gimpo yang sekarang distatuskan sebagai bandara domestik kecuali penerbangan international ke Bandara Internasional Haneda di Tokyo, Jepang dan Bandara Internasional Hongqiao di Shanghai, RRC. Berdasarkan survei dari Global Traveller bandara ini merupakan yang terbaik di dunia selama tiga tahun berturut-turut dari tahun 2006, 2007 dan 2008. Berperan sebagai bandara penghubung untuk kawasan Asia Timur, terdapat 63 maskapai penerbangan yang melayani penerbangan ke bandara ini.

6. Denver International Airport, USA
Bandara Internasional Denver adalah bandara internasional Denver, Amerika Serikat dengan kode IATA DEN. Dengan luas 140 km2 (53 mil2), maka bandara ini menjadi bandara terluas di Amerika Serikat atau ketiga terbesar di dunia. Landasan pacu 16R/34L menjadi landasan pacu terpanjang yang dapat digunakan secara umum di Amerika Serikat.

Pada tahun 2009, Bandar Udara Internasional Denver merupakan bandara tersibuk ke-10 di dunia berdasarkan lalu lintas penumpang, yaitu sebesar 50.167.485 penumpang. Bandara ini juga menempati posisi ke-4 bandara tersibuk di dunia berdasarkan jumlah pergerakan pesawat, yaitu sebesar 600.606 kali.

7. Sondika Airport, Bilbao, Spanyol
Bandar Udara Bilbao (BIO/LEBB) merupakan bandar udara yang terletak di Bilbao, sebelah utara Spanyol.

8. Carrasco International Airport, Uruguay
Bandar Udara Internasional Carrasco General Cesáreo L. Berisso (IATA: MVD, ICAO: SUMU) adalah bandar udara terbesar di Uruguay yang melayani ibukota Montevideo. Bandara ini lokasinya di bagian barat laut kota Ciudad de la Costa di Departemen Canelones, yang berjarak 5 km dari Montevideo. Bandara ini melayani 1.236.415 penumpang tahun 2008, dan diproyeksikan akan melayani lebih dari 1.500.000 penumpang pada tahun 2010.

9. John F. Kennedy Airport, New York City, USA
Bandara Internasional John F. Kennedy (IATA: JFK, ICAO: EWR) adalah bandara internasional yang terletak di Jamaica, Queens kota New York, negara bagian New York, Amerika Serikat.

Bandara ini merupakan salah satu gerbang masuk ke Amerika Serikat dan merupakan penghubung utama JetBlue Airways yang terletak di Terminal 6. JFK juga dipakai sebagai penghubung kedua American Airlines yang terletak di Terminal 8 dan 9. Delta Airlines memakai bandara ini sebagai penghubung keempat terbesar mereka di Terminal 2 dan 3. British Airways memakai bandara ini sebagai penghubung kota London dengan frekuensi penerbangan 8 kali sehari dan United Airways memakainya dengan frekuensi penerbangan 16 kali sehari.

Bandara ini dioperasikan oleh Port Authority of New York and New Jersey. Port Authority of New York and New Jersey juga mengoperasikan Bandara Internasional Newark Liberty, Bandara LaGuardia, dan Bandara Teterbor.

10. Barajas Airport, Madrid, Spanyol
Bandara Internasional Barajas Madrid (IATA: MAD, ICAO: LEMD), terletak di timur laut pusat kota Madrid (40°28′20″LU,3°33′39″BB), adalah pintu gerbang internasional dan domestik terpenting di Spanyol. Bandara ini dibuka pada 1928, dan kini telah berkembang menjadi salah satu pusat penerbangan terpenting di Eropa.

Barajas berfungsi sebagai pintu gerbang ke jazirah Iberia dari seluruh bagian Eropa dan dunia, khususnya Amerika Latin. Pada 2005, 41.963.197 penumpang menggunakan Barajas; bandara ini menduduki peringkat ke-12 dunia—dan ke-5 Eropa—sebagai bandara paling sibuk.. Barajas adalah pusat (hub) utama dan basis pemeliharaan Iberia Airlines. Akibatnya, Iberia bertanggung jawab atas sekitar 60 persen lalu lintas di Barajas.

Bandara Ngurah Rai Siapkan 148 Penerbangan Ekstra

Bali  masih menjadi tujuan favorit bagi wisatawan untuk menghabiskan masa liburan Natal dan Tahun Baru.

Tiap tahun, kunjungan turis ke daerah ini terus meningkat, dan itu membuat  sejumlah maskapai mengajukan penerbangan tambahan untuk melayani ekspektasi masyarakat yang ingin berlibur ke Pulau Dewata.

Hal itu diutarakan Communication Officern Bandara Internasional    Ngurah Rai   (Ngurah Rai International Airport), Sherly Yunita.

Dikatakan, setidaknya ada empat maskapai penerbangan yang meminta kuota penerbangan tambahan.

“Maskapai yang mengajukan tambahan kuota tersebut antara lain  Citilink, Air Asia, Gkapai aruda Indonesia dan Sriwijaya Air,” kata Sherly, Senin (23/12).

Jika ditotal, kata Sherly, maka ada 145 penerbangan tambahan dengan total 25.402 kursi.

Rinciannya adalah Citiylink tujuan CGK 30 penerbangan tambahan sebanyak 5.400 kursi. Air Asia tujuan Yogyakarta mengajukan  12 penerbangan tambahan dengan total 2.160 kursi.

Air Asia juga mengajukan 24 penerbangan tambahan tujuan BDO dengan total kursi sebanyak 4.320. Selain itu, Air Asia tujuan UPG mengajukan 24 penerbangan tambahan dengan total 4.320 kursi.

Sementara Sriwijaya Air tujuan CGK mengajukan 36 penerbangan tambahan dengan total kursi sebanyak 6.480.

Sriwijaya Air juga mengajukan 17 penerbangan tambahan tujuan CGK cgk 17 dengan jumlah kursi 2.210.

Sementara Garuda Indonesia mengajukan 2 penerbangan tambahan tujuan CGK dengan jumlah kursi 512.

“Pertumbuhan penerbangan tahun ini sebesar 91 persen. Sementara pertumbuhan jumlah kursi sebesar 187 persen. Pada tahun 2012 ada 76 extra flight dengan total 8.848 kursi,” papar Sherly.

Sementara itu, sambung Sherly, untuk mendukung kelancaran operasional penerbangan dan penumpang, Angkasa Pura I Bandara Ngurah Rai, pihaknya  sejak 18 Desember 2013 hingga 4 Januari 2014 membuka Posko Terpadu Monitoring Angkutan Natal & Tahun Baru 2013-2014.

“Posko berlokasi di public hall keberangkatan domestik (terminal baru). Beroperasi selama 24 jam yang melibatkan petugas gabungan Angkasa Pura I, Otoritas Bandara, TNI AU, Kepolisian Kawasan Udara dan Kantor Kesehatan Pelabuhan,” papar Sherly.  [137]

Sumber: http://www.suarapembaruan.com/home/bandara-ngurah-rai-siapkan-148-penerbangan-ekstra/47029

Yogyakarta punya wahana wisata 3D terbesar di dunia

Walikota Yogya Haryadi Suyuti menerima bunga dari Sultan Hamengku Buwono X.  Tapi itu hanya tipuan dari De Mata Trick Eye museum yang diresmikan oleh Walikota, di bekas parkir XT Square, Minggu sore kemarin.

Bahkan Haryadi mencoba berbagai pose dengan foto-foto yang mengundang tawa. Wahana Wisata 3 D Art ini, akan menambah ikon Kota Yogya. “Ini yang terbesar di Indonesia dan dunia. Di luar negeri hanya 70 gambar disini ada 120 gambar,” kata Petrus Kusuma pengelola De Mata.

Dengan area seluas 900 meter persegi dan menggunakan lahan parkir di baseman Gedung Umar Kayam, berbagai foto 3 demesnsi itu diyakini akan diminati para pengunjung, meski harus bayar ticket masuk Rp 25.000,00 per orang.

Gambar-gambar untuk narsis itu antara lain lorong di Taman Sari, Tugu Yogya, keganasan lahar dingin dengan melewati jembatan, atau melewati jembatan kecil dan di kanan-kiri jurang. “Ini benar-benar menyenangkan untuk foto kenangan seperti keadaan sesungguhnya,” kata Bagus, warga Magelang yang kebetulan mampir di XT Square, yang ditemui LICOM.

Menurut Petrus Kusuma, sebenarnya dulu pernah mengincar lahan di timur Alun-Alun Utara Yogya. Tempat itu sangat strategis sekaligus meramaikan wisata Kraton Yogya. Tapi tidak  mendapat ijin keraton.

“Maka saya pilih XT Square ini, karena memiliki lahan parkir yang luas. Disamping itu, bisa meramaikan kios-kios kerajinan di bagian depan karena banyaknya wisatawan yang kesini,” ujar Petrus Kusuma.

Untuk membangun wahana wisata itu, Petrus mengeluarkan investasi  Rp 2 miliar.  Pentaaan gambar di tempat ini sangat detil.  “Semua ditangani tim kreatif kami yang handal,” tandas Petrus Kusuma.@teguh_ra

Sumber: http://www.lensaindonesia.com/2013/12/23/yogyakarta-punya-wahana-wisata-3d-terbesar-di-dunia.html

Cuaca

Bali
overcast clouds
26.2 ° C
26.2 °
26.2 °
88 %
1.5kmh
100 %
Fri
28 °
Sat
29 °
Sun
29 °
Mon
30 °
Tue
29 °

Kurs Rupiah

IDR - Indonesian Rupiah
USD
17,089.3
AUD
11,977.9
EUR
19,956.1
CNY
2,502.8
JPY
107.1
SGD
13,382.0