Setelah maskapai Citilink layani penerbangan ke Silangit pada Oktober lalu, kini Batik Air juga siapkan penerbangan reguler setiap hari mulai 1 Desember 2017. Tambahan penerbangan tersebut akan semakin mendukung pengembangan tujuan wisata Danau Toba di Sumatera Utara.

Presiden Direktur Lion Air Group Edward Sirait mengatakan, rute baru ini sebagai berkomitmen perusahaan membantu sektor pariwisata Danau Toba, Sumatera Utara.

“Penerbangan Cengkareng-Silangit didedikasikan untuk menunjang sektor pariwisata setempat, agar mencapai target wisatawan mancanegara sekitar 20 juta orang pada 2019 yang tentunya juga akan berdampak positif secara ekonomi global,” katanya.

Penerbangan Cengkareng-Silangit akan dilakukan sehari sekali. Corporate Communication of Lion Air Group, Ramaditya Handoko menjelaskan maskapai Batik Air berkomitmen membantu sektor pariwisata Danau Toba, Sumatera Utara.

“Penerbangan Cengkareng-Silangit didedikasikan untuk menunjang sektor pariwisata setempat, agar mencapai target wisatawan mancanegara sekitar 20 juta orang pada 2019 yang tentunya juga akan berdampak positif secara ekonomi global”, ujar Rama.

“Penerbangan perdana Batik Air ke Bandara Internasional Silangit menggunakan pesawat dengan jenis Airbus 320. Batik Air menyediakan 12 kursi bisnis dan 144 kursi ekonomi, sebagai pilihan layanan bagi masyarakat atau wisatawan,” tambah Rama.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, semakin banyak penerbangan ke Bandara Silangit akan membuat Danau Toba makin ramai. Muaranya diprediksi akan menambah angka kunjungan dan meningkatkan Trade dan Investment di Kawasan Danau Toba.

“Rumusnya 3A. Atraksi, Akses, Amenitas harus kuat,” ungkap Menpar Arief Yahya.