Lion Jadikan Kuala Lumpur Hub Penerbangan Internasional

97

Lion Air Group berencana akan menjadikan Bandara Internasional Kuala Lumpur (KL), sebagai hub penerbangan internasional seluruh maskapainya. Bandara ini dinilai pantas, karena memiliki kapasitas penumpang mencapai 100 juta penumpang per tahun, dan empat landasan pacu yang siap menerima ribuan frekuensi penerbangan baru.

Direktur Utama Grup Lion Air Edward Sirait menilai secara letak geografis, Kuala Lumpur merupakan tempat yang tepat untuk dijadikan hub internasional karena berada di tengah-tengah jalur penerbangan yang dilintasi oleh maskapai-maskapai Grup Lion Air.

“Kalau di Australia itu terlalu ke selatan, letaknya kurang tepat, combined market  (gabungan sasaran pasar)-nya ke mana, untuk Soekarno-Hatta kita bisa apa, sudah padat begitu,” katanya.

Lion Air Group punya 240 frekuensi penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Kuala Lumpur. Sebanyak 200 frekuensi oleh Malindo Air, dan 40 frekuensi oleh Lion Air dan Batik Air.

“Kondisi mereka sangat memungkinkan untuk penambahan kapasitas landasan pacu. Ini yang buat kami percaya diri jadikan KL hub internasional,” ujar dia.

Edward menyebutkan saat ini pergerakan pesawat Grup Lion Air di Bandara Internasional Kuala Lumpur, yaitu sekitar 240 per hari, di mana Malindo Air 200 pergerakan dan Lion Air serta Batik Air 40 pergerakan.

Sementara itu, Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Dato Sri Zahrain Muhammad Hashim menyambut baik rencana Grup Lion Air tersebut. “Rencana ini merupakan perencanaan bisnis yang baik dari Pak Rusdi Kirana (Duta Besar Indonesia untuk Malaysia) untuk antarkedua negara, saya kagum dengan ide-ide beliau,” paparnya.

Baca juga:  Bandara di Jepang Bakal 'Ramah' ke Penumpang Muslim
Previous articleTips Agar Kambing Tidak Berbau Perengus Saat Dimasak
Next articleTambah Rute Baru, Wings Air dan Batik Air Terus Berekspansi