13 Kesalahan Fatal yang Sering Traveler Lakukan di Bandara

23

Entah karena terburu-buru, terlalu bersemangat atau memang ceroboh. Traveler seringkali melakukan kesalahan fatal saat berada di bandara yang bisa menggangu perjalanan. Berikut 13 kesalahan fatal yang sering traveler lakukan!

Ketika sampai di bandara, seringkali pikiran traveler terbagi. Hal ini menyebabkan semua yang dilakukan tidaklah fokus dan akhirnya menimbulkan kecerobohan. Seperti yang dikutip dari Readers Digest Canada,13 kesalahan fatal ini sering traveler lakukan saat berada di bandara:

1. Meninggalkan tas di posisi belakang
Tas jadi benda yang paling sering wisatawan tinggal di bandara. Bukan disengaja, menaruh tas di belakang badan membuat traveler lupa untuk kembali membawanya. Jadi, saat di bandara tarulah tas ditempat yang mudah terlihat.

2. Terjebak tanpa alas kaki saat melewati alat detektor
Saat melewati mesin detektor bandara luar negeri, traveler harus melepas semua yang dikenakan kecuali baju dan celana. Sepatu dan sandal jadi salah satu yang hsrus ditanggalkan. Agar tidak menginjak lantai bandara yang kotor, sebaiknya Anda menggunakan kaos kaki.

3. Tidak membawa makanan ringanan
Selalu taruh makanan ringan Anda dalam tas yang mudah dijangkau. Jangan sampai Anda terjebak dalam antrean panjang saat membeli makanan di bandara. Bisa saja, pesawat yang Anda naiki tidak menjual atau menyediakan makanan kecil.

4. Tertinggal pesawat saat transit
Jika Anda mendapatkan penerbangan transit, jangan sampai Anda tertinggal penerbangan selanjutnya. Menghindari masalah ini, traveler harus mengatur waktu dengan baik. Jika penerbangan selanjutnya kurang dari satu jam, Anda bisa memilih untuk tidak ke mana-mana dan meneruskan penerbangan.

5. Datang terlambat
Tertinggal pesawat bisa jadi masalah yang sering wisatawan alami. Ini dikarenakan kedatangan Anda ke bandara terlambat. Sebaiknya pada hari kerja sebaiknya Anda sudah tiba di bandara 2-3 jam sebelum penerbangan. Ini lebih baik ketimbang harus terlambat.

6. Over packing
Kelebihan barang bawaan atau over packing bisa menyulitkan traveler di bandara. Praktis Anda harus mengurangi barang bawaan dan ini akan memakan waktu yang tidak sedikit.

7. Lupa masa berlaku paspor
Beberapa negara tidak akan membiarkan Anda masuk ke daerahnya, bila masa berlaku paspor Anda akan berakhir dalam 3 atau 6 bulan kemudian. Jadi, periksa persyaratan negara yang ingin Anda datangi. Sehingga tidak membuat Anda kembali ke bandara asal dan gagal liburan.

8. Terlalu cepat merasa kesal dengan petugas bandara
Traveler sering kali cepat merasa kesal dengan petugas bandara karena pelayanannya. Namun, pada kenyataannya Anda sebagai traveler akan membutuhkan bantuan dari petugas bandara. Jadi, simpan sedikit rasa kesal Anda jika tak ingin semakin dipersulit mereka.

9. Lambat saat melewati detektor
Jangan terlalu lama saat melewati detektor. Anda harus mempercepat gerakan Anda. Sebaiknya kenakan sepatu yang mudah di lepas, kosongkan isi kantong, dan taru semua gadget dalam tas Anda.

10. Terlalu ribet ketika mengambil tas dari bagasi
Kebiasaan buruk yang sering traveler lakukan adalah terlalu ribet saat mengambil tas dari bagasi. Hal ini sebaiknya tidak terjadi karena tas Anda tidak akan diambil oleh penumpang lainnya. Ini lebih baik ketimbang Anda justru salah mengambil tas.

11. Tidak mencantumkan identitas diri pada tas
Mencantumkan identitas diri pada tas Anda sangatlah penting. Kebanyakan traveler melupakan hal ini. Cara ini bisa membantu, ketika Anda kehilangan tas. Identitas yang dicantumkan, seperti nama, nomor ponsel, email, dan alamat rumah Anda.

12. Tidak memberikan kunci pengaman pada tas
Banyaknya tindak pencurian isi tas di bandara bukan hanya kesalahan bandara, tapi juga kesalahan Anda pribadi. Selain menggunakan kunci pengaman, Anda juga bisa menambahkan ikatan pada tas menggunakan tali atau lakban.

13. Tidak berhati-hati dalam memilih transportasi di bandara
Banyak traveler yang harus terjebak untuk membayar mahal ongkos taksi dari bandara. Untuk menghindari kesalahan ini, Anda bisa menggunakan dan bisa membedakan antara taksi resmi dan taksi dengan argo tembak.

Sumber: http://www.kaskus.co.id/post/50b8e9ea8327cf4e7d000081#post50b8e9ea8327cf4e7d000081